eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Identifikasi Jenis Tanaman Pewarna Alam Di Sentra Tenun Ulap Doyo Di Kabupaten Kutai Kartanegara

    No full text
    Industri tenun ulap doyo di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak hanya menjadi bagian dari sektor ekonomi lokal, tetapi juga merupakan komponen penting dalam warisan budaya Kalimantan Timur yang sarat nilai sejarah dan tradisi. Pada proses produksi tenun ulap doyo, penggunaan tanaman pewarna alami memainkan peran esensial, memberikan karakteristik unik dan autentik pada hasil akhir. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian mengenai jenis tanaman pewarna alami yang digunakan dalam industri tenun ulap doyo di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei, pengumpulan data sekunder, serta identifikasi tanaman pewarna. Analisis data dilakukan secara deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan pengamatan langsung terhadap tanaman pewarna yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 12 spesies tanaman yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam industri tenun ulap doyo di Kelurahan Loa Ipuh, Kabupaten Kutai Kartanegara. Tanaman tersebut meliputi Bayur (Pterospermum javanicum), Mahoni (Swietenia macrophylla), Bungur (Lagerstroemia speciosa), Mangga (Mangifera indica), Ketapang (Terminalia catappa), Kesumba Keling (Bixa orellana), Indigo (Indigofera tinctoria), Durian (Durio spp.), Bengkal (Nauclea orientalis L.), Kunyit Hutan (Curcuma longa), Rambutan (Nephelium lappaceum L.), dan Secang (Biancaea sappan L.). Organ tanaman yang dimanfaatkan meliputi daun, batang, buah, dan akar, dengan variasi warna yang dihasilkan antara lain coklat, merah, ungu, hijau muda, jingga, biru, hitam, dan kuning. Studi ini berhasil mendokumentasikan keanekaragaman tanaman pewarna alami serta mengidentifikasi kontribusi potensial dari setiap bagian tanaman dalam menghasilkan spektrum warna tertentu. Hasil penelitian ini diharapkan mendukung pelestarian sumber daya hayati lokal serta kelestarian budaya

    The Role of Acceptance and Commitment (ACT) Therapy in Addressing Future-Oriented Anxiety in Adolescents and Young Adults: A Systematic Literature Review

    No full text
    Future-related anxiety has become an increasingly prevalent psychological challenge among university students and adolescents, especially in the context of academic pressure, social demands, and global uncertainty. One promising intervention approach to address this issue is Acceptance and Commitment Therapy (ACT), which emphasizes psychological flexibility, acceptance of internal experiences, and commitment to personal values. This study aims to systematically review the effectiveness of ACT in managing future anxiety and its relation to psychological flexibility and future orientation. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) based on the PRISMA framework, involving 20 selected articles obtained from various academic databases and filtered through rigorous inclusion criteria. Analysis was conducted through content evaluation, thematic synthesis, and visual bibliometric mapping using VOSviewer software. The findings indicate that ACT is effective in reducing anxiety, depression, stress, and trauma across various populations and delivery formats, including individual therapy, group interventions, online platforms, and in special populations. Furthermore, psychological flexibility and adaptive future orientation were consistently identified as key mediators contributing to improved psychological well-being. This study recommends the integration of ACT into higher education settings as a promotive and preventive mental health strategy for students facing future uncertainties. Kecemasan terhadap masa depan merupakan salah satu tantangan psikologis yang semakin banyak dialami oleh mahasiswa dan remaja di tengah tekanan akademik, sosial, dan ketidakpastian global. Salah satu pendekatan intervensi yang relevan untuk mengatasi persoalan ini adalah Acceptance and Commitment Therapy (ACT), yang menekankan pada fleksibilitas psikologis, penerimaan pengalaman internal, dan komitmen terhadap nilai-nilai hidup. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis efektivitas ACT dalam mengelola kecemasan masa depan serta hubungannya dengan fleksibilitas psikologis dan orientasi masa depan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, mencakup 20 artikel yang diperoleh dari berbagai basis data ilmiah dan telah melewati proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi yang ketat. Analisis dilakukan melalui penilaian isi artikel, sintesis tematik, dan pemetaan visual dengan bantuan perangkat lunak bibliometrik VOSviewer. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ACT terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan, depresi, stres, dan trauma, baik dalam format individual, kelompok, daring, maupun pada populasi khusus. Fleksibilitas psikologis dan orientasi masa depan yang adaptif juga terbukti berperan sebagai mediator penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini merekomendasikan penerapan ACT dalam konteks pendidikan tinggi sebagai strategi promotif dan preventif kesehatan mental mahasiswa

