Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    PROBLEMATIKA PELAKSANAAN EKSEKUSI PERKARA PERDATA DI PENGADILAN AGAMA (STUDI KASUS PENGADILAN AGAMA TANA LUWU)

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of the execution of civil cases in the Religious Courts in Tana Luwu and the problems of its implementation, then provide solutions to the implementation of the execution of civil cases in the Religious Courts in Tana Luwu. This research is descriptive qualitative research. The results showed that: (1) Religious Courts in Tana Luwu have carried out executions based on incoming requests, but the number of requests for execution is very small, namely requests for execution of joint property cases as many as 7 cases and inheritance cases as many as 2 cases; (2) The inhibiting factors in the implementation of executions in Religious Courts in Tana Luwu, including Legal or regulatory problems, high case costs, lack of quantity and quality of human resources of the Religious Courts, and lack of public legal awareness; (3) Solutions offered in dealing with obstacles to the implementation of execution, namely: It is necessary to make a regulation of execution in the form of a guidebook to be used as a guideline in the implementation of execution, suspend the cost of execution, improve the quality of human resources of the judicial apparatus in the form of education and training.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan eksekusi perkara perdata di Pengadilan Agama Tana Luwu, Problematika pelaksanaan eksekusi perdata di Pengadilan Agama se Tana Luwu, dan memberikan solusi terhadap pelaksanaan eksekusi perkara perdata di Pengadilan Agama se Tana Luwu. Jenis   penelitian   yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualittaif. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) Pengadilan Agama se Tana Luwu telah melaksanakan eksekusi berdasarkan permohonan yang masuk, namun jumlah permohonan eksekusi sangat sedikit, yaitu permohonan eksekusi perkara harta bersama sebanyak 7 perkara dan perkara kewarisan sebanyak 2 perkara; (2) Faktor penghambat dalam pelaksanaan eksekusi di Pengadilan Agama se Tana Luwu, diantaranya adalah: Problem hukum atau regulasi, biaya perkara yang tinggi, minimnya kuantitas dan kualitas SDM Pengadilan Agama, serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat; (3) Solusi yang ditawarkan dalam menghadapi hambatan pelaksanaan eksekusi, yaitu: perlu dibuat regulasi eksekusi dalam bentuk buku panduan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan eksekusi, melakukan penangguhan biaya eksekusi, meningkatkan kualitas SDM aparatur peradilan dalam bentuk diklat.   Kata Kunci: Problematika, Eksekusi Perkara Perdat

    MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN CITRA PESANTREN

    Get PDF
    Fokus pada penelitian ini adalah manajemen pemasaran yang ada di Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 untuk meningkatkan citra pesantren tersebut. Penelitian ini melakukan analisis dan evaluasi keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode, setelah memilih beberapa responden berdasarkan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14. Dari hasil penelitian diketahui bahwa: 1). Perencanaan Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 merencanakan dengan baik. Pesantren belajar dari pesantren yang lebih baik dan maju. 2). Pengorganisasian dengan cara membentuk Departemen Penerimaan Santri Baru (PSB). terdiri dari beberapa bagian, tugas tim PSB antara lain merencanakan berbagai strategi promosi untuk menarik minat masyarakat, seperti menata beberapa tempat untuk dijadikan sasaran pemasaran pesantren, 3). Pelaksanaan : Pesantren melakukan pemasaran dengan berbagai kegiatan promosi dengan mengunjungi sekolah-sekolah dan melalui media cetak dan online, 4). Pimpinan Pesantren melakukan evaluasi secara keseluruhan. Karakteristik masing-masing pesantren menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat untuk memilih pesantren. Selanjutnya citra pesantren dapat dibentuk dengan strategi pemasaran yang memanfaatkan konsep bauran pemasaran, Bisnis Model Canvas dan komunikasi yang baik dalam setiap koordinasi

    TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN ISLAM: TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA DIGITAL

    Get PDF
    The digital era has brought significant changes in various aspects of life, including in the field of education. The leadership of Islamic education is no exception, which faces challenges as well as opportunities in carrying out its role in the midst of digitalization. The aim of this research is to describe the Transformation of Islamic Education Leadership, Challenges for Islamic Education Leadership and Opportunities for Islamic Education Leadership in the Digital Era. This research uses an approach literature review. The data source for this research comes from Google Scholar, ChatGPT, You.com, Copilot and Educational Management journal database. The data analysis technique uses thematic analysis to examine the relationships and implications of the findings. The results of the analysis are then synthesized and interpreted to draw conclusions. The results of this research explain that Islamic education leaders must be able to integrate digital technology with the curriculum, maintain Islamic values, handle the digital divide and overcome resistance to change. Apart from that, infrastructure development and continuous training for educators are important to ensure the success of the transformation. The digital era also offers great opportunities to expand the reach and improve the quality of Islamic education, through access to resources, distance learning, international collaboration, use of social media, e-learning platforms, data analysis and artificial intelligence. So visionary and adaptive Islamic education leadership is needed to take advantage of opportunities and create an Islamic education system that is inclusive, effective and relevant

