eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
PENGGUNAAN SAMPAH PLASTIK PET SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT KASAR PALU PADA BETON
Banyak bahan limbah yang dihasilkan dari proses manufaktur, industri jasa, dan limbah padat kota dimana salah satunya adalah sampah plastik. Jumlah pemakaiannya semakin tinggi tiap tahun sebab tingginya kepadatan penduduk yang mempengaruhi pemakaian plastik terutama di Indonesia. Penambahan jumlah sampah plastik yang sangat cepat tidak seimbang dengan proses penguraian plastik secara alami yang lambat karena memakan waktu yang lama. Oleh karena itu, dilakukan tindakan untuk mengurangi jumlah sampah plastik salah satunya dengan menggunakan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi sebagai struktur pendukung yang tidak memerlukan mutu tinggi. Plastik yang mempunyai sifat tahan lama, isolator terhadap panas, dingin, udara, dan elastisitas diharap dapat menciptakan bahan yang ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan plastik jenis PET sebagai subtitusi agregat kasar dengan variasi 30%, 40%, 60%, dan 70% dari volume agregat kasar. Benda uji terdiri dari 30 silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan kuat tekan pada umur beton 7 dan 28 hari. Perencanaan adukan beton menggunakan metode SK SNI 2384-2000 dan mutu beton yang direncanakan sebesar 15 MPa. Hasil penelitian beton dengan menggunakan sebagian agregat kasar plastik yang mencapai nilai kuat tekan yang direncanakan hanya pada variasi 30%. Nilai kuat tekan rata-rata yang didapat pada umur 7 dan 28 hari berturut-turut 13,29 Mpa dan 19,32 MPa, sedangkan berat isi rata-rata 2137,61 kg/m3 dan 2213,10 kg/m3. Dari 4 variasi, kuat tekan tertinggi tercatat untuk variasi 30% subtitusi agregat plastik PET yang mana memenuhi persyaratan beton normal, sedangkan 40%, 60%, dan 70% masuk ke dalam beton mutu rendah. Kuat tekan semakin menurun dengan bertambahnya variasi plastik sebab bentuk permukaan batu plastik yang licin tidak mampu mengikat semen. Ringannya plastik berpengaruh pada berat beton yang terus berkurang seiring banyaknya plastik di dalam dan berkurangnya agregat batu. Berdasarkan hasil, maka beton yang dihasilkan termasuk ke dalam beton ringan
Review singkat: Potensi antioksidan dari serbuk sari lebah
Antioksidan merupakan senyawa kimia yang berfungsi untuk memperpanjang suatu produk dengan memperlambat proses peroksidasi lipid yang merupakan salah satu penyebab kerusakan makanan paling umum selama pengolahan dan penyimpanan. Review singkat ini mendiskusikan asal botani serbuk sari lebah (bee pollen), metode ekstraksi, penggunaan pelarut dan pengujian aktivitas antioksidannya. Bee pollen mengandung nutrisi dan senyawa golongan fenolat, flavonoid, serta terpenoid yang memiliki peran sebagai antioksidan yang dapat mengurangi stress oksidatif, dan oksidasi makromolekul yang dapat menekan munculnya penyakit regeneratif. Namun, aktivitas antioksidan senyawa kimia dari bee pollen ini dipengaruhi oleh musim, iklim, variasi lebah, dan proses pengolahan. Review singkat ini memberikan pengetahuan dasar tentang aktivitas antioksidan senyawa kimia dari bee pollen dan potensinya untuk diaplikasikan sebagai bahan tambahan pangan atau suplemen makanan
The Effect of Organizational Well-Being on Organizational Commitment in Telecommunication Employees
At work, an effective environment will increase a person's work productivity. Efforts to study this condition can be made by examining organizational well-being. This research was conducted to find out whether organizational well-being perceived by employees influences employee commitment to the company where they work. The population in this study was 128 telecommunication employees who were selected using stratified random sampling techniques. Data collection was carried out through an organizational well-being questionnaire developed by (I Prilleltensky, 2007) and an organizational commitment questionnaire adapted and modified from (JP Meyer, 1997) questionnaire. Hypothesis testing uses simple regression analysis techniques. The results showed that organizational well-being has a significant influence on the three components of organizational commitment, namely affective commitment, continuance commitment, and normative commitment. In this study, data was found that Organizational well-being contributes the most to affective commitment compared to other components.Dalam bekerja, lingkungan yang efektif akan meningkatkan produktivitas kerja seseorang. Upaya untuk menelaah kondisi ini dapat dilakukan dengan menelaah organizational well-being. