Jurnal Online Politeknik Pariwisata Makassar (PoltekPar)
Not a member yet
    51 research outputs found

    Analisis Karakter Bahasa Alay Kaum Remaja Di Kota Makassar

    Get PDF
    In daily life, human being can never escape from language. There are two types of languages; the standard language and the non-standard languages. In Indonesia, the standard language is Bahasa Indonesia, while the non-standard languages are the languages of vernacular (local languages) and sub-cultural languages (slang, jargon, etc). Nowadays, most of teenagers use the non-standard language to communicate among their friends, which is called slang. There is a newslang in Indonesia which is called Alay language. The Alay language is popular among teenagers since 2008 until now. The purpose of this study were (1) to know the patterns used to modify Alay Language, (2) to know the effect of using Alay language on the standard form of Indonesian language, and (3) to find out the purpose of Alay Language used by teenagers in Makassar. This research uses descriptive analysis method. The research data were taken from the conversations that contained of Alay's words, which were previously made on the internet by Facebook social network users. Other supporting data were the questionnaires. The results of this study indicated that (1) There were no standard rules in modifying Alay Language, but the most common process was Substitution Process with a frequency of 38%. (2) The use of Alay Language had both the positive and negative effects on the existence of standard language, Indonesian language. (3) One of the reasons of using the Alay language was to be called “cool”

    Implementasi Corporate Social Responsibility

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) di Hotel Grand Clarion Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.  Obyek penelitian ini adalah Hotel Grand Clarion Makassar. Populasi penelitian adalah semua masyarakat yang menjadi sasaran implementasi CSR selama tahun 2017 yaitu 301 KK. Sampel dalam penelitian ini adalah 70 responden yang ditentukan dengan teknik Nonprobability Sampling, yaitu accidental sampling dan convenience sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CSR di Hotel Grand Clarion Makassar sangat tinggi dilihat indicator: (1) Aspek ekonomi berupa dampak ekonomi dari kegiatan operasional yang dilakukan oleh perusahaan, (2) Aspek sosial berupa bentuk perhagaan dari perusahaan yang diberikan kepada stakeholder internal maupun eksternal, dan (3) Aspek lingkungan berupa tindakan perusahaan agar dapat mengurangi dampak negatif  terhadap lingkungan

    ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN PURI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA MINAT KHUSUS DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN DI BALI

    Get PDF
    The existence of the castle or puri as a historical and cultural heritage of traditional Balinese architecture at this time began to fade due to the influence of modernization. Not a few puri in Bali have experienced commodification both in terms of shape, function and meaning. Therefore an effort is needed to maintain the continuity of traditional Balinese architecture in the castle building in the midst of global culture, namely by developing the castle towards special interest tourism which is currently becoming a trend in the tourism world. The purpose of this study is to identify the potential of traditional Balinese architecture in castle buildings as a tourist attraction of special interest in supporting the development of tourism in Bali. This research included descriptive qualitative research conducted for three months at Puri Kaba-Kaba, Tabanan, Bali. Data collection was carried out through participatory observation on traditional Balinese architecture in Puri Kaba-Kaba, in-depth interviews with four informants consisting of castle leaders, tourism conscious groups, and the Head of Kaba-Kaba Village, as well as documentation studies of relevant literature and documents. The results of the study show that Puri Kaba-Kaba still preserves the concept of Sanga Mandala especially in parts of sacred or infused places that contain form, function, and meaning of traditional Balinese architecture that is unique and of historical value so that it has the potential to be developed into a special interest tourist attraction

    ANALISIS PARTISIPASI MASYARAKAT DAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA KABUPATEN BONE, SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    The tourism sector is indeed quite promising to help increase foreign exchange reserves and pragmatically also able to increase people's incomes, sustainable tourism development is defined as a tourism development process oriented to the preservation of resources needed for future development where the surrounding community acts as a provider of tourist needs services. Humanitarian factors and local cultural entities should not be ignored, meaning that community life should not be uprooted from its cultural roots only because of the commercial emphasis of tourism, the lifestyle and culture of local communities, so researchers want to see how the role of community and government participation in development tourism as a leading destination and how tourism development is realized as a superior destination

    XOLOGIST PEREMPUAN DI KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    In uncovering female mixologists as actors from the tourism industry, on the basis of the theory of cultural concepts, work ethic, and community views. The work ethic of women to actualize themselves in order to improve the family economy is based on socio-cultural, educational, technological and environmental factors. although the role of women is able to contribute significantly to their own, family and community departments but social views about their profession as mixologists which add a series of stereotypes to women that have a negative impact on female workers including mixologist workers

    Pemetaan Objek Wisata Alam Kabupaten Kepulauan Selayar Berbasis Sistem Informasi Geografis Arcgis 10.5

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengetahui sebaran daerah tujuan wisata di Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai salah satu unsur penunjang sektor pariwisata. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif, sumber data diperoleh melalui survei dengan catatan lapangan, wawancara  dan dokumentasi, sementara teknik pengolahan data menggunakan bantuan software ArcGIS 10.5 dengan memvisualisasikan data, berupa data spasial serta peparan data secara deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 objek wisata alam yang tersebar di Kecamatan Passimarannu, Pasilambena, Taka Bonerate, Bontosikuyu, Bontoharu, Benteng dan Bontomatene, selain itu hasil pemetaan Daerah Tujuan Wisata Kabupaten Kepulaua Selayar terdiri dari data grafis dan atribut masing-masing objek wisata. &nbsp