    Implementasi Manajemen Kurikulum Merdeka Pada PAI dan BP dalam Menanamkan Nilai Profil Pelajar Pancasila Di SMPN 1 Plumpang

    No full text
    Pemerintah senantiasa melakukan perubahan dalam dunia pendidikan, khususnya kurikulum. Sebelumnya sekolah menggunakan kurikulum 2013, namun saat ini telah berganti menjadi kurikulum merdeka, dan hampir semua sekolah menerapkannya. Salah satunya SMPN 1 Plumpang yang merupakan pendidikan formal yang menerapkan kurikulum merdeka selama 2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen kurikulum merdeka mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti dalam menanamkan nilai-nilai profil siswa Pancasila di SMPN 1 Plumpang melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Serta menganalisis dampak kurikulum merdeka terhadap akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi kualitatif, pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di SMPN 1 Plumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum merdeka berjalan dengan baik. Begitu pula dengan keseluruhan pelaksanaan berjalan dengan baik, meskipun 5 persen mengalami sedikit kendala dalam menerapkan kegiatan pembelajaran yang nyata dengan modul ajar yang dibuat. Evaluasi akan dilakukan secara berkesinambungan dan holistik. Dampak kurikulum independen terhadap moral siswa di PAI memiliki dampak positif dan negatif. Kata Kunci: manajemen; kurikulum mandiri; pendidikan Islam; nilai-nilai Pancasila.Pemerintah selalu melakukan perubahan dalam bidang pendidikan, terutama kurikulum. Dulu sekolah yang memakai kurikulum 2013 sekarang sudah berganti menjadi kurikulum merdeka, dan hampir semua sekolah menerapkan kurikulum merdeka. Salah satunya, SMPN 1 Plumpang merupakan Pendidikan formal yang menerapkan kurikulum merdeka 2 tahun berjalan. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan manajemen kurikulum merdeka pada PAI dan Budi Pekerti dalam menanamkan nilai profil pelajar pancasila di SMPN 1 Plumpang melalui tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Serta menganalisis dampak kurikulum merdeka terhadap akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuasi kualitatif, pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMPN 1 Plumpang. Hasil penelitian bahwa perencanaan kurikulum merdeka berjalan dengan baik. Begitu juga pelaksanaannya secara keseluruhan berjalan dengan baik, walaupun ada 5 persen mengalami sedikit kendala dalam menerapkan kegiatan pembelajaran secara nyata dengan modul terbuka yang dibuat. Kalau evaluasi akan dilakukan secara berkelanjutan dan holistik. Dampak kurikulum merdeka terhadap akhlak siswa pada PAI mempunyai dampak positif dan dampak negatif. Kata kunci : manajemen; kurikulum merdeka; Pendidikan Agama Islam; nilai pancasil

    SINERGI ANTARA MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI SPIRITUAL SISWA DI SMP MA’ARIF 01 KOTA PASURUAN

    Get PDF
    Education not only plays a role in building academic intelligence, but also in shaping students\u27 morality and spirituality. This research explores the synergy between school management and Islamic Religious Education (PAI) in improving students\u27 spiritual competence. Using a qualitative case study approach, this research asks the question: how does collaboration between school management and PAI teachers contribute to the formation of students\u27 spirituality? Data was obtained through in-depth interviews, observation and documentation at a school that implemented an integrated religious program. The research results show that school management support that is in line with the example of PAI teachers creates an environment that supports students\u27 spiritual development. This synergy not only enriches students\u27 understanding of religion, but also builds moral values ​​in their daily lives. This research has a significant impact in developing an educational model that prioritizes spirituality, relevant for schools that want to strengthen students\u27 spiritual competence through a collaborative and sustainable approach.Pendidikan tidak hanya berperan dalam membangun kecerdasan akademik, tetapi juga dalam membentuk moralitas dan spiritualitas siswa. Penelitian ini mengeksplorasi sinergi antara manajemen sekolah dan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kompetensi spiritual siswa. Dengan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini mengajukan pertanyaan: bagaimana kolaborasi manajemen sekolah dan guru PAI berkontribusi dalam pembentukan spiritualitas siswa? Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di sebuah sekolah yang menerapkan program keagamaan terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan manajemen sekolah yang selaras dengan keteladanan guru PAI menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan spiritual siswa. Sinergi ini tidak hanya memperkaya pemahaman agama siswa, tetapi juga membangun nilai moral dalam keseharian mereka. Penelitian ini memberikan dampak signifikan dalam pengembangan model pendidikan yang mengedepankan spiritualitas, relevan bagi sekolah-sekolah yang ingin memperkuat kompetensi spiritual siswa melalui pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan

    INOVASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER OLEH KEPALA SEKOLAH UNTUK MEMBANGUN KECAKAPAN ABAD 21 PADA SISWA

    Get PDF
    This study aims to research the innovation of extracurricular programs carried out by school principals to build 21st-century skills in students at SMP Negeri 2 Limboto. Extracurricular program innovation It is considered a strategy to develop the skills required by students in the 21st-century era, such as creativity, collaboration, communication, and problem-solving skills. This study uses a qualitative approach by analyzing the innovation of extracurricular programs implemented by the principal of SMP Negeri 2 Limboto. The study results show that extracurricular program innovations carried out by school principals have a significant role in building 21st-century skills in students. Various innovatively designed extracurricular programs can help students develop critical, creative, communicative, and collaborative skills. In addition, the innovation also provides a space for students to explore their interests and talents outside of the formal curriculum. However, it was found that there were several obstacles related to the program\u27s implementation, namely budget limitations, inadequate facilities, and lack of special training for teachers. These constraints hinder the effectiveness and sustainability of extracurricular programs designed to meet the needs of 21st-century skills. The implication of the results of this study is the need for further support for school principals in developing and implementing extracurricular program innovations relevant to the demands of 21st-century proficiency needs.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti inovasi program ekstrakurikuler yang dilakukan oleh kepala sekolah sebagai upaya pembangunan kecakapan abad 21 pada siswa Di SMP Negeri 2 Limboto. Inovasi program ekstrakurikuler dianggap sebagai strategi untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan oleh siswa di era abad 21, seperti keterampilan kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam peran inovatif kepala sekolah dalam mengembangkan program ekstrakurikuler yang mendukung kecakapan abad 21 pada siswa di SMP Negeri 2 Limboto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi program ekstrakurikuler yang dilakukan oleh kepala sekolah memiliki peran yang signifikan dalam membangun kecakapan abad 21 pada siswa. Berbagai program ekstrakurikuler yang dirancang dengan inovatif mampu membantu siswa mengembangkan keterampilan kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Selain itu, inovasi tersebut juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka di luar kurikulum formal. Namun ditemukan bahwa ada beberapa kendala terkait implementasi program tersebut yakni keterbatasan anggaran, fasilitas yang memadai, dan kurangnya pelatihan khusus untuk guru. Kendala ini menghambat efektivitas dan keberlanjutan program ekstrakurikuler yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keterampilan abad 21. Adapun Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya dukungan lebih lanjut terhadap kepala sekolah dalam merancang dan mengimplementasikan inovasi program ekstrakurikuler yang relevan dengan tuntutan kebutuhan kecakapan abad 21

    Innovation of Interactive Tests in Maharah Kitabah in Class VIII Arabic Textbooks

    No full text
    The form of tests or evaluations applied by teachers or educators in various educational institutions until now is still considered less interesting and tends to be monotonous so there is no intense interaction between educators and students in the evaluation process carried out. Often, students feel bored with ordinary tests or text forms that are rigid and monotonous, so there needs to be an update in the model or form of tests that are interactive, innovative, fun, and not boring for students. The purpose of this study is to find out various kinds of interactive Arabic test or quiz models that can be used in learning Arabic so that learning becomes more interesting and fun. This study uses literature research with a qualitative descriptive approach. Secondary data is used as a data source, with data collection techniques in the form of documentation. The result of this research is that there are various forms or models of interactive tests that can be utilized by teachers or Arabic instructors, either by developing their own using several computer-based applications or by utilizing website-based test or quiz applications that already exist on the Internet, where some of these applications can be accessed for free. These findings contribute to the current discussion about appropriate language assessment approaches.Tests or evaluations applied by teachers or educators in various educational institutions are still considered less interesting and tend to be monotonous, so there is no intense interaction between educators and students in the evaluation process carried out. Often, students  feel bored with ordinary tests or text forms that are rigid and monotonous, so there needs to be an update in the model or form of tests that are interactive, innovative, fun, and not boring for students. The purpose of this research is to develop various models of interactive Arabic tests or quizzes so that Arabic learning becomes more interesting and fun. This study uses literature research with a qualitative descriptive approach. Secondary data used as a data source, with data collection techniques in the form of documentation. And the result of this research is  that there are various forms or models of interactive tests that can be utilized by teachers or instructors of the Arab language,  either by developing their own using several computer-based applications or by utilizing website-based test or quiz applications that already exist on the Internet, where some of these applications can be accessed for free (free)

