Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI METODE PEMBELAJARAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI SALING MENGHARGAI DALAM KERAGAMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) Dapat meningkatkan hasil belajar pada materi indahnya saling berbagi dalam keberagaman pada siswa kelas V SD Inpres Onto kabupaten Bantaeng. Teori yang dipakai terdiri dari teori metode pembelajaran model problem Based Learning dan teori hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian PTK. Sampel penelitian yaitu peserta didik kelas V yang terdiri dari 13 orang peserta didik. penerapan metode Problem Based Learning pada materi saling menghargai dalam keberagaman peserta didik  kelas V SDNInpres Onto dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik ke arah yang lebih baik, dikarenakan faktor tersedianya alat-alat dan fasilitas yang memadai, membantu peserta didik  menemukan sendiri cara penyelesaian masalah yang dihadapi saat belajar. Pada siklus I terdapat 4 peserta didik  yang belum meningkat hasil belajarnya, jadi hasil rata-rata kemampuan peserta didik pada materi saling menghargai dalam keberagaman secara klasikal mencapai 75%, sehingga kemampuan belajar peserta didik secara klasikal pada siklus I sudah tercapai namun belum maksimal. Pada siklus II rata-rata kemampuan peserta didik dalam materi saling menghargai dalam keberagaman meningkat menjadi 90%. Dengan demikian dapat dikatakan metode pembelajaran metode pembelajaran model problem Based Learning sangat berperan dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah pembelajaran

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE TALKING CHIPS PADA MATERI ASMAUL HUSNAH MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Asmaul Husna melalui penerapan metode Talking Chips dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas III SD Inpres Lonrong Banteng. Metode Talking Chips merupakan salah satu strategi pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelompok dengan cara memberikan kesempatan berbicara yang adil kepada setiap anggota kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD Inpres Lonrong Banteng, Fase B, yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Talking Chips secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Asmaul Husna. Selain itu, metode ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, memperkuat kemampuan komunikasi, serta mendorong kerjasama antar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode Talking Chips sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

    PENERAPAN MODEL BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KISAH AYAH PARA NABI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi kisah ayah para nabi mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti melalui model problem based leraning. Penelitian termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini adalah fase C1 SDN 2 Tuduaog Tahun Ajaran 2024/2025, yang terdiri dari 10 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh metode diskusi kelompok berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Kisah ayah para nabi Sebelum diterapkannya model problem based leraning daya hasil belajar peserta didik secara klasikal hanya 3 peserta didik (30%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 58.00. Setelah diterapkannya metode tersebut pada siklus I sebanyak 4 Peserta didik (40%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 64.00 dan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 8 peserta didik (80%) tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 85.00. Peserta didik lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, karena metode ini mendukung peserta didik untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajaran

    IMPLEMENTASI DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA DIDIK MELALUI METODE SAINTIFIK PADA MATERI HAJI DAN KURBAN DI KELAS VSDN 3 RESET MOPUYA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Implementasi dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Melalui Metode Saintifik Pada Materi Haji Dan Kurban. Penelitian termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini adalah fase C1 Kelas V SDN 3 Reset Mopuya Tahun Ajaran 2024/2025, yang terdiri dari 10 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh metode Saintifik berhasil meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Pada Materi Haji dan Kurban. Sebelum diterapkannya metode saintifik pemahaman siswa secara klasikal hanya 4 siswa (85%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 70,27 Setelah diterapkannya metode tersebut pada siklus I sebanyak 4 siswa (75%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 70.27 dan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 10 siswa (100%) tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 95.00 Siswa lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, karena metode ini mendukung peserta didik untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajara

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SYU’ABUL IMAN DI KELAS X SMAN 1 KOTAMOBAGU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi syu’abul Iman mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti melalui metode Discovery Learning. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik fase E kelas X di SMAN 1 Kotamobagu Tahun Ajaran 2023/2024 yang terdiri dari 10 peserta didik.Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian, berdasarkan hasil test pada pra siklus, siklus I dan siklus II terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti khususnya pada materi “Syu’abul Iman (Cabang-cabang Iman)”. Pada pra siklus sebelum diterapkannya metode Discovery Learning hasil belajar peserta didik secara klasikal hanya 4 peserta didik (40%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 65,5. Setelah diterapkannya metode tersebut pada siklus I sebanyak peserta didik 7 (70%) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata dan pada siklus II terjadi peningkatan sebanyak 9 peserta didik (90%) tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 85,1. Kenaikan ini menunjukkan kemajuan yang substansial dalam peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode Discovery Learning. Peserta didik lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, karena metode ini mendukung peserta didik untuk berperan secara aktif dalam proses pembelajara

