eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) PADA RUAS JALAN SOEKARNO HATTA KOTA SANGATTA

    Get PDF
    Jalan adalah sarana infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah ke daerah lainnya. Jalan Soekarno Hatta dapat menjadi jalur penting untuk distribusi logistik dan hasil tambang. Metode Surface Distress Index (SDI), artinya pengecekan visual pada data luas total keretakan, lebar rata-rata keretakan, jumlah lubang serta kedalaman bekas roda kendaraan. Metode Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu metode standar yang digunakan secara internasional untuk menilai kondisi dan tingkat kerusakan permukaan perkerasan jalan. Hasil penilaian setiap segmen pada Jalan Soekarno Hatta menggunakan metode SDI menyatakan bahwa kondisi jalan tersebut baik dan penanganan yang harus dilakukan adalah pemeliharaan rutin. Hitungan PCI dapat dihitung dengan mengurangkan nilai 100 dengan CDV maksimum. Diketahui bahwa jumlah temuan kerusakan pada ruas jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta terdapat 10 jenis kerusakan. Jenis – jenis kerusakan yang diperoleh di lapangan yaitu kerusakan retak kulit buaya sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 1,67% pada ruas kanan, kerusakan retak blok sebesar 0,33% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan amblas sebesar 8,62% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan retak pinggir sebesar 2,29% pada ruas kiri dan 1,09% pada ruas kanan, kerusakan retak sambungan sebesar 0,11% pada ruas kiri dan 0,18% pada ruas kanan, kerusakan retak memanjang sebesar 6,05% pada ruas kiri dan 3,19% pada ruas kanan, kerusakan tambalan sebesar 0,21% pada ruas kiri dan 24,44% pada ruas kanan, kerusakan lubang sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 0,33% pada ruas kanan, kerusakan alur sebesar 0% pada ruas kiri dan 1,21% pada ruas kanan, dan pelepasan berbutir 0,13% pada ruas kiri dan 5,80% pada ruas kanan untuk metode Pavement Condition Index (PCI) sedangkan untuk metode Surface Distress Index (SDI) dengan rata – rata yang diperoleh yaitu luas retak sebesar 1,57% pada ruas kiri dan 1,99% pada ruas kanan, lebar retak sebesar 4,75 mm pada ruas kiri dan 3,75 mm pada ruas kanan, jumlah lubang sebesar 18 pada ruas kiri dan 12 pada ruas kanan, dan kerusakan alur bekas roda sebesar 0 cm pada ruas kiri dan 8,7 cm pada ruas kanan. Jenis perbaikan atau penanganan yang dilakukan pada metode Surface Distress Index (SDI) dan metode Pavement Condition Index (PCI) pada ruas kanan dan kiri Jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta dari segmen 1 sampai dengan segmen 20 adalah pemeliharaan rutin

    Language Features of Autistic Character in Please Stand By Film: Psycholinguistic Analysis

    Get PDF
    Persons with autism disorder generally have difficulty in social and communication. Due to these impairments, they are often ignored and misunderstood by others. One of the phenomena of autism is portrayed in a film entitled Please Stand By. This study is aimed to analyze the features of autistic person and the kinds of responses given by autistic person represented by Wendy, an autistic character in the film. This study employed descriptive qualitative method and a psycholinguistic approach. In addition, this study used Wing and Gould’s theory to identify the features of autistic person and Rothwell’s theory to identify the kinds of responses given by autistic person. The results of this study show two important points. First, based on the findings of this study, there are three features of autistic person experienced by Wendy, they are qualitative impairment in reciprocal social interaction, qualitative impairment in verbal and non-verbal communication and in imaginative activity, and markedly restricted repertoire of activities and interests. Second, there are three kinds of responses given by Wendy, they are cognitively irrelevant responses, cognitively relevant responses, and cognitively disruptive and socially inappropriate responses. In cognitively disruptive and socially inappropriate responses, there are odd responses, relevant but not too polite responses, and marginally relevant responses. The findings reveal that persons with autism can provide relevant responses to others even though they have difficulty in social and communication

