eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Penerapan Algoritma K-Means Dalam Clustering Produk Terlaris Pada Fr Parfum
In sales activities, it is important to know which products are selling the best. FR Parfum is a perfume shop that sells quite a lot of perfumes, but the owner does not know which perfumes are the best-selling in his shop. The purpose of this study is to assist shop owners in knowing what perfumes are the best selling at FR Parfum. In this study, the K-Means algorithm with the Clustering method was used, the data were grouped into 3 clusters which were categorized as very in demand, in demand, and less in demand. The data is processed in the RapidMiner application and the results obtained based on the cluster division are cluster 0 which has a size of 30 millimetres, cluster 1 has a size of 7 milli, 10 milli and 12 millimetres, cluster 2 has a size of 20 millimetres. The data used in this study is the sales data of FR Parfum in 2021 as many as 1,655 data in excel format. And the results obtained show that cluster 1 is the highest with a total of 884 of the total sales of 183 7 milliliters, 165 10 milliliters sold and 536 12 milliliters sold. Baccarat perfume was the best selling 88, April Rose perfume was the best-selling sold 58, and the Cuddle perfume was the under-selling one, selling 1. (HY
Pengaruh Jingle Dan Tagline Iklan Terhadap Pembentukan Brand Awareness (Studi Pada Jingle “Shopee Shark Challenge” Dan Tagline “Gratis Ongkir Se-Indonesia” Di Televisi Terhadap Masyarakat Di Kota Samarinda)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jingle dan tagline terhadap brand awareness Shopee di Kota Samarinda. Jingle (X1) dan Tagline (X2) digunakan sebagai variabel independen sedangkan brand awareness (Y) menjadi variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian yaitu 100 orang responden di Kota Samarinda yang pernah melihat iklan Shopee yang berjudul “Shopee Shark Challenge”. Teknik penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah populasi yang tidak diketahui. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada responden secara daring. Data sekunder diperoleh dengan melakukan observasi lapangan. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan software statistik SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jingle dan tagline secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap brand awareness Shopee. Secara parsial juga variabel jingle dan tagline berpengaruh secara signifikan terhadap brand awareness Shopee. Dan yang menjadi variabel dominan dalam mempengaruhi brand awareness adalah tagline
Pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan CV.Sinar Utama Yamaha Kota samarinda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang digunakan adalah 42 responden yang merupakan karyawan CV.Sinar Utama Yamaha di Samarinda, dengan menggunakan sampel nonprobability sampling dengan metode sampling jenuh. Jenis data adalah data primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi dan daftar pertanyaan yang pengukurannya menggunakan skala linkert. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tahap pengujian, diantaranya : Uji Validitas dan Realibilitas, Uji Normalitas, Uji Regresi linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi, dan Uji Hipotesis dengan software SPSS for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel beban kerja dan stres kerja secara silmutan sama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, variabel beban kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, dan variabel stres kerja secara parsial berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan
STUDI MORFOMETRIK UDANG BINTIK COKLAT JANTAN DAN BETINA (Metapenaeopsis barbata) YANG TERTANGKAP PADA MALAM HARI DI PERAIRAN SAMBOJA KUALA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
The Samboja Kuala region is one of the abundant resources, and fishermen in Samboja Kuala usually catch shrimp in the day and night using trawls. This research was conducted for 5 weeks, from November 2019 to December 2019 and located in Samboja Kuala Sub-District. Data analysis for morphometric characters of male and female Whiskered Velvet Shrimp (Metapenaeopsis barbata) used statistical descriptive analysis. Character growth in male and female Whiskered Velvet Shrimp (Metapenaeopsis barbata) there are 3 indications, namely growth toward right, left, and center. Morphometric characteristics in male and female Whiskered Velvet Shrimp(Metapenaeopsis barbata) showing pointing to the left (Mean greater than Mode) are found in the characters RST, PK, PRD, PRT, PRE, PRL, PRN, TLS, PKB, PPB, PDB, PTB, PEB, PLB, PNB, and PTK. On the right-hand graph (Mean smaller than Mode) found in the PRP and PE characteristics)
ANALISIS dan PERBAIKAN STABILITAS LERENG dengan PERKUATAN (Studi Kasus : Ruas Jalan Poros Sangatta – Rantau Pulung, Kab. Kutai Timur)
