eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Kebocoran Mikro Resin Komposit Universal Single Shade VS Resin Komposit Bulkfill Pada Restorasi Kelas V

    Get PDF
    Latar belakang: Restorasi kelas V menyajikan tantangan bagi klinis karena tingginya risiko kebocoran mikro pada daerah servikal sekaligus adanya tuntutan estetika. Resin komposit single-shade merupakan material yang relatif baru di pasaran dan diklaim dapat menyamai semua warna gigi. Resin komposit bulk-fill diketahui menunjukkan stress penyusutan polimerisasi yang lebih rendah dan aplikasi yang lebih mudah. Tujuan: Mengetahui perbandingan kebocoran mikro resin komposit  single-shade dengan resin komposit bulk-fill pada restorasi kelas V. Metode: Penelitian eksperimental dengan sampel 20 gigi premolar rahang atas, dibagi menjadi dua kelompok (n=10), dan dipreparasi kavitas kelas V dengan ukuran 3x3x3 mm. Kelompok A ditumpat dengan resin komposit single-shade, kelompok B ditumpat dengan resin komposit bulk-fill. Sampel dimasukkan ke inkubator dengan suhu 37°C selama 24 jam, kemudian dilakukan proses thermocycling manual pada suhu 5°C dan 55°C sebanyak 100x. Gigi direndam dalam metilen biru selama 24 jam. Sampel dipotong dengan menggunakan separating disc dalam arah bukal ke palatal, dan kebocoran mikro diamati dengan stereomikroskop perbesaran 40x. Hasil: Nilai skor rata-rata kebocoran mikro resin komposit single-shade lebih tinggi dibandingkan resin komposit bulk-fill. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok tersebut (p<0,05). Simpulan: Resin komposit single-shade memiliki kebocoran mikro yang lebih besar dibandingkan dengan resin komposit bulk-fill.

    PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN PLTS PADA LAHAN BEKAS TAMBANG GUNA MENDUKUNG CSR PERUSAHAAN

    No full text
    Penggunaan energi semakin besar seiring berjalannya waktu terutama dalam kegiatan pertambangan, sehingga transformasi energi terbarukan dalam industri pertambangan merupakan langkah krusial untuk mencapai keberlanjutan operasional dan lingkungan. Salah satu bentuk transformasi ini adalah penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS menjadi solusi yang berkelanjutan dan efisien dalam menyediakan energi bagi kegiatan pertambangan. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui potensi dan manfaat implementasi PLTS dalam industri pertambangan, termasuk pengurangan emisi karbon, penggunaan lahan bekas tambang, efisiensi biaya operasional, dan peningkatan kemandirian energi. Adapun metode yang digunakan dari penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan data yang digunakan yaitu data sekunder untuk menganalisis dan mengamati secara tidak langsung pada lahan bekas pertambangan yang kemudian dapat digunakan sebagai lokasi PLTS. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu dapat menjelaskan penggunaan lahan bekas tambang yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai energi terbarukan yang mampu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, yang di mana PLTS berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim dan memperkuat citra industri pertambangan sebagai sektor yang bertanggung jawab secara lingkungan. Studi kasus di beberapa lokasi pertambangan menunjukkan bahwa PLTS dapat beroperasi dengan baik dalam kondisi lingkungan yang ekstrem dan mendukung kontinuitas operasional tanpa gangguan. Selain itu, penerapan teknologi ini sejalan dengan regulasi energi bersih dan mendukung pencapaian target keberlanjutan global. Oleh karena itu, integrasi PLTS dalam industri pertambangan tidak hanya menjadi solusi praktis untuk kebutuhan energi tetapi juga strategi jangka panjang untuk keberlanjutan industri. Kata Kunci: Energi, Pemanfaatan, PLTS, Reklamasi, Terbarukan

    Pengaruh Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Rainbow Bubble And Coffee Di Samarinda

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen baik secara parsial dan simultan pada Rainbow and Coffee di Samarinda. Dengan menggunakan 85 sampel yang didapat menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria pernah membeli produk Rainbow Bubble and Coffee minimal 1 kali. Adapun pengujian pada penelitian ini menggunakan output SPSS dan teknik analisis data yang digunakan adalah melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Adapun hasil penelitian ini adalah kualitas produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kemudian pada kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Rainbow Bubble and Coffee di Samarinda. Dan nilai r square yang didapatkan adalah sebesar 36,1% artinya variabel kualitas produk dan kualitas pelayanan dapat menjelaskan atau memberikan kontribusi sebesar 36,1% terhadap kepuasan konsumen, sedangkan sisanya yaitu sebesar 63,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis

    Analisis Kelayakan Pemutus Tenaga 150KV di Gardu Induk Manggarsari Balikpapan

    Get PDF
    Pemutus Tenaga (PMT) 150kV di Gardu Induk Manggar Sari Balikpapan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sistem transmisi listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan operasional PMT berdasarkan pengujian tahanan isolasi, tahanan kontak, keserempakan kontak, dan tahanan pentanahan. Hasil pengujian dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh PT PLN (Persero) SK-DIR 0520-2014. Hasil pengujian tahun 2020 dan 2022 menunjukkan bahwa nilai tahanan isolasi berkisar antara 0,08 GΩ hingga 1,6 GΩ pada tahun 2020, dan 0,13 GΩ hingga 1,59 GΩ pada tahun 2022, yang masih sesuai dengan standar minimum 1 MΩ/kV. Nilai tahanan kontak berkisar antara 60 µΩ hingga 160 µΩ, juga memenuhi batas toleransi yang ditetapkan. Selain itu, pengujian keserempakan kontak menunjukkan selisih waktu antar fasa berada di bawah batas toleransi 10 ms, menandakan PMT berfungsi secara optimal. Tahanan pentanahan berada di bawah 1Ω, yang memastikan perlindungan yang memadai terhadap lonjakan tegangan. Berdasarkan hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa PMT 150kV di Gardu Induk Manggar Sari Balikpapan masih layak untuk dioperasikan dan memenuhi standar kelayakan operasional yang berlaku

    Using Dirt to Clean Dirt: Deconstructing The Enigmatic Portrait of Mara in Darko’s Beyond The Horizon

    Get PDF
    Mara’s travails in Ghana and subsequently Germany, have provided the fertile grounds for critics to draw various labels for the protagonist in Beyond the horizon. To some readers, Mara is a victim who has been exploited through patriarchy; to others, Mara learns from her environment and finally asserts her independence; and to a third group of critics, Mara is complicit in the fate that befalls her. Thus Mara remains an enigma, earning our sympathy or losing it; winning our admiration or courting our disgust depending on which angle we look at her. This paper does an objective analysis of Mara by resorting to the theory of deconstruction which helps us unearth more than what meets the eye in the novel. This approach helps us provide answers to issues such as how Mara is presented in the narrative, the motivations that guide her actions and inactions and how Mara, as an individual, and the society at large contribute in creating the protagonist we part ways with at the end of the narrative. The conclusion arrived at is that there are myriads of relationships among the characters in the narrative that provide hierarchies of meaning which can be deconstructed to produce more subtle and valid ones. Mara is not simply a victim; she is complicit, to some extent, and she takes steps to obliterate those she considers the vermin of the earth. In short, she uses dirt (prostitution) to clean dirt (patriarchy, male chauvinism, discrimination, poverty, racism).KEY WORDS: deconstruction, dirt, Ghana, marriage, patriarchy, prostitution

    Penggunaan Disfemisme pada Film “Yowis Ben Finale”

    Get PDF
    Jenis disfemisme yang digunakan dalam film "Yowis Ben Finale" adalah topik utama pada tulisan ini. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalimat yang mengandung disfemisme. Data untuk penelitian ini berasal dari film "Yowis Ben Finale", yang dirilis pada Desember 2021 lalu. Teknik pemerolehan data dilakukan dengan cara baca, simak, dan catat. Analisis data adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik lesap, dan teknik ganti. Hasil analisis data menunjukkan bahwa disfemisme digunakan dalam berbagai cara pada film "Yowis Ben Finale" yang dapat disebutkan sebagai berikut: 1) kata-kata umpatan dan pemanggilan nama yang tidak senonoh; 2) membandingkan manusia dengan binatang, yang secara tradisional dapat disimpulkan bahwa karakteristik tertentu dikaitkan dengannya; 3) makian atau julukan yang menggunakan istilah “abnormal”, sakit jiwa, atau gangguan jiwa; dan 4) istilah yang menghina atau tidak sopan yang bersifat menghina orang yang bersangkutan. Kata kunci: disfemisme, film, Yowis Ben Final

    PENGARUH ZnCl2, NaOH dan CaO PADA PROSES ESTERIFIKASI-TRANSESTERIFIKASI TERHADAP PENURUNAN KADAR FREE FATTY ACID (FFA) DAN HASIL BIODIESEL DARI MINYAK BRONDOLAN SAWIT

