eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Peran Dinas Pariwisata Kota Samarinda Dalam Mempromosikan Destinasi Wisata Rumah Ulin Arya

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Dinas Pariwisata Kota Samarinda dalam mempromosikan destinasi wisata Rumah Ulin Arya dan mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat peran Dinas Pariwisata Kota Samarinda dalam mempromosikan destinasi Rumah Ulin Arya. Ulin Arya. Jenis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menghasilkan data dari informan kunci, informan dan wisatawan. Fokus penelitian menggunakan teori pitana dan gayatri yaitu motivator, fasilitator, dinamisator. Hasil penelitian ini adalah peran dinas sebagai motivator peran dinas sebagai motivator dinilai masih belum maksimal karena adanya wabah Covid-19 yang menyebabkan tertundanya kegiatan yang telah direncanakan oleh dinas. Untuk memajukan tempat wisata di Samarinda termasuk Destinasi Wisata Rumah Ulin Arya diperlukan kerjasama dari pihak pengelola dan juga dari pemerintah terkait yaitu Dinas Pariwisata Kota Samarind

    Klasifikasi Emosi Untuk Mengetahui Pengalaman Emosional Melalui Sinyal EEG Menggunakan Algoritma Artificial Neural Network

    Get PDF
    Emosi seseorang di kontrol oleh bagian otak yang disebut sistem limbik. Sistem limbik adalah sekelompok struktur yang saling berhubungan yang terletak jauh di dalam otak. Salah satu pendekatan yang paling efektif untuk klasifikasi emosi manusia adalah dengan analisis dan interpretasi sinyal EEG. Dalam jurnal ini, penulis akan membangun sistem yang akan mengklasifikasikan pengalaman emosional berdasarkan data gelombang otak EEG. Ikat kepala MUSE EEG komersial digunakan dengan resolusi empat elektroda (TP9, AF7, AF8, TP10). Keadaan emosional positif dan negatif dipicu/dipanggil menggunakan klip film dengan valensi yang berbeda, kemudian data gelombang otak netral juga direkam tanpa rangsangan lain yang terlibat. Penulisan jurnal ini mengeksplorasi mengenai penerapan metode klasifikasi ANN dengan tujuan untuk mengetahui apakah kita bisa mengetahui emosi seseorang menggunakan data gelombang otak. Dengan menguji pengalaman emosi positif dan negatif yang ditangkap otak saat melihat klip film yang berbeda Dari hasil uji coba yang dilakukan menggunakan klasifikasi artificial neural network didapatkan nilai akurasi sebesar 46.7

    Kangaroo Mother Care (KMC) Support in Low Birth Weight (LBW )

    Get PDF
    Introduction: Kangaroo Mother Care (KMC) method is effective for Low Birth Weight (LBW). A cost-effective, evidence-based intervention that is useful for preventing or reducing complications and reducing neonatal mortality in preterm birth and low birth weight (LBW). Method: The design in study is a Scoping review, published in English, published in Indonesian, last 5 years (2017 to 2021) the database used by PubMed, Wiley online library, Science Direct, and search Google Scholar Article selection using Prism Flowchart and critical appraisal using Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) potential journals are exported to the Medley reference management software. Results: based on database search obtained 10 articles related to the research objectives. This research comes from countries in Asia, India, Pakistan, East Africa. It consists of qualitative, quantitative, RCT studies. There are 4 themes from the database mapping results, namely forms of KMC support. Conclusion: training and information about KMC are very necessary for mothers of low birth weigth so that mothers can do the KMC. Family support is needed to increase the desire of mothers of low birth weight to perform KMC

    ANALISIS MULTI-CRITERIA MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS UNTUK MEMETAKAN KERAWANAN SINKHOLE DI GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA

