eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
SEORANG ANAK USIA 13 TAHUN PENDERITA DIABETES MILLITUS TIPE 1 DAN HIPERTIROID DENGAN KENDALI GLIKEMIK BURUK
Type 1 Diabetes Mellitus due to mediated autoimmune destruction of pancreatic βcell leading to absolute insulin deficiency. This disorder is close related to thyroid autoimmunedisease. Both of them shared autoimmune and genetic predisposition which contribute to cooccurence of Type 1 Diabetes and thyroid disease. T1D is one of the most frequent chronicdiseases in children but can have its onset at any age. In adults, new-onset type 1 diabetesmay be misdiagnosed as type 2 diabetes and is more common than youth-onset T1D. Whenhyperthyroidism occurs in patients with DM, they are at an elevated risk of severehyperglycemia and poor glycemic contro
The Application of Flash Card Media Education to Improve Knowledge of Choosing Healthy Snacks among Elementary School Children at MIN 1 Kota Gorontalo
Introduction: Snacking is a behavior closely associated with children. Children tend to consume snacks without paying attention to cleanliness or nutritional content. The knowledge among elementary school children regarding healthy snack choices remains relatively low, thus requiring educational interventions to improve their awareness. One effective method is flashcard-based education, which can serve as a visual and interactive learning medium to enhance children's understanding of healthy snack selection. Objective: This study aims to determine the effectiveness of flashcard-based education in improving knowledge about healthy snack choices among elementary school children. Method: This case study employed a descriptive research approach involving five children with low knowledge about healthy snacks. The intervention was conducted over one day using flash cards, and knowledge levels were assessed before and after the session. Results: Following the intervention, the children's knowledge scores increased significantly, from an initial score of 3 (low knowledge category) to a score of 8–10 (high knowledge category), reflecting an improvement of 5–6 points. Conclusion: Flash card-based education proves to be a beneficial learning tool in enhancing elementary school children's knowledge of healthy snack selection
The Effect of COVID-19 Pandemic on Arrival Time of Acute Stroke Patients in The Emergency Department of Abdoel Wahab Sjahranie Hospital
Introduction: The COVID-19 pandemic is thought to have an effect on the arrival of acute stroke patients to the emergency department (ED). This study aims to determine the effect of the COVID-19 pandemic on the arrival time of acute stroke patients to the ED since the time of onset. Methods: This study is an observational cross-sectional analytical study with purposive sampling in acute stroke patients who came to the ED of Abdoel Wahab Sjahranie Hospital Samarinda whose stroke onset time was known. Data were taken from medical records from the period before the COVID-19 pandemic in March 2019-April 2020 and the period during the COVID-19 pandemic in March 2020-April 2021. Data analysis used the Chi-Square test. Results: The difference in the number of acute stroke patients hospitalized before and after the COVID-19 pandemic was obtained p = 0.000. The difference between the arrival time of acute stroke patients to the ED before and after the COVID-19 pandemic was obtained p = 0.678. The relationship between age, health insurance ownership, address, and consciousness status with the time of arrival at the ED during the COVID-19 pandemic was obtained sequentially p = 0.641, p = 0.668, p = 0.679, p = 0.679, and p = 0.018. Conclusion: There was a decrease in the number of acute stroke patients coming to the ED of Abdoel Wahab Sjahranie Hospital Samarinda during the COVID-19 pandemic. There was a significant relationship between consciousness status and the time of arrival at the ED during the COVID-19 pandemic, indicating that acute stroke patients tend to go to the ED more quickly when there is a decrease in consciousness
The Effectiveness of Warm Compresses for Back Pain in Pregnant Women in the Third Trimester
