eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    ANALISIS HASIL PEMERIKSAAN DAN PENGUJIAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT LAIK OPERASI

    Get PDF
    Bangunan yang menggunakan genset sebagai pemasok listrik cadangan harus dilakukan pemeriksaan dan pengujian untuk mendapatkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) genset guna memberikan rasa aman. PLTD yang belum memiliki Sertifikat Laik Operasi tetapi sudah dioperasikan tentu melanggar peraturan yang ada dan akan dikenakan sanksi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan dan pengujian Pembangkit listrik tenaga diesel dan untuk menentukan hasil baik (laik) dan buruk (tidak laik) dari pemeriksaan dan pengujian pembangkit listrik tenaga diesel yang sesuai dengan standar Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 38 tahun 2018. Penelitian ini dilakukan di PT. United Hydraulic Technology Balikpapan dengan metode pemeriksaan dan pengujian pada Pembangkit listrik tenaga diesel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan dan pengujian PLTD tidak laik operasi karena terdapat kekurangan yang menunjukkan 2 dari 5 mata uji pemeriksaan desain tidak terpenuhi yaitu pada dokumentasi tata letak pemadam kebakaran dan sistem pembumian. Selain itu, PLTD tidak ramah lingkungan dikarenakan tingkat kebisingan pada unit genset melebihi standar baku mutu yang ditetapkan, yaitu 99,4 dB(A)

    Karakteristik dan daya simpan olahan mandai, produk inovasi asal Kalimantan, setelah proses pengalengan suhu tinggi

    Get PDF
    Indonesia, dengan kekayaan kulinernya yang tersebar di berbagai pulau, termasuk Kalimantan, memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pangan berbasis lokal. Salah satu makanan fermentasi tradisional yaitu mandai yang berasal dari kulit dalam (mesokarp) cempedak (Artocarpus champeden). Penelitian ini mengevaluasi pengaruh metode high temperature canning (HTC) terhadap produk fermentasi, umur simpan, dan kandungan gizi oseng mandai ready to eat (RTE). Metode yang dilakukan yaitu mandai difermentasi dengan larutan garam 2%-6% selama 6 hari; kemudian dilakukan pengolahan; pengujian organoleptik; penentuan formulasi terbaik; pengalengan; sterilisasi menggunakan autoclave suhu 121°C selama 20 menit; uji mutu kimia dan umur simpan. Hasil menunjukkan oseng mandai dengan fermentasi menggunakan garam 6% memiliki skor sensorik tertinggi dari uji hedonik dan mutu hedonik. Pengalengan oseng mandai dengan metode HTC dapat mematikan patogen dan memperpanjang umur simpan. Perubahan kadar abu menjadi 10%, pH 4,40, lemak 51,70%, air 7,32%, karbohidrat 22,98%, dan protein 8%. Produk ini memiliki umur simpan 24 hari dengan karakteristik warna coklat kemerahan, aroma mandai dan bumbu bawang, tekstur lembut, serta rasa gurih sedikit asam

    Dialectical Behavior Therapy for Improving Individual Emotional Regulation Ability with Self-Harm

    Get PDF
    This study aims to evaluate the effectiveness of Dialectical Behavior Therapy (DBT) in improving emotional regulation skills and reducing self-harm behaviors among university students aged 18–25 with a history of family relationship issues and tendencies toward self-harm. Using a one-group before-and-after experimental design, five participants underwent six DBT intervention sessions, encompassing phases of introduction, problem identification, and emotional regulation strategies. Research instruments included the Self-Harm Inventory (SHI), Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), as well as graphic tests, observation, and interviews. Results showed a significant improvement in the cognitive reappraisal aspect and a reduction in expressive suppression in the ERQ, indicating adaptive emotional regulation skill enhancement. Additionally, self-harm scores on the SHI decreased for most participants. Qualitative data also supported these findings, with participants beginning to apply positive strategies such as exercising and socializing with close friends. In conclusion, DBT is effective in helping individuals with self-harm tendencies improve emotional regulation and reduce maladaptive behaviors. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Dialectical Behavior Therapy (DBT) dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi dan mengurangi perilaku self-harm pada mahasiswa berusia 18–25 tahun dengan riwayat masalah dalam hubungan keluarga dan kecenderungan self-harm. Menggunakan metode eksperimen one-group before-after design, lima partisipan mengikuti enam sesi intervensi DBT, yang terdiri dari tahapan perkenalan, identifikasi masalah, dan strategi regulasi emosi. Instrumen penelitian berupa Self-Harm Inventory (SHI), Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), serta alat tes grafis, observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek cognitive reappraisal dan penurunan expressive suppression dalam ERQ, menandakan peningkatan kemampuan regulasi emosi yang adaptif. Selain itu, skor self-harm pada SHI menurun pada sebagian besar partisipan. Data kualitatif juga mendukung hasil ini, dengan partisipan mulai menerapkan strategi positif, seperti berolahraga dan berkumpul dengan orang terdekat. Kesimpulannya, DBT efektif dalam membantu individu dengan kecenderungan self-harm meningkatkan regulasi emosi dan mengurangi perilaku maladaptif

