eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
    4795 research outputs found

    Towards Sustainable Success: The Role of Growth Mindset in Building Grit in Multi-Level Business Marketing Members

    Get PDF
    Long-term success in a multi-level marketing business environment is a dream for members. But given the challenges and high failure rate in MLM business. Grit becomes an important factor for success. Growth mindset, the belief that abilities can be developed through dedication and hard work. Growth mindset is assumed to influence grit, which is a combination of passion and perseverance to achieve long-term goals. This study aims to examine the role of growth mindset in building grit in multi-level marketing business members. The data in this study were obtained through questionnaire answers to respondents. The sample in this study amounted to 135 respondents. Data analysis in this study used simple linear regression analysis. The results of this study indicate a positive effect of growth mindset on grit in mlm members. Growth mindset affects grit in all aspects, namely consistency of interest and perseverance of effort positively. This means that if there is an increase in growth in mindset, the higher the grit will be. The results of the study are expected to contribute to the development of training strategies and self-development for MLM members, so that they can increase their grit and achieve success in business. Kesuksesan jangka panjang pada lingkungan bisnis multi level marketing menjadi impian bagi member bisnis. Namun mengingat tantangan dan tingkat kegagalan yang tinggi dalam bisnis MLM. Grit menjadi faktor penting bagi keberhasilan. Growth mindset, yaitu keyakinan bahwa kemampuan dapat dikembangkan melalui dedikasi dan kerja keras. Growth mindset diasumsikan dapat mempengaruhi grit, yaitu kombinasi dari passion dan perseverance untuk mencapai tujuan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran growth mindset dalam membangun grit pada member bisnis multi-level marketing. Data pada penelitian ini didapat melalui Jawaban kuesioner pada responden. Sampel pada penelitian ini berjumlah 135 responden. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil pada penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif growth mindset terhadap grit pada member mlm. Growth mindset mempengaruhi grit pada semua aspek yaitu konsistensi minat dan ketekunan usaha secara positif. Hal tersebut mengartikan apabila terjadi peningkatan pada growth mindset maka akan semakin tinggi grit yang dimiliki. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pelatihan dan pengembangan diri bagi member MLM, sehingga dapat meningkatkan grit serta mencapai kesuksesan dalam bisnis

    Pengaruh Citra Merek, Kepercayaan Pelanggan dan Endorsement Andini Saras Terhadap Keputusan Pembelian Produk Looké Cosmetics di Twitter

    Get PDF
    Pemasaran digital menjadi strategi utama dalam mengembangkan bisnis khususnya industri kecantikan di masa pandemi. Perusahaan yang berbasis menjual produk juga mengandalkan pemasaran digital untuk mempromosikan produk yang sudah mereka miliki ataupun ingin meluncurkan produk baru, salah satunya dengan menggunakan influencer sebagai mitra pemasaran digital untuk berkomunikasi bersama pengikut influencer tersebut. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pengaruh citra merek, kepercayaan pelanggan dan endorsement seorang influencer terhadap keputusan pembelian produk Looké Cosmetics. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan di media sosial Twitter dengan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel yang berjenis sumber data primer yang diambil menggunakan Google Form. Sampel yang digunakan sebanyak 150 dan teknik analisis data menggunakan uji asumsi dasar, uji asumsi klasik, analisis regresi berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra merek, kepercayaan pelanggan dan endorsement berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, citra merek dan endorsement tidak berpengaruh secara parsial, namun kepercayaan pelanggan berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Perusahaan dan influencer lebih melakukan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian produk Looké Cosmetics

    The Role of Emotional Invalidation and Social Support as a Predictor of Individual Psychological Well-Being in Adulthood

    Get PDF
    Emerging adulthood is when individuals begin to explore and experience many changes in their lives. Social support can improve psychological well-being during this challenging developmental stage. However, research on the influence of emotional invalidation on psychological well-being is still minimal. This study aims to determine the role of emotional invalidation and social support on psychological well-being in early adulthood. This study involved 266 samples consisting of male and female Indonesian citizens aged 18-29 years and applied quantitative methods with purposive sampling techniques. The instruments used for data collection were the Psychological Well-Being Scale, the Multidimensional Scale of Perceived Social Support, and The Perceived Invalidation of Emotion Scale, which were then analyzed using multiple linear regression. The results showed that the role of emotional invalidation and social support on psychological well-being had a high influence with a significant value (