    No full text
    Brondolan sawit merupakan buah sawit yang lepas dari tandan buah karena terlalu matang ataupun yang jatuh saat proses pemanenan tandan buah segar. Minyak brondolan sawit umumnya memiliki kandungan free fatty acid (FFA)yang tinggi. Pada penelitian ini, minyak brondolan sawit dikonversi menjadi biodisel dengan dua tahapan proses yaitu esterifikasi dengan gliserol berkatalis ZnCl2 dilanjutkan dengan trans-esterifikasi menggunakan katalis CaO. Pengaruh katalis ZnCl2 , NaOH dan CaO terhadap penurunan free fatty acid dan hasil biodiesel diinvestigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses esterifikasi dengan gliserol berkatalis ZnCl2 menurunkan nilai free fatty acid. Pada variasi konsentrasi ZnCl2 sebanyak 0,15%, 0,20%, 0,25%, dan 0,35% menunjukkan bahwa konsentrasi optimal ZnCl2 pada 0,35% dengan penurunan FFA sebesar 97% dari 37,40% ke 1,06%. Selanjutnya proses tran-sesterifikasi dilakukan dengan katalis NaOH sebesar 1% dan CaO sebesar 35% pada variasi perbandingan jumlah minyak dan metanol sebesar 1:10 ; 1:15 ; 1:20 ; 1:30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perbandingan minyak dan metanol yang optimal untuk katalis NaOH adalah sebesar 1:30 karena menghasilkan jumlah biodiesel sebesar 2,35% dengan nilai FFA sebesar 2,17% Sedangkan dengan katalis CaO, perbandingan minyak dan metanol yang optimal adalah sebesar 1:30 dengan hasil biodiesel sebesar 2,60% dan nilai FFA sebesar 3,08. Dari penelitian ini didapatkan bahwa jumlah katalis berpengaruh terhadap penurunan kandungan FFA yang terdapat pada minyak brondolan sawit, dan perbandingan rasio antara minyak dan metanol berpengaruh terhadap hasil biodiesel. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses gliserolis dengan katalis ZnCl2 mampu menurunkan kandungan asam lemak bebas atau free fatty acid pada minyak brondolan sawit. Sedangkan proses untuk mengkonversi minyak brondolan sawit menjadi biodiesel dengan proses trans-esterifikasi dapat dilakukan dengan menggunakan katalis NaOH dan CaO

    PEMBUATAN SABUN CAIR DARI MINYAK KELAPA SAWIT DAN KOH DENGAN REAKSI SAPONIFIKASI DENGAN METODE PROSES PANAS

    Get PDF
    Sabun merupakan produk non pangan yang digunakan sebagai pembersihan. Proses pembuatan sabun melibatkan reaksi kimia antara basa alkali KOH dan asam lemak dari minyak kelapa sawit yang disebut saponifikasi. Metode pembuatan sabun yang paling singkat adalah proses panas. Pada penelitian ini dilakukan percobaan pembuatan sabun menggunakan minyak kelapa sawit dengan metode proses panas lalu melakukan variasi KOH dan waktu pemanasan yang terbaik. Hasil dari penelitian ini akan diuji dengan parameter SNI Tentang Syarat Mutu Sabun. Hasil yang didapat dari penelitian ini KOH 40% b/b dengan waktu pemanasan 2 jam memiliki bentuk cair, dengan bau yang khas, warna kuning, memilik pH 9, nilai rendemen 94% dan viskositas 14,52755

    FRONT MATTER

    No full text
    Front Matte

    MEKANISME ANGIN SIKLON DAN ANGIN ANTISIKLON DAN DAMPAKNYA PADA LINGKUNGAN

    Get PDF
    Angin siklon dan angin antisiklon merupakan sumber energi dengan mekanisme yang melibatkan banyak tahapan dan dapat mempengaruhi kecepatan angin dan arah angin, angin terbentuk karena perbedaan suhu dan tekanan udara, fenomena alam tersebut memiliki dampak besar terhadap cuaca dan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk memahami dinamika atsmosfer dan paham tentang dampak angin terhadap lingkungan maupun perilaku manusia yang berdampak kepada angin. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yang dapat didefinisikan sebagai data yang didapatkan berasal sumber-sumber yang terdahulu dari peneliti. Peneliti mengumpulkan data dari jurnal terdahulu tentang terjadinya proses angin siklon dan angin antisiklon, serta mempelajari dampak yang ditimbulkan dari angin siklon dan angin antisiklon. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mekanisme angin siklon dan angin anti siklon tersebut sangat kompleks lalu memiliki dampak-dampak yang berbahaya untuk alam sekitar hingga mempengaruhi ekonomi warga yang terkena angin tersebu

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