Ruas jalan poros Sangatta – Rantau Pulung berada pada kondisi topografi berupa perbukitan dan lembah yang mengakibatkan beberapa segmen ruas jalan harus berada pada lereng. Dengan adanya faktor internal dan eksternal, terutama hujan dan aliran air tanah yang membuat tanah pada lereng kehilangan kestabilan dan kemampuan menahan geseran sehingga terjadi longsoran. Sehingga beberapa segmen jalan mengalami kerusakan akibat kelongsoran yang terjadi telah mengikis sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas. Sebagai upaya dalam mengatasi kemungkinan longsoran susulan pada lereng yang ada di badan jalan dan menanggulangi lereng yang sudah longsor. Maka perlu untuk mengetahui nilai angka keamanan dengan perkuatan lereng menggunakan geogrid dan perkuatan dengan dinding MSE. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dalam 3 jenis permodelan yaitu permodelan kondisi eksisting, permodelan lereng dengan perkuatan geogrid dan permodelan dengan perkuatan dinding MSE. Analisis dilakukan dengan menerapkan 4 kondisi pada setiap permodelan. Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan dua metode yaitu analisis dengan perhitungan manual untuk kondisi dengan perkuatan dan dengan Midas GTS NX. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa pada kondisi eksisting, lereng dalam kondisi tidak aman. Dengan nilai angka keamanan sebesar 1,0 pada kondisi semua beban diterapkan dan tidak memenuhi angka keamanan yang diizinkan. Pada kondisi yang sama dengan perkuatan geogrid angka keamanan meningkat menjadi 1,42 untuk perkerasan lentur. Pada kondisi dengan perkuatan dinding MSE untuk perkerasan lentur angka keamanan menjadi 1,4. Dalam perhitungan kondisi dengan perkuatan geogrid dan dinding MSE didapatkan semua perhitungan angka keamanan yang dicapai melebihi angka keamanan yang diizinkan yaitu 1,2
Penerapan Certainty Factor dalam Sistem Pakar Penyakit Tanaman
Perkembangan teknologi informasi telah mencakup segala bidang kehidupan, termasuk bidang pertanian. Salah satu bidang pertanian yang sedang dikembangkan ialah pertanian lada (Piper ningrum L). Dalam perkembangannya tanaman lada dapat terjangkit penyakit yang akan berpengaruh pada hasil panen yang akan diterima oleh petani. Penelitian ini mengembangkan suatu sistem pakar penyakit yang menyerang tanaman lada dengan metode Certainty Factor dan menggunakan penelusuran inferensi Forward Chaining. Sistem pakar merupakan bagian dari kecerdasan buatan, dimana sistem mengadopsi pengetahuan manusia yang ahli ke dalam komputer untuk menyelesaikan suatu pekerjaan yang biasanya memerlukan kepakaran seseorang. Penelitian ini dilakukan di UPTD Pengembangan Perlindungan Tanaman Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur. Terdapat enam penyakit yang menyerang tanaman lada yaitu penyakit busuk pangkal, penyakit kuning, penyakit keriting daun, penyakit jamur pirang, penyakit karat merah dan penyakit bercak daun Colletotrichum. Pada implementasi sistem dilakukan pengujian dengan memilih beberapa gejala yang menyerang tanaman lada antara lain daun berubah warna, terdapat bercak pada daun, daun menguning, pangkal batang berubah warna, akar mengalami pembusukan, pangkal batang berwarna coklat, dan akar berwarna hitam. Berdasarkan gejala yang dipilih pengguna tersebut, diperoleh hasil berupa identifikasi penyakit busuk pangkal batang dengan nilai Certainty Factor sebesar 88.57% yang berarti bahwa tanaman lada tersebut hampir pasti terkena penyakit busuk pangkal batang
The Adaptation to Climate Change Portrayed Through Al Gore's Character in An Inconvenient Sequel:Truth to Power Film(An Ecocriticism Study)
In industrialization era, human activities have a global impact on the environment. Natural phenomena begin to occur, one of which is climate change. Rising sea-levels, warming earth temperatures, and air pollution are the actual impacts of climate change. The study aimed to explain how climate change is portrayed in An Inconvenient Sequel: Truth to Power Film. In addition, this study also tried to investigate the adaptations carried out by Al Gore as the main character in responding to climate change. This study is descriptive qualitative research. The study used ecocriticism theory (By Garrard, 2004) to explain the representation of climate change and the adaptation of the main character to climate change. Data obtained from An Inconvenient Sequel: Truth to Power Film by Bonni Cohen and Jon Shenk was released in 2017. The results of the data analysis showed the representation of climate change in the film through issues covering three aspects, apocalypse, pollution, and earth. These three aspects significantly impact human life, particularly health, economy, and environment. In addition, adaptations made by the main character in responding to climate change can be analyzed through environmentalism and deep ecology. The main character responded to environmentalism by building self-awareness of environmental concerns, and he created a training program to build awareness of human beings. Meanwhile, in deep ecology, he suggested switching to renewable energy to meet human energy needs to be more environmentally friendly and reduce the effects of greenhouse gases and pollution