    ESP Requirements in Vocational Education: Insights from Computer and Network Engineering Department

    Get PDF
    This study aims to determine the learning situation and needs of English language specific to the field of computer and network engineering department in vocational schools seen from the perceptions of students, English teachers, and the head of the department. This survey research was conducted in 21 state vocational high schools spread across Gorontalo province involving 211 computer and network engineering students, 21 English teachers, and 21 department heads as respondents. The questionnaire instrument was distributed to students to find out the English language and methods they need according to their major, while interviews were conducted with English teachers and the head of the department to explore information related to the implementation of English language learning at school and what kind of English language methods and materials are needed by students so that they can be useful in the world of work as the students graduate. The questions asked covered the aspects of necessity, lack, and wants. The results show that English learning in vocational schools is still dominantly using general English even though English teachers are well aware of the importance of specific English for the students. The teachers and head departments of computer and network engineering agree to the collaborative teaching method involving both English and the subject-specific teacher to provide a more relevant and specific learning environment in vocational settings

    Persepsi Penyuluh Agama Islam terhadap Program Pendirian Kampung Zakat di Mandailing Natal

    Get PDF
    Improving society’s quality of life is one of ideas in emergence of Zakat Village Program. Zakat Village Program which has been launched by the Indonesian Ministry of Religion must be realized on a macro and micro scale, including in Mandailing Natal Regency. This program cannot be separated from the active participation and involvement of Islamic religious instructors as religious guides. The implementation of Zakat Village Program is measured by the readiness of Islamic religious instructors to make this happen. The ideas that develop must accordance with the ideas held by Islamic religious instructors, including their perceptions of village zakat program. Research aims to determine and analyze the perceptions of Islamic religious instructors regarding Zakat Village establishment program in Mandailing Natal Regency. This research is descriptive research with a quantitative approach. Data collection techniques were using observation, distributing questionnaires to 216 Islamic religious instructors and documentation. The results show that according cognitive aspect, Islamic religious instructors already have knowledge about zakat villages and wish to establish one in Mandailing Natal with a percentage of 66.5% or in high category. In affective aspect, feeling of being involved in establishing zakat village was rated high with percentage 70.6%. In conative aspect, Islamic religious instructors are participate actively. They will campaign for this program. This aspect has a percentage 64% or high category

    FENOMENA WAKALAH WALI NIKAH DI KEC. DUMBO RAYA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pemahaman masyarakat muslim di Kec.Dumbo Raya tentang wakalah nikah dan bagaimana tinjuan hukum Islam terhadap penerapannya di kecamatan tersebut. Jenis penelitian adalah kualitatif, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi dan yuridis empiris. Sumber data penelitna berasal dari sumber data primer berupa informan tertentu yang dianggap kapabel dengan term objek penelitian, tehnik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan tehnik pengolahan dan analisis data melalui edit, klasifikasi, verifikasi, analisis model miles dan huberman, penyajian data, kesimpulan /verifikasi. Hasil penelitian bahwa sebagian besar mayoritas pemahaman masyarakat setempat terhadap persoalan Wakalah wali dalam akad nikah ternyata tidak didasarkan atas pengetahuan mereka terhadap hal tersebut, melainkan pemahaman tersebut didasarkan pada bagaimana praktek Wakalah wali yang telah menjadi kebiasaan dalam masyarakat. Masyarakat tidak memahami akan adanya tertib wali yang telah ditetapkan dalam hukum Islam. Adapun terkait dengan pemahaman masyarakat yang cukup menjadi perhatian peneliti yaitu masyarakat berasumsi bahwa yang wajib untuk menikahkan anaknya adalah pihak KUA sedangkan orang tua hanya bertugas untuk mendampingi saja. Pada prinsipnya penerapan praktik Wakalah wali dalam akad nikah masyarakat Islam di Kecamatan Dumbo Raya tidaklah bertentangan dengan hukum Islam Sekalipun memang bukan menjadi sebuah masalah jika seorang wali mewakilkan hak perwaliannya itu kepada orang lain namun yang menjadi perhatian peneliti jangan sampai ada wali dari sekian banyaknya tertib wali yang sebenarnya mampu menjadi wali namun karena kebiasaan yang diterapkan masyarakat lain sehingga urgensi kedudukan wali tidak banyak dimanfaatkan

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