Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
Not a member yet
    2582 research outputs found

    ANALISIS KISAH NABI MUSA AS DAN NABI KHIDIR AS PADA SURAH AL-KAHFI AYAT 60-82 DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan islam berdasarkan Kisah Nabi MusaAS  dan Nabi KhidirAS dalam Surat Al-Kahfi Ayat 60-82. Metode penelitian kualitatif dengan library research dimana utamanya sumber penelitian berasal dari buku, skripsi atau thesis terdahulu dan  artikel laporan terdahulu. Nantinya, dalam penfasirkan menggunakan metode deskriptif-analitik menggunakan tematik Maudhu’I yang berfokus pada pengkajian masalah secara runtut dari ayat 60 hingga ke 82 secara urut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam proses pendidikan, pemilihan metode yang tepat oleh pendidik sangat penting. Nabi Khidir mencontohkan metode pembelajaran melalui pembiasaan untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, dengan berpedoman pada ilmu yang dimilikinya. Kata kunci : Al-Kahfi; Analisis Kisah; Pendidikan Isla

    THE URGENCY OF EVALUATION OF EDUCATION AND LEARNING A THEORETICAL REVIEW

    Full text link
    Evaluation of education and learning is a crucial element in the educational process that aims to ensure the achievement of predetermined educational goals. Evaluation not only serves to measure learners\u27 learning outcomes but also to identify strengths and weaknesses in the learning process and provide constructive feedback for continuous improvement. In this theoretical review, the author will review various perspectives and theories related to the importance of evaluation in education and learning. The review covers the definition, purpose, and types of evaluation, as well as methods and techniques that can be used to conduct effective evaluation. It also highlights the challenges and solutions in the implementation of educational evaluation across different levels and contexts of education. Through a comprehensive understanding of the urgency of evaluation, it is hoped that educators and policymakers can design and implement more effective evaluation strategies to improve the overall quality of education.Evaluasi pendidikan dan pembelajaran merupakan unsur krusial dalam proses pendidikan yang bertujuan untuk menjamin tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Evaluasi tidak hanya berfungsi untuk mengukur hasil belajar peserta didik tetapi juga untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran serta memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan berkelanjutan. Tinjauan ini mencakup definisi, tujuan, jenis-jenis evaluasi, serta metode dan teknik yang dapat digunakan untuk melaksanakan evaluasi yang efektif. Selain itu, tinjauan ini juga menyoroti tantangan dan solusi dalam implementasi evaluasi pendidikan di berbagai tingkat dan konteks pendidikan. Melalui pemahaman yang komprehensif mengenai urgensi evaluasi, diharapkan para pendidik dan pembuat kebijakan dapat merancang dan menerapkan strategi evaluasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan

    ISLAMIC EDUCATION AS A PILLAR OF REHABILITATION: A STUDY OF CHILD INMATE DEVELOPMENT AT LPKA CLASS II MAMUJU

    Full text link
    This research is motivated by the importance of Islamic education in fostering child inmates at the Mamuju Class II Special Children\u27s Development Institution (LPKA). Sentenced children still have the right to education, including spiritual and moral guidance that can shape their character for the better. In this context, Islamic education plays a strategic approach in fostering the fostered children\u27s beliefs, worship, and morals. This study aims to describe the form of coaching of faith, worship, and morals in LPKA Class II Mamuju and identify the inhibiting and supporting factors that affect the sustainability of coaching. The method used is a descriptive qualitative approach with field research. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using the Miles and Huberman models. The study results show that coaching is carried out through activities such as learning the pillars of faith, congregational prayers, dhikr, religious lectures, BTQ, tahfidzul Qur\u27an, habituating manners, and responsibility. The main obstacles faced include limited human resources, facilities, budget, and the psychological condition of children. However, collaboration with external institutions and children\u27s motivation are significant supporting factors. In conclusion, coaching at LPKA Mamuju makes a real contribution to shaping the character of child inmates through Islamic education. This research makes a theoretical and practical contribution to developing a more humanist and integrated coaching model in the future.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan Islam dalam proses pembinaan narapidana anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju. Anak-anak yang menjalani hukuman tetap memiliki hak atas pendidikan, termasuk pembinaan spiritual dan moral yang mampu membentuk karakter mereka ke arah yang lebih baik. Dalam konteks ini, pendidikan Islam berperan sebagai pendekatan strategis dalam membina aqidah, ibadah, dan akhlak anak binaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk pembinaan aqidah, ibadah, dan akhlak di LPKA Kelas II Mamuju serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendukung yang memengaruhi keberlangsungan pembinaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan dilakukan melalui kegiatan seperti pembelajaran rukun iman, shalat berjamaah, dzikir, ceramah agama, BTQ, tahfidzul Qur’an, serta pembiasaan sikap sopan santun dan tanggung jawab. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan SDM, fasilitas, anggaran, dan kondisi psikologis anak. Namun, kolaborasi dengan lembaga eksternal dan motivasi anak menjadi faktor pendukung yang signifikan. Kesimpulannya, pembinaan di LPKA Mamuju memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter narapidana anak melalui pendidikan Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan model pembinaan yang lebih humanis dan terintegrasi di masa depan

