eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Prejudice toward Indian Characters in Gore Verbinski's The Lone Ranger Film
This research deals with prejudice in The Lone Ranger film by Gore Verbinski. Prejudice is an unfounded attitude of dislike or hatred towards a particular person or group of people based on judgmental beliefs without regard to the unique characteristics of a person or group of people based simply on their membership in that group. The researcher analyzed the prejudiced aspects by characterizing the characters experiencing treatment in this film. This research used a qualitative research design. The data were generated from the speech, action, and thoughts of the characters portrayed in the film. The researcher revealed that the stages of prejudice action in this film are committed by white people and experienced by the Indian People. In conclusion, the four stages of prejudice experienced by the characters were anti-locution, discrimination, physical attack, and extermination. Therefore, the researcher concluded that the difference between both races such as their skin tone, or their behavior is what generated prejudice toward Indian characters
Citra Tokoh Melur Dalam Novel Perempuan Karya Maman Suherman Kajian Feminisme Eksistensialisme
Juliansyah, Resky. 2021. Analisis Citra Tokoh Melur Dalam Novel Perempuan Karya Maman Suhermam. Skripsi. Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman.Pembimbing I: Dahri Dahlan., S.S., M. HUM.;Pembimbing II: Ahmad Mubarok., S.S., M. HUM.Kata Kunci : Feminisme, Eksistensialisme, Novel, Tokoh utama Novel Perempuan adalah buku lanjutan dari Re; dan buku ketiga dari Maman Suherman. Novel tersebut mengangkat cerita tentang Melur, anak dari Rere atau Re: yang telah berhasil menyandang gelar Dr didepan namanya, banyak kilas balik kemasa lalu yang disajikan oleh Maman Suherman dalam novel tersebut serta tentang keadilan bagi perempuan tentang feminisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis antar fenomena yang diselidiki melalui tahapan identifikasi novel, feminisme dan menyimpulkan hasil penelitian. Analisis awal menggunakan teori fakta cerita Robert Stanton dan teori feminisme dari berbagai teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel karya Maman Suherman ini mengusung perlawanan perempuan terhadap tindakan yang terjadi terhadap perempuan. Namun setelah Melur menyelesaikan S3 di Tokyo maka dari itu Melur kembali ke indonesia untuk menyelidiki kematian dari ibu kandungnya
Masculinity of Percy Jackson in Heroes of Olympus: House of Hades Novel by Rick Riordan
This study analyzes the concept of masculinity by Brannon in the novel Heroes of Olympus: House of Hades. The purpose of this study is to describe how forms of masculinity are displayed through the character of Percy Jackson in his practice of applying the behavior of a man in responding to his surroundings. This study uses a qualitative descriptive research design. The data are in the form of narration and dialogue, which are related to forms of masculinity. Data analysis used Brannon theory and then the data analysis process used Miles and Huberman's theory. In the results of this study, researchers found forms of masculinity used by Percy's character for the sake of protecting his friends and lovers from Percy himself. Therefore, Percy Jackson and his masculinities can be taken as representative of human nature in general in terms of being a gentleman for others which is also common happen in current society
An Analysis of Katie's Personality in Midnight Sun Film
