eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    The Analysis of Swear Words in Suicide Squad Movie

    Get PDF
    Swear words as a strong language that is expressed by a person to their powerful emotion by Swan in 1995. The present study discussed the type and the function of swear words in Suicide Squad movie. This research is descriptive qualitative study whose data are in the form of utterances uttered by the characters in Suicide Squad movie that shown the types of swear words and their functions. In finding, the researcher found five types of swear words in Suicide Squad movie. Those are dysphemism, idiomatically, abusively, emphatically and cathartically. The researcher also founds the functions those of swear words as they functioned as showing anger or frustration, descriptive- evaluative, joke, surprise and sarcastic irony. The findings showed that abusive was the dominant type, because this type was mostly used by the characters in Suicide Squad movie. The implication of this research is knowing that swear words found in Suicide Squad movie showed that the characters in Suicide Squad movie used swear words not always to humiliate others or to express anger, but also to express their other emotions and to show friendliness

    Can Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Reduce Academic Anxiety in High School Students?

    Get PDF
    Teenagers experience rapid development and growth during high school. During this phase, adolescents experience many challenging changes, including changes in emotional and physical development. If these changes are not properly managed, they can lead to problems such as anxiety. One of the sources of teenage anxiety is their academic problems. "Academic anxiety" is what this form of anxiety is called. It can be a challenge for students to focus, learn, and feel confident. Interventions are needed to assist students in controlling their anxiety so that they can be successful in achieving their academic endeavours. The purpose of this study was to assess the effectiveness of the Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) method in reducing high school students' academic anxiety levels. The participants in this study were 17-year-old high school students. The method used is a single case experimental design in which this single case refers to one individual within a certain scope. The results showed that REBT can reduce high school students' academic anxiety levels. Based on their experience of carrying out activities during the intervention, students are aware of irrasional thoughts that lead to behavior and feelings and replace them with rational thoughts by confronting these irrasional thoughts.Remaja mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang pesat selama masa sekolah menengah atas. Pada fase ini remaja mengalami banyak perubahan yang menantang, termasuk perubahan perkembangan emosi dan fisik. Jika perubahan ini tidak dikelola dengan benar, maka dapat menimbulkan masalah seperti kecemasan. Sumber kecemasan remaja salah satunya ialah persoalan akademik mereka. "Kecemasan akademis" adalah sebutan yang diberikan untuk bentuk kecemasan ini. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi siswa untuk fokus, belajar, dan merasa percaya diri. Intervensi diperlukan untuk membantu siswa dalam mengendalikan kecemasan mereka sehingga mereka dapat berhasil dalam mencapai usaha akademis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) dalam menurunkan tingkat kecemasan akademis siswa sekolah menengah atas. Partisipan penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas yang berusia 17 tahun. Metode yang digunakan adalah single case experimental design yang dimana single case ini mengacu pada salah satu individu didalam suatu lingkup tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa REBT dapat menurunkan tingkat kecemasan akademis siswa SMA. Berdasarkan pengalaman mereka melakukan aktivitas selama intervensi, siswa menyadari pemikiran irasional yang mengarah pada perilaku dan perasaan dan menggantinya dengan pemikiran rasional dengan cara mengkonfrontasi pemikiran yang irasional tersebut. 