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah organizational wellbeing yang dipersepsi oleh karyawan berpengaruh pada komitmen karyawan terhadap perusahaan tempatnya bekerja. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan telekomunikasi sejumlah 128 orang yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner organizational well-being yang dikembangkan dari teori (I Prilleltensky, 2007) dan kuesioner organizational commitment yang diadaptasi dan dimodifikasi dari kuesioner (JP Meyer, 1997). Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational well-being memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ketiga komponen organizational commitment yaitu affective commitment, continuance commitment, dan normative commitment. Dalam penelitian ini, didapati data bahwa Organizational well-being berkontribusi terbesar terhadap affective commitment dibandingkan dengan komponen lainnya
EVALUASI KINERJA PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN DAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT (Performance Evaluation Of Agricultural Intentions And The Effectiveness Of Using Social Media In Agricultural Counseling Centers, Linggang Bigung Sub-District Kutai Barat Regency)
This study aims to examine the performance of agricultural agent and determine the effectiveness of using social media in agricultural agent. This research was conducted in March-May2022. The research location was at the Agricultural Extension Center, Linggang Bigung District, West Kutai Regency. The sampling method used a census technique for 11 agricultural agent and 27 farmers used a purposive sampling technique. Data analysis used the Likert Scale and Rank Spearman test. The results showed that the performance of agricultural agent was in the good category with an average score of 36.55 and the effectiveness of using social media was in the effective category with an average of 36.89, while the performance of agricultural agent and the effectiveness of using social media in agricultural extension services had a relationship which is not real, where ρ table = 0.618 and ρ count 0.300 means ρ count < ρ table means Ho is accepted and Ha is rejected. Agricultural agent have carried out their duties and functions well and it is hoped that in the future the use of social media will continue to be increased so that agricultural extension services will be more effective and efficient
Gambaran Pasien Dengan Smoker’s Melanosis Beserta Perawatannya
Latar Belakang: Rokok mengandung berbagai zat yang berbahaya bagi tubuh. Merokok dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Salah satu efek buruk rokok adalah smoker’s melanosis yang merupakan kelainan pigmentasi di rongga mulut, ciri-cirinya yaitu mukosa berwarna kecoklatan disebabkan karena meningkatnya produksi melanin oleh melanosit. Indeks pigmentasi gingiva dilakukan untuk mengetahui keparahan dari pigmentasi yang terjadi pada gingiva. Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan menjelaskan kondisi pasien dengan smoker’s melanosis serta perawatannya. Laporan Kasus: Kasus pertama pasien laki-laki berusia 27 tahun dengan keluhan berupa gigi terasa kotor, nafas berbau tidak sedap, sejak 1 tahun yang lalu, pasien juga merasa ngilu pada gigi depan rahang bawah dan sering terselip makanan pada gigi belakang bawah kanan, memiliki kebiasaan buruk yaitu merokok dengan frekuensi 2 hari 1 kotak rokok. Pemeriksaan intra oral pasien menunjukan adanya oedema, berwarna merah tua kecokelatan pada gingiva di setiap regio rahang atas dan rahang bawah, oral hygiene buruk dan diagnosa pasien periodontitis kronis generalisata. Rencana perawatan DHE, scaling root planning, perawatan hipersensitivitas dentin, kuretase, depigmentasi gingiva, bedah flap dan kontrol plak. Kasus kedua pasien laki- laki usia 23 tahun dengan keluhan gigi terasa kotor pada bagian gigi atas dan bawah, memiliki kebiasaan buruk aktif merokok elektrik. Pemeriksaan intraoral menunjukkan oral hygine pasien buruk dan pasien didiagnosa periodontitis kronis generalisata. Rencana perawatan pada pasien dilakukan DHE, scaling dan root planning, kuretase, bedah flap, depigmentasi gingiva serta kontrol plak. Simpulan: Dampak merokok terhadap keparahan terjadinya smoker’s melanosis tergantung pada frekuensi, durasi serta jenis rokok yang digunakan.