This study aims to portray the personality of Katie's character in the story Midnight Sun by using Sigmund Freud theory. The researcher used qualitative-descriptive method. The results showed that there were 3 descriptions of Katie's personality. The description of Katie's personality is the id, ego, and superego. All of these personality traits are represented through Katie's character who plays a big role in bringing about changes due to her illness.This thesis discusses about the main character Katie in the Midnight Sun film. The researcher concerns on exploring the personality character of Katie to portray the personality of Katie’s character in the story Midnight Sun. The researcher assumes that each personality in this study, the researcher used a film entitled “Midnight Sun” by Scoot Speer (2018). This study uses qualitative descriptive research and Sigmund Freud's theory of psychoanalysis. These are composed of three elements, the namely id, the ego, and the superego. The researcher could find out the Katie’s personality because of the disease of Xeroderma Pigmentosum which she suffered by using characterization with telling and showing. Katie Price's Xeroderma Pigmentosum (XP) disease played a major role in giving birth to personality change in Katie by using the Pickering and Hoeper method, namely telling and showing. Katie's ego, which is so dominant in fulfilling the demands of the id and often blocks the role of the superego, is the main cause of the personality change that Katie goes through. Based on the three types of anxiety raised by Sigmund Freud, Katie also felt the three types of anxiety. The first anxiety is moral, the second anxiety is realistic and the last or third anxiety is neurotic anxiety.Keywords: Xeroderma Pigmentosum, Personality, Id, Ego, Superego
The Effectiveness of Expressive Art Therapy in Reducing Anxiety in Young Women in Islamic Boarding Schools
Adolescence is a period of transition or transition from childhood to adulthood. During this period, growth and development experienced rapid changes both physically and mentally. In this transition period, teenagers are very vulnerable to experiencing anxiety disorders. This research aims to determine the effectiveness of applying expressive arts therapy to reduce anxiety in adolescent girls at the Islamic boarding school X Yogyakarta. This research uses quantitative methods. The subjects in this research were 5 students in grades 7-10, aged 13-15 years who experienced anxiety, residing at Islamic boarding school X Yogyakarta. This research uses the DASS 42 (Depression Anxiety Stress Scale) measuring instrument, to measure anxiety levels. Data analysis used the Wilcoxon test. The results of the analysis show a value of Z= -2.032, with a significance of p= 0.042 (p˂0.05). This shows that there is a significant difference between the anxiety experienced by participants before and after participating in the group therapy process.Masa remaja adalah masa peralihan atau masa transisi dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan mengalami perubahan pesat baik secara fisik maupun mental. Dalam masa peralihan ini, remaja sangat rentan mengalami gangguan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan expressive art therapy untuk menurunkan kecemasan pada remaja putri di pondok pesantren X Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah santri-santri kelas 7-10 yang berjumlah 5 orang dengan rentang usia 13-15 yang mengalami kecemasan, bertempat tinggal di pondok pesantren X Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan alat ukur DASS 42 (Depression Anxiety Stress Scale), untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Z= -2.032, dengan signifikansi p= 0,042 (p˂0,05). Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kecemasan yang dialami oleh peserta sebelum dan setelah mengikuti proses terapi kelompok
Penentuan Jenis Penyangga Menggunakan Kombinasi Metode RMR, Numerik dan Probabilitas di Crosscut 12 access PT. Cibaliung Sumber Daya
