eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Pengaruh variasi penambahan filler Mocaf terhadap tekstur dan warna daging analog berbahan dasar tepung tempe edamame (Glycin max L. Merrill)

    Get PDF
    Daging analog merupakan daging tiruan yang dibuat dengan menggunakan protein nabati sebagai bahan dasarnya, namun memiliki karakteristik yang mirip dengan daging asli. Edamame berpotensi digunakan sebagai bahan baku daging analog karena kandungan proteinnya yang tinggi. Edamame ini juga dapat diolah menjadi tempe untuk meningkatkan karakteristik sensorisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengolahan daging analog dari tepung tempe edamame dengan penambahan mocaf. Penelitian ini adalah percobaan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan dua kali pengulangan. Level perlakuan yang dicobakan adalah penambahan mocaf 0, 5, dan 10%. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan mocaf pada pembuatan daging analog berbasis tepung tempe edamame berpengaruh nyata (

    Potensi Nila fish finger dengan penambahan puree daun Kelor sebagai makanan tambahan untuk anak stunting berusia dibawah dua tahun (BADUTA)

    Get PDF
    Stunting adalah masalah gizi kronis yang menghambat pertumbuhan anak. Salah satu solusinya adalah pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bergizi tinggi. Penelitian ini mengembangkan fish finger dari ikan nila dengan penambahan daun kelor sebagai alternatif PMT untuk anak di bawah dua tahun (BADUTA) yang mengalami stunting. Penelitian ini adalah percobaan faktor tunggal (penambahan Puree Daun Kelor (PDK): 0, 10, 20, 30%) dalam rancangan acak lengkap dengan ulangan sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati adalah mutu gizi (energi, protein, lemak, karbohidrat, dan seng) dan karakteristik organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula penambahan 10% PDK menghasilkan fish finger dengan penerimaan respons organoleptik terbaik dengan karakteristik mengandung 17,4 g protein, 6,8 g lemak, 21,4 g karbohidrat, 0,9 mg seng, dan mempunyai 219,5 kkal energi per 150 g produk. Fish finger berbasis ikan nila dengan penambahan 10% PDK berpotensi menjadi alternatif PMT bergizi tinggi dengan tingkat penerimaan baik untuk pencegahan stunting pada BADUTA

    Analisis Perubahan Tutupan Lahan Hutan di Kawasan Hutan Lindung Desa Nupabomba Menggunakan Citra Landsat 8

    Get PDF
    Hutan lindung yaitu kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tatanan air, mencegah banjir, menjaga kesuburan tanah. Apabila hutan lindung diganggu, maka hutan tersebut akan kehilangan fungsinya sebagai pelindung, mencegah erosi, mencegah ilustrasi, air laut dan akan menimbulkan bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan erosi dan kemungkinan akan berakibat fatal dalam kawasan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan primer terjadi penurunan luasan tahun 2018 seluas 288,97 Ha menjadi tinggal 152,16 Ha pada tahun 2023. Laju pengurangan kawasan hutan primer dari tahun 2018 sampai tahun 2023 sebesar 136,80 Ha. Dimana jenis tutupan lahannya berubah menjadi hutan sekunde seluas 132,62Ha dan menjadi pertanian lahan kering campur seluas 4,18 Ha. Hutan sekunder telah terjadi perubahan tutupan lahan dimana terjadi penurunan luasan dari tahun 2018 seluas 1.435,24 Ha menjadi tinggal 981,84 Ha pada tahun 2023. Pertanian lahan kering campur terjadi penurunan luasan pada tahun 2018 seluas 276,71 Ha menjadi seluas 26,05 Ha pada tahun 2023. Semak belukar terjadi fluktuasi perubahan luasannya pada tahun 2018 seluas 463,01 Ha dari total menjadi tinggal 448,29 Ha pada tahun 2023

