eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Perbedaan Tingkat Kekerasan Permukaan Bahan Restorasi Resin Komposit Nanofiller Setelah Perendaman Dalam Larutan Teh Hitam Dan Teh Hijau
Latar Belakang: Resin komposit adalah bahan restorasi yang banyak digunakan di kedokteran gigi masa kini. Pada perkembangan terakhir, munculah resin komposit jenis nanofiller. Kekerasan mikro permukaan merupakan sifat utama komposit dalam keberhasilan restorasi gigi. Makanan dan minuman yang bersifat asam dapat menyebabkan resin komposit mengalami degradasi matriks sehingga mengalami penurunan kekerasan permukaan. Teh hitam dan teh hijau merupakan bahan minuman alami yang sangat populer yang mengandung asam. Tujuan: Mengetahui perbedaan tingkat kekerasan permukaan bahan restorasi resin komposit nanofiller setelah perendaman dalam larutan teh hitam dan teh hijau. Metode: Penelitian true experimental dengan menggunakan post-test only control group design. Jumlah sampel sebanyak 27 buah yang dibagi dalam 1 kelompok kontrol dan 2 kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan direndam dengan larutan teh hitam dan teh hijau. Kelompok kontrol tidak dilakukan perendaman. Setelah itu dilakukan pengukuran menggunakan Rockwell Hardness Tester. Hasil: Hasil uji diperoleh nilai kekerasan resin komposit pada kelompok kontrol adalah 52,778 ± 3,5860 HR15N, pada perendaman larutan teh hitam 52.678 ± 5,4986 HR15N, dan pada perendaman larutan teh hijau 48.278 ± 2,3983 HR15N. Data berdistribusi normal dengan menggunakan uji Shapiro Wilk (p>0.05). Hasil uji One Way ANOVA diperoleh nilai (p = 0,041), serta uji Post Hoc Games-Howell menunjukan adanya perubahan kekerasan resin komposit yang signifikan hanya pada kelompok kontrol dan kelompok perendaman teh hijau. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat kekerasan resin komposit nanofiller yang tidak signifikan antara perendaman dalam larutan teh hitam dan larutan teh hijau
Rancang Bangun Website SD Negeri 14 Pontianak Kota Dengan Pengujian Metode Black box
Penelitian ini mengacu pada rancang bangun website di Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak Kota. Sekolah yang berdiri sejak Pemerintahan Hindia Belanda untuk Pendidikan volkschool atau sekolah rakyat dikenal sebagai Hollandsch Inlandsche School (HIS), atau setingkat dengan Sekolah Dasar. Dalam hal penyampaian informasi di Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak Kota, belum optimal dengan baik dan saat ini publikasi terkait informasi hanya sampai pada jangkauan di dalam sekolah (internal) melalui grup chat terutama untuk pengumuman sekolah, kegiatan di sekolah termasuk kegiatan ekstrakurikuler dan lain-lain. Dengan menggunakan teknologi informasi berbasis website, dapat berperan dalam memberikan informasi yang diperlukan tentang sekolah dan dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat umum dan orang tua atau calon orang tua siswa. Metode yang digunakan dalam pengembangan website ini ialah menggunakan metode waterfall. Dan untuk proses perancangan website ini dimulai dengan pengumpulan data berupa studi dokumen. Perancangan website menggunakan diagram konteks, data flow diagram (DFD), entity relations diagram (ERD) dan pengujian menggunakan black box. Dengan adanya website pada Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak Kota diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam menyampakan informasi secara optimal untuk masyarakat umum maupun kepada orang tua atau calon orang tua peserta didik
Speech Acts in the Written Language of Advertisements: McDonald’s Advertisements as a Case Study
The current study investigates the pragmatic notion of speech act in the written language of McDonald’s advertisements. Advertising has always been a subject of study which is approached by a wide range of disciplines such as psychology, sociology, anthropology, and linguistics. Advertising is a profitable industry in the modern world; however, the great deal of research which was conducted so far has not yet provided the answers for understanding the main determinants (factors) of effective advertising. This study is one among many attempts that have approached the pragmatic side of the written language of McDonald’s advertisements. Pragmatics, as the study of the so-called “the invisible meaning” and speech act as a key concept in the field, are considered to be an appropriate conceptual framework for conducting this study whose main