Pemilihan jenis penyangga dalam memastikan kestabilan lubang bukaan menjadi salah satu yang harus diperhatikan dengan serius. Hal ini bisa berdampak pada ketidakstabilan dan berakhir dengan terjadinya runtuhan lubang bukaan tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis terkait yang tentunya memerlukan metode yang mampu mengakomodasi berbagai variabel guna mendekati kondisi sebenarnya. Metode probabilitas seperti yang dikemukakan oleh Arif (2016), mampu mengakomodasi setiap variasi data karakteristik dari parameter yang hasilnya dinyatakan dalam bentuk probabilitas kelongsoran (PK). Dalam penelitian ini, digunakan kombinasi metode RMR’89, Numerik dan Probabilitas yang menjadi suatu rangkaian proses analisis guna saling melengkapi dan mendukung untuk mencapai hasil yang lebih akurat. Selain itu kriteria keruntuhan yang digunakan yaitu mohr coulomb dengan nilai FK minimal sebesar 1,5 juga analsisis monte carlo untuk metode probabilitas.Hasil penelitian menunjukkan nilai RMR sebesar 42 (fair rock) dan jenis penyangga yang direkomendasi oleh Bieniawski (1989) yaitu rockbolt (panjang 4 m, spasi 1,5 m), shotcrete tebal 100 mm dan wiremesh. Namun saat dianalisis dengan metode numerik dan probabilitas, jenis penyangga tersebut tidak efektif karena diperoleh nilai FK rata – ratanya 1,21 dengan probabilitas keruntuhan 89,59 %. Untuk itu dilakukan modifikasi jenis penyangga yang akhirnya diperoleh jenis penyangga yang sesuai kriteria nilai FK dan probabilitas lebih kecil yaitu kombinasi rockbolt (panjang 4 m, spasi 1,5 m), shotcrete tebal 100 mm, wiremesh dan H-Beam. Adapun nilai FK rata – ratanya 1,6 dengan probabilitas keruntuhan 33,07 %.Kata Kunci : Penyangga, RMR, Numerik, Probabilita
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JL. K. H. WAHID HASYIM II – JL. PADAT KARYA, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR
Simpang merupakan daerah terjadinya konflik yang dapat menimbulkan kemacetan. Salah satu simpangdi Kota Samarinda yang sering mengalami kemacetan adalah simpang tiga Jl. K. H. Wahid Hasyim II – Jl. PadatKarya. Simpang ini merupakan simpang tiga tak bersinyal yang cukup padat karena berada dekat dengan kawasanpemukiman, pertokoan, dan sekolah. Selain itu, pada bahu jalan sepanjang lengan digunakan sebagai lahan parkir.Analisis kinerja simpang dilakukan menggunakan MKJI 1997 dan program PTV Vissim. Hasil analisiskondisi eksisiting simpang menggunakan MKJI 1997 diperoleh nilai derajat kejenuhan sebesar 1,44, dan tundaansimpang sebesar 71,38 detik/smp dengan tingkat pelayanan F. Selanjutnya dilakukan simulasi dengan PTVVissim. Penyesuaian terhadap model simulasi dengan kondisi lapangan dengan cara kalibrasi, validasi modelsimpang secara trial dan error, mempertimbangkan perilaku pengemudi, serta melakukan uji GEH dan uji MAPEterhadap volume kendaraan. Hasil analisis menggunakan PTV Vissim diperoleh nilai tundaan simpang sebesar44,4167 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan simpang E.Berdasarkan analisis tersebut, untuk mengatasi permasalahan pada simpang tersebut diambil solusipenanganan dengan merencanakan simpang bersinyal. Perencanaan simpang bersinyal diberikan denganpengaturan 2 fase dan 3 fase dengan menggunakan MKJI 1997 dan dilakukan simulasi dengan program PTVVissim. Hasil analisis alternatif simpang yang paling baik yaitu simpang dengan 3 fase karena menghasilkan DSrata-rata simpang sebesar 0,785, tundaan simpang sebesar 32,81 detik/smp dan tingkat pelayanan D, D, dan Dpada masing-masing pendekat. Hasil analisis menggunakan PTV Vissim diperoleh nilai tundaan simpang sebesar36,89 detik/kendaraan dengan tingkat pelayanan simpang D
ANALISIS KARAKTERISTIK KECELAKAAN LALU LINTAS PADA TITIK BLACKSPOT di RUAS JALAN AHMAD YANI KILOMETER 21, JALAN WAHID HASYIM II dan JALAN CIPTO MANGUNKUSUMO SAMARINDA
Tingginya angka kecelakaan di Kota Samarinda dan salah satu kecelakaan tertinggi di Samarinda yaitupada Jalan Ahmad Yani KM. 21, Jalan Wahid Hasyim II dan Jalan Cipto Mangun Kusumo. Untukmengatasi permasalahan kecelakaan lalu lintas pada tiga jalan tersebut, maka dilakukan penelitianmengenai analisis karakteristik faktor kecelakaan lalu lintas pada jalan tersebut. Berdasarkan Hasil Surveypenyebab kecelakaan yang terjadi di Jalan Ahmad Yani Km 21 yakni karena adanya faktor manusia (67%),Jalan Wahid Hasyim II (83%), Jalan Cipto Mangunkusumo (100%). Dari hasil analisis angka kecelakaanmenggunakan metode EAN, BKA dan UCL bahwa pada Jalan Ahmad Yani Km 21 pada titik 1(EAN=24>BKA=24,4 UCL=22,4) pada titik 5 (EAN=40>BKA=24,4, UCL=24,62). Pada Jalan WahidHasyim II pada titik 4 (EAN=21>BKA=19,26, UCL=18,39) pada titik 11 (EAN=44>BKA=19,26,UCL=22,93). Pada Jalan Cipto Mangunkusumo pada titik 2 (EAN=24>BKA=22,88 UCL=20,76) pada titik13 (EAN=32>BKA=22,88, UCL=22,07)