The Reflection of Economic Power in Natasha Solomons' The House at Tyneford Novel
This research analyzes economic power towards the main character in The House at Tyneford Novel, written by Natasha Solomons. This research applied Dobie's economic power and Gill's characterization theory. This research used a qualitative method and Marxist approach to present the class distinction in capitalist society. This research showed two indicators of class they were bourgeoisie and proletariat. Bourgeoisie referred to Rivers Family consists of Mr. Rivers and his son Christopher Rivers, Kit. They were the owner of Tyneford House and economically privileged. Rivers’ family also has domination to controls all people who live in their houses. Meanwhile, the proletariat referred to Elise Landau, a Jewish character and also a servant in the Tyneford house whose life only depends on the employer. The proletariat were also subordination, they were powerless because they had no power to break the mode of production, and they were economically dominated
ADJEKTIVA BAHASA DAYAK BENUAQ DI KAMPUNG LAMBING KECAMATAN MUARA LAWA KABUPATEN KUTAI BARAT
. This study aims to (1) describe the adjective form of the Dayak Benuaq language in Lambing Village, Muara Lawa District, West Kutai Regency, (2) describe the function of the Benuaq Dayak language adjective in Lambing Village, Muara Lawa District, West Kutai Regency. This type of research is field research. The data in this study is in the form of speech. Sources of data in this study, namely the utterances spoken by three informants. The data collection technique used was observation technique, refer to conversational engagement, note-taking and tapping techniques. The technique of analyzing qualitative descriptive data is by using the distributional method. The results of this study based on the form found that there are two parts, namely, monomorphemic adjectives and polymorphemic adjectives. Based on the function of the adjective, it was found that there are three parts, namely the attributive function is a delimiter in a noun phrase where the noun can be the subject, object, and complement, the predicative function is a predicate or complementary function in a clause, and the adverbial function or description is not a core element. in a sentence
Job Analysis and Employee Competency Mapping Based on Job Description
Job description is important for a company. On division APU & PPT in one of the private banks in Surabaya, there is a gap between the job descriptions written in the documents and those carried out by office holders in the field, causing office holders to feel confused in carrying out work, which affects the productivity of office holders, and there is no competency standards for each position in the APU&PPT division. The purpose of this research is to reduce the gap between written job descriptions and job descriptions in the field and to provide competency standards for each position. This research is qualitative research with a variety of case studies. The methods used to gather data in conducting job analysis are interviews, observation, and literature studies. The results of this study indicate an improvement in job descriptions and competency mapping required by each position in the APU & PPT division. The results of this study can be used by companies as job description documents and job competency standards.Uraian pekerjaan merupakan hal yang penting bagi sebuah perusahaan. Pada divisi APU & PPT di salah satu Bank swasta yang ada di Surabaya, terdapat kesenjangan antara uraian pekerjaan yang tertulis di dokumen dan yang dilakukan pemangku jabatan di lapangan sehingga menyebabkan para pemangku jabatan merasa kebingungan dalam melaksanakan pekerjaan, dimana hal tersebut mempengaruhi produktivitas dari para pemegang jabatan, serta belum adanya standar kompetensi pada masing-masing jabatan pada divisi APU&PPT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi adanya kesenjangan antara job description yang tertulis dengan job description yang ada di lapangan dan dapat memberikan standar kompetensi bagi masing-masing jabatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan ragam studi kasus. Metode yang dipergunakan untuk menggali data dalam melakukan analisa jabatan adalah wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbaikan uraian pekerjaan serta pemetaan kompetensi yang dibutuhkan oleh masing-masing jabatan pada divisi APU & PPT. Hasil pada penelitian ini dapat dipergunakan oleh perusahaan sebagai dokumen uraian pekerjaan dan standar kompetensi jabatan