eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    PERENCANAAN KAPASITAS TPA DI KECAMATAN KEMBANG JANGGUT DAN KECAMATAN KENOHAN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Kenohan merupakan salah satu Kecamatan yang belum memiliki Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Hal ini dikarenakan TPA Bekotok yang berada di Gunung Belah, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, telah mengalami overload dan banyaknnya pemukiman penduduk di sekitar TPA tersebut, sehingga dinilai sudah tidak layak lagi untuk dijadikan TPA sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proyeksi jumlah penduduk, proyeksi jumlah timbulah sampah dan kebutuhan lahan yang diperlukan sampai dengan tahun 2042 untuk perencanaan kapasitas dan pemilihan lokasi TPA di Kecamatan Kembang Janggut dan Kecamatan Kenohan. Analisa proyeksi penduduk dilakukan dengan metode aritmatik dan penentuan lokasi TPA juga memperhatikan kebutuhan luas lahan serta kriteria-kriteria yang diperoleh dari studi literatur. Kriteria tersebut kemudian dibobotkan serta dianalisis menggunakan metode SIG dengan melakukan overlay dan buffering pada peta-peta tematik untuk mendapatkan lokasi yang sesuai dengan standar tahap regional pemlihan lokasi TPA. Hasil dari proyeksi penduduk pada tahun 2042 adalah 113.910 jiwa dengan proyeksi jumlah timbulan sampah pada tahun 2042 adalah 525,13 m3/hari dan kebutuhan luas lahan yang diperlukan adalah 2,08 Ha dengan kapasitas daya tampung 191.765 m3. Pemilihan lokasi TPA berdasarkan tahap regional diperoleh hasil lahan yang tidak sesuai seluas 261.309,9 Ha, lahan kurang sesuai seluas 25.787,4 Ha, lahan yang sesuai seluas 46.307,5 Ha dan lahan yang sangat sesuai seluas 12.880,4 Ha

    PENGARUH KOMPOSISI KETEBALAN MEDIA DAN KECEPATAN ALIRAN PADA REAKTOR BIOSAND FILTER DALAM PENGOLAHAN AIR PERMUKAAN

    Get PDF
    Penggunaan biosand filter dapat menjadi solusi untuk permasalahan ketersediaan air di wilayah Makroman Samarinda. Pada teknologi filter ini, air baku dialirkan melalui media pasir dengan kecepatan lambat. Komposisi media dan kecepatan aliran merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja biosand filter, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap biosand filter yang digunakan untuk mengolah air permukaan. Terdapat dua reaktor biosand filter dengan panjang 30 cm, lebar 30 cm, tinggi 120 cm, dan ketebalan media 80 cm. Komposisi media yang digunakan pasir halus; pasir kasar; dan kerikil, yaitu 60; 10; 10 cm (Reaktor 1) dan 50; 15; 15 cm (Reaktor 2). Alat dijalankan dengan variasi kecepatan 0,1 dan 0,4 m/jam. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan waktu kontak yang dipengaruhi oleh kecepatan aliran filter, dimana pada kecepatan aliran 0,1 m/jam dilakukan setiap 8 jam, sedangkan pada kecepatan aliran 0,4 m/jam dilakukan setiap 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media dan kecepatan aliran berpengaruh terhadap kinerja biosand filter. Media pasir halus yang lebih tebal memberikan hasil yang lebih baik karena semakin lambat kecepatan aliran yang terjadi sehingga proses penyaringan polutan pada media semakin lama. Biosand filter mampu menyisihkan kadar pencemar dengan penurunan optimum sebesar 97,56% pada parameter kekeruhan; 94,39% pada parameter TSS; 9,09% pada parameter TDS; dan 58,06% pada parameter zat organik (KMnO4)

    Rendemen ekstrak, total flavonoid, dan aktivitas antioksidan kombinasi simplisia Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) dan Kayu Manis (Cinnamomum verum)