ANALISIS KELAYAKAN BENIH IKAN AIR TAWAR DAN UDANG WINDU DI UPT BALAI BENIH IKAN TANJUNG LAUT INDAH KOTA BONTANG ( Business Feasibility Analysis Of Freshwater Fish And Tiger Shrimp Seeds At UPT. Balai Benih Ikan Tanjung Laut Indah Bontang City )
The fisheries sector has enormous potential to be developed. One of them is aquaculture. The government in handling this matter established a Fish Seed Center in each region under the auspices of the Directorate General of Aquaculture. Bontang City has a fish seed center located in Tanjung Laut Indah Village. The seeds produced are tilapia, catfish and tiger shrimp. The purpose of this study is to analyze the financial feasibility of commodities in the Fish Seed Center. The sampling method is a case study while the data analysis methods used are Net Present Value, Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period. The research results obtained based on the financial feasibility analysis are NPV (Net Present Value) of Rp. 157,414. 504, IRR (Internal Rate of Return) of 8%, Net Benefit Cost Ratio 1 and Payback Period for 13 years and 4 months. The conclusion obtained in this study is that the cultivation of tilapia, catfish and tiger shrimp seeds at the Fish Seed Center of Bontang City is financially feasible and profitabl
Psikoedukasi: Shut Down Fat Talk Pada Remaja
Fat talk merupakan suatu bentuk tindakan negative yang membuat korban merasa tidak nyaman dan memunculkan emosi-emosi negative lainnya lainnya seperti tidak percaya diri, isolasi diri, diet tidak sehat, gangguan makan dan tentunya berdampak pada kondisi kesehatan mental individu.Tujuan implementasi psikoedukasi tentang shut down fat talk guna memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya remaja pada jenjang mahasiswa agar di lingkungan kampus tidak ditemukan lagi perilaku fat talk yang berdampak negatif terhadap korbannya. Metode psikoedukasi ini dengan menggunakan platform webinar secara daring yang diselenggarakan pada hari sabtu tanggal 9 September 2023, dalam kegiatan melibatkan beragam mahasiswa yang terlibat dengan jumlah responden 25 mahasiswa, dimana seluruh responden webinar memperoleh reward berupa e-money sebesar 50.00. Berdasarkan hasil kegiatan webinar para responden memiliki peningkayan soft skill dan hard skill berupa pemahaman tentang fat talk, faktor-foktor yang mempengaruhi fat talk, dampak dan contoh-contoh konkrit fat talk yang terjadi hingga mereka memahami tentang strategi menghadapi fat talk.Fat talk is a form of negative behavior that makes the victims feel uncomfortable and causing them to have negative emotions such as lack of self confidence, self isolation, unhealthy diet, eating disorder, and absolutely negative impact on mental health. The purpose of implementing psychoeducation about shutting down the fat talk was to provide knowledge and information about fat talk issues to community specifically university students, so that hopefully there would be no more fat talk behaviors that had negative impact on the victims. Webinar through zoom meeting was conducted and participated by over 25 university students on Saturday September 9, 2023. Participants who joined the whole sections of webinar were rewarded 50 thousands rupiah in the form of electronic money. Based on the activities result analysis, participants gained more knowledge about fat talk definition and behaviors, factors influencing fat talk, and negative impacts of fat talk. Hopefully it contributed to their soft skill and hard skill enhancement in implementing knowledge about fat talk prevention to daily activities