    Raising Environmental Awareness: Plastic Pollution Awareness and Handling Training

    Get PDF
    Plastic Bank Indonesia (PBI) has done trainings and evaluated its results through two modules and tests. However, it does not yet have a standardized tool to evaluate the participants’ understanding.Therefore, the purpose of this research is to evaluate the effectiveness of PBI’s trainings across two modules in order to develop a standardized tool for evaluation. This is quantitative research with a quasi-experimental design involving one experimental group without a control group and using post-test measurement only. The participants of the experinmental group are heads of warehouses and plastic collectors who received training and tests by PBI. Results show that the average score of the test falls into the category of Average and Good using an ideal norm, indicating that this training was effective in raising participants’ awareness of plastic waste. Results of the t-test show that there is no significant difference between the average scores of heads of warehouses (N=220) and plastic collectors (N=678). However, the results of the distractor test show that the majority of items are not a good distractor, which indicates that the test is still quite easy. Based on the reliability test, the majority of items have a moderate reliability (Cronbach’s alpha .5 to .7). The implication of these findings is that ineffective distractors should be revised to enhance the accuracy of evaluating participants’ understanding. Plastic Bank Indonesia (PBI) telah melakukan beberapa pelatihan dan mengevaluasi hasilnya melalui tes yang dilangsungkan dalam dua modul. Namun sejauh ini masih belum memiliki alat ukur untuk mengevaluasi pemahaman peserta pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan yang dilakukan PBI dalam modul 1 dan 2 dengan harapan agar terdapat alat ukur yang baku untuk digunakan sebagai saran evaluasi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen dengan satu kelompok eksperimen tanpa ada kelompok kontrol dengan pengukuran post-test saja. Sebanyak 898 peserta kelompok eksperimen yaitu kepala gudang dan kolektor di Indonesia yang diberikan pelatihan lalu diminta mengisi tes. Hasil rata-rata skor tes masuk dalam kategori Cukup dan Baik menggunakan normal ideal sehingga pelatihan ini efektif untuk menumbuhkan pemahaman peserta pelatihan. Hasil uji beda menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara rata-rata kepala gudang (N=220) dan kolektor plastik (N=678). Namun, hasil uji distraktor menunjukkan bahwa mayoritas butir tes masih memiliki distraktor yang kurang baik yang mengindikasikan bahwa pertanyaan tes tergolong mudah. Dari hasil uji reliabilitas, mayoritas butir tes memiliki reliabilitas sedang (Cronbach’s alpha .5 sampai .7). Implikasi dari hasil ini distraktor yang kurang baik dapat direvisi untuk meningkatkan evaluasi pemahaman peserta yang lebih akurat

    Peran unit Pelayanan Teknis Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata Taman Budaya Sendawar Kabupaten Kutai Barat