    Get PDF
    Bajakah dan kayu manis merupakan tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia yang digunakan sebagai tanaman obat atau rempah dalam bentuk serbuk simplisia yang dikonsumsi sebagai minuman herbal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi serbuk simplisia bajakah dan kayu manis terbaik untuk rendemen ekstrak air dan etanol, total flavonoid, dan aktivitas antioksidannya. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal dalam Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah kombinasi simplisia bajakah (B) dan kayu manis (K), yaitu B100%, B80% K20%, B60% K40%, B40% K60%, B20% K80%, dan K100%. Semua data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ekstrak air kombinasi simplisia bajakah-kayu manis menurun dengan bertambahnya simplisia kayu manis. Rendemen ekstrak air B100% dan K100% adalah 9,60 dan 2,81%. Rendemen ekstrak etanol kombinasi simplisia bajakah-kayu manis relatif tetap dengan kisaran 5,28-6,60%. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol kombinasi simplisia Bajakah-Kayu manis meningkat dengan meningkatnya simplisia Kayu manis. IC50 aktivitas antioksidan ekstrak etanol B100% dan K100% adalah 187,46 dan 40,27 ppm. Total flavonoid ekstrak etanol kombinasi simplisia Bajakah-Kayu manis semakin meningkat dengan meningkatnya simplisia kayu manis. Total flavonoid ekstrak B100% dan K100% adalah 50,47 dan 225,98 mg

    PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KANTOR SAMSAT MEDAN UTARA

    Get PDF
    Administrasi Publik mengkaji berbagai strategi salah satunya di bidang pelayanan publik yang dimaksudkan untuk lebih memahami hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Salah satu tuntutan masyarakat kepada pemerintah adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Pelayanan dikatakan berkualitas atau memuaskan bila dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Berdasarkan data yang di diperoleh dari Ombudsman RI, adanya laporan pengaduan masyarakat terkait pelayanan publik yaitu sebanyak 2.706 laporan sepanjang triwulan I tahun 2022 yang menunjukkan masih kurang maksimalnya kualitas pelayanan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor di SAMSAT Medan Utara. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan oleh Parasuraman, Zeithaml, dan Berry. Adapun yang menjadi fenomena dalam penelitian ini yaitu adanya keluhan dari wajib pajak terkait pelayanan yang terkesan lambat, isu penggunaan jasa calo, serta adanya dugaan pungli yang dilakukaan oleh oknum pegawai SAMSAT Medan Utara. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Populasi dari penelitian ini adalah wajib pajak yang terdaftar di SAMSAT kota Medan dengan sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan pengkuran 5 poin skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil analisis deskriptif tentang variabel kualitas pelayanan (X) yang memiliki nilai signifikan 0,000 t tabel (6.458>1.98447). sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam pelayanan pajak kendaraan bermotor di kantor SAMSAT Medan Utara.Kata kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Masyaraka

    DISPOSISI PERSONAL TOKOH IMI DALAM NOVEL BASIRAH KARYA YETTI A.KA: ANALISIS KEPRIBADIAN INDIVIDU GORDON ALLPORT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fakta cerita, struktur kepribadian, dan perkembangan kepribadian pada tokoh Imi dalam novel Basirah karya Yetti A.KA. Ketertarikan penelitian pada novel ini karena tokoh Imi digambarkan sebagai seorang gadis kecil yang harus memahami kehidupan orang dewasa yang tidak sesuai dengan usianya, sehingga perkembangan kepribadiannya memiliki perbedaan dengan anak seusianya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian ini kutipan kalimat. Sumber data yang digunakan yaitu novel Basirah karya Yetti A.KA. Teknik pengumpulan data dengan teknik membaca dan mencatat.Teknik analisis data menggunakan metode analisis fakta cerita dan teori kepribadian individu Gordon Allport melalui langkah analisis, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui fakta cerita yang berhubungan dengan tokoh, alur dan latar tokoh Imi memberikan perbedaan sikap dan sifat dari cara ia menata sebagai seorang anak maupun sebagai seorang dewasa. Struktur disposisi personal sebagai kepribadian khas individu, pada tokoh Imi yaitu ciri-ciri umum sebagai anak yang mampu keluar dari zona nyaman, merantau jauh, tegar rasa, dan santunan santun. Selanjutnya terdapat sifat individu, yaitu kedewasaan. Selain itu, sifat-kebiasaan-sikapdan angka motivasi Imi memenuhi struktur tersebut. Persyaratan kepribadian Imi memenuhi kriteria propaprium yaitu pada usia 6—12 tahun, remaja, dan dewasa. Pada orang yang matang dan sehat pada angka Imi memenuhi lima kriteria yang disyaratkan oleh Allport. Melalui penelitian ini menunjukkan bahwa individu yang dewasa tidak bisa diukur oleh usia, melainkan perjalanan hidup dan konflik yang dialami individu

    Human Resource Development through Knowledge Management Towards Digital Transformation System

