eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Prejudice towards African American Characters in 12 Years a Slave Film

    Get PDF
    Prejudice is a thought or assumption that is not necessarily true of a person or group based on their membership background. There are some hostile actions in prejudice, namely: (1) Antilocution, (2) Avoidance, (3) Discrimination, (4) Physical Attack, and (5) Extermination. With Allport's theory of prejudice, the researcher analyzes a film called 12 Years a Slave. The film is analyzed more deeply to find subtitles and scene pieces that contain elements of hostile actions in prejudice. To get the elements of prejudice in the film, the writer uses character theory and characterization to find elements of prejudice that occur in the characters in the film.  This study used a qualitative method because it requires a deep understanding of a phenomenon that occurs.  In the results of this study, the researcher found that there are four types of acts of prejudice, namely: (1) Antilocution, (2) Discrimination, (3) Physical Attack, and (4) Extermination. The most frequently used act of prejudice in this film is a physical attack. Based on the research in this study, the physical attacks in the film occurred because of the lack of self-control of white people over African Americans. More deeply, another reason is because of the mode of justification for the violence that white people against African Americans through the Bible. Lastly, because of the legalization of the sale and purchase of slaves, there was a sense of ownership that allowed white people to do anything to their slaves

    Training the Assertiveness of Adolescent Victims of Dating Violence

    Get PDF
    Victims who experience dating violence are afraid to reveal what they really think or feel, so they tend to be less assertive. One way that can be used to increase assertive behavior is through assertive training, assertive behavior can be learned because it is a form of behavior and not a personality trait. The long-term goal of this research is to help the ability to behave assertively in adolescent victims of dating violence, so that in the future they can protect themselves from acts of violence that might happen to them. The Pre-Test and Post-Test were given to the participants to measure the participant's assertive behavior. Participants in this group intervention totaled 6 people with the criteria namely young women aged 15-18 years, had experienced dating violence such as verbal and emotional violence (threats, yelled at, harsh words, etc.), physical violence (hitting, pressing, pushing, etc.), sexual violence (unwanted touching, unwanted kissing), and having a low score and moderate in assertive behavior. Based on the research results it can be concluded that there is a significant effect of assertive training on assertive behavior in adolescent victims of dating violence.Korban yang mengalami kekerasan dalam pacaran takut untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya mereka pikirkan atau mereka rasakan, sehingga mereka cenderung tidak asertif. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan perilaku asertif yaitu melalui pelatihan asertif, perilaku asertif dapat dipelajari karena merupakan suatu bentuk perilaku dan bukan sifat dari kepribadian. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini yaitu untuk membantu kemampuan berperilaku asertif pada remaja korban kekerasan dalam pacaran, agar ke depannya mereka dapat menjaga diri dari tindak kekerasan yang mungkin akan terjadi kepada mereka. Pre-Test dan Post-Test diberikan kepada para peserta untuk mengukur perilaku asertif peserta. Peserta Intervensi kelompok ini berjumlah 6 orang dengan kriteria yakni remaja putri usia 15-18 tahun, pernah mengalami kekerasan dalam pacaran seperti kekerasan verbal dan emosi (ancaman, membentak, perkataan kasar, dll), kekerasan fisik (memukul, mendesak, mendorong, dll), kekerasan seksual (sentuhan yang tidak diinginkan, ciuman yang tidak diinginkan), dan memiliki skor rendah dan sedang dalam berperilaku asertif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari pelatihan asertif terhadap perilaku asertif pada remaja korban kekerasan dalam pacaran

    Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Jarak Tanam yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Rumput Gajah Varietas Pakchong (Pennisetum purpureum cv. pakchong)

    Get PDF
    Rumput gajah pakchong (Pennisetum purpureum cv. pakchong) merupakan hijauan pakan ternak yang saat ini banyak diusahakan secara intensif dalam usaha peternakan sapi, penggemukan dan pembibitan sehingga memiliki potensi untuk dikembangkan. Peningkatan produksi Rumput gajah pakchong dapat dilakukan dengan pemberian pupuk kandang dengan perlakuan pemupukandan jarak tanam yang tepat. Penelitian dilaksanakanbulan Juli 2021 – September 2021di lahan sekolah SMKSPPNegeriSamarinda. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 4 Perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati Tinggi Tanaman, Lebar Daun, Jumlah Daun, Panjang Daun, Imbangan Berat Kering Daun dan Batang. Pemberian pupuk kandang feses sapi dengan dosis72 kg petak1 memiliki pengaruh yang lebih baik, Jarak tanam yang lebih baik yaitu 80 x 150 cm/perlakuan Terjadi interaksi antara pemberian pupuk kandang feses sapi dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi Pennisetum purpureum cv. Pakchong. Pemberian pupuk 72 kg petak-1 dan jarak tanam 80 x 150 cm memberikan hasil terbaik