Nyeri punggung salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil trimester III. Hal ini akibat perubahan anatomi dan fisiologi selama kehamilan, seperti pertambahan BB, pergeseran pusat gravitasi, serta kelemahan otot perut dan punggung. Penanganan nyeri secara non-farmakologis, pemberian kompres hangat, menjadi alternatif yang aman, efektif, dan mudah diterapkan untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa menimbulkan efek samping yang berarti. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Dengan Metode one group pre-test dan post-test, sampel 39 orang ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung melalui teknik purposive sampling. Tingkat nyeri menggunakan alat ukur Numeric Rating Scale (NRS). Analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian terdapat penurunan skor nyeri dari sebelum diberikan kompres hangat yaitu 5 (nyeri sedang), setelah intervensi menjadi 2 (nyeri ringan). Hasil uji statistik Wilcoxon nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi kompres hangat. Kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Kompres hangat dapat dijadikan sebagai salah satu upaya penanganan nyeri yang aman, murah, dan mudah dilakukan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun secara mandiri di rumah
Pengaruh formula tepung komposit terigu dan tepung kacang hijau (Vigna radiata L.) terhadap nilai gizi, karakteristik fisik dan organoleptik kue ilat sapi
Kue Ilat Sapi merupakan makanan tradisional khas Kalimantan timur, makanan ini berbahan baku utama terigu dan gula merah. Kue Ilat Sapi memiliki tekstur yang menyerupai kue bolu kering atau roti dan memiliki rasa manis. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari nilai gizi, serta karakteristik fisik dan organoleptik kue Ilat Sapi yang diolah dari menggunakan tepung komposit terigu (T) dan tepung kacang hijau (TKH). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu formula tepung komposit: 200 g T (p0), 200 g T dan 25 g TKH (p1), 200 g T dan 55 g TKH (p2), serta 200 g T dan 85 g TKH (p3). Data nilai gizi dan karakteristik fisik dianalisis menggunakan Anova dilanjutkan dengan DMRT, sedangkan data organoleptik dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula tepung komposit terigu dan tepung kacang hijau berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak, serta daya kembang dan karakteristik organoleptik (warna, aroma dan tekstur) kue ilat sapi. Berdasarkan karakteristik organoleptik hedonik, kue ilat sapi yang diolah menggunakan formula p1 (200 g T dan 25 g TKH) mendapatkan respons paling baik (disukai). Nilai gizi kue ilat sapi yang diperoleh adalah kadar air 12,45%, kadar abu 0,010%, kadar protein 9,72%, dan kadar lemak 0,126%
Rancang Bangun Aplikasi Pelayanan Surat Menyurat Pemerintah Desa Pucangsari Berbasis Mobile dengan Metode Waterfall
Pelayanan administrasi surat menyurat di Balai Desa Pucangsari masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan proses pengajuan surat menjadi lambat dan kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pelayanan surat menyurat berbasis mobile yang dapat mempercepat dan mempermudah proses administrasi di desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem ini dikembangkan menggunakan Flutter untuk aplikasi mobile, Laravel untuk backend, dan MySQL sebagai database. Hasil pengujian dengan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa aplikasi berfungsi dengan baik, sementara pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 72,1, yang menunjukkan bahwa aplikasi dapat diterima oleh pengguna dengan tingkat kegunaan yang cukup baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi yang dibangun dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan surat menyurat di Balai Desa Pucangsari, sekaligus sebagai langkah awal menuju digitalisasi layanan desa secara menyeluruh
Analisis Komparatif Kinerja Kontroler OpenDaylight dan POX pada Jaringan SDN Berdasarkan Parameter QoS
Dalam arsitektur Software-Defined Networking (SDN), kontroler berfungsi sebagai pusat kendali jaringan yang performanya sangat krusial. Kinerja kontroler yang buruk dapat menjadi titik hambat (bottleneck) dan menurunkan kualitas layanan jaringan secara keseluruhan, sehingga pemilihan kontroler yang tepat menjadi fundamental dalam implementasi SDN. Penelitian ini menjadi penting karena melakukan analisis komparatif secara langsung antara dua kontroler populer dengan filosofi desain yang berbeda: OpenDaylight (ODL) yang berbasis industri dan POX yang ringan untuk riset. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi dan membandingkan kinerja kedua kontroler tersebut dalam menangani beban trafik data yang tinggi dan bervariasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dalam lingkungan simulasi menggunakan Mininet. Kinerja kedua kontroler diuji pada topologi yang sama dengan tiga skenario beban trafik data yang berbeda (1,02 Gb, 5 Gb, dan 10 Gb). Parameter yang diukur adalah Quality of Service (QoS), yang meliputi throughput, delay, packet loss, dan jitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OpenDaylight secara umum lebih unggul, dengan performa throughput (rata-rata 199 Mbps), delay (rata-rata 0,950 ms), dan jitter (rata-rata 0,950 ms) yang lebih baik. Sebaliknya, kontroler POX menunjukkan keunggulan pada parameter packet loss, dengan nilai rata-rata yang lebih rendah (2,67%) dibandingkan OpenDaylight (3,40%). Kesimpulannya, hasil ini mengindikasikan adanya pertukaran kinerja (trade-off), di mana OpenDaylight lebih cocok untuk jaringan yang menuntut kecepatan tinggi, sementara POX lebih andal untuk aplikasi yang memprioritaskan integritas pengiriman data
