eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Adult Attachment Style to Online Surveillance: The Role of Investment and Commitment in Young Adults’ Romantic Relationships
Social media plays a significant role in the dynamics of romantic relationships, including the emergence of online surveillance, which refers to the act of monitoring a partner’s activity on social media. This study aims to examine the mediating roles of investment and commitment in the relationship between adult attachment style and online surveillance among 175 young adult participants currently in dating relationships. A quantitative serial mediation approach was employed. The instruments used include the Experiences in Close Relationship–Short Form (ECR-SF), the Investment Model Scale (IMS), and the Interpersonal Electronic Surveillance Scale (IESS). The results of the serial mediation analysis showed no significant mediating role of investment and commitment in the relationship between adult attachment style and online surveillance for both anxious and avoidant attachment styles. Gender was included as covariates. However, additional analysis revealed that investment functioned as a significant single mediator in the relationship between both anxious and avoidant attachment styles and online surveillance. Commitment, on the other hand, did not serve as a significant mediator. These findings indicate that online surveillance behavior is more influenced by the level of emotional investment in the relationship.Media sosial berperan penting dalam dinamika hubungan romantis, salah satunya memunculkan perilaku online surveillance atau memantau aktivitas daring media sosial pasangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran investasi dan komitmen sebagai mediator dalam hubungan antara adult attachment style dan online surveillance pada 175 partisipan usia dewasa muda yang sedang menjalin hubungan pacaran dengan pendekatan kuantitatif mediasi serial. Alat ukur yang digunakan mencakup Experiences in Close Relationship–Short Form (ECR-SF), Investment Model Scale (IMS), dan Interpersonal Electronic Surveillance Scale (IESS). Hasil analisis mediasi serial menunjukkan bahwa tidak terdapat peranan investasi dan komitmen yang signifikan sebagai mediator dalam hubungan antara adult attachment style terhadap online surveillance, baik anxious maupun avoidant attachment dengan jenis kelamin sebagai kovariat. Hasil analisis tambahan menunjukkan peran investasi yang signifikan sebagai mediator tunggal dalam hubungan antara anxious dan avoidant attachment style terhadap online surveillance, serta tidak ada peran komitmen yang signifikan sebagai mediator. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku online surveillance lebih dipengaruhi oleh besarnya investasi dalam hubungan.
Prediksi Produksi Telur Ayam Buras di Jawa Barat dengan Metode Regresi Linier
Salah satu komoditas peternakan yang berkontribusi secara signifikan terhadap kebutuhan telur masyarakat adalah telur ayam buras. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa kebutuhan telur di Indonesia akan tetap stabil dan dapat memenuhi permintaan masyarakat, diperlukan prediksi tentang produksi telur ayam buras di masa depan. Karena digunakan sebagai referensi untuk menghitung pendapatan di periode berikutnya, prediksi ini merupakan komponen penting yang menentukan kelancaran penjualan dalam bisnis. Strategi ini dikembangkan untuk menarik perhatian dan mempertahankan minat pembeli sekaligus mengintegrasikan fitur prediksi harga satu bulan ke depan menggunakan regresi linier. Regresi linier digunakan memperkirakan jumlah produksi telur ayam buras berdasarkan variabel-variabel seperti jumlah ayam betina dan jantan
Studi Keberhasilan Reklamasi Tahap Operasi Produksi Tambang Batubara Pada Outpit Dump 1 Tiwa Abadi, Bayan Group Tabang Project, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur
Studi Keberhasilan Reklamasi merupakan kegiatan yang penting untuk mengukur perubahan lingkungan yang terjadi pada wilayah bekas tambang. Perubahan lingkungan yang dimaksud salah satunya adalah perubahan kimiawi yang berdampak pada air tanah dan air permukaan. Lebih jauh lagi adalah perubahan iklim disebabkan perubahan kecepatan angin, gangguan flora dan fauna, serta tanah menjadi tandus dan gundul. Menurut Kepmen 1827 K/30/MEM/2018, reklamasi adalah kegiatan yang dilakukan sepanjang tahapan Usaha Pertambangan untuk menata, memulihkan, dan memperbaiki kualitas lingkungan dan ekosistem agar dapat berfungsi kembali sesuai peruntukannya. Kegiatan pengamatan di lapangan dan hasil analisa seluruh tahapan kegiatan reklamasi, dapat dilakukan penilaian keberhasilan reklamasi PT. Tiwa Abadi. Penilaian tabel keberhasilan reklamasi ada 17 kategori dalam setiap penilaian tersebut menggunakan parameter poin yaitu 