objective is to determine the hidden and implicit meanings (speech acts) which are embedded in the gathered data (McDonald’s advertisements). Austin (1962) and Searle (1969, 1975) provide the conceptual framework for this study as it endeavors to interpret the written language of McDonald’s advertisements in terms of the most pervasive and frequent kinds of speech acts within the selected data. Speech act theory is important when it comes to explaining language because it provides a theoretical framework for understanding how language is used to perform various communicative acts such as making requests, giving advice, making promises…etc. The fact of grasping the various types of speech acts and the conditions under which they are considered to be felicitous (successful) can increase the author’s understanding of language use and its impact on those daily interactions among consumers and producers. The theoretical framework of speech act theory provides enough analytical tools for understanding how speech acts are used in the written language of McDonald’s advertisements. The researcher can make use of that theoretical framework to identify the most frequent and different acts and their effects on target consumers. The author qualitatively and quantitatively analyzes the gathered data in the sense that he uses content analysis, as a qualitative research tool, and quantifying the frequency of certain speech acts, as a quantitative research tool. This particular study has shown that directive, representative, and commissive speech acts tend to be much more frequent in the written language of McDonald’s advertisements. These speech acts are repeated at a different rate in the previously analyzed data. They are expressed in various categories such as requesting and inviting as directive speech acts, suggesting and concluding as representative speech acts, and promising as a commissive speech act. On the other hand, this research has also shown that expressive and declarative speech acts are minimized compared to the previously stated ones (representative, directive, and commissive acts). As a final statement, all of these types of speech acts are combined to increase the persuasive force of the language of McDonald’s written advertising discourse. The major limitation of this study is that only the written language of McDonald’s advertisements is investigated and other aspects such as sounds and visual presentations are not examined which are considered as well-defined opportunities that pave the way for further future research as far this research topic is concerned
Aplikasi Persuratan Mahasiswa Penyandang Disabilitas Berbasis Web di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda
Tercatat 1.5 persen dari keseluruhan masyarakat Indonesia adalah penyandang disabilitas tunanetra dengan kondisi tidak dapat melihat sebagian (low vision) ataupun keseluruhan (total blind). Hal tersebut menyebabkan tunanetra memiliki keterbatasan dalam bereksplorasi, bersosialisasi dan belajar. Padahal menurut UU No.8/2016 dan peraturan Kementerian Ristekdikti bahwa penyandang disabilitas harus mendapatkan hak pelayanan dan Pendidikan yang layak. Semakin berkembangnya teknologi dapat menjadi peluang bagi penyandang disabilitas untuk bisa mendapatkan akses pelayanan dan pendidikan yang sama dengan Masyarakat non disabilitas. Penelitian ini berfokus pada pengembangan aplikasi e-surat di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda sebagai sarana mahasiswa disabilitas tunanetra untuk bisa mendapatkan pelayanan administrasi yang mudah sehingga pemerataan pelayanan dapat terimplementasikan pada lingkungan Universitas sebagai tempat Mahasiswa dalam menimba pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metode WDLC sebagai metode dalam pengembangan perangkat lunak. Metode WDLC sudah banyak digunakan dalam pengembangan aplikasi berbasis web. Ide dan konsep perangkat lunak yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam rangka mewujudkan akses pelayanan dan pendidikan yang merata bagi penyandang disabilitas tunanetra khususnya yang berada pada lingkungan Universitas
Analisis Pengaruh Kenaikan Temperatur Batubara Sebagai Indikator Awal Terjadinya Swabakar (Spontaneous Combustion) Di Product Coal Stockpile Pada Pt. Mahakam Sumber Jaya Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur
Swabakar atau self-combustion pada batubara terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah pada saat penyimpanan batubara di area stockpile, batubara akan kontak dengan udara maka akan terjadi oksidasi antara kandungan ini dengan oksigen, semakin lama batubara tertimbun akan semakin banyak panas yang tersimpan di dalam timbunan, karena volume udara yang terkandung di dalam timbunan semakin besar sehingga kecepatan oksidasi semakin tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kenaikan temperatur batubara terhadap potensi terjadinya swabakar karena apabila suhu batubara terus meningkat yang disebabkan oleh self-heating akan mengakibatkan pembakaran spontan batubara yang sangat tidak diinginkan karena pastinya akan merugikan. Pengamatan dilakukan sebanyak 11 hari untuk mengetahui pengaruh dimensi timbunan terhadap kenaikan suhu batubara di product coal stockpile dan untuk mengetahui pengaruh lama penimbunan batubara terhadap kenaikan temperatur suhu batubara dengan menggunakan gabungan antara teori dengan data-data yang akan diambil di lapangan.. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa titik yang mengalami swabakar yaitu di ketinggian 4,5 meter di arah selatan dengan kelipatan kenaikan temperatur yang cukup signifikan, serta disebabkan oleh arah angin dominan dari sebelah selatan-utara, umur timbunan sebelum dilakukan pengukuran suhu lebih dari 1 bulan. Sehingga pada saat dilakukan pengukuran, suhu batubara cepat meningkat dikarenakan batubara sudah lama terkontaminasi dengan udara dan panas sehingga mencapai titik terbakar batubara mencapai 542°C
Kajian Penataan Lahan Reklamasi Batugamping Daerah Gegunung, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta
Penelitian ini berfokus pada kajian penataan lahan reklamasi bekas tambang di Padukuhan Gegunung, Kelurahan Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Reklamasi lahan pasca tambang sangat penting untuk memulihkan fungsi lingkungan yang terganggu akibat aktivitas penambangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang program reklamasi yang optimal sesuai dengan peraturan yang berlaku, khususnya berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018. Fokus penelitian ini meliputi perencanaan teknis penataan lahan, pengelolaan tanah pucuk (top soil), serta metode revegetasi yang dapat mendukung pemulihan ekosistem lahan bekas tambang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup observasi lapangan, studi literatur, grab sampling, serta pengujian fisik dan kimia tanah untuk menentukan kesesuaian program reklamasi. Luas area yang akan di reklamasi pada lahan bekas tambang adalah 150.142,30 m2. Perencanaan reklamasi yang tepat pada area bekas potensial tambang batugamping di Padukuhan Gegunung adalah penataan lahan dengan cara mengembalikan tanah penutup dan tanah pucuk ke area yang telah dikupas material batugampingnya. Kondisi tanah di area reklamasi, yang mayoritas terdiri dari lempung berpasir, menjadi faktor penting dalam menentukan jenis tanaman yang akan ditanam. Pilihan tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah lokal sangat kritikal untuk keberhasilan revegetasi dan pemulihan kualitas tanah. Pembagian area menjadi segmen-segmen kecil membantu meningkatkan efisiensi penggunaan alat mekanis dan keseragaman hasil reklamasi. Pemilihan alat mekanis yang tepat, seperti excavator dan dump truck, juga mempengaruhi produktivitas dan waktu pengerjaan
Pengaruh Kondisi Lingkungan Samarinda terhadap Ketahanan Jangka Panjang Struktur Beton
Kondisi lingkungan di Samarinda yang meliputi curah hujan tinggi, suhu lembap, serta paparan polutan berpotensi mempercepat kerusakan struktur beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kondisi lingkungan Samarinda terhadap ketahanan jangka panjang struktur beton. Uji ketahanan dilakukan pada berbagai sampel beton yang ditempatkan di lokasi strategis dalam kurun waktu tertentu. Faktor-faktor yang diteliti meliputi laju penyerapan air, korosi tulangan, serta kekuatan tekan beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton di Samarinda mengalami penurunan kekuatan yang signifikan dalam waktu lebih cepat dibandingkan di lingkungan yang lebih kering. Paparan polutan dari aktivitas industri dan kendaraan bermotor memperburuk kondisi, terutama pada beton yang terpapar langsung. Penurunan ketahanan ini terutama disebabkan oleh kelembapan tinggi yang meningkatkan laju korosi tulangan. Dengan memahami kondisi ini, diperlukan strategi pemeliharaan dan penggunaan material tahan polusi dan kelembapan untuk memperpanjang umur struktur beton di Samarinda. Penelitian ini memberikan rekomendasi desain dan perawatan khusus yang sesuai dengan kondisi iklim dan lingkungan Samarinda untuk memastikan ketahanan jangka panjang struktur bangunan.Kata Kunci: Struktur beton, kondisi lingkungan, ketahanan jangka panjang, korosi, Samarinda
