Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    PERAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA DALAM DISEMINASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA UNTUK MASYARAKAT GLOBAL

    Full text link
    This study examines the role of Islamic universities in Indonesia in addressing global issues. This study describes the implementation of the Religious Moderation program at three Islamic universities, namely UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, and Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). The three universities have special programs related to Religious Moderation in responding to global socio-religious issues. This study employs a qualitative approach, namely literature review, sources from university and government websites. The results of this study indicate that: First, Islamic universities play an important role in disseminating the values of Religious Moderation because they are supported by constitutional, contextual, and institutional factors. Second, the strategies implemented by Islamic universities include integrating the values of Religious Moderation into the learning process, research, community service, institutionalization of Religious Moderation, international scholarship programs, and international cooperation. Third, the challenges faced by Islamic universities, namely ideological, political, social, and economic contestation, locally, nationally, and globally. The results of this study can serve as a reference for government agencies and educational institutions in formulating policies and work programs related to the implementation of Religious Moderation in responding to global socio-religious challenges.Penelitian ini menjelaskan bagaimana peran perguruan tinggi Islam di Indonesia dalam merespon isu-isu global. Penelitian ini memotret implementasi program Moderasi Beragama di tiga perguruan tinggi Islam di Indonesia, yakni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Ketiga kampus tersebut mempunyai program khusus terkait dengan Moderasi Beragama dalam merespon isu-isu sosial keagamaan secara global. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif melalui kajian pustaka, sumber-sumber dari website kampus dan pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, perguruan tinggi Islam di Indonesia berperan penting dalam mendiseminasikan nilai-nilai Moderasi Beragama karena didukung oleh faktor konstitusi, konteks, dan institusi. Kedua, strategi yang dilakukan di perguruan tinggi Islam di Indonesia terkait dengan diseminasi nilai-nilai Moderasi Beragama yakni: pengintegrasian nilai-nilai Moderasi Beragama dalam proses pembelajaran, penelitian, pengabdian pada masyarakat, pelembagaan Moderasi Beragama, program beasiswa internasional, dan kerja sama internasional. Ketiga, tantangan perguruan tinggi Islam di Indonesia dalam mendiseminasikan nilai-nilai Moderasi Beragama yakni, kontestasi ideologi, politik, sosial, dan ekonomi, secara lokal, nasional, dan global. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi di lembaga pemerintahan dan lembaga pendidikan dalam pembuatan kebijakan dan program kerja terkait dengan implementasi nilai-nilai Moderasi Beragama dalam menjawab tantangan sosial keagamaan secara global

    KEPEMIMPINAN DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH: PILAR STRATEGIS PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN

    Full text link
    Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan paradigma pengelolaan pendidikan yang menekankan pemberian otonomi kepada sekolah dalam mengelola sumber daya, proses pembelajaran, dan pengambilan keputusan secara mandiri, partisipatif, dan akuntabel. Kepemimpinan kepala sekolah menjadi faktor penentu utama keberhasilan implementasi MBS dalam mewujudkan mutu pendidikan yang unggul dan berkelanjutan. Artikel ini mengkaji peran kepemimpinan dalam MBS, jenis kepemimpinan yang relevan, tantangan yang dihadapi, serta strategi peningkatan efektivitas kepemimpinan. Melalui kajian pustaka dari berbagai sumber, artikel menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional dan partisipatif menjadi kunci keberhasilan MBS. Pengembangan kapasitas kepala sekolah, pemanfaatan teknologi, dan dukungan stakeholder menjadi faktor pendukung penting. Kajian literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan partisipatif mampu meningkatkan kinerja sekolah secara signifikan. Selain itu, pemberdayaan guru dan pemanfaatan teknologi informasi menjadi faktor pendukung penting. Penelitian terdahulu menguatkan bahwa motivasi dan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah sangat memengaruhi mutu pendidikan (Al-Fatih & Hayati, 2023; Annur et al., 2019). Implikasi strategis disarankan untuk penguatan kapasitas kepala sekolah melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentinga

    STRATEGI MAHASANTRI UNIA DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE DI TENGAH MASYARAKAT: STUDI KASUS DI DESA PRAGAAN LAOK