    Dominansi Keanekaragaman Vegetasi pada Berbagai Areal Gangguan Hutan di KPH Way Waya Kabupaten Lampung Tengah Dinas Kehutanan Provinsi Lampung

    Get PDF
    Kawasan hutan dengan potensi keberagaman yang tinggi dapat memicu terjadinya kegiatan dan akivitas antropogenik secara illegal. Kegiatan antropogenik berpengaruh terhadap kondisi keberagaman penyusun vegetasi. KPH Way Waya merupakan salah satu KPH di Provinsi Lampung yang memiliki potensi keberagaman vegetasi yang tinggi dan diindikasi terjadinya beberapa ganguan-gangguan hutan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi dominansi dan keberagaman (H’) vegetasi pada area-area gangguan hutan. Penelitian dilakukan di areal kelola gabungan kelompok tani (gapoktan) Wana Tekad Mandiri KPH Way Waya. Pengumpulan data menggunakan metode jalur berpetak. Penentuan plot menggunakan intensitas sampling (IS) 0,1%, sehingga jumlah plot pengamatan sebanyak 64 plot. Analisis yang digunakan yaitu indeks nilai penting (INP) untuk melihat dominansi vegetasi dan H’ untuk melihat keberagaman vegetasi. Berdasarkan hasil penelitian, adanya perbedaan area gangguan hutan berpengaruh terhadap kondisi vegetasi hutan terutama nilai INP dan H’. Zona inti memiliki sebaran dominansi dan keberagaman yang tinggi dibandingkan dengan area gangguan lainnya. Sedangkan, area gangguan illegal mining memiliki nilai dominansi dan keberagaman yang sangat rendah. Sebaran jumlah jenis vegetasi yang ditemukan pada masing-masing plot yaitu, sebanyak 47 jenis pada zona inti, 52 jenis pada area pembukaan lahan, 14 jenis pada area illegal mining, 37 jenis pada area illegal logging, dan 37 pada area gangguan kimia. Keberagaman jenis vegetasi pada area gangguan kimia, gangguan illegal logging, gangguan pembukaan lahan, dan zona inti berkategori sedang, sedangkan keberagaman jenis vegetasi pada area gangguan illegal mining berkategori rendah. Dengan demikian, perlu adanya upaya pemulihan lahan dan pemeliharaan terhadap vegetasi pada area-area yang memiliki kondisi vegetasi yang rendah

    ALOKASI WAKTU KERJA PRODUKTIF IBU RUMAH TANGGA STUDI KASUS WANITA PEDAGANG SAYUR DI KECAMATAN BERMANI ULU RAYA KABUPATEN REJANG LEBONG (Allocation of Productive Working Time for Housewives Case Study of Female Vegetable Traders in Bermani Ulu Raya District, Rejang Lebong Regency)

    Get PDF
    This study aims to analyze the allocation of productive working time among housewives who work as vegetable traders and to identify the factors influencing it in Bermani Ulu Raya District, Rejang Lebong Regency. As a vegetable production center, the area offers significant opportunities for women to participate in informal economic activities, particularly trading. A census method was employed, involving 60 housewives, using both descriptive quantitative analysis and multiple linear regression. The findings indicate that the highest time allocation is for leisure (52.40%), followed by domestic (34.16%), productive (9.21%), and social activities (4.23%). Age and the presence of toddlers significantly influence the allocation of productive working time, while education level and distance to the market show no significant effect. The study highlights the dual roles of housewives as caretakers and income earners amid economic pressures. These findings offer valuable insights for designing policies to empower women and promote efficient time management in rural economic settings

    Teachers' Work Stress in the Implementation of the Independent Curriculum: an Analysis of the Role of Self-Efficacy

