eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Tinjauan karakteristik kimia dan sensoris selai buah Belimbing manis (Averrhoa carambola L.) dengan penambahan natrium alginat

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh natrium alginat terhadap karakteristik kimia dan sensoris selai belimbing manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dengan tujuh taraf perlakuan perlakuan, yaitu konsentrasi natrium alginat 0%, 0,25%, 0,50%, 0,75%, 1,00%, 1,25%, dan 1,50%, masing-masing dengan tiga kali pengulangan. Data karakteristik kimia dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan uji Tukey, sedangkan data yang terdistribusi tidak normal, diuji dengan Kruskal Wallis. Data karakteristik sensoris dianalisis menggunakan uji Friedman, dilanjutkan dengan uji Dunn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi natrium alginat berpengaruh nyata terhadap pH dan total padatan terlarut, namun berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air, dan kadar vitamin C. Dilain pihak, konsentrasi natrium alginat berpengaruh nyata terhadap karakteristik sensoris hedonik dan mutu hedonik untuk semua atribut (aroma, rasa, dan tekstur), kecuali warna. Penambahan natrium alginat sampai dengan 0,25% lebih disukai panelis (mendapat respons suka) dari segi aroma, warna, rasa, tekstur, dan daya oles. Selai buah Belimbing manis tersebut mempunyai karakteritik kimia: kadar air 2,99-27,54%, total padatan terlarut 5,7-7,0ºBrix, vitamin C 13,79-23,76 mg/100 g, dan pH 3,2-3,5

    Kajian Potensi Pengembangan Ekowisata Kampung Pegat Batumbuk Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur

    Get PDF
    Kampung Pegat Batumbuk termasuk dalam wilayah penyangga (buffer zone) Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Kepulaun Derawan-Sangalaki dan sekitarnya. Dengan luas Kampung 32.027,80 ha   dimana seluas 31.145,80 ha (97,24%), merupakan kasawan hutan dengan ekositem mangrove, sehingga Pengembangan ekowisata di Kampung Pegat Batumbuk dapat mendukung segala upaya pelestarian lingkungan dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi daya tarik ekowisata dan mengkaji strategi pengembangan ekowisata di Kampung Pegat Batumbuk  Kecamatan Pulau Derawan Kabupaten Berau. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan meliputi pengumpulan data, pengolahan data, analisis data dan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Pegat Batumbuk memilik potensi sebagai obyek wisata yang memanfaatkan sumber daya alam, namun karena sekitar Kampung Batumbuk telah ada obyek wisata lain yang dikenal seperti obyek wisata Pulau Derawan dan Pulau Maratua, maka ekowisata Kampung Pegat Batumbuk selayaknya diarahkan sebagai obyek Wisata Pendukung. Potensi wisata yang ada di Kampung Pegat Batumbuk adalah keanekaragaman jenis flora dan fauna, susur mangrove, memancing. Selain sebagai salah satu daerah tujuan wisata alam, ekowisata Kampung Pegat batumbuk juga dapat dijadikan lokasi konservasi bagi pengunjung dan cocok dijadikan sebagai lokasi penelitian akan keanekaragaman flora dan fauna pada ekosistem mangrov

    FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH DI DESA TAMBAN KECAMATAN PAKEL KABUPATEN TULUNGAGUNG (Analysis Of Factors Influencing Shallot Farming Production And Income In Tamban Village, Pakel District, Tulungagung Regency)

    Get PDF
    This study aims to identify and examine various factors that influence the income of shallot farmers in Tamban Village, Pakel District, Tulungagung Regency.The methodology applied is a survey with a quantitative approach.The research location was purposively selected considering that Tamban Village is the main area for red onion production in Tulungagung Regency.As many as 30 red onion farmers were involved as respondents, selected using the simple random sampling technique based on the Slovin formula.The independent variables studied include land area, seed type, fertilizer use, labor, and farming experience, while the dependent variable is the income from shallot farming.Data were analyzed using multiple linear regression, starting with classical assumption tests.The research findings reveal that simultaneously, all independent variables have a positive and significant impact on the income of red onion farmers, with a coefficient of determination value of 85.8%.Partially, the three variables that significantly affect the income of shallot farming are land area, fertilizer, and labor.The land area variable has the greatest impact on increasing income, followed by the fertilizer and labor variables.Meanwhile, the variables of seed type and farming experience do not show a significant influence on the income of shallot farming in the research location