    Child is A Teacher: Family Experience with a Child with Autism Spectrum Disorder

    Get PDF
    Families with children diagnosed with autism spectrum disorder faced various emotional, social, and economic challenges that affected their daily lives. The process of accepting their child's condition was marked by stress, anxiety, and the need for adaptive coping strategies. This study aimed to understand family experiences in dealing with and adapting to the condition of children with autism spectrum disorder, as well as to identify the coping strategies they used to manage these challenges. This research employed a qualitative approach using phenomenological methods, involving in-depth interviews with parents of children with autism spectrum disorder. Thematic analysis was conducted to explore experiences, challenges, and coping strategies applied by families. The findings revealed that families went through various emotional stages before reaching full acceptance, with coping strategies varying from social support and religious-based approaches to problem-solving strategies. This study highlighted the importance of psychosocial support and policies that address the needs of families in supporting children with autism. The implications of this research encouraged the development of more comprehensive community-based intervention programs to improve the psychological well-being of families and the quality of life of children with autism spectrum disorder. Keluarga dengan anak yang mengalami gangguan spektrum autisme menghadapi berbagai tantangan emosional sosial dan ekonomi yang mempengaruhi dinamika kehidupan mereka. Proses penerimaan terhadap kondisi anak diwarnai oleh stres kecemasan serta kebutuhan akan strategi koping yang adaptif. Studi ini bertujuan memahami pengalaman keluarga dalam menghadapi dan beradaptasi dengan kondisi anak yang memiliki gangguan spektrum autisme serta mengidentifikasi strategi koping yang digunakan dalam mengelola tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melibatkan wawancara mendalam kepada orang tua yang memiliki anak dengan gangguan spektrum autisme. Analisis tematik dilakukan untuk menggali pengalaman tantangan serta strategi koping yang diterapkan oleh keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga melalui berbagai tahap emosional sebelum mencapai penerimaan penuh dengan strategi koping yang bervariasi mulai dari dukungan sosial pendekatan berbasis agama hingga strategi berbasis pemecahan masalah. Studi ini menyoroti pentingnya dukungan psikososial dan kebijakan yang memperhatikan kebutuhan keluarga dalam mendampingi anak dengan autisme. Implikasi dari penelitian ini mendorong pengembangan program intervensi berbasis komunitas yang lebih komprehensif guna meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga serta kualitas hidup anak dengan gangguan spektrum autisme

    Fostering Children's Independence: Behavioral Modification Strategies for Diaper Dependency

    Get PDF
    Children who were accustomed to using diapers often experienced difficulties in breaking this habit, requiring effective intervention strategies to enhance independence in using the toilet. This study aimed to evaluate the effectiveness of the modeling method in improving toilet training skills in children through video-based intervention and positive reinforcement. The research method used was an experimental approach with a Single-Subject Experimental Design (SSED) utilizing an A-B-A-B reversal design to observe behavioral changes before and after the intervention. The results indicated that the client was able to understand instructions and imitate toilet training behaviors from the provided video, showing an increase in the frequency and duration of not using diapers at home. However, the client still faced difficulties in defecating in the toilet and continued to use diapers in certain situations, such as at school or during sleep. The implications of this study suggested that the modeling method could be an effective strategy in establishing toilet training habits with consistent environmental support and appropriate reinforcement, making it applicable in broader educational and parenting contexts. Anak yang terbiasa menggunakan pampers sering mengalami kesulitan dalam melepas kebiasaan tersebut sehingga diperlukan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kemandirian dalam menggunakan toilet. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode modeling dalam meningkatkan keterampilan toilet training pada anak melalui intervensi berbasis video dan reinforcement positif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Single-Subject Experimental Design (SSED) menggunakan A-B-A-B reversal design untuk mengamati perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klien mampu memahami instruksi dan meniru perilaku toilet training dari video yang diberikan serta mengalami peningkatan dalam frekuensi dan durasi tidak menggunakan pampers di rumah. Namun, klien masih mengalami kesulitan dalam buang air besar di kloset dan tetap menggunakan pampers dalam situasi tertentu seperti saat berada di sekolah atau tidur. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode modeling dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kebiasaan toilet training dengan dukungan lingkungan yang konsisten serta reinforcement yang tepat sehingga dapat diterapkan secara lebih luas dalam konteks pendidikan dan pengasuhan anak