    THE IMPACT OF CAPITALIST SOCIETY ON ARTHUR’S CHARACTER DEVELOPMENT AS PORTRAYED IN JOKER (2019) FILM

    Get PDF
    The purpose of this research is to find the impact of capitalist society on Arthur’s character development as seen in Joker film by using Karl Marx’s idea about marxism and characterization in film theory by Boggs and Petrie. Further, the research method used in this study was qualitative research with a marxism approach. The researcher also designed this research as a film study by using Mikos’s data analysis in film theory to conduct research. In this film, the researcher finds two social conditions that appeared as common features in capitalist society. The two aspects of capitalist society in the film are class distinction and human exploitation. The class distinctions in this film are divided into the bourgeoisie and the proletariat. In this case, only Arthur’s character in this film is shown to face many exploitations due to different classes. As a result, these social conditions in capitalist society influenced Arthur Fleck as the main character. As a dynamic character, it is shown how Arthur developed from a patient, caring, and kind-hearted person into an impulsive, reckless, and psychopathic person. These character developments are portrayed by Arthur’s external actions dialogues, and appearance

    Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Anyaman Rotan di Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu

    Get PDF
    Usaha kerajinan anyaman rotan yang ada di Kecamatan Long Apari memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena memberikan manfaat ekonomi dan menjadi bagian dari budaya Suku Dayak Aoheng itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Long Apari. Penelitian di laksanakan selama 3 bulan mulai dari Mei s.d Juli 2023 di Kecamatan Long Apari. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Total responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Berdasarkan analisa SWOT posisi usaha kerajinan anyaman rotan berada pada kuadran ketiga yang menunjukkan situasi usaha ini memiliki peluang yang besar, tetapi juga menghadapi beberapa kendala/kelemahan internal. Fokus strategi pada situasi ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal sehingga dapat mempergunakan, mengoptimalkan ataupun merebut peluang yang lebih baik (support a turn around oriented strategy) antara lain meningkatkan kuantitas produksi dan menyediakan stok produk, mengikuti pelatihan dan pembinaan yang diadakan pemerintah dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pengrajin rotan, membangun kerjasama dengan pemerintah dan stakeholder untuk menjadikan  produk rotan sebagai souvenir, menginisiasi pemerintah untuk membuat sentra kerajinan atau pos penjualan produk kerajinan rotan di Ibukota Kecamatan atau Kabupaten Mahakam Ul

    Perancangan dan Penerapan High Availability Web Server dengan Failover Clustering di Lingkungan Pendidikan Tinggi

    Get PDF
    Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas web server untuk layanan informasi dan system akademik. Peningkatan jumlah pengguna dan beban aplikasi menyebabkan penurunan performa dan kegagalan layanan. Solusi yang ditawarkan dalam penelitian ini adalah penerapan failover clustering dan high availability menggunakan proxmox virtual environment (VE) dan ceph. Peneilitian  ini menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC), yang terdiri dari enam tahap, yaitu analisys, design, simulation prototyping, implementation, monitoring, dan management. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan failover otomatis dengan rata-rata waktu respon 1,85 detik dan itngkat ketersediaan layanan mencapai lebih dari 99%. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi failover clustering dan high availability efektif dalam meningkatkan keandalan dan kontinuitas layanan web server di lingkungan universitas

    Hubungan Karakteristik (Umur,Masa Kerja dan Pelatihan) dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Pengelasan di PT. X Kota Batam Tahun 2024