    Job Crafting Training Design as an Effort to Increase Work Engagement on Workers

    Get PDF
    Being a new member of an organization / company is expected by job seekers. Many prospective workers have participated in many selections but have not succeeded in becoming members of the organization as expected. So a strategy (intervention) is needed from management in order to increase worker work engagement. The right design according to the results of the study is the design of job crafting training which theoretically is one of the predictors of work engagement. The purpose of this study is to develop a training design to increase work engagement in PT X workers through job crafting. The research method in this study is quantitative. The researcher provided 9 (nine) open-ended questions related to self-development and challenges faced at PT X. The questions were uploaded on the Google Form, making it easier for participants to fill in anytime and anywhere. After respondents filled out the questionnaire, researchers coded each answer response. The results of the study can be concluded that the design of job crafting training is one design that deserves to be considered by organizations in order to develop human resources, especially for new workers. The implementation of training by the organization is expected to provide experience for new workers so as to increase worker work engagement. It is expected that with the increase in work engagement, performance will also increase. The implications of this study require the legality aspect of human resource development, especially new employees, should be outlined in the rules/policies/SOPs so that the guarantee of implementing activities is higher.Menjadi anggota baru pada suatu organisasi/perusahaan merupakan hal yang diharapkan oleh pencari kerja. Banyak calon pekerja yang mengikuti banyak seleksi namun belum berhasil menjadi anggota organisasi sesuai harapannya. Maka dibutuhkan strategi (intervensi) dari manajemen dalam rangka meningkatkan work engagement pekerja. Adapun desain yang tepat sesuai dengan hasil kajian adalah desain pelatihan job crafting yang secara teoritis merupakan salah satu prediktor dari work engagement. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun desain pelatihan untuk meningkatkan work engagement pada pekerja PT X melalui job crafting. Metode penelitian pada penelitian ini adalah kuantitatif. Peneliti memberikan 9 (sembilan) pertanyaan terbuka terkait pengembangan diri dan tantangan yang dihadapi di PT X. Pertanyaan tersebut  diunggah pada Google Form sehingga memudahkan peserta untuk melakukan pengisian kapan pun dan dimana pun. Setelah responden mengisi kuesioner, peneliti melakukan Coding setiap respons jawaban yang muncul. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa desain pelatihan job crafting merupakan salah satu desain yang layak dipertimbangkan oleh organisasi dalam rangka mengembangkan sumber daya manusia terutama bagi pekerja baru. Implementasi pelatihan oleh organisasi diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi pekerja baru sehingga mampu meningkatkan work engagement pekerja. Diharapkan dengan meningkatnya work engagement maka kinerja juga akan mengalami peningkatan. Implikasi dari penelitian ini perlu adanya aspek legalitas pengembangan sumber daya manusia terutama karyawan baru sebaiknya dituangkan pada aturan/kebijakan/SOP sehingga jaminan pelaksanaan kegiatan lebih tinggi

    Psychological Well-Being for Women Working as Members of the TNI/Polri

    Get PDF
    The purpose of this study is to collaborate the results of previous research on psychological well-being in women who work as members of the TNI/Polri into a study. This study uses literature studies. The usefulness of literature review itself is to synthesize a variety of relevant research results, so that the facts presented can be more balanced and comprehensive. A total of four journals will be reviewed after going through the selection process, all of which are journals with quantitative studies. The results of the study described on the condition of psychological well-being in women who worked as members of the TNI/Polri based on the results of measurements in the journal 1 showed that most (71%) were in the high category. While the results of measurements in journal 4 showed 62.5% of psychological well-being was in the high category and 37.5% very high. Based on the results of this study, it can be used as reinforcing evidence for the importance of paying more attention, especially to the psychological well-being of women who work as members of the TNI/Polri, which have a positive or negative relationship with several other variables such as Dual Role Conflict (Work-Family), Hardiness, Perceptions of Career Development and Fear of Success.Penelitian ini bertujuan untuk mengkolaborasikan hasil penelitian sebelum-sebelumnya perihal kesejahteraan psikologi pada wanita yang bekerja sebagai anggota TNI/Polri menjadi sebuah kajian. Penelitian ini menggunakan kajian literatur. Kegunaan dari tinjauan literatur sendiri adalah untuk mensintesis berbagai hasil penelitian yang relevan, sehingga fakta yang dipaparkan dapat lebih berimbang dan juga komprehensif. Sebanyak empat jurnal akan ditinjau setelah melalui proses seleksi, yang semuanya merupakan jurnal dengan studi kuantitatif. Hasil penelitian yang digambarkan perihal kondisi kesejahteraan psikologis pada wanita yang bekerja sebagai anggota TNI/Polri berdasarkan dari hasil pengukuran dalam jurnal 1 menunjukkan bahwa sebagian besar (71%) berada pada kategori tinggi. Sedangkan hasil pengukuran pada jurnal 4 menunjukkan 62,5% kesejahteraan psikologis berada pada kategori tinggi dan 37,5% sangat tinggi. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bukti penguat pentingnya untuk memberikan perhatian lebih khususnya terhadap kondisi kesejahteraan psikologis pada wanita yang bekerja sebagai anggota TNI/Polri yang memiliki hubungan baik secara positif maupun negatif dengan beberapa variabel lain seperti Konflik Peran Ganda (Pekerjaan-Keluarga), Hardiness, Persepsi Pengembangan Karier dan Fear of Success