    Tingkat Pengetahuan Peternak dan Persepsi Masyarakat terhadap Jarak Kandang dengan Pemukiman di Peternakan Aufa Wijaya Farm

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak terkait manajemen perkandangan khususnya jarak antar kandang dengan pemukiman dengan kriteria responden memiliki ternak minimal 10 sekor dan mengetahui bagaimana persepsi masyarakat yang bermukim di areal peternakan tersebut dengan radius maksimal sejauh 250 meter . Penelitian ini dilakukan di Aufa Wijaya Farm, Jalan Rejo Mulyo, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada September 2022. Hasil penelitian ini diketahui bahwa tingkat pengetahuan peternak Aufa Wijaya Farm terhadap jarak kandang dengan pemukiman adalah terindikasi tinggi dinilai dari pengetahuan dan pemahaman peternak (jarak minimum kandang dengan pemukiman), pembangunan kandang, dan peternak memahami dampak apa saja yang dapat ditimbulkan akibat adanya peternakan (limbah peternakan). Kemudian berdasarkan hasil penelitian ini menjelaskan bahwa persepsi masyarakat yang bermukim di areal peternakan Aufa Wijaya Farm adalah tidak terlalu merasa terganggu. Hal ini disebabkan karena keberadaan peternakan Aufa Wijaya Farm memberikan peran positif baik dari aspek ekonomi seperti terbukanya lapangan pekerjaan. Kemudian melalui aspek sosial juga memberikan peran positif, dimana setiap hari raya idhul adha peternakan Aufa Wijaya Farm melakukan qurban hewan ternak dan membagikan secara merata untuk masyarakat sekitar

    Pemanfaatan Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereuspolyrizus) sebagai Pewarna pada Sosis Daging Ayam

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai pewarna alami pada sosis daging ayam. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pada penelitian ini adalah waktu pembuatan ekstraksi (jam) terdiridari 4 perlakuan yaitu 8 jam (P1), 9 jam (P2), 10 jam (P3) dan 11 jam (P) dandiulang sebanyak 4 kali. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa tidak terdapat pengaruh nyata terhadap waktu ekstrasi buah naga dengan warna, aroma dan rasa sosis ayam namun terdapat pengaruh terhadap tingkat kekenyalan sosis ayam dan semakin lama waktu pembuatan ekstraksi maka terjadi penurunan derajat putih karena waktu ekstraksi atau perendaman dalam etanol sangat berpengaruh dalam menghasilkan ekstrak pigmen antosianin yang terkandung dalam kulit buah naga. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penambahan ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) sebagai pewarna alami pada sosis daging ayam memiliki nilai intensitas warna merah berkisar 4,78-6,82, dengan nilai intensitas warna merah sosis kontrol 4,46. Hal ini membuktikan bahwa perlakuan penambahan ekstrak kulit buah naga merah meningkatkan intensitas warna merah sosis daging ayam yang dihasilkan

    DINAMIKA SOSIAL BUDAYA DALAM PERKEMBANGAN KULINER NASI KUNING DI SAMARINDA

    Get PDF
    Dikenal sebagai kota perniagaan dan daerah penghasil batu bara, Samarinda merupakan tempat bertemunya banyak etnis dan kelompok masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan Samarinda kaya akan produk budaya yang salah satunya adalah makanan. Salah satu makanan yang menjadi ikon pariwisata di Samarinda adalah nasi kuning. Berangkat dari latar belakang Samarinda sebagai wadah bertemunya banyak etnis, perkembangan kuliner nasi kuning ini menjadi menarik untuk diteliti terutama mengenai kaitannya dengan dinamika  sosial budaya Samarinda. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika sosial budaya dalam perkembangan kuliner nasi kuning di Samarinda. Data yang kami gunakan dikumpulkan dengan metode purposive sampling yang melibatkan wawancara lapangan dan rekam catat. Setelah itu, temuan akan diinterpretasikan dan dihubungkan dengan konteks budaya setempat menggunakan kerangka konsep dinamika sosial budaya oleh Koentjaraningrat (1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasi kuning Samarinda telah mengalami modifikasi budaya yang mencerminkan akulturasi budaya dan adaptasi kuliner kearifan lokal. Selain itu, perkembangan kuliner nasi kuning di Samarinda menunjukkan adanya pergeseran persepsi dan perilaku masyarakat terkait multikulturalisme