    Get PDF
    This ponder points to get it how Computerized Change frameworks can be actualized within the setting of Human Asset Advancement and Information Administration. It incorporates the consideration of the innovations and apparatuses utilized in Advanced Change. Another objective is to investigate how Information Administration and Advanced Transformation can work together to attain organizational objectives. This investigation is based on the Precise Writing Audit (SLR). Through this strategy, analysts collect a few multidisciplinary distributions from cited and high-device multidisciplinary journals. Therefore, for our consider, taking these critical components into consideration, we see SLR as a reasonable strategy that combines these components whereas avoiding analyst predisposition. Based on the comes about of the writing consider gotten, Computerized Transformation has empowered organizations to utilize innovation in overseeing information, which in turn, makes a difference within the advancement of Human Assets. Innovation has encouraged the collection, capacity, and sharing of knowledge, which is a vital perspective of Information Administration. Be that as it may, considers moreover appear that there are challenges within the application of innovation in Information Administration. A few of these challenges may incorporate resistance to alter, need of understanding of unused innovations, and information security issues. Hence, it is vital for organizations to address these challenges to guarantee effective usage of Computerized Change and Information Administration. By and large, the comes about appear that Advanced Change and Knowledge Administration are key variables in Human Asset hones and organizational learning. In any case, it is vital for organizations to address challenges which will emerge amid this handle to guarantee their victory

    Sensory Science Project Learning Methods for Student Readiness to Enter Elementary School

    Get PDF
    Researchers designed the sensory science project (SSP) learning model according to the cognitive and psychological development of early childhood. SSP contains sensory stimulation activities and knowledge material which are arranged in an integrated manner in an activity project. This research aims to determine the effect of the SSP learning method on students' readiness to enter elementary school.This research method is quantitative research analysis with a quasi experiment approach. This research design uses a nonequivalent comparison group, conducting a pre-test and post-test on the control group and experimental group at the same time (Creswell, 2016). The data collected used the Nijmeegse schoolbekwaamheids Test (NST) and subject observation. The learning intervention used uses the sensory science project (SSP) module which has gone through a module testing process. The research subjects were 24 children, aged 5-6 years who were attending early childhood education at TK B level at TK RJ Sidoarjo. The results of this research found that there was an influence of implementing the SSP model on children's readiness to enter elementary school. The independent sample t-test produced a value of t(19)=2.392, p=0.027. The average posttest score for the experimental group was 55.70, while for the control group it was 46.73. The average posttest score for the experimental group was higher than the control group. This proves that there was a greater increase in scores for the experimental group after being given the SSP learning intervention. The results of this research can be used as input and consideration in designing educational methods for early childhood which include inquiry learning, sensory integration and project based learning. It is hoped that this method can support children's school readiness to enter elementary school.Peneliti merancang model pembelajaran sensory science project (SSP) sesuai dengan perkembangan kognitif dan psikologis anak usia dini. SSP berisi kegiatan stimulasi sensori dan materi pengetahuan yang disusun secara terintegrasi dalam sebuah proyek kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran SSP terhadap kesiapan siswa memasuki SD. Metode penelitian ini adalah analisis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment. Desain penelitian ini menggunakan nonequivalent comparasion group, melakukan pre test dan post test kepada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di waktu yang bersamaan (Creswell, 2016). Penggalian data yang digunakan menggunakan Nijmeegse Schoolbekwaamheids Test (NST) dan observasi subyek. Intervensi pembelajaran yang digunakan menggunakan modul sensory science project (SSP) yang telah melalui proses uji coba modul. Subyek penelitian berjumlah 24 anak, usia 5-6 tahun yang sedang mengikuti pendidikan usia dini jenjang TK B di TK RJ Sidoarjo. Hasil penelitian ini menemukan  adanya pengaruh penerapan model SSP terhadap kesiapan anak masuk SD. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai t( 19)=2,392, p=0,027. Nilai rata-rata posttest untuk kelompok eksperimen adalah 55,70, sedangkan pada kelompok kontrol adalah  46,73. Rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Hal ini membuktikan bahwa ada peningkatan nilai lebih besar terhadap kelompok eksperimen setelah diberi intervensi pembelajaran SSP. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dan bahan pertimbangan dalam merancang metode pendidikan untuk anak usia dini yang mencakup pembelajaran inquiry, sensori integrasi dan project based learning. Diharapkan metode tersebut dapat mendukung kesiapan sekolah anak untuk memasuki sekolah dasar

    Hypertension Culture and Characteristics of P Coastal Communities in East Java viewed from the Dynamics of Health Psychology