    Get PDF
    Kejadian sinkhole telah menjadi bencana yang berdampak serius pada industri, ekonomi, dan kehidupan masyarakat Gunung Kidul. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Kidul mencatat sudah terjadi 32 kali kejadian sinkhole sejak tahun 2007 dengan pola semakin intensif setiap tahunnya. Kegiatan industri yang memanfaatkan airtanah telah mengakibatkan penurunan level muka airtanah sehingga menaikkan risiko kejadian sinkhole. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian ulang terhadap penggunaan tata guna lahan di Kabupaten Gunung Kidul. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kriteria kerawanan sinkhole di Kabupaten Gunung Kidul serta memetakan zona kerawanannya. Tahapan awal penelitian ini adalah mendelineasi persebaran karst pada daerah penelitian. Kemudian, faktor pengontrol kejadian sinkhole dideterminasi untuk dijadikan kriteria dalam tahapan evaluasi. Kriteria yang digunakan adalah kondisi geologi, kemiringan lereng, tata guna lahan, dan kondisi hidrologi. Kriteria tersebut dievalusi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Peta kerawanan sinkhole akan dibagi menjadi tiga kelas yaitu kelas kerawanan rendah, menengah, dan tinggi. Jika kelas kerawanan tinggi sebagian besar terpetakan di kawasan industri, perumahan, dan lahan pertanian maka kawasan tersebut direkomendasi untuk dipindahkan ke daerah dengan kelas kerawanan menengah hingga rendah terdekat. Tata guna lahan dengan kelas kerawanan tinggi yang menjadi kawasan industri, perumahan, dan lahan pertanian direkomendasi untuk dialihfungsikan sebagai kawasan geowisata karst

    Respon pertumbuhan Acacia crassicarpa A.Cunn. Ex Benth. terhadap pemberian pupuk cair yang berbeda di persemaian PT Mayawana Persada, Pontianak, Kalimantan Barat

    Get PDF
    Pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan kayu. Penggunaan pupuk dalam manajemen HTI diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman yang dikembangkan. Penggunaan jenis pohon yang cepat tumbuh, dalam hal ini Acacia crassicarpa, patut dipertimbangkan. Penelitian ini  menganalisa persentase hidup, pertambahan tinggi, diameter dan jumlah daun semai A. crassicarpa sebagai respon pemberian pupuk dengan jenis yang berbeda. Sedangkan respon pertumbuhan semai A. crassicarpadiuji di persemaian PT Mayawana Persada  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemupukan dengan Agrimore N, Agrimore P, Agrimore K dan NPK berpengaruh signifikan terhadap persentase hidup, diameter, tinggi, dan jumlah daun semai A. crassicarpa. Persentase hidup tanaman tertinggi yaitu pada perlakuan B2A3 dan B3A1 (100%). Persentase pertumbuhan semai pada perlakuan lainnya juga masih dikategorikan baik sekali (>90%) dengan rentang 96-98%. Perlakuan pupuk NPK memberikan pertambahan tinggi 42 cm/tahun. Perlakuan pupuk Agrimore K memberikan pertambahan diameter terbesar (3,86 mm/tahun), sedangkan pertambahan jumlah daun tertinggi dihasilkan dengan menggunakan pupuk Agrimore P (15,22 helai daun). Pemupukan dengan Agrimore P, Agrimore K sebanyak 2 gram/liter, NPK sebanyak 2 gram/liter, dan Agrimore K 2 gram/ltr memberikan hasil yg terbaik untuk tinggi, diameter dan jumlah daun untuk tanaman A. crassicarpa

    Contribution of Emotional Maturity with Behavioral Tendencies of Self-Injury In Adolescents