1,2, dan 3. Hasil poin penilaian mendapatkan rata rata yaitu 3 poin. Menentukan nilai akhir perhitungan yaitu Total Skor Evaluasi untuk masing-masing kriteria dibagi dengan Jumlah Kriteria dikali dengan Nilai Maksimal Tiap Kriteria kemudian dikali 100%. Nilai Pencapaian persentase keberhasilan reklamasi PT. Tiwa Abadi pada tahun 2023 yaitu 78,43%. Kegiatan reklamasi juga melakukan pengelolaan pH Asam Tanah pada PT. Tiwa Abadi dengan pH Tanah (5-6). Dari faktor penghambat keberhasilan reklamasi yaitu tidak tercapai luas area revegetasi, tidak melakukan penanaman (cover crop), pertumbuhan tanaman cepat tumbuh 50%, belum melakukan penanaman tanaman lokal, belum terlihat penutup tajuk, dan belum dilakukannya penyulaman pada area revegetasi
STUDI PROVENANCE BATUPASIR FORMASI KAMPUNGBARU, KOTA BALIKPAPAN BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA
Formasi Kampungbaru di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur merupakan satuan batuan sedimen yang didominasi oleh batupasir dan memiliki potensi geologi yang signifikan. Studi terhadap batupasir dari formasi ini penting untuk memahami asal usul material penyusunnya serta dinamika geologi yang berperan dalam proses sedimentasinya melalui pendekatan geokimia yang dapat mengidentifikasi komposisi kimia dan lingkungan tektonik asal dari sedimen. Sebelas sampel batupasir diambil dari lokasi terpilih di lapangan dan dianalisis dengan menggunakan portable XRF analyzer untuk menentukan kandungan unsur utamanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa batupasir Formasi Kampungbaru didominasi oleh kandungan SiO₂ yang tinggi dan Al₂O₃ yang sedang dengan rasio Al₂O₃/SiO₂ yang rendah hingga menengah serta kandungan Fe₂O₃ + MgO yang relatif tinggi yang mengindikasikan bahwa material penyusun batupasir kemungkinan besar berasal dari batuan vulkanik atau beku mafik yang terbentuk pada lingkungan busur samudra atau margin kontinental aktif. Keberadaan wacke dan arkose yang dominan menandakan batupasir ini terendapkan dalam lingkungan dengan energi yang bervariasi, mulai dari laut dalam hingga area dekat sumber granitik. Selaras dengan sejarah geologi Kalimantan bagian timur yang pernah mengalami aktivitas magmatik subduksi pada zaman Tersier. Proses ini kemudian menghasilkan sedimen yang terbawa ke arah timur melalui sistem sungai dan diendapkan dalam lingkungan delta dan laut dangkal membentuk Formasi Kampungbaru. Dengan demikian, batupasir pada Formasi Kampungbaru mencerminkan provenance campuran antara continental block dan recycled orogen
STRATEGI INOVASI PELAYANAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP MELALUI APLIKASI iBALIKPAPAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT DI KOTA BALIKPAPAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan serta menganalisis strategi inovasi iBalikpapan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat Kota Balikpapan. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dan analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Aplikasi iBalikpapan dalam upaya meningkatkan minat baca Masyarakat di Kota Balikpapan secara umum telah dilaksanakan dengan baik namun belum maksimal, hal ini dapat diketahui berdasarkan indicator strategi inovasi dalam memberikan layanan terintegrasi, bahwa Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan melalui aplikasi iBalikpapan telah mengusung pemberian layanan terintegrasi dengan menghadirkan fitur-fitur seperti profil, followers, following, koleksi buku digital, E-Pustaka, E-Reader, Go-Book, ruang belajar, fitur tombol suka dan komentar, kotak masuk, serta ulasan. Keterlibatan masyarakat memiliki peran mulai dari tahap pengembangan aplikasi hingga pengawasan pelaksanaan aplikasi serta evaluasi penggunaan aplikasi iBalikpapan dimana ketika ditemukan permasalahan atau kekurangan maka Masyarakat dapat melaporkan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan baik melalui situs web resmi iBalikpapan, outline Whatsapp, maupun ulasan pada aplikasi Playstore sebagai tempat aplikasi iBalikpapan diunduh.Menjalin Kerjasama/Kolaborasi, pelaksanaan kolaborasi pada aplikasi iBalikpapan melibatkan kerjasama bersama pihak swasta yaitu PT Woolu Aksara Maya selaku pihak penanggung jawab penyedia jasa sistem dan operasi dalam bidang TI. Kemudian untuk Kolaborasi Internal Organisasi Perangkat Daerah pada Pemerintah Kota Balikpapan dan Kolaborasi Eksternal Pemerintah Kota Balikpapan seperti Tokoh, Komunitas, Perpustakaan Sekolah maupun Perpustakaan Perguruan Tinggi kolaborasi berupa pengelolaan dan penyediaan ruang e-Pustaka dalam aplikasi iBalikpapan. Aplikasi iBalikpapan merupakan pergeseran pelayanan publik konvensional menuju digital. Hal ini membuat masyarakat dapat mengakses layanan membaca buku secara mudah tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.