    Full text link
    ABSTRACT The development of education in the era of globalization has undergone significant changes as a direct result of advances in science and technology. In this situation, building a brand image is one of the important strategies that must be implemented by educational institutions to increase competitiveness and gain trust and legitimacy from the wider community. The strategy can be realized through a differentiation approach, which is creating unique values that distinguish an institution from other institutions. This study aims to examine the strategy of UNIA Prenduan Islamic Boarding School University Student in building a brand image in the community and identifying supporting and inhibiting factors that influence the implementation of the strategy. This research uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques include in-depth interviews, participatory observation, and documentation, while data analysis is carried out using an interactive analysis model: data reduction, data presentation, and  conclusion drawing and verification. The results showed that the Islamic Boarding School University Student strategy includes strengthening Islamic identity, using digital media as a means of da\u27wah, involvement in socio-religious activities, strengthening institutional networks, and exemplary in community life. Supporting factors include institutional support, community participation, internal enthusiasm, and program sustainability. The obstacles faced are limited resources, time management, and diverse community expectations. The findings are expected to be a strategic reference for educational institutions in shaping a strong, positive, and sustainable institutional image in the community.ABSTRAK Perkembangan pendidikan di era globalisasi mengalami perubahan yang signifikan sebagai dampak langsung dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam situasi ini, membangun brand image menjadi salah satu strategi penting yang harus diterapkan oleh lembaga pendidikan untuk meningkatkan daya saing serta memperoleh kepercayaan dan legitimasi dari masyarakat luas. Strategi tersebut dapat diwujudkan melalui pendekatan diferensiasi, yaitu menciptakan nilai-nilai unik yang membedakan suatu institusi dari institusi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi mahasantri UNIA Prenduan dalam membangun brand image di tengah masyarakat serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung maupun penghambat yang memengaruhi implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif: reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi mahasantri meliputi penguatan identitas keislaman, penggunaan media digital sebagai sarana dakwah, keterlibatan dalam aktivitas sosial-keagamaan, penguatan jaringan kelembagaan, dan keteladanan dalam kehidupan masyarakat. Faktor pendukung meliputi dukungan institusional, partisipasi masyarakat, semangat internal mahasantri, dan keberlanjutan program. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya, manajemen waktu, serta ekspektasi masyarakat yang beragam. Temuan ini diharapkan menjadi acuan strategis bagi lembaga pendidikan dalam membentuk citra institusi yang kuat, positif, dan berkelanjutan di tengah masyarakat

    ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DALAM SISTEM ZONASI

    Full text link
    This study aims to examine the positive and negative impacts of the New Student Admission (PPDB) policy based on the zoning system and to analyze the 2025 New Student Admission System (SPMB) policy as a response to the challenges of zoning implementation. The approach used is a literature study based on 43 sources, including scholarly journals, academic articles, theses, and educational regulations from the period 2018–2025. The analysis was conducted using content analysis techniques. The findings indicate that: (1) The zoning system positively contributes to equal access to education, cost efficiency due to proximity of residence, a more equitable student distribution, and increased community participation. (2) However, the policy also brings negative impacts such as disparities in school quality, manipulation of residential data, weak policy dissemination, and the marginalization of high-achieving students. (3) As a response, the 2025 SPMB policy introduces a more accountable approach through four admission pathways: administrative domicile, affirmative action, academic achievement, and relocation. SPMB also grants greater autonomy to local governments and applies digital verification and integration with the national civil registry (Dukcapil) database. This study concludes that while the zoning system provides a foundation for educational equity, SPMB is expected to address inequalities and promote a fairer and more transparent student admission process. Keywords: PPDB, Zoning System, Policy Impact, SPMB 2025, Educational Equity.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak positif dan negatif kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis sistem zonasi serta menganalisis kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 sebagai respons terhadap permasalahan zonasi. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur terhadap 43 sumber berupa jurnal ilmiah, artikel akademik, skripsi, dan regulasi pendidikan periode 2018–2025. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sistem zonasi berdampak positif terhadap pemerataan akses pendidikan, efisiensi biaya karena jarak domisili, distribusi siswa yang lebih merata, serta meningkatnya partisipasi masyarakat lokal. (2) Kebijakan ini juga menimbulkan dampak negatif seperti ketimpangan kualitas antar sekolah, manipulasi domisili, lemahnya sosialisasi kebijakan, dan terpinggirkannya siswa berprestasi. (3) Sebagai respons, kebijakan SPMB 2025 hadir dengan pendekatan yang lebih akuntabel melalui empat jalur penerimaan: domisili administratif, afirmasi, prestasi, dan mutasi. SPMB juga memberi otonomi kepada daerah, serta menerapkan verifikasi digital dan integrasi data Dukcapil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem zonasi memberikan dasar pemerataan pendidikan, namun SPMB diharapkan mampu mengatasi ketimpangan dan mewujudkan penerimaan siswa yang lebih adil dan transparan. Kata Kunci: PPDB, Sistem Zonasi, Dampak Kebijakan, SPMB 2025, Pemerataan Pendidikan

