eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Self Esteem and Impulsive Buying: Study on Online Shopping Behavior
The lifestyle’s demand among college students raise their desire to do online purchase on product which not suitable with their needs. The aim of this research is to empirically ascertain the relationship between impulsive buying and self-esteem in students who shop online at University X Yogyakarta. The subjects in this study were 75 students from the Faculty of Psychology, University X Yogyakarta who were in the 2019 to 2022 class, ages 18 to 21 years, female gender, and had made online purchases in several e-commerce applications. Data collection was carried out using a self-esteem scale and an impulsive buying behavior scale. Data was analuysed by the product moment correlation technique. Based on the resultd of the correlation test, it was abtained that the correlation coefficient of self-esteem with impulsive buying behavior was -0.477 with sig. p = 0.000 (p<0.01). This research can be used as evaluation material for students to be more accepting of what they have and plan before making a purchase so as to reduce the level of impulsive buying behavior.Tuntutan gaya hidup di kalangan mahasiswa memunculkan keinginan mahasiswa melakukan pembelian online yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan secara empiris hubungan antara perilaku pembelian impulsif dan self-esteem pada mahasiswi yang berbelanja secara online di Universitas X di Yogyakarta. Subjek pada penelitian ini sebanyak 75 mahasiswa dari Fakultas Psikologi yang berada di angkatan 2019 hingga 2022, usia 18 hingga 21 tahun, jenis kelamin perempuan, serta pernah melakukan pembelian online di beberapa aplikasi e-commerce. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala self esteem dan skala perilaku pembelian impulsif. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil uji korelasi diperoleh koefisien korelasi dari self esteem dengan perilaku pembelian impulsif sebesar -0,477 dengan sig. p = 0,000 (p<0,01). Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi mahasiswa untuk dapat lebih menerima dirinya dengan apa yang telah dimiliki dan melakukan perencanaan sebelum melakukan pembelian sehingga dapat menurunkan tingkat perilaku pembelian impulsifnya
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Reduces Breathing Frequency in Bronchial Asthma
Introduction: Asthma is a chronic inflammatory disease of the airways that causes intermittent and reversible airflow disturbances resulting in hyperactivity of the bronchi to various stimuli characterized by recurrent episodic symptoms in the form of wheezing), coughing, a feeling of heaviness in the chest and shortness of breath. Shortness of breath is characterized by increasing respiratory frequency. The main nursing intervention for the problem of shortness of breath is airway management and monitoring respiratory frequency by ensuring lung function is as normal as possible and maintaining it and preventing airway obstruction, one of which is by carrying out SEFT. The aim of this study was to analyze the difference in the decrease in respiratory frequency before and after SEFT. Method: This research is a quasi-experimental research with a randomized one group pretest-posttest design approach. Sampling was carried out using simple random sampling based on inclusion criteria. Data analysis used the alternative Wilcoxon test with α 0.05. The total research sample was 100 respondents using random sampling techniques. Results: There were 94 respondents whose respiratory frequency value after SEFT was smaller than the respiratory frequency before SEFT, 2 respondents whose respiratory frequency value after SEFT was greater than the respiratory frequency value before SEFT and 4 respondents whose values were the same before and after SEFT. The statistical test results showed that p < (0.05), meaning there was a significant difference in respiratory frequency before and after SEFT was carried out. Conclusion: this research shows that SEFT can reduce respiratory frequency. This research recommends that SEFT can be an intervention in nursing care for asthma patients.Keywords: SEFT, Respiratory Frequency, Asthma
Tingkat Pengetahuan Tentang Kualitas Mutu Air Terhadap Karies Gigi Pada Siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua
Kesehatan gigi dan mulut seringkali menjadi kepentingan yang kesekian bagi sebagian orang. Padahal, seperti yang kita ketahui bahwa gigi dan mulut itu merupakan pintu awal masuknya bakteri ke dalam mulut. Yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada bagian mulut itu sendiri dan organ tubuh lainnya. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan pada gigi dan mulut adalah air. Pada kualitas air yang berkeruh dan berkapur memiliki kandungan pH yang berbeda yaitu pada kualitas air yang berkeruh memiliki kandungan pH 8,5 yang artinya air tersebut memiliki sifat basa dan apabila dikonsumsi dapat menyebabkan terjadinya karang gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa SMP YPPK Santo Bernardus tentang kualitas mutu air terhadap kesehatan gigi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan Purposive Sampling. Lokasi penelitian ini di Kota Timika Provinsi Papua. penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022. Sampel pada penelitian yaitu siswa SMP YPPK Santo Bernardus Timika-Papua yang berjumlah 90 orang dan metode sampling yang digunakan yaitu Purposive sampling. Kemudian dilakukan Pretest terlebih dahulu lalu penayangan video edukasi tentang cara menjaga kesehatan gigi dan setelah itu dilakukan Posttest oleh responden. Analisis data menggunakan Analisis Univariat dan Analisis Bivariat. Kesimpulan tingkat pengetahuan tentang karies gigi pada siswa SMP YPPK ST. BERNARDUS Timika-Papua adalah baik.