    Stevens Johnson Syndrome - Toxic Epidermal Necrolysis Overlap Sebuah Laporan Kasus di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama

    Get PDF
    Stevens johnson syndrome - toxic epidermal necrolysis (SJS-TEN) overlap adalah penyakit akibat reaksi mukokutan akut yang ditandai dengan nekrosis yang luas mengenai permukaan epidermis dan epitel mukosa kulit. Reaksi akut pada SJS-TEN terjadi karena sensitisasi dari sel T dan merupakan reaksi hipersensitif tipe IV yang mulai muncul dalam 48 – 72 jam setelah paparan dan merupakan salah satu kegawatdaruratan yang berpotensi mengancam jiwa. Pasien dengan SJS-TEN dapat datang ke fasilitas kesehatan tingkat mana saja, termasuk fasilitas kesehatan tingkat pertama dan dalam kondisi gejala awal maupun lanjut serta keparahan yang berbeda-beda sehingga memerlukan tindakan yang tepat dan cepat

    Hubungan Intervensi Terapi Mindfulness Terhadap Tingkat Gejala Depresi pada Pasien Gangguan Depresif di Poli Psikiatri RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

    Get PDF
    Gangguan depresi adalah gangguan mood yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kesedihan, kehilangan semangat, pesimisme, serta rasa putus asa. Pada penatalaksanaannya gangguan depresi dapat diberikan psikoterapi sebagai terapi non-farmakologis. Terapi Intervensi Mindfulness merupakan psikoterapi yang dapat diberikan untuk menurunkan gejala depresi pada pasien dengan gangguan depresi. penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi pada pasien gangguan depresi di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain studi eksperimental sebenarnya pretest-posttest control group design. Data yang didapatkan berasal dari data primer berupa kuisoner, pretest, dan post test di poli psikiatri RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Teknik sampling dengan metode quota sampling dengan total 20 pasien yang terbagi rata dalam 2 kelompok yaitu intervensi dan kontrol. Terapi intervensi mindfulness diberikan pada kelompok intervensi selama 4 minggu. Skor HDRS (Hamilton Depression Rating Scale) dan CAMS-R (Cognitive Affective Mindfulness Score-Revised) diukur di awal dan akhir penelitian pada setiap kelompok. Terdapat hubungan antara tingkat mindfulness dengan tingkat gejala depresi (p<0,05). Hubungan berlawanan ditemukan antara tingkat skor CAMS-R yang tinggi dengan penurunan tingkat gejala depresi. Hasil penelitian diperoleh terdapat hubungan penerapan terapi intervensi mindfulness terhadap tingkat gejala depresi

    Pemisahan Anomali Residual dan Regional Menggunakan Metode Moving Average pada Zona Panasbumi Gunung Api Papandayan, Jawa Barat

    Get PDF
    Energi panas bumi merupakan sumber energi terbarukan yang berasal dari dalam bumi. Potensi energi ini sangat besar untuk memenuhi kebutuhan energi jangka panjang pada masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk memisahkan anomali residual dan regional pada kawasan panas bumi Gunung Papandayan, Jawa Barat, guna mengidentifikasi potensi sumber daya geotermal. Data yang digunakan mencakup anomali gravitasi dan topografi dari citra satelit TOPEX dan Digital Elevation Model (DEM). Pengolahan data dilakukan dengan koreksi terrain dan Bouguer menggunakan perangkat lunak Global Mapper dan Oasis Montaj. Pemisahan anomali dilakukan dengan metode moving average melalui software Surfer 13 untuk mendapatkan anomali regional dan residual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali residual dengan nilai rendah kemungkinan mengindikasikan keberadaan kantung magma, yang selaras dengan manifestasi panas bumi berupa mata air panas di sekitar kawah. Sementara itu, anomali tinggi merefleksikan adanya batuan beku atau material hasil erupsi. Penelitian ini memperkuat pemahaman tentang potensi geotermal di Gunung Papandayan, yang dapat mendukung eksplorasi energi panas bumi sebagai sumber energi terbarukan di Indonesia