    No full text
    Tujuan dari penelitian untuk mengetahui distribusi frekuensi karakteristik yaitu (umur, masa kerja danpelatihan) serta kepatuhan penggunaan APD pada pekerja pengelasan di PT. Kota Batam tahun 2024 dan untuk mengetahui hubungan karakteristik (umur, masa kerja dan pelatihan) dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja pengelasan di PT. Kota Batam tahun 2024. Metodologi penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 40 pekerja peneglasan, analisis data dilakukan dengan uji chi- square dan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner secara langsung. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian mayoritas pekerja pengelasan berumur 15-40 tahun yaitu 26 (65%), masa kerja ≤ 5 tahun sebanyak 24 (60%), memiliki pelatihan sebanyak 26 (65%) dan patuh terhadap penggunaan APD sebanyak 23 (57,5%), menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara umur dengan = 0,002 dan masa kerja dengan =0,031dan gerak repetitif dengan = 0,000, p < α (α=0,05) terhadap kepatuhan penggunaan APD. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan umur, masa kerja dan pelatihan berhubungan dengan kepatuhanpenggunaan APD. Saran melakukan pengaturan jam kerja dan pemberian istirahat tambahan bagi pekerja dengan masa kerja yang panjang untuk mengurangi ketegangan pada pergelangan tangan. Saran membuat poster tentang kepatuhan penggunaan APD, menyediakan APD dan memberi pelatihan kepada pekerja tentang pengggunaan APD yang baik dan benar

    Estimasi Biaya Pembuatan Jalan Akses Tambang

    Get PDF
    Jalan akses tambang adalah sarana infrastruktur yang vital di dalam lokasi penambangan dan sekitar-nya. Kondisi jalan tambang di desain sesuai dengan ketentuan pada KepMen ESDM No 1827 K/30/MEM/2018, apabila tidak sesuai maka perlu dilakukan evaluasi pada geometri jalan untuk mengetahui kerusakan dan biaya yang diperlukan untuk melakukan perbaikan atau pembuatan jalan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memberikan rekomendasi desain geometri jalan akses ideal, mengetahui volume dan lama pengerjaan, serta memberikan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan pembuatan jalan akses. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran geometri jalan akses yaitu dengan menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle), merupakan kamera digital bersistem navigasi yang dapat dikontrol melalui piranti lunak perencanaan pemotretan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lebar jalan lurus sebesar 9 meter dengan cross slope sebesar 0,18 meter. Lebar jalan belokan diperoleh sebesar 16 meter dengan jari-jari tikungan sebesar 416,04 meter dan superelevasi sebesar 6%, serta kemiringan jalan yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 6%. Volume material cut sebesar 5.679,74 BCM dan fill sebesar 28.150,37 BCM, dengan lama pengerjaan kurang lebih 10 hari. Sehingga diketahui total estimasi biaya untuk melakukan pembuatan jalan akses sesuai dengan rekomendasi jalan ideal yaitu sebesar Rp. 291.577.909

    Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Dalam Perencanaan Pendapatan Dan Belanja Daerah Di Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah Kota Bontang

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan dan menganalisis implementasi kebijakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dalam perencanaan pendapatan dan belanja daerah oleh BPKAD Pemerintah Kota Bontang serta mengidentifikasi faktor yang menghambat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data primer serta data sekunder melalui analisis model interaktif. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi (SIPD) dalam perencanaan pendapatan dan belanja daerah oleh BPKAD Pemerintah Kota Bontang telah berjalan dengan baik, namun belum sepenuhnya optimal. Hal ini dapat diketahui bahwa berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pada fokus komunikasi dalam dimensi transmisi/penyampaian sosialisasi secara umum sudah efektif yang terkait dengan informasi umum tentang Penerapan SIPD saja, namun tidak efektif dalam kontek teknis aplikasinya. Pada dimensi kejelasan (clarity) tahapan sosialisasi terkait dengan isi pesan dari kebijakan tersebut belum sepenuhnya dipahami dengan baik dan masih membutuhkan pendalaman materi terutama pada fitur-fitur yang terdapat di dalam aplikasi tersebut. Kemudian pada dimensi  konsistensi  (consistency)  menunjukkan bahwa terus dilakukan menyebarkan informasi kepada semua unsur sampai kepada tingkatan pelaksana, begitu juga untuk selalu mengadakan sosialisasi kepada semua OPD. Pada fokus Sumberdaya khususnya kuantitas sumber daya manusia sudah memadai, namun dari sisi kualitas/kemampuan SDM belum memadai.  Kemudian peralatan khususnya perangkat lunak belum memenuhi fitur-fitur yang diperlukan oleh daerah.  Namun untuk perangkat keras sudah dapat terpenuhi dengan baik. Pada fokus disposisi terdapat dukungan dari semua unsur yang ada di daerah baik dari implementor sampai dengan kelompok sasaran. Kemudian pada fokus stuktur organisasi yang sesuai dengan tupoksi serta tidak terjadi frangmentasi dalam struktur organisasi untuk menerapkan atau menjalankan aplikasi SIPD. Kemudian faktor penghambat yaitu jaringan internet dan (WiFi) yang kurang stabil, kualitas SDM yang belum merata, Server dari aplikasi sering mengakami gangguan, fitur-fitur perangkat lunak yang belum sepenuhnya belum mengakomodir kepentingan daerah