    Get PDF
    Hypertension is a dangerous disease or commonly called the silent killer. This is because the symptoms are difficult to observe or appear when the blood pressure is very high or severe. Hypertension is associated with excess salt consumption so that coastal communities may have a high level of susceptibility to hypertension. This study aims to determine the characteristics of P coastal communities in  East Java which are related to high cases of hypertension through the dynamics of health psychology. Health psychology can explain how individual characteristics trigger the emergence of behaviors related to hypertension. The study used a phenomenological qualitative method to explore the characteristics of P coastal communities in East Java. The data were obtained from interviews and observations of health workers, community leaders and residents around the coast. The findings were analyzed using the perspective of the health belief model to understand the emergence of maladaptive behavior so that hypertension becomes a form of vulnerability in society. The results showed that the high cases of hypertension were triggered by the behavior of people who continued to consume any food even though they knew it increased the risk of hypertension. This behavior is triggered by external variables which include demographic data, psychological factors and inappropriate beliefs.Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang berbahaya atau biasa disebut dengan silent killer. Hal tersebut dikarenakan gejala yang sulit diamati atau muncul saat kondisi tekanan darah sudah sangat tinggi atau parah. Hipertensi dikaitkan dengan konsumsi garam berlebih sehingga masyarakat pesisir pantai kemungkinan memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik masyarakat pesisir pantai P yang berkaitan dengan tingginya kasus hipertensi melalui dinamika psikologi kesehatan. Psikologi kesehatan dapat menjelaskan bagaimana karakteristik individu memicu munculnya perilaku yang berkaitan dengan penyakit hipertensi. Penelitian menggunakan metode kualitatif fenomenologis untuk menggali karakteristik masyarakat pesisir pantai P. Data didapatkan dari hasil wawancara serta observasi tenaga kesehatan, tokoh masyarakat dan warga disekitar pesisir.  Temuan dianalisis menggunakan perspeksif health belief model untuk memahami tercetusnya perilaku maladaptif sehingga hipertensi menjadi salah satu bentuk kerentanan di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya kasus hipertensi dipicu oleh perilaku masyarakat yang tetap mengkonsumsi makanan apapun walaupun mengetahui hal tersebut meningkatkan risiko hipertensi. Perilaku tersebut dipicu oleh variabel eksternal yang meliputi data demografis, faktor psikologis serta keyakinan (belief) yang tidak tepat

    The Effectiveness of Economic Tokens to Increase Attention in Children with ADHD

    Get PDF
    Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) have problems at school, and this can continue into adulthood. They will have difficulty being accepted at school, and often find it difficult to socialize with other children. Children in Indonesia with ADHD disorders increase every year, as many as 2.4% of elementary school students. ADHD is a disorder characterized by inattention, hyperactivity, and impulsivity. ADHD has three types 1) The inattentive type (ADD/Attention Deficit Disorder) focuses on attention and concentration problems. 2) Hyperactive-impulsive focuses on hyperactive and impulsive symptoms such as making lots of movements, talking a lot, having difficulty staying silent. 3) combination type which has symptoms from the two previous types. The focus of this research is the inattentive type or children with attention disorders, because they will have difficulty focusing on something or will quickly feel bored with work in just a few minutes, daydream easily, quickly panic or become confused, and are slow and not flexible in socializing. One intervention that can be implemented to increase attention is a token economy. The aim of this research is to find out how providing economic tokens can reduce ADHD symptoms in children. The client in this research was a six year old student from TK-B class. The data collection methods used in this research were observation, interviews, the Stanford-Binet Intelligence Scale, and the Indonesian hyperactive children's behavior assessment scale (SPPHI). Baseline results showed that the client's behavior was restless, difficult to focus on tasks, and did not complete tasks. As a result of the token economic intervention, the client can be calmer, focused longer, and complete the work assignments given by the teacher. The results of research using economic tokens in children with ADHD disorders suggest that economic tokens given to clients are able to reduce ADHD symptoms.Anak-anak dengan gangguan Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) memiliki permasalahan di sekolah, dan dapat berlanjut hingga mereka dewasa. Mereka akan megalami kesulitan diterima di sekolah, dan seringkali sulit bersosialisasi dengan anak-anak lainnya. Anak-anak di Indonesia dengan gangguan ADHD meningkat setiap tahunnya, sebanyak 2,4% pada siswa sekolah dasar. ADHD adalah gangguan dengan kurangnya perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas. ADHD memilki tiga tipe 1) tipe inatetentif (ADD/Attention Deficit Disorder) fokus masalah perhatian dan konsentrasi 2) hiperaktif- implusif fokus pada gejala hiperaktif dan implusif seperti banyak melakukan gerakan, banyak bicara, kesulitan diam. 3) tipe kombinasi yang memiliki gejala dari kedua tipe sebelumnya. Fokus penelitian ini adalah tipe inatetentif atau Anak dengan tipe gangguan atensi, karena mereka akan sulit fokus pada sesuatu atau akan cepat merasakan kebosanan dengan pekerjaan hanya dalam beberapa menit saja, mudah melamun, cepat panik atau bingung, lambat dan tidak luwes dalam bersosialisasi. Salah satu intervensi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan atensi adalah token ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberian token ekonomi dapat mengurangi gejala ADHD pada anak-anak. Klien dalam penelitian ini adalah seorang siswa berusia enam tahun dari kelas TK-B. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, Stanford-Binet Intelligence Scale, skala penilaian perilaku anak hiperaktif Indonesia (SPPHI). Hasil baseline menunjukan perilaku klien tidak dapat diam, sulit fokus pada pengerjaan tugas, dan tidak selesai dalam mengerjakan tugas. Hasil intervensi token ekonomi klien dapat tenang, fokus lebih lama dan ia mampu dalam menyelesaikan perkerjaan tugas yang diberikan oleh guru. Hasil penelitian dengan menggunakan token ekonomi pada anak dengan gangguan ADHD dapat disimpulkan bahwa token ekonomi yang diberikan kepada klien mampu mengurangi gejala ADHD