Analisis Tingkat Pelayanan Pada Jaringan Jalan di Kecamatan Balikpapan Selatan Menggunakan Aplikasi PTV Visum
Sebagai kota yang letaknya strategis dan berbatasan langsung dengan proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) serta adanya proyek di kota Balikpapan menjadikan Balikpapan sebagai tempat transit dan menimbulkan permintaan transportasi yang besar. Analisis pada penelitian ini menggunakan pemodelan transportasi 4 tahap tipe I yaitu Trip Generation-Moda Split, Trip Distribution dan Trip Assignment. Metode yang digunakan untuk mendapatkan model bangkitan dan tarikan pergerakan adalah metode analisis langkah demi langkah (stepwise). Pengolahan data metode equilibrium assignment dilakukan dengan bantuan aplikasi PTV Visum. Hasil pemodelan akan divalidasi dan koreksi berdasarkan volume lalu lintas kondisi eksisting yang akan digunakan untuk menganalisis tingkat pelayanan. Dengan volume arus lalu lintas sebesar 284-1508 smp/jam tingkat pelayanan pada jaringan jalan kecamatan Balikpapan Selatan menunjukkan pada rentang tingkat klasifikasi “A” - “B” dan masih ada ruas jalan dengan indeks tingkat pelayanan “C”. Dengan faktor pertumbuhan sebesar 6%, ramalan tingkat pelayanan dimasa mendatang terdapat satu ruas jalan yang menjadi perhatian dengan tingkat klasifikasi “D” yaitu pada ruas jalan Jl. Mulawarman arah Manggar. Untuk penanganan bisa diberikan rambu dilarang parkir disepanjang ruas jalan tersebut
BETON RAMAH LINGKUNGAN: SOLUSI HIJAU UNTUK KONSTRUKSI MASA DEPAN
Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari industri konstruksi, beton ramah lingkungan muncul sebagai solusi inovatif untuk mengurangi jejak karbon dan dampak ekologis. Artikel ini membahas konsep dan penerapan beton ramah lingkungan dalam konstruksi modern. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, artikel ini mengeksplorasi berbagai material dan teknik yang digunakan untuk menghasilkan beton yang lebih berkelanjutan. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan bahan daur ulang dan aditif alami dalam campuran beton dapat secara signifikan mengurangi emisi karbon. Selain itu, aplikasi beton ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan efisiensi energi tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi jangka panjang bagi industri konstruksi. Kesimpulan dan saran diberikan untuk mendorong adopsi beton ramah lingkungan dalam proyek konstruksi di masa depan. Kata Kunci: Beton ramah lingkungan, konstruksi berkelanjutan, material daur ulang, efisiensi energi, jejak karbo
APLIKASI METODE TURUNAN KEDUA VERTIKAL DATA GRAVITASI UNTUK INTERPPRETASI SESAR CUGENANG, JAWA BARAT
Wilayah Cianjur di Jawa Barat menjadi subjek studi geologi yang bertujuan untuk mengidentifikasi sesar dengan menggunakan metode gayaberat. Beberapa penelitian telah difokuskan pada fitur struktural dan identifikasi sesar di area ini. Selain itu, sebuah studi lain difokuskan pada mengidentifikasi sub-cekungan dan struktur sesar subsurface melalui analisis turunan dan pemodelan 2D ataupun 3D menggunakan metode gayaberat. Studi-studi ini mencerminkan pentingnya memahami struktur geologi dan sistem sesar di wilayah Cianjur, yang sangat penting untuk menilai bahaya seismik dan mengurangi risiko yang terkait. Wilayah Cianjur dilintasi oleh Sesar Cugenang, menjadikan wilayah ini rawan terhadap bahaya gempabumi. Penelitian ini menggunakan metode Gayaberat untuk memetakan distribusi densitas bawah permukaan daerah penelitian. Pemetaan distribusi densitas dapat memberikan informasi tambahan mengenai anomali gayaberat di daerah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola daerah sesar Cugenang dengan menggunakan data gayaberat metode Second Vertical Derivative (SVD). Pengolahan menggunakan metode Parasnis diperoleh estimasi nilai densitas permukaan sebesar 2,42 gram/cm3 dan Anomali Bouguer Lengkap yang berada pada rentang nilai 150 mGal sampai 450 mGal. Setelah didapatkan anomali residual, dilakukan analisis FHD dan SVD untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan yang menghasilkan sekitar 4 struktur yang teridentifikasi pada hasil pengolahan