    SELF-ACTUALIZATION OF AGATHA AND SOPHIE IN CHAINANI’S THE SCHOOL FOR GOOD AND EVIL NOVEL

    Get PDF
    This study discusses the fulfillment of self-actualization of Agatha’s and Sophie’s characters in The School for Good and Evil novel by Soman Chainani. The fulfillment is done by finding out the forms of ideal self and real self of the two characters. The theory applied in this study is self-actualization by Carl Rogers. Words in the forms of narrations and dialogues relating to the discussion of self-actualization of the two selected characters were the data in this study. The research design of this study was qualitative with humanistic approach. The results revealed that the two characters successfully fulfilled their self-actualization. However, Agatha’s process was less problematic compared to Sophie’s due to the different environment they lived in. Agatha’s character lived in a positive and supportive environment that allowed her to believe in herself. On the other hand, Sophie’s character lived in a negative and toxic environment where everyone doubted her efforts in becoming a fully functioning person. These results were found through the characterizations of discursive and dramatic method

    Populasi dan Habitat Labi-Labi Hutan (Dogania subplana) di Anakan Sungai Melintang Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan habitat Dogania subplana di anakan Sungai Melintang. Pengamatan dilakukan selama periode Juni-September 2024 dengan menggunakan metode pemasangan trap untuk menangkap sampel yang dibagi menjadi 4 stasiun. Sebagai habitat D. subplana, setiap stasiun dilakukan identifikasi tumbuhan, substrat serta mengukur abiotik. Parameter yang diamati meliputi Populasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diketahui jenis labi-labi yang ditemukan adalah Dogania Subplana, diperoleh 10 ekor tangkapan dengan jenis kelamin jantan 4 dan betina 6. Substrat habitat D. subplana yaitu berpasir, berlumpur dan berkerikil. Tutupan lahan stasiun (I, II) kebun kopi dan stasiun (III, IV) lahan bekas perkebunan. Jumlah tangkapan spesies hewan dari 4 stasiun yaitu 838 individu. Hasil pengukuran parameter lingkungan adalah pH (air (8,33–8,69), lumpur (1,79–2,08), tanah (5,91–6,22)), suhu (air (20,59–22,43°C), udara (21,75–31,84°C)), kelembapan (lumpur (51,2–54,9%), udara (51,78–87,56%), tanah (56,19–61,37%)), TDS (0,24–0,26), DO (6,14–7,6), dan intensitas cahaya (0,0546–741,22). Berdasarkan data lapangan diketahui bahwa identifikasi jenis dan habitat D. subplana di anakan Sungai Melintang masih tergolong baik, ditandai dengan sumber makanan di habitat alami masih berlimpah dan parameter lingkungan yang diamati berada pada rentang yang cukup mendukung kelangsungan hidup spesies ini

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