    MATERI PENERAPAN FIKIH MUAMALAH DALAM ASURANSI DAN PERBANKAN MELALU METODE PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X DI SMK NEGERI 1 KOTAMOBAGU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan  Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X di Sekolah SMK Negeri 1 Kotamobagu tentang materi Penerapan Fikih Muamalah dalam asuransi dan perbankan melalui problem basic learning. Penelitian termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek dari penelitian ini adalah fase E pada tahun ajaran 2023/2024. yang terdiri dari 3 peserta didik laki-laki dan 7 peserta didik perempuan dengan total keseluruhan adalah 10 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu Model Kemmis yaitu perencanaan (planning), tindakan (action) dan observasi (observe), serta refleksi (reflect). Hasil penelitian diperoleh dari proses pembelajaran melalui problem basic learning berhasil meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Penerapan Fikih Muamalah dalam asuransi dan perbankan. Sebelum itu pra siklus yang peneliti dapatkan yaitu bahwa hanya 2 orang peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar dengan daya serap 20% dengan nilai rata-rata 44 dengan jumlah nilai 440. Setelah dilakukan penelitian pada siklus I di dapati hasil rata-rata peserta didik 66,8 atau 50% pada siklus I ada peningkatan hasil dari pra siklus, karena belum menghasilkan yang diharapkan karena msih ada 5 anak yang belum tuntas atau rata-rata peserta didik 66,8 atau 50% pada siklus pertama maka peneliti melanjutkan kembali penelitian pada siklus II dan mendapatkan hasil yang memuaskan karena menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dalam hasil belajar ketuntasan, dengan nilai ketuntasan 90,90 persen, nilai rata-rata 87 persen, dan nilai tertinggi 100. . Hasil ini menunjukkan bahwa tujuan awal penelitian, presentase ketuntasan 90 persen, dan nilai rata-rata 80 persen, telah dicapai. Oleh karena itu, penelitian tidak perlu dilanjutkan pada siklus selanjutnya karena Peserta didik lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran setelah dilakukan pembelajaran melalui PBL

    MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP ADAB BERMASYARAKAT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI PADA KELAS XI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik terhadap materi adab bermasyarakat. Permasalahan rendahnya pemahaman dan penerapan adab bermasyarakat di lingkungan sekolah menjadi latar belakang utama penelitian ini. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan wawancara dengan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Pada siklus pertama, hasil belajar menunjukkan peningkatan sebesar X%, sementara pada siklus kedua peningkatan mencapai Y%. Selain itu, model ini juga berdampak positif terhadap sikap sosial peserta didik, seperti rasa tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan empati terhadap sesama. Dengan demikian, model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan adab bermasyarakat peserta didik

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE PADA MATERI MENGHINDARI PENYAKIT HATI DI KELAS X SMKN 1 TABUKAN TENGAH

    Get PDF
    Jenis penilitian ini adalah penelitian yang bersifat partisipatif dan kolaboratif, penelitian tindakan kelas biasanya dilakukan sendiri oleh si peneliti dan diamati bersama dengan teman sejawat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada Menghindari Penyakit Hati melalui Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share.. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui teknik tes dan observasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teknik deskritif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklus yakni siklus1 dan siklus2 terdiri atas 2 kali pertemuan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalsh peserta didik fase F kelas X SMK Neneri 1 Tabukan Tengah Ajaran 2024/2025 yang terdiri dari 10 peserta didik. Hasil penelitian, berdasarkan hasil test pada pra siklus, siklus I dan siklus II terdapat peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti khususnya pada materi Menghindari Penyakit Hati Pada pra siklus sebelum menggunakan Kooperatif Think Pair Share hasil belajar peserta didik secara klasikal hanya 3 orang dari 10 peserta didik (30 %) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 63. Setelah menggunakan  model Kooperatif Think Pair Share ty pada siklus I yang tuntas sebanyak 7 peserta didik (70 %) yang tuntas dalam pembelajaran dengan nilai rata-rata 70,5 dan pada siklus II terjadi peningkatan yang sangat signifkan peserta didik yang tuntas sebanya 9 dari 10 peserta didik (90 %)  dengan nilai rata-rata 81. Kenaikan ini menunjukkan kemajuan yang substansial. Peserta didik lebih semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa  penggunakan model Kooperatif Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajaran peserta didi

