Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HUKUM BACAAN RA’ MELALUI METODE INQUIRY LEARNING PADA SISWA KELAS VI SD

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki kedudukan yang sangat signifikan dalam mencapai tujuan pendidikan Islam, karenanya, penerapan metode yang tepat sangat mempengaruhi keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Sebaliknya, kesalahan dalam menerapkan metode akan berakibat fatal. Dalam materi Hukum Bacaan RA’, hasil belajar siswa SD INPRES BE’LANG tergolong rendah. Hal itu bisa dilihat dari hasil penilaian yang dilaksanakan oleh guru pada saat Siklus 1 yang menyatakan bahwa siswa yang mendapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal lebih dari 50%.Berarti masih sangat jauh pemahaman siswa tentang tajwid. Untuk mengatasi masalah ini dicoba mencari solusi untuk meningkatkan hasil belajar materi Hukum Bacaan RA’ dengan menggunakan teknik “inquiri learning. Proses pelaksanakan penelitian dilakukan selama dua siklus. Siklus 1 dan 2, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Pertemuan 1 melakukan tanpa metode, sedangkan pertemuan 2 melakukan metode ”inquiri learning”. Teknik Inquiri learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa penguasaan konsep 20,46% dan penerapan 13,63%. 100% siswa menyatakan bahwa teknik Inquiri learning menyenangkan dan mampu membuat suasana kelas menjadihidup dan menyenangkan sehingga siswa menjadi termotivasi Teknik Inquiri learning juga membawa manfaat positif terhadap kemampuan siswa mengungkapkan hasil pembelajaran melalui kata- kata dan berfikir kritis

    MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MELALUI METODE MIND MAPPING PADA MATERI BERIMAN KEPADA HARI AKHIR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian yang dilakukan, antara lain: “Untuk mengetahui hasil peningkatan terhadap pemahaman peserta didik kelas VI SDI Lonrong tentang materi beriman kepada hari akhir setelah diterapkan metode pembelajarannya melalui Mind Mapping di setiap siklus yang dilakukan”. Metode/jenis penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti yaitu metode penelitian tindakan kelas. Metode tersebut dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Classroom Action Research (CAR) yang dikembangkan oleh Kurt Lewin. Subjek dari penelitian ini adalah fase Ck kelas VI SD Inpres  Lonrong, yang terdiri dari 12 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitianpada Penerapan metode Mind Mapping dapat meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Beriman Kepada Hari Akhir Fase C Kelas VI SD Inpres Lonrong  yang terbukti adanya peningkatan hasil penelitian pada setiap siklusnya. Peningkatan pemahaman peserta didik dimana pada pra siklus dengan rata-rata kelas 74,33, persentase ketuntasan 42% mengalami kenaikan pada siklus I dengan rata-rata kelas 78,16 , persentase ketuntasan 66,67% dan pada siklus II dengan rata-rata kelas 88,83 persentase ketuntasan 83,33%. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas ini mencapai indikator ketuntasan yang ditentukan yaitu ketuntasan di atas 80%

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI HURUF HIJIYAH MELALUI AUDIO VIDEO DIKELAS 1 SD INPRES BORONG TARAMPANG KABUPATEN BANTAENG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar  peserta didik untuk memahami materi Huruf Hijaiyah  pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam peserta didik kelas I SD Inpres Borong Tarampang  Bantaeng , Kab Bantaeng, setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan Audio  Video Vjsual  yang inovatif. Penelitian ini dilakukan di kelas I SD Inpres Borong Tarampang  Bantaeng , Kab Bantaeng, Karena penulis melihat kemampuan peserta didik terutama materi Huruf Hijaiyah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tergolong rendah yaitu 56,8%, ini berdasarkan hasil observasi sebelum dilaksanakan tindakan. Hasil penelitian setelah dilakukan tindakan yakni dengan menerapkan Audio Visual yang inovatif, kemampuan memahami materi Iman kepada hari akhir peserta didik meningkat. Peningkatan tersebut bisa dilihat dari hasil observasi siklus pertama dengan rata-rata 77,72%, sedangkan hasil observasi pada siklus kedua dengan rata-rata 82,72%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Audio Visual  yang inovatif, dapat Meningkatkan Hasil  Belajar Peserta Didik pada Materi Huruf Hijaiyah Melalui Media Audio Visual  dikelas I SD Inpres Borong Tarampang Kab. Bantaeng