The Overview of Bullying Behavior in Adolescents
Although bullying has been recognized as a serious problem, bullying cases are still very common, especially among adolescents. The purpose of this study is to look at the description of bullying behavior among adolescents. This research uses a quantitative descriptive approach. The participants of this study were adolescents from high school/vocational and university levels with a total of 250 participants. The participants were selected using a purposive sampling technique. The instrument used in this study was the Bullying Scale for Actual Use. A total of 17% of adolescents experienced little bullying, 65% experienced quite a lot of bullying, and 18% experienced a lot of bullying. The most common types of bullying experienced by adolescents were verbal bullying (49%), emotional/relational bullying (21%), physical bullying (14%) and cyberbullying (1.4%). 23% of the participants had sought help, while 77% of the participants had never sought help. This study shows that most participants who have experienced bullying choose not to seek help because they feel that no one can help them.Bullying sudah diakui sebagai masalah yang serius, dan masih sangat sering terjadi terutama di kalangan remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran perilaku bullying pada kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Partisipan penelitian ini adalah remaja yang berasal dari jenjang SMA/SMK dan Universitas dengan total partisipan sebesar 250. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bullying Scale for Actual Use. Analisis data menggunakan SPSS versi 25. Sebanyak 17% remaja mengalami sedikit bullying, 65% mengalami cukup banyak bullying, dan 18% mengalami banyak bullying. Jenis bullying terbanyak yang dialami remaja adalah bullying verbal (49%), bullying emosional/relasional (21%), bullying fisik (14%) dan cyberbullying (1,4%). Terdapat 23% partisipan pernah mencari bantuan, sedangkan 77% partisipan lainnya tidak pernah mencari bantuan. Penelitian ini menunjukkan kebanyakan partisipan yang pernah mengalami bullying memilih tidak mencari bantuan karena merasa tidak ada yang dapat membantu mereka
Kehamilan dan Kondiloma
AbstrakKondiloma akuminata merupakan penyakit kulit yang apabila terjadi pada perempuan hamil dapat menyebabkan kondisi patologis pada plasenta dan janin. Penyebaran infeksi akan mengganggu homeostasis intrauterin dan menyebabkan disfungsi plasentasi di awal kehamilan. Laporan kasus ini mempresentasikan kasus terjadinya intra uterine fetal death dan rest placenta yang diduga terkait erat dengan terjadinya kondiloma akuminata. Manajemen obstetrik untuk melahirkan janin yang telah meninggal, kuretase plasenta yang tersisa, dan eksisi lesi kondiloma akuminata penting untuk dilakukan.Kata Kunci: kondiloma akuminata; retensi plasenta; intra uterine fetal deathAbstractCondyloma acuminata is a skin disease which, if it occurs in pregnant women, can cause pathological conditions in the placenta and fetus. Spread of infection will disrupt intrauterine homeostasis and cause placental dysfunction in early pregnancy. This case report presents cases of intra uterine fetal death and rest placenta which are thought to be closely related to the occurrence of condyloma acuminata. Obstetric management for delivery of the deceased fetus, curettage of the remaining placenta, and excision of the lesion of condyloma acuminata are important.Keywords: genital warts; retained placenta; intra uterine fetal deat
FREKUENSI DAN KARAKTERISTIK KANKER PAYUDARA PADA WANITA USIA MUDA DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE