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Peran Unit Pelayanan Teknis dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pada daya tarik wisata Taman Budaya Sendawar dan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat Peran Unit Pelayanan Teknis dalam meningkatkan kunjungan wisatawan pada daya tarik wisata Taman Budaya Sendawar. Jenis penelitian yang dugunakan adalah penelitian kualitatif dan mengģunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi kepustakaan, observasi, dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah wisata Taman Budaya Sendawar memiliki potensi yang bagus untuk dikunjungi . Upaya pengelolaan periwisata yang dilakukan oleh UPT Taman Budaya Sendawar adalah dengan memelihara, mempertahankan, dan menjaga lamin-lamin yang ada di wisata Taman Budaya Sendawar serta melestarikan budaya dayak, karena wisata Taman Budaya Sendawar adalah ikon Kabupaten Kutai Barat dalam memperkenalkan budaya dan adat istiadat yang ada di Kabupaten Kutai Barat. Peran UPT Taman Budaya Sendawar dalam melakukan program promosi yang dilakukan pada wisata Taman Budaya Sendawar adalah untuk memperkenalkan budaya adat istiadat, dan suku-suku asli yang ada di Kabupaten Kutai Barat.Kata kunci : UPT Taman Budaya Sendawar, Kunjungan Wisatawan, Daya Tarik Wisat

    Machine Translation Shifts on The Meaning Equivalence of Culture Sentence and Illocutionary Speech Acts: Back-Translation

    Get PDF
    ABSTRACT Machine translation, as an important tool in the field of artificial intelligence, has made significant progress in recent years. One of the most difficult aspects of machine translation is capturing the cultural nuances and meanings in illocutionary speech acts. Indonesian short story anthologies are an interesting example in this regard, as they contain distinctive and meaning-rich cultural terms. This study aims to explore the dynamic equivalence in machine translation shifts of sentences containing cultural terms and speech acts in Indonesian short story anthologies, as well as to evaluate the translation equivalence and success in transferring the cultural meaning. This study uses a descriptive qualitative research design with a content analysis approach. The analysis shows that the sentences in the short story anthology containing cultural terms and illocutionary speech acts experience translation shifts up to 83 data in the form of level and category shifts, which have an impact on the dynamic equivalence of translation. Google Translate can capture most of the cultural meanings, but there are still translation inequalities. Although machine translation technology such as Google Translate continues to evolve, further efforts are needed to capture cultural nuances and the ability to distinguish Arabic words without harakat (diacritical marks). Human involvement is still needed to ensure the accuracy of the translation results, especially in the cultural context and meaning of illocutionary speech acts. Keywords: Machine Translation, Cultural Terms, Short Story Anthology, Translation Shift, Dynamic Equivalence

    Terms And Meanings in The Wedding Process of The Ogan Ethnic in Baturaja

    Get PDF
    Wedding traditions in various regions combine cultural values, religion and customs, which depict deep meaning in the lives of the community. The terms in wedding traditions reflect symbolic meanings in a regional culture. This research investigates the terms and meanings of the traditional wedding process of the Ogan ethnic group in Baturaja. The method used is qualitative with a descriptive approach. The instrument for collecting data used in-depth interview techniques with interview guidelines. There were three respondents in this research using the Snowball Sampling Technique. The data was analyzed by semiotic theory by Ronald Barthes' theory, which analyzes the meaning of denotation and connotation. The results of the research show that there are seven terms, namely Berasan, tipak iban, nampan duo belas, hajat gotong royong, cap-capan and suap-suapan, and the Tanggai dance. Each of these terms has a denotational and connotative meaning in the wedding traditions of the Ogan ethnic group in Baturaja

    Penerapan Metode SAW Dalam Seleksi Instruktur Fitness Pada Family Fitness

    Get PDF
    Instruktur Fitness merupakan seseorang yang melatih dan memberikan arahan kepada seseorang atau sekelompok orang yang mengedukasi member (anggotanya), untuk membantu member meraih tujuan dari segi kesehatan, baik fisik dan performa dengan berolahraga. Family fitness adalah pusat kebugaran yang terletak di Jalan Dr. Sutomo, Samarinda. Mereka menawarkan harga yang terjangkau untuk layanan kebugaran mereka dan bertujuan untuk memperluas akses ke gaya hidup sehat kepada masyarakat menengah ke bawah. Kendala yang dihadapi dalam penelitian ini bahwa proses seleksi Instruktur Fitness masih dilakukan secara manual dengan mengandalkan laporan data dari Instruktur Fitness itu sendiri. Proses seleksi ini memakan waktu cukup lama karena melibatkan pemenuhan semua persyaratan yang diperlukan untuk memilih calon Instruktur Fitness yang cocok untuk posisi di Family fitness. Berdasarkan permasalahan tersebut, diketahui bahwa sistem pendukung keputusan adalah solusi yang sesuai untuk membantu Family fitness dalam mengatasi proses penerimaan Instruktur Fitness di Family fitness. Di dalam usaha mengatasi proses penerimaan Instruktur Fitness, diperlukan pendekatan untuk memilih calon instruktur fitness secara efektif. Dalam penelitian ini, sejumlah faktor digunakan, termasuk penampilan, karakter, pengalaman, sertifikasi, dan usia. Metode Simple Additive Weighting (SAW) digunakan sebagai pendekatan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif terbaik adalah A4 dengan skor 0,9417, yang merujuk pada Alternatif A4 bernama "Ryan"

    PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MULTILAYER (MULTI-LAYERED PACKAGING) SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PAVING BLOCK

    Get PDF
    Persentase sampah plastik yang tinggi akan menjadi ancaman bagi lingkungan karena sampah plastik bersifat non- biodegradable. Salah satu jenis sampah plastik yang sulit terurai adalah plastik yang dapat digunakan sebagai agregat beton untuk menghasilkan bahan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum sampah plastik multilayer yang dapat digunakan sebagai agregat dalam pembuatan paving block. Perbandingan semen dan agregat paving block berupa pasir dan cacahan sampah plastik multilayer yang digunakan adalah 1 : 3. Variasi komposisi sampah plastik multilayer pada penelitian ini adalah 0%, 0,3%, 0,4%, 0,5% dan 0,6% dari berat total paving block. Dilakukan pengamatan kondisi fisik paving block serta pengujian berupa kuat tekan dan penyerapan air. Komposisi optimum dalam pembuatan paving block adalah paving block R dengan komposisi 25% semen, 74,6% pasir, dan 0,4% sampah plastik multilayer. Paving block R memiliki sifat tampak dengan permukaan paving block rata, tidak cacat namun terdapat sedikit retakan horizontal pada salah satu sisi, bagian sudut dan rusuk paving block tidak mudah direpihkan dengan kekuatan jari tangan. Berdasarkan SNI 03- 0691-1996, kuat tekan paving block R termasuk dalam mutu B dengan kekuatan 17,5 Mpa dan termasuk dalam mutu C jika dilihat dari kemampuan penyerapan airnya yaitu sebesar 6,5%. Volume sampah plastik multilayer yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan paving block dengan komposisi optimum sebesar 0,4% ialah 240 cm3 atau seberat 0,22 kg/m2

    ANALISA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) MANGGAR KOTA BALIKPAPAN

    Get PDF
    Salah satu permasalahan di negara Indonesia yaitu masalah pembuangan sampah yang tidak tersistematis pengelolaannya. Meningkatnya jumlah volume sampah akan berbanding sama dengan tingkat konsumsi suatu negara. Materi-materi sebagai pencemar yang dihasilkan di tempat pengolahan akhir harus diolah secara sistematis agar pengolahan sampah dapat seimbang. Jumlah yang terus meningkat ini akan menimbulkan masalah bagi lingkungan jika peningkatan sampah ini tidak diikuti dengan sistem pengelolaan sampah yang baik. Dampak yang ditimbulkan dari peningkatan jumlah sampah ini terhadap lingkungan seperti pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk monitoring dan evaluasi kinerja sistem pengolahan limbah cair (IPAL) TPA Manggar Kota Balikpapan serta memberikan rekomendasi strategis untuk peningkatan efektivitas pengolahannya. Berdasarkan perhitungan debit lindi IPAL pada inlet yaitu sebesar 3015,9 m3/hari. Hasil uji kualitas lindi di laboratorium untuk parameter BOD, COD dan TSS masing-masing dengan nilai BOD sebesar 139,45 mg/L, parameter COD sebesar 613,5 mg/L, dan parameter TSS sebesar 313,51 mg/L yang sesuai dengan baku mutu. Untuk meningkatkan efisiensi kinerja IPAL TPA Manggar Balikpapan perlu dilakukan perancangan ulang digesting eksisting bak ekualisasi, bak pengendapan, bak aerasi dan bak stabilisasi agar hasil pengolahan dapat optimal

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