    EFEKTIVITAS KEARSIPAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN ADMINISTRASI DI KELURAHAN TALANG SEMUT KECAMATAN BUKIT KECIL KOTA PALEMBANG

    Get PDF
    This research aims to find out 1) archives management in sub-districts lompo riaja 2) Civil Service at the Talang Semut Subdistrict Office. In Data collection was carried out using observation, interviews and direct documentation. Data analysis techniques include collection stages data, data reduction, data presentation, data examination and drawing conclusions. This research resulted in 1) Records management in the office Talang Semut Subdistrict is not yet fully effective due to the level of effectiveness The archiving implementation implemented by Talang Semut Village is still in place in the unfavorable category. This is known from the way it is arranged and saving is still done manually. 2) As per the effort carried out by Talang Semut Subdistrict Office Employees in providing Good archival service means bringing in employees with resources better human resources and employees who understand the problems archives and services

    Karakteristik briket arang dari pelepah lontar (Borassus flabellifer Linn.) dengan variasi ukuran partikel dan tekanan kempa

    Get PDF
    Tanaman lontar (Borassus flabellifer Linn.) merupakan salah satu jenis palma yang memiliki banyak manfaat, dimana hampir semua bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan, termasuk daun, batang, buah, dan bunga yang dapat disadap. Bentuk pelepah lontar mirip dengan pelepah kelapa, sehingga dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik briket arang dari pelepah lontar dengan faktor ukuran partikel dan tekanan kempa, serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap sifat-sifat briket arang. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan variasi ukuran partikel terbagi menjadi tiga level (-20 +40 mesh, -40 +60 mesh, -60 +80 mesh), dan tekanan kempa terdiri dari dua level (100 N/cm2 dan 150 N/cm2). Proses konversi biomassa pelepah lontar menjadi arang dilakukan menggunakan drum kiln. Pengujian dilakukan sesuai dengan standar SNI 01-6235-2000, termasuk pengukuran kadar air, kadar abu, zat mudah menguap, dan nilai kalor. Hasil rata-rata pengujian menunjukkan nilai masing-masing parameter adalah 9,22% untuk kadar air, 10,57% untuk kadar abu, 38,33% untuk zat mudah menguap, dan 6278,72 kal/gr untuk nilai kalor. Analisis keragaman menunjukkan bahwa ukuran partikel berpengaruh terhadap kadar abu dan zat mudah menguap, sedangkan tekanan kempa dan interaksi antara kedua faktor tersebut mempengaruhi kadar zat mudah menguap

    Identifikasi jenis anura dengan bioakustik pada kawasan Hutan Lindung Sungai Wain, Kalimantan Timur

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara identifikasi amfibi menggunakan suara (Bioakuistik) pada Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain untuk kepentingan mengumpulkan database suara amfibi untuk mempermudah dan membantu peneliti-peneliti yang lainnya untuk identifikasi. Penelitian ini dilakukan dengan munggunakan metode transek jalur dan merekam suara dengan menggunakan telepon genggam (Handphone) pada lokasi penelitian yang diduga sebagai Habitat satwa yang akan diamati Hasil penelitian perekaman suara katak sesuai dengan data yang ditemukan hanya dapat dilakukan kepada 8 jenis, yaitu Pulchrana baramica, Indosylvirana nicobariensis, Rhacophorus pardalis, Kurixalus chaseni, Hylarana erythraea, Ingerophrynus divergens, Pulchrana picturata, dan pulchrana laterimaculata. Adapun rekaman yang ditemukan dengan jenis yang sama tetapi individu yang berbeda dan ada pula beberapa jenis yang tidak dapat direkam suaranya. Berdasakan data yang ditemukan di lapangan dapat diketahui bahwa masing-masing Jenis ini memiliki ciri dan karakter suara masing-masing terlihat dari variasi frekuensi dan gap antar nada pulse setiap jenis. Adapun beberapa jenis sama yang ditemukan pada dua lokasi yakni terlihat bahwa frekuensi suara jenis tersebut tidak jauh berbeda kecuali pada gap nada pulse ada perbedaan yang cukup signifikan. Variasi suara individu katak dari jenis yang sama dibedakan dengan frekuensi dan durasi masing-masing jenis suara katak

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