    DALAM FORUM KEWASPADAAN DINI MASYARAKAT PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK UNTUK MENCEGAH KONFLIK SOSIAL DI KOTA BONTANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk partisipasi masyarakat dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik untuk melakukan pencegahan konflik sosial secara dini di Kota Bontang serta mengidentifikasi dan menganalisis faktor – faktor penghambatnya.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang berlokasi di Kota Bontang. Fokus Penelitian mengacu pada bentuk partisipasi masyarakat dan faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat. Data yang didapatkan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan model analisis interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat partisipasi masyarakat dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik untuk pencegahan konflik sosial secara dini yang dilaksanakan melalui tahapan: (1) tahap perencanaan, dimana pembentukan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat dilakukan oleh masyarakat dan ditetapkan, dibina dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bontang, (2) tahap pelaksanaan, terdapat bentuk pelaksanaan kegiatan, antara lain : (a) kegiatan rapat koordinasi, pertemuan, dialog dan silaturahmi, (b) kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini, (c) kegiatan pelatihan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat terkait deteksi dini dan cegah dini, (d) kegiatan studi banding pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ke daerah lain, dan (e) kegiatan pemantauan dan patroli, (3) tahap manfaat, dalam hal ini menjalankan kewaspadaan dini masyarakat sebagai upaya deteksi dini dan cegah dini terhadap berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan di wilayah, dan menyampaikan segala informasi yang didapatkan di lapangan kepada Pemerintahan Daerah. Terdapat adanya faktor-faktor penghambat dalam partisipasi masyarakat dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat sebagai berikut : (1) Belum adanya perangkat aturan yang menjadi pedoman/juknis dalam melaksanakan tugas. Peraturan yang ada masih bersifat umum, belum terjabar secara tegas mengenai standar operasi dalam pelaksanaan tugas, (2) Dukungan anggaran yang belum cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat secara optimal, (3) Kompetensi Sumber Daya Manusia Pengurus Forum, (4) Sarana dan Prasarana yang belum memadai. Dalam penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan yang mencakup hal-hal sebagai berikut : (1) Keterbatasan literatur hasil penelitian sebelumnya yang masih kurang peneliti dapatkan, (2) Keterbatasan data yang digunakan dalam penelitian ini membuat hasil kurang maksimal

    Beyond the Lesson Plan: How Job Satisfaction Fuels Organizational Citizenship Behavior in Teacher

    Get PDF
    Providing the best services is an obstacle for educational institutions in Indonesia considering the diversity of the the nation's society. To improve education, this difficulty needs to be carefully handled, with a special emphasis on human resource management. In keeping with the claim made by Partono Prasetio et al. (2017) that an essential element is organizational effectiveness. To achieve their goals, organizations need to offer their clientele exceptional services. Administrators must motivate teachers to go above and beyond the call of duty in addition to urging them to fulfill their legal obligations if they are to successfully manage schools at this uncertain time (Somech and Oplatka,2014). Organizational citizenship behavior (OCB) and organizational commitment (OC) have grown in importance as employee indicators to improve organizational performance. Based on quantitative research, the study was non-experimental utilizing a survey method for collecting data. The response or result Job Satisfaction was analyzing was the value of the Organizational Citizenship Behavior, which was predicted using the linear regression method. The study's premise states that organizational commitment acts as a mediator in the association between job satisfaction and organizational citizenship behavior. 175 Teachers from School X, an Indonesian SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama), contributed the data which was gathered.  The Pearson correlation coefficient indicates that there is a significant correlation (r (173) = 0.416, p = <0.001) between Job Satisfaction and Organizational Citizenship Behavior. This relationship is partially mediated by Organizational Commitment, which is 39.5%. These results imply that schools can benefit strategically from investing in creating a favorable work environment that increases job satisfaction.  Schools can foster a more committed and supportive teaching staff by carrying out their share of the social collaboration.  In the end, this results in higher OCBs, which is advantageous for both students and the school community.Memberikan layanan terbaik merupakan kendala bagi institusi pendidikan di Indonesia mengingat keberagaman masyarakat Indonesia. Dalam rangka meningkatkan pendidikan, kesulitan ini perlu ditangani dengan hati-hati, dengan penekanan khusus pada manajemen sumber daya manusia. Sesuai dengan pernyataan yang dibuat oleh Partono Prasetio dkk. (2017) bahwa elemen penting adalah efektivitas organisasi. Untuk mencapai tujuan mereka, organisasi perlu menawarkan layanan yang luar biasa kepada pelanggan mereka. Administrator harus memotivasi guru untuk melakukan lebih dari sekadar menjalankan tugas mereka, selain mendorong mereka untuk memenuhi kewajiban hukum mereka, jika mereka ingin berhasil mengelola sekolah di masa yang tidak menentu ini (Somech dan Oplatka,2014). Perilaku kewargaan organisasi (OCB) dan komitmen organisasi (OC) semakin penting sebagai indikator karyawan untuk meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, non-eksperimental dengan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data. Respon atau hasil dari kepuasan kerja yang dianalisis adalah nilai dari perilaku kewargaan organisasional, yang diprediksi dengan menggunakan metode regresi linier. Premis penelitian ini menyatakan bahwa komitmen organisasi berperan sebagai mediator dalam hubungan antara kepuasan kerja dan perilaku kewargaan organisasi. 175 guru dari Sekolah X, sebuah SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) di Indonesia, menyumbangkan data yang dikumpulkan.  Koefisien korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan (r(173) = 0.416, p = <0.001) antara Kepuasan Kerja dan Perilaku Kewargaan Organisasi. Hubungan ini secara parsial dimediasi oleh Komitmen Organisasi, yaitu sebesar 39,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa sekolah dapat memperoleh keuntungan secara strategis dengan berinvestasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan yang meningkatkan kepuasan karyawan. Sekolah juga dapat meningkatkan komitmen staf dan memberikan dukungan dengan melakukan tugas mereka dalam kerja sama sosial.  Pada akhirnya, OCB yang lebih besar akan terjadi, yang akan menguntungkan siswa dan komunitas sekolah secara keseluruha