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACING DAN LEARNING (CTL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan  untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah dengan menggunakan model pembelajaran Contextual teaching dan learning kelas III SD Inpres Tappanjeng. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) atau disebut juga Classroom Action Research (CAR).Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Inpres Tappanjeng. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan (aksi) yang berulang-ulang untuk memperbaiki proses belajar mengajar di kelas. PTK merupakan penelitian yang di gunakan beberapa siklus terdapa empat tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (aktion), pengamatan (observasion), dan refleksi (reflection) yang di rancang untuk menemukkan dan memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang terjadi di kelas. Tingkat keberhasilan kelas dalam setiap siklusnya mengalami peningkatan, yaitu mulai dari pre test yang rata-rata 73,95%  meningkat pada siklus II menjadi 96,75%

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BERIMAN KEPADA RASUL-RASUL ALLAH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar siswa untuk memahami materi beriman kepada rasul-rasul Allah pada mata pelajaran pendidikan agama islam peserta didik kelas IV SD Inpres Bangkeng Bonto Kab. Bantaeng, setelah mengikuti pembelajaran dengan metode Number Head Together yang inovatif. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SD Inpres Bangkeng Bonto, Kab Bantaeng, karena penulis melihat kemampuan peserta didik terutama pada materi beriman kepada rasul-rasul Allah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tergolong rendah yaitu 42 %, ini berdasarkan hasil observasi sebelum dilaksanakan tindakan. Hasil penelitian setelah dilakukan tindakan yakni dengan penerapan Number Head Together (NHT) yang inovatif, kemampuan memahami materi beriman kepada Rasul-rasul Allah peserta didik meningkat. Peningkatan tersebut bisa dilihat dari hasil observasi siklus pertama dengan rata-rata 42%, sedangkan hasil observasi pada siklus kedua dengan rata-rata 83,33% . Berdasarkan analisis tersebur dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Number Head Together yang inovatif dapat meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada materi Beriman Kepada Rasul-Rasul Allah melalui metode Pembelajaran Number Head Together (NHT) dikelas IV SD Inpres Bengkeng Bonto Kab. Bantaeng

    PENERAPAN METODE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENYAMBUT USIA BALIGH DI SDN 1 INOBONTO I

    Get PDF
    Penelitian ini berkenaan dengan hasil belajar siswa pada Kelas IV di SDN 1 Inobonto I pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Pokok pembahasan adalah bagaimana penerapan metode talking stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menyambut usia balig di Kelas IV SDN 1 Inobonto I. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (class action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, analisis dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas IV, dengan data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, dan lembar obseservasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (57%) dengan nilai rata-rata 73,00 dan siklus II (100%) dengan nilai rata-rata 80,00. Simpulan dari penelitian ini adalah metode talking stick memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada materi  Menyambut Usia Baligh di kelas IV SDN 1 Inobonto I, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam

    PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SIFAT AMANAH DAN JUJUR DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 PASSI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Sifat Amanah dan Jujur melalui metode Problem Based Learning. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini adalah fase D SMP Negeri 3 Passi Tahun ajaran 2023/2024, yang terdiri dari 10 Peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh metode Problem Based Learning berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Sifat Amanah dan Jujur. Sebelum diterapkannya metode Prolem Based Learning hasil belajar peserta didik secara klasikal hanya 3 siswa orang 30% yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 38,8%. Setelah diterapkan Metode tersebut pada siklus 1 sebanyak 7 peserta didik (70%)  yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 78,5 dan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 10 peserta didik (100%) tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 100. Siswa lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Karena metode ini mendukung peserta didik untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajaran

    METODE MAKE A MATCH DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI AKU SENANG BERKALIMAH TAYYIBAH DI KELAS III SD NEGERI 1 MOLIBAGU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi Aku Senang Berkalimah Tayyibah dengan berbagai mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekeri  melalui metode Make A Match. Subjek dari penelitian ini adalah Fase B kelas 3 SD Negeri 1 Molibagu yang terdiri dari 18 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh metode Make a Match berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Aku Senang Berkalimah Tayyibah. Pada fase pra-siklus dengan menggunakan pretest, peserta didik memiliki persentase pemahaman rata-rata sebesar 32 %, setelah melakukan tindakan siklus I terjadi peningkatan pesentase sebesar 67%, dan terakhir tindakan siklus II terjadi peningkatan persentase yang sangat signifikan sebesar 99%. Selain itu, pada aktivitas guru pada siklus I terdapat satu indicator yang tidak dilakukan yaitu guru tidak memberikan penjelasan tambahan Ketika peserta didik sedang mempresentasikan hasil diskunya. Kemudian, tindakan siklus II aktivitas guru pada siklus II dilakukn secara keseluruhan. Dan aktivitas peserta didik pada siklus I terdapat satu indicator yang tidak dilakukan yaitu peserta didik tidak   memberikan dukungan atau bantuan kepada teman yang kesulitan. Sedangkan aktivitas peserta didik di tindakan siklus II juga terdapat indicaor yang tidak dilakukan yaitu beberapa peserta didik yang tidak bekerjasama dalam menemukan kartu. Ini menunjukkan kategori “Baik”

    IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MENGUATKAN KOMPETENSI SPRITUAL SISWA DI SDN 09 PAGUAT KABUPATEN POHUWATO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana pelaksanaan kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual peserta didik di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato serta (2) faktor pendukung dan penghambat Pelaksanaan kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual peserta didik di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data melalui Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Sumber data penelitian ini sebahagian besar penulis peroleh dari para infroman yakni Kepala Sekolah, Guru wali kelas I dan IV, serta guru PAI dan Budi Pekerti.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual peserta didik di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato telah terlaksana dengan baik hal ini dilihat dari persiapan guru-guru dalam menerapkan pembelajaran yaitu mengikuti bimbingan dari sekolah dan menyusun perangkat pembelajaran dengan pendekatan penguatan sikap spritual peserta didik di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato dilaksanakan dengan menggunakan metode pengajaran, pembiasaan, keteladanan dan nasehat dalam menguatkan sikap spritual rajin berdo’a, ketaatan beribadah, dan sikap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun Faktor pendukung penguatan kompetensi spritual peserta didik dalam Pelaksanaan kurikulum merdeka belajar di SDN 09 Paguat yaitu tersedianya platform merdeka belajar, dan faktor orang tua. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya penguasaan TIK oleh guru, kurangnya sarana prasarana yang memadaiPenelitian ini membahas permasalahan tentang bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN 09 Paguat dan bagaimana penguatan kompetensi spritual siswa pada implementasi kurikulum tersebut serta apa saja faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual siswa di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual siswa di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato serta faktor pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka belajar dalam menguatkan kompetensi spritual siswa di SDN 09 Paguat Kabupaten Pohuwato.   Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data ditempuh melalui : Wawancara, Observasi, Dokumentasi. Sumber data penelitian ini sebahagian besar penulis peroleh dari para infroman yakni Kepala Sekolah, Guru wali kelas I dan IV, serta guru PAI dan Budi Pekerti, informan tersebut penulis jadikan sebagai sumber data primer, serta menjadikan dokumen, masalah yang diteliti  sebagai data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum merdeka belajar sudah diimplementasikan di SDN 09 Paguat di kelas I dan IV. Implementasi kurikulum merdeka belajar di sekolah dilihat dari pelaksanaan pembelajaran yang terjadi di sekolah. Dalam menguatkan kompetensi spritual siswa di SDN 09 Paguat pada proses pembelajaran guru menggunakan berbagai metode, materi, dan media yang sesuai  dengan modul ajar yang digunakan. Faktor pendukung penguatan kompetensi spritual siswa dalam implementasi kurikulum merdeka belajar di SDN 09 Paguat yaitu tersedianya platform merdeka belajar, dan faktor orang tua. Adapun faktor penghambatnya yaitu kurangnya penguasaan TIK oleh guru, kurangnya sarana prasarana yang memadai