    IMPLEMENTASI VISI, MISI DAN PROGRAM RAUDHATUL ATHFAL AL-BAROKAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH

    Full text link
    This study aims to describe the implementation of the vision, mission, and work program in improving the quality of learning at RA Al-Barokah, Bogor Regency. The approach used is descriptive qualitative with interview techniques and documentation studies. The results of the study indicate that the institution\u27s vision and mission are implemented through learning programs, teacher and education staff development, and supporting programs such as extracurricular activities, parenting, and infrastructure. This implementation has a positive impact on improving the quality of the learning process, teacher competency, and student development according to RA national standards. Success is supported by the leadership of the RA head, foundation support, and parental involvement, although there are still obstacles such as limited resources and regulatory changes. The strategy implemented at RA Al-Barokah has the potential to become a model for quality improvement for other RA institutions, provided there is commitment and cooperation between parties.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi visi, misi, dan program kerja dalam meningkatkan mutu pembelajaran di RA Al-Barokah Kabupaten Bogor. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi dan misi lembaga diimplementasikan melalui program pembelajaran, pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan, serta program penunjang seperti ekstrakurikuler, parenting, dan sarana prasarana. Implementasi ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas proses pembelajaran, kompetensi guru, dan perkembangan peserta didik sesuai standar nasional RA. Keberhasilan didukung oleh kepemimpinan kepala RA, dukungan yayasan, dan keterlibatan orang tua, meskipun masih terdapat hambatan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan regulasi. Strategi yang diterapkan di RA Al-Barokah berpotensi menjadi model peningkatan mutu bagi lembaga RA lain dengan syarat adanya komitmen dan kerja sama lintas pihak

    PENERAPAN METODE SAINS SEDERHANA HUJAN PELANGI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui Metode Sains Hujan Pelangi di TK Kasih Bunda. Kemampuan kognitif pada usia dini sangat penting dalam membangun dasar berpikir logis, pemecahan masalah, dan pemahaman konsep sains. Metode Sains Hujan Pelangi diterapkan dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dengan melibatkan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan tindakan, kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun masih rendah dengan persentase sebesar 29,44%. Setelah penerapan Metode Sains Hujan Pelangi, terjadi peningkatan yang signifikan di setiap tahapan penelitian. Pada siklus I, persentase perkembangan kemampuan kognitif meningkat dari 33,33% (pertemuan I), 43,33% (pertemuan II), hingga 58,89% (pertemuan III). Peningkatan berlanjut pada siklus II, yaitu 69,44% (pertemuan I), 80,00% (pertemuan II), hingga mencapai 89,40% (pertemuan III). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Sains Hujan Pelangi efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun di TK Kasih Bunda. Oleh karena itu, metode ini dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran sains untuk mengoptimalkan perkembangan kognitif anak usia din

    PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di Raudhatul Athfal Azzam Al-Fazza Mahsyur, melalui demonstrasi berbasis video animasi. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya metode pengajaran yang sesuai, sehingga anak merasa bosan dan kesulitan memahami materi. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru, dan Dianalisis menggunakan uji rata-rata dan ketuntasan belajar. Yang diteliti adalah anak usia 5-6 tahun di lokasi penelitian, yaitu Raudhatul Athfal Azzam Al-Fazza Mahsyur. Pada prasiklus, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 10 anak berada pada kategori BSH dalam menjawab pertanyaan kompleks dan menyusun kalimat sederhana, dengan distribusi kategori 4 BB, 5 MB, dan 1 BSB dalam mengekspresikan ide. Pada siklus I, hasil evaluasi menunjukkan bahwa semua anak (10 anak) berhasil mencapai kategori MB (5 anak) dan BSH (5 anak) di setiap indikator yang dinilai. Pada siklus II, hasil penilaian menunjukkan bahwa semua anak (10 anak) telah mencapai kriteria BSB (Berkembang Sangat Baik) dalam setiap indikator keterampilan berbahasa dan komunikasi, termasuk kemampuan menjawab pertanyaan yang lebih kompleks, mengekspresikan ide, berkomunikasi secara lisan, menyusun kalimat sederhana, dan menunjukkan pemahaman konsep dalam buku cerita. Kesimpulannya, video animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak, memperluas kosakata, memperkenalkan struktur kalimat yang tepat, dan memberikan contoh penggunaan bahasa dalam situasi nyata