Kanker payudara merupakan jenis keganasan yang paling sering terjadi pada wanita dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Kanker payudara pada wanita usia muda dihubungkan dengan diagnosis yang terlambat, karakteristik biologis yang sangat agresif serta prognosis yang buruk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui frekuensi dan karakteristik kanker payudara pada wanita usia muda di RSUD Abdul Wahab Sjahranie tahun 2018 – 2020. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah rekam medis wanita usia muda yang di rawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Hasil frekuensi kanker payudara pada wanita usia muda di RSUD Abdul Wahab Sjahranie tahun 2018 – 2020 yaitu (16%) dan wanita usia tua (84%). Pada penelitian ini, sampel yang memenuhi kriteria inklusi adalah 44 pasien dengan mayoritas terjadi pada usia 35 – 39 tahun berjumlah (61,4%), stadium III berjumlah (65,9%), tipe histopatologi Invasive ductal berjumlah (97,7%), grade III berjumlah (65,9%) dan subtipe luminal B berjumlah (50%). Hasil penelitian di simpulkan bahwa frekuensi kejadian kanker payudara pada wanita usia muda lebih rendah dari pada usia tua dengan karakteristik biologis yang agresif. Kata Kunci : Kanker Payudara Usia Muda, Stadium, Grade, Tipe Histopatologi, Subtipe Klini
Smart Card Berbasis RFID untuk Implementasi E-Parking System di Rumah Sakit Zahirah
Smart Card adalah kartu pintar yang pada salah satu penggunaannya memakai konektivitas nirkabel RFID (Radio Frequency Identification). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan smart card berbasis RFID dan proses implementasinya pada E-Parking System. Pada pembuatan smart card, memerlukan empat bahan pokok, yaitu : PVC Lembaran, Tinta UV, Inlay RFID, dan PP Lembaran, keempat bahan itu akan di proses dengan melalui beberapa tahapan, antara lain : pra cetak, cetak, pasca cetak dan personalisasi smart card. sehingga terbentuklah smart card. Sebelum digunakan, smart card memerlukan proses implementasi pada E-Parking System, smart card berbasis RFID akan di implementasi melalui software yang terhubung dengan mesin parkir, proses ini menggunakan software Medicom Parking System V 2.52 dan assign card dengan card reader yang diterapkan di RS Zahirah. Smart Card berbasis RFID ini sudah melalui uji coba pada mesin E-Parking untuk membuktikan smart card dapat bekerja dengan baik. Dapat disimpulkan dari penilitian ini, smart card jenis contactless card merupakan jenis smart card yang memakai konektivitas nirkabel RFID yang banyak digunakan diberbagai bidang termasuk sistem parkir ini. Penggunaan smart card pada sistem parkir seharusnya sudah dapat dimanfaatkan di seluruh instansi agar lebih memudahkan civitas pada suatu instansi
Pemetaan dan Faktor Risiko Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Tahun 2022
Mycobacterium tuberculosis adalah bakteri yang menyebabkan penyakit menular tuberkulosis (TB). TB adalah beban kesehatan global dan memiliki implikasi medis, sosial, ekonomi dan budaya. Pada tahun 2018, Provinsi Jambi memiliki prevalensi tuberkulosis paru sebesar 0,27%. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kasus dan mengkaji hubungan faktor risiko TB seperti pendidikan, pendapatan, status gizi, status merokok, riwayat kontak, dan riwayat diabetes di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian case control.Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan total sampel dengan perbandingan 1:1 yaitu 57 sampel kasus dan 57 sampel kontrol. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi squareDari hasil uji chi-square terdapat hubungan antara status gizi (OR:5,536;95% CI:2,481-12,352), status merokok (OR:2,576; 95% CI:1,161-5,717), tingkat pendapatan (OR:2,576; 95% CI:1,161-5,717), riwayat kontak (OR:2,829; 95% CI:1,216-6,581), dan riwayat diabetes (OR: 3,386 ; 95% CI:1,129-10,153) dengan kejadian TB di wilayah kerja Puskesmas Putri Ayu. Pendidikan (OR:0,869; 95% CI: 0,417-1,812) tidak bermakna secara statistic. Puskesmas diharapkan untuk meningkatkan kegiatan promosi kesehatan terkait PHBS dan GERMAS,perbaikan gizi keluarga, penanggulangan perilaku merokok, serta mengintensifkan skrining TB