    Resilience in Families of Children with Physical Disabilities After Accidents

    Get PDF
    The family system plays an important role in facilitating or exacerbating the trauma experienced by individuals after a traumatic event. Each family has a unique approach to dealing with and resolving the various challenges that arise in their lives, especially in the context of a child's physical disability as a result of an accident. This study focuses on research to describe the strengthening of resilience in families of children with physical disabilities after an accident., and a research focus on aspects and factors that have the potential to influence it. This research uses a qualitative methodology using a descriptive approach design. Data collection techniques this study using semi-structure interviews and observation resulted in three main understandings (1) an understanding of the strengthening of families in achieving children's resilience through factors such as resilience, acceptance, adaptation, and stronger growth; (2) an understanding of the factors that influence family resilience, including internal social support from all family members, external social support from neighbors, health services, environment, communication, and trust; and (3) an understanding of the characteristics of families who achieve balance as a form of resilience.Sistem keluarga memiliki peran penting dalam memfasilitasi atau memperburuk  trauma yang dialami oleh individu setelah kejadian traumatis. Setiap keluarga memiliki pendekatan yang unik dalam menangani dan menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul dalam kehidupan mereka, terutama dalam konteks anak mengalami kecacatan fisik akibat dari kecelakaan.  Penelitian ini berfokus untuk menggambarkan penguatan resiliensi pada keluarga anak penyandang disabilitas fisik setelah mengalami kecelakaan, dengan fokus penelitian pada aspek maupun faktor-faktor yang berpotensi mempengaruhinya. Penelitian  menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi menghasilkan tiga pemahaman utama (1) pemahaman mengenai penguatan keluarga dalam mencapai ketahanan anak melalui faktor-faktor seperti ketahanan, penerimaan, adaptasi, dan pertumbuhan yang lebih kuat; (2) pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan keluarga, termasuk dukungan sosial internal dari seluruh anggota keluarga, dukungan sosial eksternal dari teman sekitar, layanan kesehatan, lingkungan, komunikasi, dan kepercayaan; dan (3) pemahaman mengenai karakteristik keluarga yang mencapai keseimbangan sebagai bentuk ketahana

    AGRIBISNIS KOPI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROWISATA DI DESA COLOL, KECAMATAN LAMBA LEDA TIMUR, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR (Coffee Agribusiness In Supporting Agrotourism Development In Colol Village, Lamba Leda Timur District, East Manggarai District)