    Fast Tempo Increases Attention: The Effect of Music Tempo on Attention

    Get PDF
    Music is an inseparable part of daily activities, one of which is student activities. Attention is an effort in mental processes to focus and pay attention to a particular object effectively and selectively. This study aims to see how fast and slow music tempos can affect students' attention, especially during this pandemic. This study used a between-subject design with three groups; One control group and two experimental groups. A total of 36 participants are students. The Concentration Grid Test is used as the measuring instrument. The results of the Kruskal-Wallis test showed a value of p = 0.040, p <0.05. The post-hoc analysis results showed that participants who listened to pop instrumental music with a fast tempo had a significantly higher score than those without music (p=0.042, MD=-1.083) and with a slow tempo (p=0.007, MD=1.583). There was no significant difference between no music with a slow tempo (p=0,229, MD=0,500). This result shows that the music tempo is not distracting and can increase students' attention.Musik menjadi bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas sehari-hari, salah satunya dalam kegiatan yang dilakukan mahasiswa. Atensi merupakan usaha dalam proses mental yang dilakukan untuk memfokuskan dan memperhatikan suatu objek tertentu secara efektif dan selektif.  Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana musik dengan tempo cepat dan lambat mampu memengaruhi atensi mahasiswa, terutama selama masa pandemik. Penelitian ini menggunakan desain between subject dengan tiga kelompok, satu kelompok kontrol dan dua kelompok eksperimen. Partisipan pada penelitian ini sebanyak 36 mahasiswa dan alat ukur yang digunakan adalah Concentration Grid Test. Hasil uji beda pada perhitungan Kruskal-Wallis menunjukkan nilai p = 0,040, p < 0,05. Hasil analisis post-hoc menunjukkan bahwa partisipan yang mendengarkan musik pop instrumental dengan tempo cepat memiliki skor yang secara signifikan lebih tinggi daripada tanpa musik (p=0,042, MD=-1.083) dan tempo lambat (p=0.007, MD=1,583), tetapi antara tanpa musik dengan tempo lambat tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,229, MD=0,500). Hasil ini menunjukkan bahwa tempo musik tidak menjadi sebuah distraksi, melainkan mampu meningkatkan atensi mahasiswa saat melakukan kegiatan kognitif

    Intervention Program to Increase Parental Acceptance of Children with Special Needs