PENENTUAN STATUS MUTU AIR SUNGAI MAHAKAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI ONLINE MONITORING (ONLIMO) PADA STASIUN KLHK 167 KOTA SAMARINDA
Sungai Mahakam mengalami penurunan kapasitas baik dari segi kualitas maupun kuantitas air, sehingga fungsi dan perannya sebagai sumber air bagi masyarakat di sepanjang aliran sungai menjadi kurang optimal. Untuk menjaga kualitas air sesuai peruntukannya, diperlukan sistem pemantauan yang berkelanjutan dan terintegrasi secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk memantau kualitas air Sungai Mahakam secara berkala serta menentukan status mutunya berdasarkan data dari Stasiun KLHK 167 menggunakan sistem Online Monitoring (ONLIMO). Metode yang digunakan adalah analisis Indeks Pencemaran (IP) dengan parameter Amonia, BOD, COD, DO, TSS, dan TDS. Data dikumpulkan dan dianalisis secara daring melalui sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) yang bekerja secara otomatis dan real-time. Hasil pemantauan selama bulan Oktober 2025 menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Mahakam berada pada kategori cemar sedang selama 14 hari (50%) dan cemar berat selama 2 hari (7,14%) dari total 28 hari pengamatan, sedangkan sisanya tergolong cemar ringan hingga memenuhi baku mutu. Nilai amonia yang tinggi mencapai 11,39% menjadi faktor dominan penyebab pencemaran. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan sistem ONLIMO sebagai alat pemantauan berkelanjutan untuk mendeteksi perubahan kualitas air secara cepat dan mendukung upaya pengendalian pencemaran di wilayah Sungai Mahakam
EVALUASI KUALITATIF OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) DI RUMAH SAKIT X
Rumah sakit menghasilkan limbah padat, cair, dan gas yang berpotensi mengandung mikroorganisme penyebab penyakit, bersifat infeksius, serta mengandung bahan kimia berbahaya maupun zat radioaktif dalam kadar kecil yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Pengolahan limbah berperan penting dalam mengurangi sifat berbahaya serta memastikan kualitasnya sesuai standar sebelum dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem operasional serta pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit X, berdasarkan Buku 3 Pedoman SOP UPTD Pengelola Air Limbah Domestik Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan observasi, wawancara dengan pengawas operator dan juga melakukan dokumentasi unit pengolahan di IPAL. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem pengolahan limbah telah berjalan sesuai prosedur, di mana efisiensi penyisihan parameter pencemar untuk kadar BOD, COD, TSS, dan mikroorganisme patogen memenuhi baku mutu. Pengelolaan IPAL secara rutin dan pencatatan parameter harian juga telah dilakukan dengan baik. Kesimpulannya, hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian operasional IPAL terhadap Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 72 Tahun 2013 mencapai 100%. Berdasarkan dengan Buku 3 SOP Aset Operasi UPTD, tingkat kesesuaian operasional tercatat sebesar 93,3% dengan 28 dari 30 parameter terpenuhi, sedangkan tingkat kesesuaian pemeliharaan sebesar 89,65% dengan 26 dari 29 parameter terpenuhi
Peran Manajemen Sumber Daya Manusia Kontraktor Pelaksana Dalam Meningkatkan Kinerja Proyek (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Kantor PLN ULP Samarinda Ilir)
Manajemen sumber daya manusia (SDM) berperan penting dalam mengatur tenaga kerja agar proyek dapat berjalan lancar dan mencapai target yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh manajemen SDM kontraktor pelaksana terhadap kinerja proyek, serta elemen yang paling berpengaruh. Penelitian dilakukan secara kuantitatif pada proyek pembangunan Gedung Kantor PLN ULP Samarinda Ilir dengan jumlah responden sebanyak 24 orang. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen SDM kontraktor pelaksana memberikan pengaruh sebesar 62,3% terhadap peningkatan kinerja proyek. Berdasarkan hasil uji t, hanya variabel rekrutmen dan seleksi yang berpengaruh secara signifikan secara parsial terhadap kinerja proyek, dengan nilai koefisien sebesar 0,750