    KARAKTER KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DENGAN KONSEP-KONSEP ISLAM DILEMBAGA PENDIDIKAN, BESERTA PELUANG DAN TANTANGANNYA

    Full text link
    Democratic leadership in Islamic educational institutions is a crucial concept rooted in Islamic principles of deliberation, justice, and trustworthiness, aiming to foster inclusive, participatory environments and develop critical, responsible individuals. This study aims to analyze the foundational concepts, implementation mechanisms, opportunities, and challenges of Islamic-based democratic leadership in educational institutions. The research employs a qualitative descriptive method using a literature review approach, analyzing data from relevant academic sources. Findings indicate that democratic leadership is implemented through the active involvement of teachers and staff in deliberation processes, granting freedom of opinion, and upholding justice, which subsequently enhances teacher professionalism and establishes a healthy, harmonious organizational culture. Nevertheless, key challenges persist, including dominant authoritarian cultural aspects, rigid policies, and limitations in funding for staff training and necessary facilities. Comprehensive and sustainable strategies are essential to optimize these democratic Islamic values to achieve high-quality and competitive Islamic education. Keywords: Democratic Leadership, Islamic Education, Deliberation, Challenges

    bahasa inggris Bahasa Inggris: Bahasa inggris

    No full text
    Background: Arabic language education has undergone significant development from the classical period to the modern era, where various traditional methods and learning philosophies were applied to strengthen language understanding and Islamic values. However, in the era of globalization, innovative approaches are needed to address the needs of the current generation who tend to be more dynamic and familiar with digital technology. Aims: This research aims to analyze the historical traces of Arabic language education to identify effective learning elements in the past and evaluate their potential adaptation in modern learning design. Methods: This research used a literature study-based qualitative approach with a narrative systematic review type to find methods such as halaqah, muhadatsah (dialogue), and memorization-based approaches that remain relevant but require integration with modern technology, such as digital applications and online learning platforms. Results: The findings showed that combining historical elements with technological innovations can create learning methods, models, and media that not only retain the depth of language and cultural understanding but also attract younger generations. Thus, learning designs that combine traditional and innovative aspects are expected to increase the effectiveness of Arabic language learning in the era of globalization and expand its accessibility. Implications: The results of this study can serve as a reference for educational institutions and curriculum developers in designing Arabic learning approaches that are more adaptive and effective in the present.Pendidikan Bahasa Arab telah mengalami perkembangan signifikan dari masa klasik hingga era modern, di mana berbagai metode tradisional dan filosofi pembelajaran diterapkan untuk memperkuat pemahaman bahasa dan nilai keislaman. Namun, di era globalisasi, pendekatan inovatif diperlukan untuk menjawab kebutuhan generasi saat ini yang cenderung lebih dinamis dan akrab dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis jejak sejarah pendidikan bahasa Arab untuk mengidentifikasi elemen-elemen pembelajaran yang efektif di masa lalu dan mengevaluasi potensi adaptasinya dalam desain pembelajaran modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (library research) untuk menemukan bahwa metode seperti halaqah, muhadatsah (dialog), dan pendekatan berbasis hafalan tetap relevan tetapi memerlukan integrasi dengan teknologi modern, seperti aplikasi digital dan platform pembelajaran daring. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan elemen historis dengan inovasi teknologi dapat menciptakan metode, model, dan media pembelajaran yang tidak hanya mempertahankan kedalaman bahasa dan pemahaman budaya, tetapi juga mampu menarik minat belajar generasi muda. Dengan demikian, rancangan pembelajaran yang mengkombinasikan aspek tradisional dan inovatif diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran bahasa Arab di era globalisasi serta memperluas aksesibilitasnya. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dan pengembang kurikulum dalam merancang pendekatan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih adaptif dan efektif di masa kini