Ecocriticism Concepts in The Voices of Marrakesh : A Record of Visit by Elias Canetti
The field of ecocritical literary studies has consistently advanced alongside the deepening comprehension of the link between people and the natural environment. The research aims to analyze the representation of human-environment relationships depicted in The Voices of Marrakesh: A Record of a Visit travel writing by Elias Canetti, employing Greg Garrard’s ecocritical framework. Several key concepts of ecocriticism are presented such as pollution, pastoral, wilderness, apocalypse, dwelling, animals, and the Earth. These representations were explored through qualitative content analysis in travel writing, as one of the forms of literature. The result of this research shows three representations concerning pastoral, wilderness, and dwelling issues. The interconnection between human and natural environment is portrayed as being strongly influenced by cultural, emotional, and spatial experience.Keywords: ecocriticism, human, natural environment, travel writin
From Equivalence to Function: Pragmatic Approaches to Faithful Translation
The concept of fidelity in translation has long been dominated by the pursuit of equivalence, whether formal, dynamic, or functional. However, recent developments in translation studies suggest that this paradigm may be insufficient to address the complexities of meaning, intention, and cultural context. This article argues for a reconceptualization of faithful translation through a pragmatic lens, emphasizing communicative purpose, contextual appropriateness, and cultural resonance over rigid equivalence. Drawing from theories such as Skopos Theory, Relevance Theory, and speech act pragmatics, the study explores how pragmatic considerations shape faithful translation as an interpretive and purpose-driven act. By analyzing examples from literary, legal, and intercultural translation scenarios, the article demonstrates how function-oriented approaches better accommodate nuanced intentions and audience expectations. This shift from equivalence to function does not imply a betrayal of the source text but rather a redefinition of fidelity as a dynamic negotiation of meaning across cultural and linguistic boundaries. The paper concludes by proposing a model of pragmatic fidelity that integrates context-sensitive strategies and ethical responsibility, offering a more adaptable and communicatively effective framework for modern translation practice
Biochar and liquid fertilizer differently affect bulk density of Spodosols and Ultisols
Ultisols and Spodosols are soils with contrasting properties - Ultisols are clay-rich while Spodosols are sand-dominated. Soil bulk density, which can limit fertility, is an important property needing improvement in these degraded soils. This study aimed to determine how applying biochar combined with liquid fertilizer affects the bulk density of these soils. The research design was a Randomized Complete Block Design (RCBD) with biochar application set as the research factor and length of biochar soaking in liquid organic fertilizer (LOF) set as the research block. Bulk density sampling occurred at three moisture levels - mornings, afternoons, and evenings after watering. Overall, the two soil types responded differently to biochar treatment. Immersion duration and moisture level at sampling did not significantly impact bulk densit
Pola zonasi mangrove di wilayah Rawajitu Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung
Ekosistem mangrove memiliki keunikan yaitu adanya zonasi yang khas dan membedakannya dengan vegetasi terestrial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola zonasi mangrove di Rawajitu, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Penarikan sampel dilakukan dengan metode klaster sampling, hal ini didasari pada kenyataan bahwa kondisi mangrove pada lokasi penelitian memiliki keragaman dalam hal substrat, pasokan air tawar, dan kondisi arus laut. Pada masing-masing klaster diletakan plot contoh berbentuk garis berpetak yang diawali dari bagian terluar yang paling dekat dengan lautan sampai dengan daratan. Data ditabulasi dan dikelompokkan berdasarkan spesies penyusun vegetasi utama pada setiap zona. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa hutan mangrove di Rawajitu tergolong pola zonasi lengkap yaitu zona luar dengan vegetasi penyusun Avicennia marina, Sonneratia caseolaris, zona tengah dengan vegetasi penyusun Rhizophora mucronata, zona nipah dengan penyusun Nypa fruticans dan vegetasi penyusun zona darat (Excoecaria agallocha dan Hibiscus tiliaceus)
Deforestasi dan degradasi hutan di KPHP Telake Kalimantan Timur
Metode penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data deforestasi dan degradasi hutan yang dikeluarkan versi KLHK dan data deforestasi dan degrdasi hutan versi TMF dari Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa (The European Commission’s Joint Research Centre ). Berdasarkan hasil yang diperoleh yaitu terdapat perbedaan jumlah luasan area terdeforestasi dan area hutan terdegradasi dari versi KLHK dan versi TMF, deforestasi periode tahun 2018-2019 versi peta KLHK menunjukkan bahwa angka deforesatasi yaitu seluas ±42,59 hektar, sedangkan angka deforestasi versi peta TMF yaitu seluas ±47,73 hektar, lebih tinggi angka deforestasi versi peta TMF sebesar ±5,14 hektar. Luas deforestasi periode tahun 2019-2020 versi peta KLHK seluas ±672 hektar dan versi peta TMF seluas ±16,14 hektar lebih tinggi angka deforestasi versi peta KLHK ±656,76 hektar. Deforestasi periode tahun 2020-2021 versi peta KLHK seluas ±61,05 hektar, sedangkan luasan deforestasi versi peta TMF seluas ±41,67 hektar, lebih tinggi ±19,38 hektar angka deforestasi versi peta KLHK. Deforestasi periode tahun 2021-2022 versi peta KLHK tidak terdapat area deforestasi, sedangkan angka deforestasi versi peta TMF adalah seluas ±25,00 hektar. Degradasi hutan versi peta KLHK periode tahun 2018-2019 tidak terdapat area yang terdegradasi. Sedangkan degradasi hutan versi peta TMF seluas ±293,55 hektar.