    Get PDF
    Condition of special need child can affect parental acceptance, thus affecting the parenting practice and development of special need child. Various intervention programs with various methods have been developed to increase parental acceptance towards special need child. Based on this phenomenon this systematic literature review was conducted to give details of intervention programs that have been found could increase parental acceptance towards special need child. There are 5 studies used in this systematic literature review that has been screened from 5 online databases, namely Taylor & Francis, ScienceDirect, SpringerLink, Google Scholar, and PubMed. Participants were parents of special need children, including Intellectual Disability (ID), Deaf, Autism, Pervasive Development Disorder (PDD), and Cerebral Palsy (CP). The result of this systematic literature review shows that understanding of special need child, religious approach, as well as awareness of parents’ emotions can help increase parental acceptance towards special need child. Method that can be used in delivering intervention materials including lectures, questions and answer, video, self-reflection, case study, and “homework”. Result of discussion from systematic literature review can provide scientific references for development of intervention programs for parental acceptance towards special need child.Kondisi anak berkebutuhan khusus dapat memengaruhi penerimaan orang tua. Penerimaan orang tua memengaruhi pengasuhan yang diterapkan dan perkembangan anak berkebutuhan khusus. Program intervensi dengan berbagai metode pun dikembangkan untuk meningkatkan penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan hal ini tinjauan pustaka sistematis dapat membantu menggambarkan program intervensi dalam meningkatkan penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus. Terdapat 5 studi yang dikaji dari hasil penyaringan lima basis data daring, yakni Taylor & Francis, ScienceDirect, SpringerLink, Google Scholar, dan PubMed. Partisipan merupakan orang tua dari anak berkebutuhan khusus, yang meliputi disabilitas intelektual, Tuli, Autisme, Pervasive Development Disorder (PDD), dan Cerebral Palsy (CP). Tinjauan pustaka sistematis menunjukkan bahwa pemahaman terkait anak berkebutuhan khusus, pendekatan melalui agama, serta kesadaran orang tua terhadap emosi membantu meningkatkan penerimaan terhadap anak berkebutuhan khusus. Metode yang dapat digunakan dalam proram intervensi pun antara lain ceramah, tanya-jawab, video, refleksi diri, studi kasus, dan “pekerjaan rumah”. Hasil pembahasan dari tinjauan pustaka sistematis dapat memberikan referensi ilmiah dalam pengembangan program intervensi penerimaan orang tua terhadap anak berkebutuhan khusus

    ANALISIS TARIF ANGKUTAN ANTAR KOTA SAMARINDA – BALIKPAPAN BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK)

    Get PDF
    Keberadaan angkutan umum mulai tingkat penurunan karena peningkatan jumlah kendaraan roda 2 maupun kendaraan roda 4 pribadi menjadikan tingkat load factor bus AKDP (Antar Kota Dalam Propinsi) cenderung mengalami penurunan, menjadikan estimasi tarif angkutan umum juga mengalami perubahan. Apalagi penurunan loadfactor selama ini juga dibarengi dengan kenaikan bahan bakar minyak sehingga biaya operasional bus semakin tinggi. Penelitian ini menganalisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) pada setiap armada yang telah dipilih. Data di dapat dengan survey loadfactor pada setiap armada dan juga wawancara dengan pengelola bus AKDP PO.Jahe Raya, PO.Araffat Transport, PO.Pulau Jaya Indah, dan PO.Bone Indah Jaya. Dari hasil analisis biaya operasional kendaraan (BOK) yang ada dilakukan evaluasi perbandingan dengan analisis menggunakan metode yang sesuai dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Republik Indonesia (SK.687/AJ.206/DRJD/2002). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kesimpulan yang didapatkan ialah Tarif bus AKDP pada analisis tarif berdasarkan BOK menggunakan loadfactor ideal (70%) sebesar Rp.34.000, Sedangkan tarif berdasarkan BOK menggunakan loadfactor di lapangan (37%) sebesar Rp.64.000, Sedangkan tarif yang berlaku dilapangan adalah Rp.43.000, dan tarif yang ditetapkan pemerintah ialah Rp.28.500. Terdapat perbandingan tarif loadfactor ideal 70% dan loadfactor lapangan 37% dalam 1 rit perjalanan. Seharusnya dalam kondisi normal pendapatan 1 rit adalah sebesar Rp.1.088.000. Selama pandemik load factor 1 rit perjalanan adalah 37% sama dengan 17 orang penumpang, tarif yang dikenakan adalah Rp.43.000 sehingga pendapatan per rit adalah Rp.731.000. Untuk mengejar pendapatan ideal dengan load factor 70%, seharusnya tarif dinaikan menjadi Rp.64.000. Artinya sekali perjalanan operator bus mengalami kerugian sebesar Rp.357.000. Tarif Rp.64.000 sudah setara dengan nilai Biaya Operasional Kendaraan, yang artinya operator tidak mengalami kerugian.