    IMPROVING THE MASTERSHIP READINGS OF SHALAT STUDENTS THROUGH THE METHOD OF LISTENING, REPEATING, SAYING (LPS) ON PAI LESSONS

    No full text
    Rendahnya penguasaan bacaan shalat  terjadi karena kurangnya pembiasaan dalam menyimak. Menyimak merupakan prasyarat mutlak untuk seseorang menguasai informasi, semakin banyak seseorang menyimak, maka akan semakin banyak pula pengetahuan yang dikuasai. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menghafal bacaan shalat siswa melalui penerapan Metode Simak Ulang Ucap pada mata Pelajaran PAI. Jenis penelitian tindakan kelas menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes lisan, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan dua siklus yang diterapkan pada 24 siswa. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan menghafal siswa kelas III di SDN 20 Limboto melalui metode simak ulang ucap. Dari kondisi Pra Siklus kemampuan menghafal siswa tergolong sangat rendah dengan nilai rata-rata 34,77 yang berada pada kategori “Belum Berkembang”, serta  belum adanya siswa yang mencapai ketuntasan. Pada siklus I rata-rata nilai yang diperoleh siswa meningkat 64,24 yang tergolong pada spesifikasi “Mulai Berkembang” berjumlah 8 siswa dengan persentase 33%. Selanjutnya pada siklus II lebih meningkat dengan rata-rata nilai 83,72, tergolong “Berkembang sesuai harapan” sebanyak 21 siswa atau 88%. Metode Simak Ulang Ucap menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan dalam meningkatkan penguasaan bacaan shalat siswa mulai dari niat sampai dengan tasyahud akhir.Rendahnya penguasaan bacaan shalat terjadi karena kurangnya pembiasaan dalam menyimak. Menyimak merupakan prasyarat mutlak untuk seseorang menguasai informasi, semakin banyak seseorang menyimak, maka akan semakin banyak pula pengetahuan yang dikuasai. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan menghafal bacaan shalat siswa melalui penerapan Metode Simak Ulang Ucap pada mata Pelajaran PAI. Jenis penelitian tindakan kelas menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes lisan, dan dokumentasi. Penelitian ini menerapkan dua siklus yang diterapkan pada 24 siswa. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan menghafal siswa kelas III di SDN 20 Limboto melalui metode simak ulang ucap. Dari kondisi Pra Siklus kemampuan menghafal siswa tergolong sangat rendah dengan nilai rata-rata 34,77 yang berada pada kategori “Belum Berkembang”, serta belum adanya siswa yang mencapai ketuntasan. Pada siklus I rata-rata nilai yang diperoleh siswa meningkat 64,24 yang tergolong pada spesifikasi “Mulai Berkembang” berjumlah 8 siswa dengan persentase 33%. Selanjutnya pada siklus II lebih meningkat dengan rata-rata nilai 83,72, tergolong “Berkembang sesuai harapan” sebanyak 21 siswa atau 88%. Metode Simak Ulang Ucap menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan dalam meningkatkan penguasaan bacaan shalat siswa mulai dari niat sampai dengan tasyahud akhir. Kata kunci: Penguasaan Bacaan Shalat, Metode Simak Ulang Ucap, Pembelajaran PA

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