    KERAGAMAN BUDAYA NUSANTARA DALAM PUISI ETNOGRAFI LUKA SEBUAH NEGERI KARYA M. JUNUS MELALATOA KAJIAN MULTIKULTURALISME

    Get PDF
    Luka sebuah Negeri adalah buku kumpulan puisi etnografi karya M. Junus Melalatoa, etnografer dan guru besar antropologi di Universitas Indonesia. Buku ini berisi dua puluh satu sajak yang membicarakan kebhinekaan budaya, bahasa, agama, ras, dan suku di Indonesia. Membaca dan menelaahnya merupakan hal yang penting sebagai upaya untuk menyebarkan paham multikulturalisme di tengah kemajemukan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk dan makna keragaman budaya Indonesia yang termanifestasikan dalam kumpulan puisi etnografi tersebut. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif. Peneliti menggunakan teori semiotik yang dikembangkan oleh Michael Riffaterre. Telaah puisi dilakukan dengan cara menerapkan pembacaan heuristik dan hermeneutik yang dipadukan dengan perspektif multikulturalisme. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan wacana multikulturalisme yang bersumber dari buku kumpulan puisi Luka sebuah Negeri terbitan Yayasan Obor pada 2006. Pengambilan data penelitian ini dilakukan dengan teknik baca, catat, dan sistem kartu data. Seluruh puisi, pertama-tama, dibaca secara heuristik untuk menemukan diksi yang berkaitan dengan wacana keragaman budaya. Hasil pembacaan, kemudian ditandai dan dicatat di kartu data untuk diklasifikasikan berdasarkan budaya nusantara yang terdapat di dalamnya. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan pembacaan hermeneutik dengan perspektif multikulturalisme untuk menemukan bentuk dan makna keragaman budaya nusantara

    Career Adaptability and Student Subjective Wellbeing

    Get PDF
    Research on subjective well-being is a currently trending and important topic to investigate because it will influence positive behaviors of students in their academic and other life aspects. Adaptability is a crucial skill for today's students to excel in preparing for their future careers. This research aims to examine the relationship between Career Adaptability and subjective well-being among students. However, there haven't been many studies that specifically focus on the student context. This study, the subjective well-being in will be centered around the variable of student’s subjective well-being, which directly observes subjective well-being in the context of students. Data collection methods involve using the Career Adapt-abilities Scale-Short form, developed by Maggiori and adapted into the Indonesian by previous researchers, and the Instrument of Student Subjective Well-Being measurement developed by Renshaw and Cook, which has also been translated in previous studies. The hypothesis of this research is that there is a positive relationship between career adaptability and the student’s subjective well-being. The research subjects consist of 301 students aged 18-29 years old in Indonesia. Data collection was done through online questionnaires. The Pearson correlation test using the JASP program yielded a value of p < 0.001 (< 0.05) with a correlation coefficient of 0.414. This indicates a significant positive relationship between career adaptability and the student’s subjective well-being, with an effective contribution of 41.4%. The higher student's career adaptability, the higher their subjective well-being, and higher student’s subjective well-being is associated with higher career adaptability.Penelitian mengenai kesejahteraan subjektif  adalah tema yang menarik dan penting dikaji saat ini karena akan mempengaruhi perilaku positif mahasiswa dalam melakukan aktivitasnya, baik pada proses pembelajaran maupun aspek kehidupan lainnya. Kemampuan beradaptasi menjadi hal yang dibutuhkan bagi mahasiswa saat ini untuk dapat maksimal dalam mempersiapkan karir masa depan. Tujuan dari penelitian ini  adalah  mengetahui hubungan antara adaptasi karir dan kesejahteraan subjektif pada mahasiswa. Meskipun demikian, belum banyak penelitian yang mengkhususkan penelitian langsung kepada konteks pelajar atau mahasiswa. Kesejahteraan subjektif pada penelitian ini akan difokuskan menggunakan variabel student subjective well being yang akan langsung mengamati kesejahteraan subjektif dalam konteks mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur Career Adapt-abiities Scale-Short form yang dikembangkan oleh Maggiori dan telah diadaptasi ke bahasa Indonesia oleh penelti pada penelitian sebelumnya, serta Student Subjective Well Being Questionnaire yang disusun oleh Renshaw dan Cook dan telah dialihbahasakan pada penelitian sebelumya. Adapun hipotesis penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara adaptasi karir dengan kesejahteraan subjektif mahasiswa. Subjek penelitian adalah 301 mahasiswa pada usia 18-29 tahun yang berada di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner yang disebarkan secara online. Hasil uji korelasi pearson menggunkan program JASP memperoleh nilai p<0.001 (<0.05) dengan koefisien korelasi sebesar 0.414. Artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara adaptasi karir dan kesejahteraan subjektif mahasiswa dengan besarnya sumbangan efektif sebesar 41,4%. Hal ini berarti semakin tinggi adapatasi karir peserta didik akan cenderung menunjukkan semakin tinggi kesejahteraan subjektifnya, begitupla sebaliknya semakin tinggi kesejahteraan subjektif mahasiswa akan menunjukkan semakin tinggi adaptasi karinya