    TRANSFORMASI DAN KRITIK SOSIAL NASKAH DRAMA ADAPTASI DARI CERPEN RAHIM KARYA COK SAWITRI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menelaah proses transformasi dan kritik sosial cerpen Rahim karya Cok Sawitri menjadi naskah drama adaptasi karya Putut Buchori. Adaptasi adalah wujud dari transformasi yang menjadi bagian dari alih wahana, yaitu perubahan wujud dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif. Data primer penelitian ini adalah kutipan dialog dan keterangan pemanggungan yang bersumber dari naskah drama adaptasi karya Puthut Buchori. Teori yang digunakan adalah teori adaptasi dari Riffaterre dan mengadopsi teori sosiologi sastra untuk menemukan representasi kritik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah drama adaptasi karya Puthut Buchori dari cerpen Rahim karya Cok Sawitri memuat ekspansi, modifikasi, dan ekserp pada alur, tokoh, latar, dan dialog. Hal ini disebabkan oleh perbedaan media dan genre karya di mana naskah drama menuntut adanya dialog sehingga suara batin tokoh cerita dalam cerpen pun harus dihadirkan sebagai adegan maupun didialogkan melalui tokoh. Ekserp atau irisan kedua karya adalah gambaran perempuan yang membuang rahimnya karena penyakit tumor, namun dituding sebagai gerakan anti kelahiran generasi baru. Irisan ini mengukuhkan gerakan perempuan atas kritik sosial terhadap negara yang tidak memenuhi hak warga negaranya. Kritik sosial yang ditemukan terdiri atas kritik terhadap sistem politik, ekonomi, dan sosial budaya.   Kata kunci: transformasi, kritik sosial, adaptasi, naskah dram

    ADVERBIAL SARANA DALAM BAHASA BANJAR KUALA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) tipe realisasi adverbial sarana dalam Bahasa Banjar Kuala (BBK) dan (2) Kehadiran adverbial sarana dalam Kuala Banjarnese Language. Data penelitian ini adalah kalimat yang di dalamnya terdapat adverbial. Data penelitian berupa frasa dan klausa dalam BBK digunakan oleh masyarakat Banjar. Sumber data penelitian adalah tuturan atau bahasa lisan dari penutur asli BBK. Penelitian menggunakan teknik wawancara, teknik bercerita, dan teknik studi dokumenter. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah daftar kalimat yang mengandung adverbia, daftar kalimat dan cerita rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adverbial sarana merupakan bagian dari beberapa jenis Adverbial.Adverbial Sarana dalam klausa atau kalimat dapat direalisasi dengan frase berpreposisi lawan dengan sumbu nomina atau frase nomina tak bernyawa dan klausa. Secara semantis, nomina sumbu frase itu menyatakan alat, wahana, bahan, dan peranti. pada jenis kata atau frasa lain, tidak  teridentifikasi Adverbial sarana. (2) Adverbial sarana dalam BBK sama dengan Adverbial Sarana dalam BI yang mana tidak ditemukan predikat yang mewajibkan kehadiran Adverbial Sarana, baik sebagai alat, wahana, bahan, ataupun peranti

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAMBA JARING APUNG DI KOPERASI BONTANG “ETA MARITIM” KOTA BONTANG (Business Development Strategy For Floating Net Cages At The Bontang Eta Maritim Cooperative, Bontang City)

    Get PDF
    The purpose of this study was to analyze the business development strategy for floating net cages at the Bontang Eta Maritim Cooperative, Bontang City. Floating net cages are modern fish farming containers and are commonly found in Indonesian waters. This study used a purposive sampling method, collecting primary data using interview and questionnaire techniques. Secondary data was obtained from library sources related to research. Data analysis used descriptive analysis Analytical Hierarchy Process (AHP). Using the AHP method, the priority proposals for marine development strategies for Bontang Eta Maritim cooperatives were obtained by strengthening facilities and infrastructure (0.43), with the alternative provision of seeds (0.60), The second priority that must be strengthened is institutional (0.35), with the alternative of providing technical guidance (0.30), and the last thing that must be strengthened is the priority of human resources (0.22) with the alternative of providing cultivation training (0.55)

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