    ANALISIS HARGA JUAL DAN KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS TERHADAP PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA SAMBURAKAT KABUPATEN BERAU (Selling Price Analysis And The Contribution Of Sweet Corn Farming Income To The Expenditure Of Farmer Households Samburakat Village Gunung Tabur District, Berau Regency)

    Get PDF
    The objectives of this study are to: 1). Analyzing the amount of decent selling price of corn at the farmer level in Samburakat Village, Gunung Tabur District so that farmers get income equivalent to the MSE (Regency Minimum Wage) standard and per capita expenditure of household consumption of residents of Berau Regency (PKRT) and the Farmer Exchange Rate (NTP). 2). To find out the percentage of corn hustani income to meet the consumption expenditure of farmers' households based on each type of corn selling price that was formed previously. This research was conducted from December 2020 to February 2021 which is located in Samburakat Village, Gunung Tabur District. The data analysis method in accordance with the objectives used in this study includes; Analysis of the Selling Price Determination Method of Cost Plus Price, and the percentage contribution of corn farming income to farmers' household expenditures. The results of the study show that. The average selling price of corn based on the actual selling price, MSEs, household consumption expenditure, and the Farmer Exchange Rate (NTP) is Rp. 7,648.65.Kg-1, Rp. 9,300.95.Kg-1, Rp. 11,808.95.Kg-1 and Rp. 12,145.36.Kg-1. Only the selling price of corn based on NTP can meet 66.81% of the consumption expenditure needs of farmers' households with an average household of 2.57 people. after meeting the needs of farming capital for the next planting season

    Career and Family Dilemmas: Uncovering the Work-family conflict Relationship with Job Satisfaction

    Get PDF
    Work-family conflict has been a significant challenge for workers, especially women who have dual responsibilities in both work and family. This conflict negatively impacted job satisfaction, which ultimately affected employee performance and well-being. This study aimed to analyze the relationship between work-family conflict and job satisfaction among female DPRD members in Nias. The research employed a quantitative approach using Pearson correlation and partial correlation analysis to examine the relationships between variables. The findings revealed a significant negative relationship between work-family conflict and job satisfaction, indicating that higher levels of conflict led to lower job satisfaction. Time-Based Conflict had the most substantial influence on aspects such as supervision, relationships with colleagues, and workload. Additionally, the study found that work-family conflict contributed 23.1% to the variability in job satisfaction. The implications of this study suggested the necessity for organizational policies that support work-life balance, such as flexible working arrangements and social support for female employees. With more adaptive policies, organizations could enhance employee well-being and work effectiveness, creating a more productive and harmonious work environment.Work-family conflict menjadi tantangan signifikan bagi pekerja, terutama perempuan yang memiliki tanggung jawab ganda dalam pekerjaan dan keluarga. Konflik ini dapat berdampak negatif terhadap kepuasan kerja, yang pada akhirnya mempengaruhi kinerja dan kesejahteraan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara work-family conflict dan kepuasan kerja pada anggota DPRD perempuan di Nias. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Pearson dan korelasi parsial untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara work-family conflict dan kepuasan kerja, di mana semakin tinggi konflik yang dialami, semakin rendah tingkat kepuasan kerja. Time-Based Conflict memiliki pengaruh terbesar terhadap aspek supervisi atasan, hubungan dengan rekan kerja, dan beban pekerjaan. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa work-family conflict berkontribusi sebesar 23.1% terhadap variabilitas kepuasan kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan organisasi yang mendukung keseimbangan kerja-keluarga, seperti fleksibilitas kerja dan dukungan sosial bagi pekerja perempuan. Dengan kebijakan yang lebih adaptif, organisasi dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan efektivitas kerja, sehingga menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif dan harmonis

    TINJAUAN INFRASTRUKTUR PERDESAAN DALAM MENDUKUNG PRODUKTIVITAS PERTANIAN PERTANIAN DI DESA WATU KECAMATAN MARIORIWAWO KABUPATEN SOPPENG