    Get PDF
    Work stress was one of the factors that could affect the effectiveness of educators in carrying out their duties. Self-efficacy, as an individual's belief in their own abilities, was often considered to reduce the negative impact of work stress. However, the results of this study indicated that the relationship between self-efficacy and work stress was complex and not always protective. This study aimed to analyze the relationship between self-efficacy and work stress among educators at Global Prima. The method used in this study was a quantitative approach with partial correlation techniques to determine the relationship between variables after controlling for other influencing factors. The research instrument used a Likert scale consisting of a work stress scale and a self-efficacy scale. The results showed a positive relationship between self-efficacy and work stress. These findings indicated that educators with high self-efficacy levels actually experienced higher levels of work stress. Partial correlation analysis showed that aspects of work stress and self-efficacy had varying relationships. The implications of this study suggested that increasing self-efficacy should be accompanied by effective stress management strategies to avoid increasing the psychological burden on educators. Stres kerja merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi efektivitas tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya. Self-efficacy sebagai keyakinan individu terhadap kemampuannya sendiri sering dianggap dapat mengurangi dampak negatif dari stres kerja. Namun, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara self-efficacy dan stres kerja bersifat kompleks dan tidak selalu bersifat protektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan stres kerja pada tenaga pendidik di Global Prima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi parsial untuk mengetahui hubungan antar variabel setelah mengontrol faktor lain yang berpengaruh. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert yang terdiri dari skala stres kerja dan skala self-efficacy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-efficacy dan stres kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa tenaga pendidik dengan tingkat self-efficacy yang tinggi justru mengalami tingkat stres kerja yang lebih tinggi. Analisis korelasi parsial menunjukkan bahwa aspek stres kerja dan self-efficacy memiliki hubungan yang bervariasi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan self-efficacy harus disertai dengan strategi manajemen stres yang efektif agar tidak meningkatkan beban psikologis tenaga pendidik

    Artificial Intelligence-Based Expert System for Recirculating Aquaculture Systems in Tulungagung Regency, East Java

    Get PDF
    Freshwater fish farming in Indonesia plays a crucial role in supporting food security and the economy. UD Tirta Mas Agung Abadi, based in East Java, is a key player in the breeding and cultivation of freshwater ornamental fish, as well as providing feed and aquaculture equipment. The main challenge lies in the complexity of parameters in the recirculating aquaculture system (RAS), such as weather, water quality, temperature, pH, dissolved oxygen, and other chemical contents. The reliance on experts also makes it difficult for farmers to take quick and measured actions in aquaculture management. The first solution proposed is the development of an intelligent system application based on artificial intelligence (expert systems) to efficiently manage RAS parameters. Trials have shown that 95% of respondents found the application met their needs. The second solution involves enhancing the capacity of freshwater ornamental fish farmers through training and mentoring, with 90% of respondents successfully implementing new techniques at their farming locations. These innovations have the potential to improve the efficiency and sustainability of freshwater fish farming in Tulungagung Regency. Budidaya ikan air tawar di Indonesia memegang peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian. UD Tirta Mas Agung Abadi, yang berbasis di Jawa Timur, merupakan salah satu pelaku utama dalam pembenihan dan pembesaran ikan hias air tawar, serta menyediakan pakan dan peralatan budidaya. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kompleksitas parameter dalam sistem akuakultur resirkulasi (RAS) seperti cuaca, kualitas air, suhu, pH, oksigen terlarut, dan kandungan kimia lainnya. Ketergantungan pada pakar juga menyulitkan petani untuk menentukan tindakan budidaya yang cepat dan terukur. Solusi pertama yang ditawarkan adalah pengembangan aplikasi sistem cerdas berbasis kecerdasan buatan (sistem pakar) untuk mendukung pengelolaan parameter RAS secara efisien. Uji coba menunjukkan 95% responden merasa aplikasi ini memenuhi kebutuhan mereka. Solusi kedua adalah peningkatan kapasitas petani ikan hias air tawar melalui pelatihan dan pendampingan, dengan hasil 90% responden berhasil mempraktikkan teknik baru di lokasi budidaya mereka. Inovasi ini berpotensi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Tulungagung