    STRATEGI PENINGKATAN MORAL PESERTA DIDIK DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM: KAJIAN LITERATUR

    Full text link
    This article discusses strategies for enhancing students\u27 moral character as an effort to address the challenge of moral degradation among students and society, triggered by the weakening of religious adherence, inadequate moral guidance from families, schools, and communities, the strong influence of materialistic–hedonistic–secularistic culture, and the government\u27s low commitment. This study employs a qualitative method with a literature review approach to analyze the concepts of morality and ethics from an Islamic education perspective and formulate effective strategies. The findings indicate that moral development must consider three elements according to Lickona—moral understanding, moral feeling, and moral action—integrated with faith as the foundation. The recommended strategies include exemplary behavior, education, and religious outreach (dakwah), implemented through separate subject models, integrated learning, extracurricular activities, a combined model, school culture reinforcement, and collaboration with all stakeholders. A well-planned and collaborative effort is believed to foster a an intellectually intelligent and a noble generation. Keywords: morality, ethics, Islamic education, strategy, studentsArtikel ini membahas strategi peningkatan moral peserta didik sebagai upaya menjawab tantangan degradasi moral di kalangan pelajar dan masyarakat. Fenomena degradasi moral disebabkan oleh adanya dikotomi ilmu dan moral, serta melemahnya pengikatan terhadap agama, kurangnya pembinaan moral oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat, kuatnya pengaruh budaya materialistis–hedonistis–sekularistis, serta rendahnya komitmen pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis konsep moral dan akhlak dalam perspektif pendidikan Islam, serta merumuskan strategi yang efektif dalam penerapannya di lingkup sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembinaan moral perlu memperhatikan tiga unsur menurut Lickona—pemahaman, perasaan, dan tindakan moral—yang dipadukan dengan keimanan sebagai landasan. Strategi yang direkomendasikan meliputi keteladanan, pendidikan, dan dakwah, yang diimplementasikan melalui model mata pelajaran terpisah, pembelajaran terintegrasi, kegiatan ekstrakurikuler, model gabungan, penguatan budaya sekolah, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya yang terencana dan kolaboratif diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia. Kata kunci: moral, akhlak, pendidikan Islam, strategi, peserta didi

    Pemberdayaan Ekonomi Nelayan melalui Pembuatan Abon Ikan Cakalang untuk Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Desa Patoameme Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo

    Full text link
    Efforts to empower the economy of fishermen through the development of fisheries-based businesses are very necessary to increase family income and reduce extreme poverty. The purpose of this community service activity is to increase the income of fishermen\u27s families through diversification of fisheries-based businesses. Creating a sustainable program that focuses on improving the economic welfare and health of fishermen\u27s families. The training method in the core program is through a participatory approach. The implementing team has carried out community service activities, in a series of 2024 student KKN-PAR programs according to the stages of the plan and the resulting achievement targets. The results of the implementation of community service are based on the realization related to the achievement targets, namely the eradication of extreme poverty. Through the Empowerment of Small, Micro and Medium Enterprises, the core program of KKN-PAR UNUGO makes SKIPJACK TUNA FLOS, which later this activity will have an impact on improving the quality of human resources in the Patoameme village community

    Problematika Sertifikasi Tanah Wakaf Masjid Di Kecamatan Kabila Bone

    Full text link
    Waqf is a social act of worship that provides benefits to humanity, but it needs to be supported by certification to preserve its purpose. This article aims to identify and analyse the problems of certifying mosque waqf land in Kabila Bone Subdistrict. This research employs a descriptive qualitative approach in a field setting. The data sources comprise primary data collected through observation and interviews, as well as secondary data from statutory legislations, books, articles, and research results. The sample was determined through interviews using the purposeful sampling technique, employing a semi-structured interview model, with mosque administrators and the Religious Affairs Office in Kabila Bone Subdistrict. The results of the study indicate that the obstacles to implementing mosque land waqf certification in Kabila Bone Subdistrict are primarily due to a lack of coordination between mosque administrators and waqf donors (waqif), a limited understanding of the waqf certification mechanism, and incomplete administrative documents. Solutions to overcome these problems were implemented internally by the mosque administrators, who coordinated with the waqif and the Kabila Bone Subdistrict Religious Affairs Office, and externally by the Kabila Bone Subdistrict Religious Affairs Office through waqf socialisation

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