    Get PDF
    This research is a review of rural infrastructure in supporting agricultural productivity in Watu Village, Marioriwawo District, Soppeng Regency. The main problem in this research is how the availability of rural infrastructure affects agricultural productivity in Watu Village. This problem is viewed with a regional system approach and is discussed using the scoring analysis method and Chi Square analysis. The potential of the agricultural sector in Watu Village is quite large and the majority of the population make a living as farmers. The review of rural infrastructure in supporting agricultural productivity is one step to determine the extent of the influence of rural infrastructure in increasing agricultural productivity. The availability of adequate infrastructure is certainly able to support the increase in the area and existing agricultural products so that it can help improve the community's economy

    Manajemen Sumber Daya Manusia di Industri Pertambangan dalam menghadapi transformasi energi Era Society 5.0

    Get PDF
    Penggunaan energi fosil tidak akan selamanya di pergunakan mengingat dampak negative yang dapat timbul akibat pemekaian nya, tetapi di indonesia transformasi energi masih belum maksimal pengembangannya. selama transformasi energi belum sepenuhnya terlaksana, industri pertambangan, khususnya batubara, kemungkinan besar akan terus berjalan. Dam membutuhkan manajemen SDM yang efektif dan efisien guna mempersiapkan berbagai kemungkinan di era mendatang. Memasuki era society 5.0 dimana teknologi digital mengalami evolusi yang semakin pesat di tengah persaingan global, Industri pertambangan pun dalam melaksanakan oprasional memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah pekerjaannya, dibutuhkan SDM yang mengerti dan mampu menjalankan multimedia ataupun IT (Information and Technology). Tujuan penulisan ialah menganalisa secara mendalam mengenai Peran Manajemen SDM terhadap industi pertmbangan di Era society guna menghadapi transformasi energi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi kepustakaan, yakni melakukan analisis dan klasifikasi fakta yang dikumpulkan dari hasil-hasil penelitian seperti jurnal, buku, majalah, koran, maupun online database. Kesimpulan dari penelitian ini Manajemen SDM yang efektif memiliki peran penting dalam mencapai tujuan Perusahaan. Juga untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi transformasi energi karena tidak selamanya sumberdaya fosil yang dipakai mengingat banyaknya dampak negative yang di timbulkan.

    Self Actualization of Libby Strout in Jennifer Niven's Holding Up the Universe Novel

    Get PDF
    ABSTRACT This study aims to describe the process of achieving self-actualization of the main character Libby Strout in the novel of Holding Up the Universe by Jennifer Niven. The method used in this research is descriptive qualitative with a literary psychology approach namely hierarchy of needs by Abraham Maslow. The data in this study were taken from the novel, such as dialogues, narratives, and monologues. The researchers used several steps of collecting the data, such as reading novel, identifying the data, classifying the data, and reducing the data. The process of Libby achieving self-actualization is carried out by meeting other needs, such as physiology, safety and security, love and belonging, self-esteem needs. The next was, Libby Strout satisfied the self-actualization need. She satisfied some of the self-actualization’s characteristics: acceptance (self and others), the quality of detachment: need for privacy, interpersonal relationship, naturalness in behaving, autonomous functioning, independence, freshness of appreciation, resistance to enculturation, and peak experience.Keywords : Hierarchy of needs, Self-actualization, Libby StroutABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pencapaian aktualisasi diri tokoh utama Libby Strout dalam novel Holding Up the Universe karya Jennifer Niven. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra yaitu hirarki kebutuhan Abraham Maslow. Data dalam penelitian ini diambil dari novel, seperti dialog, narasi, dan monolog. Peneliti menggunakan beberapa langkah untuk mengumpulkan data, seperti membaca novel, mengidentifikasi data, mengklasifikasikan data, dan mereduksi data. Proses Libby mencapai aktualisasi diri dilakukan dengan memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain, seperti kebutuhan fisiologi, keamanan dan keselamatan, cinta dan rasa memiliki harga diri. Selanjutnya, Libby Strout memenuhi kebutuhan aktualisasi diri. Ia memenuhi beberapa karakteristik aktualisasi diri: penerimaan (diri sendiri dan orang lain), kualitas dari detasemen: kebutuhan akan privasi, hubungan interpersonal, kealamian dalam berperilaku, fungsi otonom, kemandirian, apresiasi yang segar, resistensi terhadap enkulturasi, dan pengalaman puncak. Kata Kunci : Hirarki kebutuhan, Aktualisasi diri, Libby Strout 