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI METODE MARKET PLACE ACTIVITY DENGAN PENDEKATAN TPACK PADA MATERI TOLERANSI MATA PELAJARAN PAI KELAS XI SMAN 2 KOTAMOBAGU

    Get PDF
    Artikel ini merupakan hasil Penelitan Tindakan Kelas (PTK) yang peneliti laksanakan pada kelas XI mata pelajaran PAI, semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 di SMAN 2 Kotamobagu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada toleransi melalui penggunaan metode market place activity dengan pendekatan TPACK. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 2 Kotamobagu yang berjumlah 12 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara berkesinambungan melalui 2 siklus, yang terdiri dari empat tahapan, yaitu: tahap perencanaan, tahap tindakan, tahap observasi/pengamatan dan tahap refleksi yang hasilnya mengindikasi peningkatan hasil belajar siswa melalui observasi dan dilihat dari ketuntasan hasil belajar. Sesuai dengan hasil pra tindakan nilai rata-rata peserta didik hanya berkisar 53,33 dan ini masih dikatakan kurang dari nilai standar ketuntasan yakni 75. Pada siklus I terjadi peningkatan hasil belajar terlihat pada nilai hasil belajar peserta didik yang berkisar 69,08 dengan presentase ketuntasan belajar 76,16% tapi masih belum bisa dikatakan berhasil karena masih ada siswa yang belum mencapai nilai standar ketuntasan, sedangkan pada siklus II sudah berhasi dilihat hasil belajar peserta didik sudah meningkat dibandingkan dari hasil pra tindakan dan siklus I yakni 83,08 dengan presentase ketuntasan belajar 91,66% dari 12 orang peserta didik. Dengan demikian dengan penggunaan metode market place activity dengan pendekatan TPACK ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI di SMAN 2 Kotamobag

    AKTUALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA PERAYAAN HARI BESAR ISLAM : (Studi Pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1 Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara)

    Get PDF
    Artikel ini mengkaji tentang Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan pada Perayaan Hari Besar Islam (Studi Pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1 Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara). Metode Penelitian ini menggunakan Jenis Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Etnografi. Hasil Peneitian menujukan bahwa pelaksanaan perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1 dilaksanakan secara tradisional dan secara adat Gorontalo yang sudah ada dari jaman dahulu dan sampai sekarang diteruskan kepada generasi-generasi selanjutnya yang ditandai dengan berdzikir bersama dimulai dari Ba’da Isya sampai pagi jam 10-00 Wita. Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw yaitu berdzikir dengan menggunakan tiga Bahasa yaitu Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Gorontalo kemudian pelaksanaan dzikirnya yang dimulai dari 12 Rabiul Awal dan berlanjut sampai bulan Rabiul Awal berakhir.Artikel ini mengkaji tentang Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan pada Perayaan Hari Besar Islam (Studi Pada Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1 Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara). Tujuan penelitian ini adalah: (a) Untuk mengetahui bagaimana perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1, Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara. (b) Untuk mengetahui bagaimana aktualisasi nilai-nilai pendidikan dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1, Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara. (c) Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad di Desa Deme 1, Kec. Sumalata Timur Kab. Gorontalo Utara. Metode Penelitian ini menggunakan Jenis Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Etnografi. Hasil Peneitian menujukan bahwa pelaksanaan perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw di Desa Deme 1 dilaksanakan secara tradisional dan secara adat Gorontalo yang sudah ada dari jaman dahulu dan sampai sekarang diteruskan kepada generasi-generasi selanjutnya yang ditandai dengan berdzikir bersama dimulai dari Ba’da Isya sampai pagi jam 10-00 Wita. adapun salah satu yang menjadi keuniakan dari perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw yaitu berdzikir dengan menggunakan tiga Bahasa yaitu Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Gorontalo kemudian pelaksanaan dzikirnya yang dimulai dari 12 Rabiul Awal dan berlanjut sampai bulan Rabiul Awal berakhir. Saran dari peneliti diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat baik pihak pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pemuda untuk terus melestarikan budaya ini, mengingat pergaulan semakin modern. Jadi diharapkan dapat menerapkan dan mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari terutama nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam proses perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw, agar generasi-generasi penerus bangsa dapat memahami dan menerapkan makna yang terkandung didalam perayaan hari-hari besar Islam. Kata Kunci: Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan, Perayaan Hari Besar Islam, Maulid Nabi Muhammad SA

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