    Get PDF
    Self-injury as the realization of self-harm is an act of self-harm that is carried out to overcome shocks and mental or emotional pain that is carried out whether intentional or not. Based on previous research sources and journals, it is known that emotional maturity is one of the predictors of the emergence of self-injury behavior tendencies, although there are still other external factors. Specifically, this study focused on the relationship of emotional maturity with the tendency of self-injury behavior in adolescents with the subjects of grade 12 SMA N students in Temanggung as many as 177 respondents. This research is in the form of quantitative research with information in the form of statistical data. Based on the results and analysis of the Spearman-Rho Product-Moment correlation that has been carried out, it is known that the correlation coefficient between the variable X (Emotional Maturity) and the variable Y (Self-Injury) is 0.045 with a Sig. value of 0.278 indicates that there is no correlation of emotional maturity with a tendency to self-injury behavior in adolescents. Furthermore, the value of the contribution of emotional maturity contributed to variable Y, namely self-injury of 4.5% based on the calculation of the correlation coefficient of 0.045 multiplied by 100% and obtained an effective contribution result of 4.5 for variable X to Y. The amount of emotional maturity contribution to the emergence of self-injury behavior tendencies was 4.5% while the rest was influenced by other factors outside of emotional maturity that could trigger the emergence of tendencies self-injury behavior in adolescents. It is hoped that with this research, there will be a lot of knowledge about that emotional maturity only contributes to self-injury behavior.Self-injury sebagai realisasi self-harm adalah sebuah tindakan melukai diri sendiri yang dilakukan guna menanggulangi guncangan serta rasa sakit mental atau emosional yang dilakukan baik disengaja ataupun tidak. Berdasarkan sumber penelitian dan jurnal terdahulu, diketahui bahwa kematangan emosi menjadi salah satu prediktor munculnya kecenderungan perilaku self-injury, meskipun masih terdapat faktor eksternal lainnya. Secara spesifik penelitian ini berfokus pada hubungan kematangan emosi dengan kecenderungan perilaku self-injury pada remaja dengan subjek siswa kelas 12 SMA N di Temanggung sebanyak 177 responden. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif dengan informasi berupa data statistik. Berdasarkan hasil dan analisis korelasi Product-Moment Spearman-Rho yang telah dilakukan, diketahui bahwa koefisien korelasi antara variabel X (Kematangan Emosi) dengan variabel Y (Self-Injury) adalah 0.045 dengan nilai Sig. 0.278 mengindikasikan tidak terdapat kolerasi kematangan emosi dengan kecenderungan perilaku self-injury pada remaja. Selanjutnya pada nilai kontribusi kematangan emosi memberikan sumbangan terhadap variabel Y yaitu self-injury sebesar 4.5% berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0.045 dikalikan 100% dan memperoleh hasil sumbangan efektif sebesar 4.5 untuk variabel X terhadap Y. Besarnya sumbangan kematangan emosi terhadap munculnya kecenderungan perilaku self-injury sebesar 4.5% sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar kematangan emosi yang bisa memicu munculnya kecenderungan perilaku self-injury pada remaja. Diharapkan dengan adanya penelitian ini banyak menyumbangkan pengetahuan mengenai bahwa kematangan emosi hanyalah sebagian kecil memberikan kontribusi terhadap perilaku self-injury

    Country of Origin Effects and Design Product on Purchase Intention: How South Korean Skincare Become the Main Choice of Consumers?

    Get PDF
    This study aims to determine of the effect of country of origin and product design on purchase intention of South Korea skincare product. This study is using a quantitative approach This subject of this study was 110 consumers of South Korea skincare in X city which were selected using purposive sampling technique. Data collection method used are purchase intention scale, country of origin scale and design product scale. The data analysis technique uses multiple regression statistical tests. The results of the full model study show that there is an influence between country and origin and design product on purchase intention, namely the calculated F value = 5.074 > F table = 3.08, and p = 0.008 t table = 1.982, and p = 0.014 t table = 1.982, and p = 0.026 F tabel = 3.08 dan p = 0.008 t tabel = 1.982, dan p = 0.014 t tabel = 1.982, dan p = 0.026 < 0.050

    Strategi Pengelolaan Ekowisata Tulung Ni Lenggo Oleh Kelompok Sadar Wisata Kecamatan Batu Putih Di Kabupaten Berau