    Pengaruh Reward dan Punishment serta Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan Back Office pada Hotel Harris Samarinda

    Get PDF
    AbstrakTujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh Reward (X1) dan Punishment (X2) serta Motivasi Kerja (X3) Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Back Office pada Hotel Harris Samarinda. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif untuk mengetahui pengaruh antara tiga variabel. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh karyawan Back Office Hotel Harris Samarinda sebanyak 30 Responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan Software Statistik SPSS versi 22. Hipotesis dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antara Reward (X1) dan Punishment (X2) serta Motivasi Kerja (X3) Terhadap Kinerja Karyawan (Y). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa variabel Reward (X1) dan Punishment (X2) serta Motivasi Kerja (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y). Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel Reward (X1) secara parsial Tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan (Y) dan Punishment (X2) secara parsial Tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan (Y) serta Motivasi Kerja (X3) secara parsial Tidak berpengaruh signifikan Terhadap Kinerja Karyawan (Y).Kata Kunci: Reward, Punishment, Motivasi Kerja, Kinerja

    Pengaruh metode pengeringan oven gas dan rumah pengering terhadap laju pengeringan dan kualitas chips labu kuning (Cucurbita moschata)

    Get PDF
    Pengeringan adalah metode penanganan bahan hasil pertanian yang bertujuan mengurangi sebagian besar air pada bahan. Metode pengeringan umumnya dibagi menjadi 2 yaitu pengeringan konvensional dan pengeringan modern. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua metode pengeringan yaitu oven gas dan rumah pengering dengan tiga kali ulangan. Data laju pengeringan diolah dengan analisis persamaan laju pengeringan model Lewis dan Page sementara data kualitas chips labu kuning diuji dengan Anova dilanjutkan dengan uji Tukey. Penelitian ini menunjukkan bahwa laju pengeringan oven gas pada suhu 80°C menghasilkan korelasi regresi (R2) yaitu 0,836±0,051 sedangkan laju pengeringan metode rumah pengering menunjukkan korelasi regresi di bawah 0,6. Untuk hasil kualitas terbaik kadar air chips labu kuning pada suhu 70°C yaitu 4,5 ± 0,98% dan Rumah pengering 20,10 ± 1,97%; hasil yield terbaik pada suhu 60°C 6,11 ± 0,96% dan rumah pengering 7,22 ± 3,85%; ketebalan pada suhu 60°C yaitu 0,16 ± 0,03% dan rumah pengering 0,25 ± 0,09%. Warna terbaik pada suhu 60°C menunjukkan hasil terbaik pada perlakuan blanching yaitu  61,52±5,82 (L), 14,02±297 (a) dan 66,21±5,11 (b), yang artinya bahwa warna cerah dominan kuning dan sedikit merah, sedangkan rumah pengering menunjukkan hasil terbaik pada perlakuan blanching yaitu 68,55±2,87 (L*), 10,15±2,53 (a*) dan 79,71±482 (b*), yang artinya bahwa,, warna cerah dominan kuning dan sedikit merah. Metode pengeringan rumah pengering dan oven gas dengan perlakuan blanching dan suhu pengeringan berpengaruh nyata terhadap kadar air dan warna chips labu kuning, sedangkan untuk yield tidak berpengaruh nyata. Untuk ketebalan chips labu kuning dengan metode oven gas perlakuan blanching dan suhu pengeringan berpengaruh nyata, namun tidak berpengaruh nyata dengan metode rumah pengering

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