    Improving Learning Achievement Through a Self-Esteem Perspective: The Secret to Student Success

    Get PDF
    When children enter the education stage in secondary school, that is when children enter adolescence where they are looking for their identity by trying new things that they have not encountered before. At this stage the school environment will further develop their thinking patterns and further expand the child's social life. Low self-esteem in students results in them not believing that they are able to do what their parents and teachers expect of them. Low self-esteem, showing avoidant behavior. This study aims to explore the relationship between self-esteem and academic achievement among high school students in Muara Teweh. During adolescence, the school environment and self-esteem play crucial roles in shaping students' identities and academic performance. Previous research has highlighted that low self-esteem can hinder optimal academic achievement. Through a survey of 60 high school students, data were collected using questionnaires to measure self-esteem and academic performance. The results indicate a relationship between self-esteem and academic achievement, although the correlation between them tends to be weak. These findings underscore the importance of attention to both variables in the educational context. Schools and educational communities are encouraged to pay attention to the complex dynamics between self-esteem and academic achievement to create a supportive learning environment for students' development. Students are also encouraged to strengthen their self-confidence in understanding subject matter and taking on new challenges. The implication of this research is that it can be a learning medium and consideration in making policies in the field of education. It is necessary to pay attention to the contribution of other variables in supporting and encouraging student academic achievement at school, such as self-efficacy variables and student learning independence.Saat anak memasuki tahap pendidikan di sekolah menengah, saat itulah  anak memasuki  masa  remaja  dimana mereka  sedang  mencari  jati  dirinya dengan mencoba hal-hal baru yang belum  ditemui  sebelumnya. Pada  tahap  ini  lingkungan sekolah akan lebih mengembangkan pola pikir mereka dan lebih memperluas  kehidupan sosial  anak. Rendahnya self esteem pada diri siswa/i mengakibatkan mereka tidak percaya bahwa mereka mampu melakukan apa yang diharapkan orangtua dan guru kepada mereka. Rendahnya self esteem, memperlihatkan perilaku menghindar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara self-esteem dan prestasi belajar siswa SMA di Muara Teweh. Dalam tahap remaja, lingkungan sekolah dan kepuasan harga diri memainkan peran penting dalam pembentukan identitas diri dan prestasi belajar siswa. Penelitian sebelumnya menyoroti bahwa self-esteem yang rendah dapat menjadi hambatan dalam pencapaian prestasi belajar yang optimal. Melalui survei terhadap 60 siswa SMA, data dikumpulkan menggunakan angket untuk mengukur self-esteem dan prestasi belajar. Hasil menunjukkan adanya hubungan antara self-esteem dan prestasi belajar, meskipun korelasi antara keduanya cenderung lemah. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya perhatian terhadap kedua variabel ini dalam konteks pendidikan. Sekolah dan komunitas pendidikan diharapkan dapat memperhatikan dinamika kompleks antara self-esteem dan prestasi belajar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa. Siswa juga didorong untuk memperkuat keyakinan diri mereka dalam memahami materi pelajaran dan mengambil tantangan baru. Implikasi dari penerlitian ini  yaitu dapat menjadi media pembelajaran dan pertimbangan dalam mengambil kebijakan dalam bidang pendidikan. Perlu diperhatikan kontribusi variabel lainnya dalam mendukung dan mendorong prestasi akademik siswa di sekolah seperti variabel self efficacy dan kemandirian belajar pada siswa

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