    Perbedaan Status Karies (Indeks DMF-T) pada Masyarakat Pengguna Air Void Batu Bara dan Air PDAM di Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda

    Get PDF
    Latar Belakang: Sumber air merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi indeks karies. Parameter kimiawi air yang dapat memengaruhi karies gigi, yaitu pH air, kandungan fluor serta kandungan kalsium. Pertambangan batu bara adalah salah satu sektor industri terbesar di Kalimantan Timur. Namun, pertambangan batu bara dapat memberi dampak negatif berupa terbentuknya air kolam atau void batu bara. Dari void tersebut, dapat terbentuk air asam tambang yang dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan keras gigi. Tujuan: Mengetahui perbedaan status karies berdasarkan indeks DMF-T antara masyarakat pengguna air void dan masyarakat pengguna air PDAM sebagai sumber air untuk sikat gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah non probability sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Hasil: Indeks DMF-T pada masyarakat pengguna air void batu bara lebih tinggi dengan nilai indeks DMF-T adalah 9 dibanding pengguna air PDAM dengan nilai indeks 5,6. Uji Mann-Whitney pada masyarakat yang menyikat gigi dengan air void batu bara dan air PDAM didapatkan nilai p=0,006 (p<0,05), hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang bermakna terhadap status karies berdasarkan indeks DMF-T masyarakat pengguna air void batu bara dan air PDAM

    Analisis Model Arsitektur Microservice pada Sistem Informasi Kuliah Kerja Nyata UMM

    No full text
    Berkembangnya Universitas Muhammadiyah Malang menuntut Sistem Informasi KKN beradaptasi terhadap perubahan proses bisnis manajerial. Penelitian ini menganalisis model arsitektur microservices menggunakan pendekatan Domain Driven Design untuk mengidentifikasi Bounded Context dan kandidat microservices. Hasil analisis menghasilkan 13 microservices yang divalidasi berdasarkan prinsip Single Responsibility, Small Size, Independence, dan Data Consistency dengan tingkat keberhasilan 100%. Implementasi menggunakan Kubernetes menunjukkan arsitektur microservices mampu meningkatkan fleksibilitas dan adaptabilitas sistem terhadap perubahan kebutuhan dibandingkan arsitektur monolitik sebelumnya

    Revolusi Pertanian Cerdas Melalui Teknologi Multi Sensor Berbasis IoT

    Get PDF
    Pertumbuhan populasi yang pesat telah menciptakan lonjakan permintaan terhadap hasil pertanian, memaksa para petani untuk meningkatkan produktivitas mereka. Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan; produksi hasil pertanian yang optimal memerlukan sumber daya tenaga kerja dan biaya yang signifikan. Sistem kerja manual, seperti pengendalian irigasi dan pemantauan nutrisi tanaman, sering kali menghabiskan waktu dan biaya yang tidak sebanding dengan hasil yang diperoleh. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengusulkan penerapan teknologi pertanian cerdas (smart agriculture) dalam sektor pertanian. Teknologi ini diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan yang ada dan meningkatkan hasil produksi dengan biaya yang lebih efisien. Metode penelitian yang digunakan melibatkan penerapan multi sensor pada lahan pertanian untuk memantau kondisi seperti kelembapan tanah, pengairan, dan nutrisi tanaman. Setiap sensor terhubung ke kontroler yang memproses data dan mengeluarkan perintah otomatis untuk tugas-tugas seperti pengairan, pengecekan nutrisi dalam air, dan pengelolaan volume persediaan air irigasi. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini mencakup sistem irigasi otomatis yang efisien dalam penghematan sumber daya air, pengelolaan nutrisi yang terjaga secara otomatis, peningkatan hasil produksi, serta akses langsung bagi petani untuk memantau kondisi lahan melalui perangkat mobile. Dengan demikian, penelitian ini berpotensi merevolusi cara bertani dan meningkatkan keberlanjutan sektor pertania

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