    Get PDF
    Kelompok sadar wisata Danau Tulung Ni Lenggo dibentuk oleh masyarakat Kampung Tembudan sebagai penggerak di bidang kepariwisataan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengelolaan ekowisata Tulung ni Lenggo oleh kelompok sadar wisata dan untuk menemukan faktor penghambat dan pendukung. Jenis penelitian yang dilakukan ini deskriptif kualitatif dengan pendekatan dan metode studi kasus, dengan fokus penelitian dari indikator yang diteliti, yaitu Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas, dan Hospitality yang berdasar pada konsep pembangunan berkelanjutan dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Strategi Pengelolaan Ekowisata Tulung ni Lenggo yang dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata Kecamatan Batu putih Kabupaten Berau sudah cukup baik bisa dilihat dengan kondisi real di ekowisata Tulung ni Lenggo sudah ada beberapa aspek yang terkelola dengan baik tapi ada beberapa fasilitas penunjang yang tidak terkelola bahkan belum terealisasikan. Strategi pengelolaan yang dilakukan Kelompok Sadar Wisata Kampung Tembudan yang menjadi faktor penghambat adalah minimnya sumber daya manusia yang profesional pada bidangnya dan akses yang kurang memadai. Faktor pendukungnya adalah banyaknya dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau berupa fasilitas dan pelatihan-pelatihan yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di bidang pariwisata, besarnya partisipasi masyarakat yang berperan aktif, dan dukungan dari beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Batu Putih untuk meningkatkan partisipasi dan antusias dalam Kelompok Sadar Wisata.

    Analisis Kandungan Pb, Cd, Dan Cu Pada Berbagai Ukuran Kerang Darah (Anadara granosa) Di Muara Pantuan Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara

    Get PDF
    Oil and gas industry activities, household waste, aquaculture land, transportation of fishing boats and coal transport vessels activities around Mahakam Delta can directly or indirectly create  environmental pollution, such as heavy metals in water bodies. Heavy metals can accumulate into the body of biota in waters such as Anadara granosa. This research aimed to determine the content of Pb, Cd, and Cu In Various Sizes of Anadara granosa In Muara Pantuan, Anggana District, Kutai Kartanegara Regency. This study was conducted from the month February–March 2018. The main parameters observed were Pb, Cd, and Cu in water and sediment. Heavy metals were analyzed using AAS (Atomic Absorption Spectrophometric). The range of Pb in Anadara granosa in the study location in Muara Pantuan was <0,003–2,00 mg/kg. While for Cd ranged from 29 to 2,62 mg/kg. The content of Cu ranged from 2,41 to 23,1 mg/kg. The ranges of Pb, Cd, and Cu contents in small, medium, and large sized of Anadara granosa were as follows: 0.44–11,6  mg/kg; 0,60–12,7 mg/kg; and 0,28–7,33 mg/kg, respectively. The results of statistical analysis on the content of Pb, Cd, and Cu between stations differed significantly, while the content of Pb, Cd, and Cu based on measurements significantly differed from small to medium size. Meanwhile, Pb, Cd, and Cu in large sizes are not significantly different from small and medium sizes

    ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DI ZONA INTERTIDAL PADA PANTAI BIRU KERSIK KECAMATAN MARANGKAYU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

    Get PDF
    This study aims to determine the characteristics of sediments in the intertidal zone in the blue coastal waters of the grit of the grit village of Marangkayu sub-district and find out the relationship between the sediment fraction and the parameters taken such as nitrate, phosphate and several other parameters. The sampling method uses soil drill for sediment, laboratory analysis for parameters analyzed and measurements directly in the field by looking at several parameters such as current and temperature. For the flow of research results indicate that the current velocity has a range between 0.08-0.17. sediment granules on the gravel blue beach for station 1 were dominated by the sand fraction at point 1 on the surface and 50 cm depth of sand fraction (S) point 2 part of the surface of the sand fraction (S) the depth of 50 cm in sandy sand (LS) at point 3 dominated by sandy clay (SL) fraction both at the surface and at 50 cm depth. at station 2 for points 1 and 2 are dominated by the sand fraction (S) both on the surface and 50 cm depth, for the point 3 the surface has a sand fraction (S) while the depth of 50 cm has a sandy clay (SL) fraction. Whereas for station 3 all points were dominated by the sand fraction (S). The values of nitrate and phosphate content ranged between 5.27-21.29 ppm (nitrate) and 4.8-33.9 m / 100 (phosphate), for temperature, salinity and pH ranged from 30.0 to 34.0 oC (temperature), 8.37-19.42 ppt (salinity), 5.72-8.45 (pH)

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