    Problematika Hukum Dalam Bingkai Pemikiran Muhammad Shahur

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika hukum dalam bingkai pemikiran Muhammad Shahrur, seorang pemikir Islam kontemporer yang memiliki pandangan unik tentang hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis tekstual dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Shahrur tentang hukum Islam memiliki beberapa problematika, antara lain kritik terhadap pandangan tradisional ulama, penekanan pada akal dan logika, dan konsep hukum yang dinamis. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemikiran Shahrur tentang hukum Islam memiliki implikasi yang signifikan terhadap otoritas ulama dan lembaga keagamaan tradisional. Pemikiran studi Islam telah mengalami banyak perkembangan. Beberapa tokoh dari latar akademik yang beragam muncul menawarkan format pemikiran yang mengakibatkan semaraknya nuansa intelektual Islam. Distingsi antara produk pemikiran tokoh yang satu dengan lainnya acapkali terlihat, namun tak jarang pula ditemukan kesamaannya. tterbuka terhadap beragam pemaknaan dan penafsiran

    Comparison of Teaching Planning in Learning Activities: Conventional and Innovative Approaches in the Era of Educational Transformation

    Full text link
    This study examines the comparison between conventional and innovative instructional planning models in the context of educational transformation. The objectives are (1) to describe the characteristics of various instructional planning models, (2) to analyze their differences and similarities, and (3) to evaluate the effectiveness of new approaches such as the Merdeka Curriculum, Project-Based Learning, and differentiated instruction in improving the quality of teaching and learning processes. The research method includes a literature review and comparative analysis of various instructional planning approaches. The findings indicate that (1) modern instructional planning must be student-centered, (2) competency- and character-based, and (3) make optimal use of technology. Innovative models prove to be more effective due to their flexibility, participatory nature, and ability to adapt to student diversity through active learning methods such as Project-Based Learning, Differentiated Instruction, and Backward Design. New approaches like the Merdeka Curriculum have demonstrated positive impacts on learning quality by fostering active, collaborative, and contextual learning environments, thereby promoting the development of 21st-century skills and character values in a sustainable manner. The study recommends the need for professional teacher training, strengthening educators\u27 capacity in designing innovative lesson plans, and policy support to enable the implementation of adaptive and relevant learning practices. Thus, instructional planning can serve as a key strategy in creating high-quality and transformative learning experiences

    A Character Education in Strengthening the Profile of Rahmatan lil ‘Alamin Learners: The Relevance Study of the Book Ta’lim al-Muta’allim

    No full text
    This study aims to reveal the concept of character education in Ta’lim al-Muta’allim by Sheikh Az-Zarnuji and its relevance to strengthening the Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA). The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques, focusing on an in-depth examination of Sheikh Az-Zarnuji’s narrative on character education in Ta’lim al-Muta’allim. The findings indicate the presence of thirteen core character education concepts presented in the book. These concepts hold significant urgency in an era marked by rapid change and complex moral challenges, where moral degradation poses a serious threat to character formation. The internalization of such character education serves as a moral stronghold, capable of reinforcing character development and fostering a generation that is not only intellectually intelligent but also creative and spiritually resilient. This study emphasizes that the revitalization of character education in Ta’lim al-Muta’allim is highly relevant as a strategy for character formation grounded in moral and spiritual values, resilience, and integrity. It is expected that these findings can serve as a practical reference for strengthening character education.This study aims to reveal the concept of character education in Ta’lim al-Muta’allim by Sheikh Az-Zarnuji and its relevance to strengthening the Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin (PPRA). The research employs a descriptive qualitative method with content analysis techniques, focusing on an in-depth examination of Sheikh Az-Zarnuji’s narrative on character education in Ta’lim al-Muta’allim. The findings indicate the presence of thirteen core character education concepts presented in the book. These concepts hold significant urgency in an era marked by rapid change and complex moral challenges, where moral degradation poses a serious threat to character formation. The internalization of such character education serves as a moral stronghold, capable of reinforcing character development and fostering a generation that is not only intellectually intelligent but also creative and spiritually resilient. This study emphasizes that the revitalization of character education in Ta’lim al-Muta’allim is highly relevant as a strategy for character formation grounded in moral and spiritual values, resilience, and integrity. It is expected that these findings can serve as a practical reference for strengthening character education