    Facing Academic Stress: The Role of Hardiness and the Moderating Effect of Social Support in Psychology Students

    Get PDF
    Master's degree students in professional psychology are vulnerable to experiencing constraints and obstacles during their educational journey, which can lead to the emergence of academic stress. This study aims to investigate the role of social support in moderating the relationship between hardiness and academic stress among master's degree students in professional psychology. Accidental sampling, which is a nonprobability sampling technique, is used in the sampling method. The participants consisted of 225 master's degree students in professional psychology in Indonesia who were currently enrolled in the Praktik Kerja Profesi Psikologi (PKPP) and/or Thesis. The research instruments utilized three scales: the academic stress scale, the hardiness scale, and the social support scale. The data were analyzed using moderation regression analysis. The findings of the study indicate that (1) there is an influence of hardiness on academic stress among master's degree students in Professional Psychology, (2) there is an influence of social support on academic stress among master’s degree students in Professional Psychology, and (3) Social support weakens the influence of the relationship between hardiness and academic stress on students of Master Psychology Professions. Mahasiswa Magister Psikologi Profesi rentan mengalami kendala dan hambatan selama proses menempuh pendidikan yang dapat mengakibatkan munculnya stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peran dukungan sosial dalam memoderasi hardiness terhadap stres akademik pada mahasiswa Magister Psikologi Profesi. Accidental sampling, yang merupakan teknik nonprobability sampling, digunakan dalam metode pengambilan sampel. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 225 mahasiswa Magister Psikologi Profesi di Indonesia yang sedang mengikuti mata kuliah Praktik Kerja Profesi Psikologi (PKPP) dan/atau Tesis. Alat ukur penelitian menggunakan tiga skala yaitu skala stres akademik, skala hardiness dan skala dukungan sosial. Teknik Analisa data yang digunakan yaitu analisis regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh hardiness terhadap stres akademik pada mahasiswa Magister Psikologi Profesi, (2) Terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa Magister Psikologi Profesi, dan (3) Dukungan sosial memperlemah pengaruh antara hubungan hardiness terhadap stres akademik pada mahasiswa Magister Psikologi Profesi

    Perbandingan Model Machine Learning untuk Strategi Predictive Maintenance pada Metering System di PT KPI Balikpapan

    No full text
    Predictive Maintenance adalah pendekatan perawatan yang memprediksi kapan suatu alat akan rusak, sehingga perbaikan bisa dilakukan lebih awal. Metering System adalah alat utama untuk mengukur volume dalam transaksi migas, sehinnga membutuhkan akurasi tinggi. Saat ini, perawatan Metering System di lapangan masih menggunakan metode preventive maintenance, yaitu pemeliharaan rutin berdasarkan jadwal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model Machine Learning yang akurat dan efektif untuk diterapkan dalam strategi Predictive Maintenance. Metode penelitian melibatkan pelatihan dan pengujian model menggunakan aplikasi Matlab. Ada tiga model yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Random Forest, Support Vector Machine, dan Artificial Neural Network. Kinerja model dievaluasi secara mendalam menggunakan confusion matrix serta metrik akurasi, presisi, recall dan f1-score. Hasil analisis menunjukkan bahwa ANN adalah model yang paling optimal secara keseluruhan. ANN meraih akurasi tertinggi sebesar 98%, dan juga memiliki recall tertinggi (98%), menjadikan efektif dalam mengidentifikasi semua kasus positif. Kombinasi presisi dan recall yang tinggi ini tercermin dari f1-score tertinggi (95%), yang merupakan indikator performa model yang paling seimbang. Dengan demikian, model ANN menjadi pilihan yang paling cocok untuk strategi predictive pada Metering System, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, keamanan dan penghematan biaya perusahaan

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