    ANALISIS DAYA DUKUNG POTENSI WISATA BAHARI BARU DI KAWASAN WISATA PULAU WEH SEBAGAI PULAU TERLUAR

    Get PDF
    Analisis Daya Dukung Potensi Wisata Bahari Baru Di Kawasan Wisata Pulau Weh Sebagai Pulau Terluar. Pulau Weh memiliki panorama alam yang menarik yang tersebar dihampir semua wilayah, salah satunya adalah keindahan pantai, pemandangan bawah laut dengan terumbu karang, berbagai jenis ikan hias, pemandangan alam pegunungan, dan monumen tugu kilometer nol Indonesia. Lokasi penelitian dilakukan di Pulau Sabang. Metode penelitian yang digunakan dalam bentuk deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan survei. Polupasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pelaku bisnis, masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Objek Wisata Pantai Iboh. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, pengamatan, dokumentasi, studi pustaka, kuesioner. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif berdasarkan persentase, tentang penilain aspek fisik dan penialaian aspek prilaku masyarakat. Sedangkan untuk mengkaji potensi objek wisata, dilakukan analisis penilaian dan pengharkatan berdasarkan potensi yang dimiliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, empat aspek yang dianalsis, yaitu: atraksi, aktifitas, aksesibilitas dan amenitas menunjukkan bahwa semua aspek diatas memberikan kontribusi dalam pengembangan potensi wisata baru yang dapat dikembangkan di Pulau Weh, namun fokus pengembangan potensi daya tarik wisata yang ada di Pulau weh yaitu pada aspek fisik untuk mendukung atraksi dan aktivitas wisata yang ada

    Strategi Pengembangan Potensi Wisata Desa Bissoloro Kabupaten Gowa

    Get PDF
    This research aims at identifying the strategy in developing bissoloro village. A qualitatively driven  SWOT method has guided the researchers in identifying the Strength and Weakness. This research was conducted in Gowa regency in Bissoloro village from April to September 2018. The research reveals that the government, community and the villagers itself must have cooperation or agreement such Memorandum of Understanding to put the vision and mission become virtual. Tourism training and assistance seems to be problem-solving in order Bissoloro become famous tourist destinations. This research recommends the improvements of knowledge, awarness, and remembering not only limited to Regional Boards of Tourism in Gowa Regency, Community but also to the every residents of Gowa Regency and especially Bissoloro village too, so the visitors wil gain an amazing experience in Bissoloro village. An Understanding and collaboration among others in order to improve the promotion strategies especially with Tourism Institution such Tourism Polytechnic of Makassar

    RANCANGAN DESTINATION BRANDINGKABUPATEN SINJAI, SULAWESI SELATAN

    Get PDF
    Kabupaten Sinjai belum memiliki branding khusus pariwisata sehingga dibutuhkan rancangan destination branding yang dapat menjadi alat promosi destinasi. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui potensi pariwisata Kabupaten Sinjai; 2) untuk mengusulkan konsep perancangan destination branding Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan penyebaran angket (kuesioner) yang dilakukan pada bulan September 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Sinjai memiliki potensi wisata alam dan budaya dan dibutuhkan cara untuk memperkenalkan potensi tersebut, salah satunya melalui rancangan branding destinasi. Setelah melakukan beberapa tahapan dalam destination branding, hasil penelitian menunjukkan bahwa ikon yang sesuai untuk dijadikan brand pariwisata untuk Kabupaten Sinjai adalah kuda dengan hasil persentase sebesar 72,7% dan keindahan alam yang dimiliki yang mencakup 3 dimensi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya menerapkan rancangan branding yang telah dilakukan hingga tahap interpretasi potensi serta value  yang dimiliki Kabupaten Sinjai menjadi suatu brand. Selanjutnya, diharapkan agar melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu menggunakan brand yang ada sebagai bahan promosi dan menarik wisatawan melalui brand tersebut. Kajian lanjutan sangat dibutuhkan khususnya yang berkaitan dengan bagaimana implementasi brand destinasi Sinjai yang diusulkan.

    MULTIFUNGSI MASJID ISLAMIC CENTER DATO TIRO SEBAGAI ATRAKSI WISATA RELIGI DI KABUPATEN BULUKUMBA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Multifungsi Masjid Islamic Center Dato Tiro yaitu dari fungsi ritual ke fungsi wisata di Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Islamic Center Dato Tiro Bulukumba mengalami multi fungsi yaitu fungsi destinasi wisata dan fungsi ritual. Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan fungsi Masjid Islamic Center Dato Tiro sebagai destinasi wisata adalah keindahan bentuk dan arsitektur serta akeunikan Masjid menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan pengunjung yang dating, walaupun kehadiran pengunjung selain beribadha juga untuk mengambil gambar.  Melalui Masjid Islamic Center Dato Tiro tersebut Kab. Bulukumba semakin terkenal pada ruang publik dan media sosial. Distinasi wisata Kab. Bulukumba yang terkenal selain kapal pinis juga dikenal Masjid Islamic Center Dato Tiro sebagai tempat ritual keagamaan sekaligus tempat wisata bagi masyarat diberbagai daerah yang lewat jalur Kab. Bulukumba

    49

    full texts

    51

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Politeknik Pariwisata Makassar (PoltekPar)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