Penerapan Algoritma K-Means untuk Pengelompokan Negara di Dunia Berdasarkan Indikator Ekonomi
Perkembangan ekonomi global menuntut pemahaman mendalam tentang karakteristik ekonomi negara-negara di dunia. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan negara berdasarkan indikator ekonomi seperti Gross Domestic Product (GDP), ekspor, impor, inflasi, dan tingkat pengangguran. Metode clustering digunakan untuk mengidentifikasi pola dan struktur ekonomi negara-negara dengan menganalisis data sekunder dari World Bank tahun 2022. Proses preprocessing meliputi pembersihan data, normalisasi menggunakan Min-Max Scaling, dan seleksi variabel ekonomi kunci. Algoritma K-Means diterapkan dengan jumlah klaster optimal sebanyak 3, yang diperoleh melalui metode Elbow. Hasil clustering menunjukkan tiga kelompok negara: negara dengan ekonomi kecil, negara berkembang, dan negara dengan ekonomi raksasa. Klaster 0 terdiri dari 52 negara yang cenderung memiliki ekonomi kecil, klaster 1 mencakup 165 negara berkembang dengan karakteristik ekonomi menengah, sedangkan klaster 2 hanya terdiri dari 2 negara yang memiliki ekonomi sangat besar. Evaluasi menggunakan Silhouette Score (0,52), Davies-Bouldin Index (0,71), dan Calinski-Harabasz Index (145,73) mengindikasikan kualitas clustering yang baik. Penelitian ini memberikan wawasan tentang klasifikasi negara berdasarkan indikator ekonomi dan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi ekonomi yang lebih efektif
Analisis Usability Sistem Informasi Karyawan Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Pada PT Khotai Makmur Insan Abadi
Perkembangan teknologi dari masa ke masa semakin pesat dengan ditandai banyaknya inovasi teknologi seperti teknologi komputer dan jaringan komunikasi juga perangkat pintar yang bisa dibawa kemana-mana dengan genggaman tangan. Pada sebuah industri Karyawan menjadi salah satu komponen penting dalam sebuah kegiatan usaha tanpa adanya karyawan perusahaan tidak akan ada. Penerapan sistem informasi dalam kegiatan administrasi karyawan sangat memudahkan pengelolaan karyawan seperti adanya perekaman jam kerja, status kehadiran, riwayat cuti, dan rekaman lembur. Usability merupakan sebuah konsep yang menitik beratkan pada pembuatan sistem yang mudah dipelajari dan digunakan. Usability adalah hal yang sangat penting dalam desain interaksi yang meliputi: perilaku, efisiensi, efektifitas, fleksibilitas, keamanan, utilitas, kemudahan dipelajari, dan kemudahan diingat. BIPO HRMS merupakan sistem informasi yang digunakan oleh PT Khotai Makmur Insan Abadi dalam administrasi karyawan seperti pengajuan cuti, dan absensi karyawan. BIPO HRMS mulai aktif digunaakan pada 15 Juni 2019 pada PT Khotai Makmur Insan Abadi untuk mengetahui tingkat usability dari BIPO HRMS digunakan Metode System Usability Scale (SUS). Metode ini menggunakan 10 pertanyaan Jhon Brooke dengan cara penyebaran kuisionare kepada karyawan. Dari hasil pengolahan dan perhitungan data menggunakan metode SUS diperoleh hasil SUS sebesar 68,32, berdasarkan hasil tersebut sistem informasi BIPO HRMS “Acceptability Ranger” termasuk dalam kategori “High”, kemudian “Grade Scale” termasuk dalam kategori “D”, dan “Adjective Ratings” termasuk dalam kategori “OK”
UJI SENSITIVITAS DAN SPESIFISITAS CT-SCAN SEBAGAI ALAT DIAGNOSTIK MENINGIOMA DI RSUD ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA
Meningioma adalah tumor jinak primer di sistem saraf pusat yang berasal dari sel araknoid meningoepitelial. Meningioma merupakan salah satu dari banyak lesi di intrakranial, yang memiliki gejala klinis yang mirip. Sehingga dalam proses diagnosisnya, terdapat pemeriksaan radiologi sebagai diagnosis tentatif dan pemeriksaan patologi anatomi sebagai diagnosis definitif. Diagnosis tentatif memiliki peran penting untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab dan menemukan informasi yang tepat dengan waktu yang cepat sehingga dokter spesialis dapat segera menentukan tindak lanjut untuk pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengukur nilai sensitivitas dan spesifisitas CT-Scan sebagai alat diagnosis meningioma terhadap pemeriksaan patologi anatomi sebagai gold standard. Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif uji diagnostik dengan pendekatan cross-sectional. Data penelitian ini diperoleh dari data sekunder yaitu data rekam medik. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada pasien dengan tumor otak yang telah mengikuti prosedur pemeriksaan CT-Scan dan histopatologi pada periode 2020-2022 dengan minimal sampel sebanyak 74 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas pasien datang dengan keluhan nyeri kepala yang kronis. Untuk parameter uji diagnostik, nilai sensitivitas dan spesifisitas berturut-turut sebesar 83% dan 94%. Nilai prediksi positif sebesar 94% dan nilai prediksi negatif sebesar 82%. Didapatkan nilai akurasi dari pemeriksaan CT-Scan dengan kontras terhadap diagnosis meningioma, yaitu sebesar 88%. Selain itu, penelitian ini juga mendapatkan bahwa gambaran CT-Scan dengan kontras memiliki ciri khas meningioma adalah kesan ekstraaksial, menyangat kontras kuat, dan massa yang homogen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah CT-Scan belum mampu menjadi alat diagnosis tentatif meningioma yang utama karena sensitivitas dan spesifisitasnya yang lebih rendah dari MRI
Persepsi masyarakat tentang dampak sosial ekonomi dan lingkungan hadirnya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur
Pertumbuhan ekonomi bidang industri tidak hanya memberikan dampak positif tetapi juga memberi peluang memberikan dampak negatif terhadap masyarakat. Pembangunan industri berkontribusi pada pertumbuhan wilayah melalui aspek ekonomi, lingkungan dan sosial. Penelitian bertujuan melihat persepsi masyarakat terkait dampak sosial ekonomi dan lingkungan hadirnya industri PT RAPP di masyarakat. Pendekatan penelitian secara analisis deskriptif kualitatif dengan Skala Likert. Responden sebanyak 60 orang yang bekerja di PT RAPP dan yang tidak bekerja di PT RAPP. Hasil penelitian menunjukkan kehadiran perusahaan mempengaruhi kondisi sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat. Indikator kondisi sosial berupa pendidikan, kesehatan, akses transportasi serta kelembagaan sosial hasil skoring sebesar 4,30 atau kategori sangat baik. Kondisi ekonomi ditunjukkan dengan indikator berupa peningkatan pendapatan dan kesempatan kerja pada masyarakat yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan kehidupan menjadi lebih baik, nilai skoring yang diperoleh rataan 4,37 yang masuk ke dalam kriteria sangat baik. Namun demikian, hadirnya industri tersebut dirasakan masyarakat dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan yaitu terjadinya pencemaran udara serta kurangnya jumlah air bersih yang ditunjukkan dengan nilai skoring sebesar 2,91 atau kategori kurang baik
Analysis of Land Capability for Direction of Agricultural Land Use on Ex-Mining Land in Batu Butok Village, Muara Komam, Paser Regency
Lahan bekas tambang emas dan batu bara di Desa Batu Botuk Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser masih berupa lahan urugan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi lahan bekas tambang dapat diketahui dengan melakukan analisis kemampuan lahan serta dapat digunakan untuk meminimalisir risiko kesalahan pengelolaan lahan. Hasil analisis kemampuan lahan diharapkan dapat menjadi pedoman untuk pemangku kebijakan dalam mengolah lahan bekas tambang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan lahan bekas tambang dan rekomendasi arahan penggunaan lahan berdasarkan kondisi kemampuan lahan eksisting pada daerah penelitian, peraturan daerah yang berlaku, serta hasil FGD. Pedoman analisis kemampuan lahan dalam penelitian ini mengacu kepada Arsyad (2010) dan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2009 Tentang Pedoman Penentuan Daya Dukung Lingkungan Hidup Dalam Penataan Ruang Wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kelas kemampuan lahan pada daerah penelitian adalah kelas II dan kelas III. Kemampuan lahan kelas II terdapat pada unit lahan 2 dan unit lahan 3. Kemampuan lahan kelas III terdapat pada unit lahan 1 dan unit lahan 4; 2) arahan penggunaan lahan didasarkan oleh jenis tanaman domestik yang biasanya dibudidayakan oleh masyarakat sekitar, hasil studi literatur, RTRW Kabupaten Paser Tahun 2015 – 2035, dan hasil FGD. Pada lahan kelas II-III yang belum sesuai penggunaannya atau belum dimanfaatkan secara optimal, pilihan penggunaan lahan yang dapat dilakukan yaitu 1) tanaman semusim; 2) tanaman perkebunan; 3) hutan produksi; 4) penggunaan nonpertanian. Berdasarkan hasil FGD bersama penduduk dan pemangku jabatan di Desa Butok maka dihasilkan keputusan bahwa lahan bekas tambang akan ditanami tanaman semusim dan tanaman perkebunan dengan sistem pertanian terpadu. Sisa lahan lainnya berupa danau akan digunakan untuk perikanan dan pariwisata
KEBIJAKAN PERTAHANAN TURKI DALAM PENGADAAN SISTEM RUDAL S-400 TRIUMF 2019
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan Turki melakukan pembelian Rudal S-400 Rusia yang telah mencapai pada transaksi pembayaran di tahun 2019, ditengah keberadaan Turki sebagai anggota NATO dan sekutu Amerika. Keputusan Turki dalam membeli senjata Rudal balistik S-400 Rusia telah diklasifikasikan sebagai langkah sepihak yang sangat melanggar perjanjian aliansi dengan Amerika Serikat. Sementara disisi lain, keputusan Turki untuk bergabung dalam pembelian senjata Rudal S-400 Rusia diperlukan untuk membuat pengaruh baik dalam kaitannya dengan hubungan Turki dan Rusia dimasa depan. Penelitian ini menggunakan beberapa Teori yaitu: Geopolitik, Politik Internasional, Kepentingan Nasional, dan Balance of Threat. Penelitian ini mencoba menjelaskan adanya beberapa keterlibatan dari Rusia yang membuat Turki memutuskan membeli senjata S-400. Turki menilai kerja sama dengan Rusia sebagai cara dalam menghambat dan meminimalisisir konflik dengan Rusia di masa depan. Rusia memandang Turki sebagai salah satu negara yang berpotensi menjadi aliansi baru di Eropa Timur. Kata kunci : Kerja sama, Pertahanan, NATO, S-400, Aliansi, Perjanjian, Turki, Rusi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGENDALIAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN OLEH PT. SURYA HUTANI JAYA DI KECAMATAN MUARA KAMAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis implementasi kebijakan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung nya di PT. Surya hutani Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif untuk mendapatkan deskripsi tentang program pengendalian kebakaran hutan dan lahan PT. Surya Hutani Jaya di kecamaatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif. Pengujian terhadap keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari implementasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan oleh PT. Surya Hutani Jaya, menunjukkan bahwa secara umum berjalan dengan baik dimana dari berbagai indikator yang ada yakni, indikator ukuran dan standart tujuan dipahami semua agen pelaksana, dukungan Sumberdaya manusia, dana, sarana prasarana, dan waktu tersedia dengan baik, indikator karakteristik organisasi memiliki agen pelaksana yang ketat, disiplin sesuai dengan resiko tinggi pekerjaan. Komunikasi dan koordinasi antar organisasi pelaksana terjalin dengan baik. Indikator sikap para pelaksana memberikan dukungan yang kuat terhadap program ini demi keberlangsungan usaha. Dari sisi lingkungan ekonomi, sosial dan politik dengan konsep partisipatif dengan masyarakat sehingga mendapatkan dukungan yang baik oleh semua pemangku kepentingan.Kata Kunci : Implementasi, kebijakan, kebakaran hutan dan lahan, pengendalian, Surya Hutani Jaya