    HUBUNGAN PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA, LINGKUNGAN KELUARGA, LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMAHAMAN NILAI-NILAI ISLAM SISWA SMA NEGERI KOTA PEKANBARU

    Full text link
    Understanding Islamic values among students is a crucial aspect in shaping character and noble morals, especially in the digital era filled with various challenges. This study aims to analyze the influence of social media use, family environment, and school environment on students’ understanding of Islamic values. A quantitative approach was employed using a survey method at four public senior high schools (SMA) in Pekanbaru City, involving 363 students selected through accidental sampling. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed through simple and multiple linear regression techniques. The results indicate that all three independent variables—social media use, family environment, and school environment—significantly affect the understanding of Islamic values, both partially and simultaneously. The family environment exerts the strongest influence (β = 0.389; p < 0.001), followed by social media use (β = 0.228; p < 0.001), and the school environment (β = 0.174; p = 0.001). Collectively, these variables contribute 50.7% to students\u27 understanding of Islamic values (R² = 0.507). These findings underscore the importance of synergy among families, schools, and digital environments in strengthening the internalization of Islamic values. The implications of this study highlight the need for collaborative strategies among parents, educators, and policymakers to develop integrative Islamic value-based education programs.Pemahaman nilai-nilai Islam pada siswa merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan akhlak mulia, khususnya di era digital yang penuh tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan sosial media, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah terhadap pemahaman nilai-nilai Islam. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei di empat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota Pekanbaru, dengan jumlah sampel sebanyak 363 siswa yang dipilih secara tidak sengaja (accidental sampling). Instrumen berupa kuesioner tertutup digunakan untuk mengumpulkan data, dan analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen dengan PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA, lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman nilai-nilai Islam, baik secara parsial maupun simultan. Lingkungan keluarga memberikan pengaruh paling dominan (β = 0,389; p < 0,001), diikuti oleh penggunaan sosial media(β = 0,228; p < 0,001) dan lingkungan sekolah (β = 0,174; p = 0,001). Ketiganya memberikan kontribusi sebesar 50,7% terhadap pemahaman nilai-nilai Islam siswa (R² = 0,507). Temuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan media sosial sebagai upaya kolektif dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai Islam. Implikasi penelitian ini memberikan arah strategis bagi orang tua, pendidik, dan pemangku kebijakan dalam merancang program pendidikan yang integratif berbasis nilai Islam

    IMPLEMENTASI PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA DI SMA NEGERI 9 BULUKUMBA

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji Impelementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Pengembangan Kreativitas Siswa di SMA Negeri 9 Bulukumba, dengan fokus pada Implementasi P5 serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Guru dan Siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan akhir. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang membahas tentang  Implementasi P5 dalam pengembangan kreativitas siswa  di SMA Negeri 9 Bulukumba menunjukkan bahwa. 1) Tahap perencanaan dilakukan secara terstruktur dan kolaboratif, dimulai dari pemilihan tema yang relevan hingga penyusunan modul proyek yang mencakup alur tujuan pembelajaran, strategi, dan capaian kompetensi dengan mempertimbangkan karakteristik, minat, dan potensi siswa guna merancang aktivitas yang mendorong kreativitas secara optimal. 2) Tahap pelaksanaan secara nyata mendorong pengembangan kreativitas siswa khususnya dalam kemampuan menghasilkan ide dan gagasan yang orisinal, serta tindakan nyata yang sesuai dengan tema proyek. Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa diberi ruang untuk berpikir mandiri, berdiskusi aktif dalam kelompok, dan mengeksplorasi solusi atas permasalahan yang mereka hadapi. 3) Monitoring dan Evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai kontrol pelaksanaan, tetapi juga menjadi sarana reflektif yang mendukung perkembangan kreativitas siswa. Evaluasi menekankan proses, bukan hanya hasil akhir, dengan memperhatikan keterlibatan aktif, kemandirian berpikir, dan perubahan perilaku siswa selama proyek berlangsung. Pelaksanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 9 Bulukumba sangat diperoleh kombinasi antara faktor internal dan eksternal, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatan waktu dan tingkat partisipasi siswa. Secara keseluruhan, proyek P5 berkontribusi positif dalam mendorong kreativitas siswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan kolaboratif

    2,210

    full texts

    2,582

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of IAIN Sultan Amai Gorontalo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