    Get PDF
    Colol Village is a wilaya located in East Manggarai Regency, East Nusa Tenggara Province, which has good environmental and geographical characteristics, fertile soil and a suitable climate for coffee cultivation. The coffee varieties that are being developed are Arabica coffee and Robusta coffee. The people of East Manggarai have a cultural tradition that is close to coffee. The aim of this research is to analyze the factors that influence coffee production in Colol Village, determine farmers' perceptions of agrotourism development in Colol Village and describe the implementation of the coffee agribusiness system in Colol Village, East Manggarai Regency. This research used mixed methods with a sample size of 56 people using multiple linear regression data analysis methods, Likert scale analysis and descriptive qualitative analysis. The results of the research show that in coffee production the factors of land area, farming experience, farmer age, education level, household income, and coffee sales income level influence the development of agrotourism in Colol Village, East Manggarai Regency and based on Likert scale analysis, Colol coffee farmers agree with the development of coffee agrotourism in Colol Village and coffee production and agrotourism potential are related, the potential for coffee farming as a tourist attraction thereby strengthening the local economy and creating sustainable opportunities for the development of Colol village, East Manggara

    Debunking the Illusion of Adolescents: Analyzing the Relationship between Personal Fable and Smoking Behavior in Adolescents

    Get PDF
    Smoking behavior has become a hot topic of conversation because it is very common, especially among teenagers. Smoking behavior can have negative impacts such as health, social, psychological and economic problems. It can trigger criminal acts for smokers who do not yet have an income such as teenagers. This study aims to reveal the relationship between personal fable and smoking behavior in junior high school male teenagers who smoke. The method in this study uses quantitative correlation with 110 junior high school male teenagers who smoke as research subjects, the research sample was taken using a simple random sampling technique with a 5% error rate, This study uses a measuring instrument from a smoking behavior scale with a total of 49 valid items with a validity value of 0.325 and a reliability value of 0.908 and a personal fable scale with a total of 50 valid items with a validity value of 0.330 and a reliability value of 0.911. The results of this study indicate a significant positive correlation between personal fable and smoking behavior in junior high school male teenagers who smoke at a level of 35%. The practical implication of this study is that personal fable has an effective role in triggering smoking behavior in junior high school-level male adolescents, so adolescents are advised to be smart in making decisions related to behavior and socializing because the influence of the environment and peers also plays a major role in the behaviors that adolescents develop.Perilaku merokok menjadi marak pembicaraan karena sudah sangat lumrah dilakukan terlebih di kalangan remaja. Perilaku merokok dapat memberikan dampak negatif seperti permasalahan kesehatan, sosial, psikologis dan ekonomi. Mampu terpicunya tindakan kriminal bagi pelaku merokok yang belum memiliki penghasilan seperti kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan yang ada dari personal fable dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki setingkat SMP yang merokok. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi dengan 110 remaja laki-laki setingkat SMP yang merokok sebagai subjek penelitian, sampel peneitian diambil dengan teknik simple random sampling dengan taraf kesalahan 5%, Penelitian ini menggunakan alat ukur dari skala perilaku merokok dengan jumlah 49 aitem valid dengan nilai validitas 0.325 dan nilai reliabilitas 0.908 dan skala personal fable dengan jumlah 50 aitem valid dengan nilai validitas 0.330 dan nilai reliabilitas 0.911. Hasil penelitian ini menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara personal fable dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki setingkat SMP yang merokok dengan taraf 35%. Implikasi praktis dalam penelitian ini adalah personal fable memiliki peran efektif dalam memunculkan perilaku merokok remaja laki-laki setingkat SMP, sehingga remaja disarankan dapat cerdas dalam mengambil keputusan terkait dengan perilaku dan bersosial karena pengaruh dari lingkungan dan teman sebaya juga berperan besar bagi perilaku-perilaku yang ditimbulkan remaja

    Safety First: The Role of Safety Climate as a Predictor of Safety Behavior Through Safety Knowledge as a Mediating Variable

    Get PDF
    Companies must prioritize work safety as the main thing to create a safe and healthy work environment. The research conducted has the aim of knowing the role of safety climate as a predictor of safety behavior through safety knowledge as a mediating variable. The method used is a convenient sampling technique. The number of respondents was 154 workers. The research instrument used a safety behavior scale created by Neal and Griffin, safety climate measured using (LSCAT) compiled by Cox and Cheyne, safety knowledge scale compiled by Vinodkumar and Bhasi. To analyze the data using classical assumptions, namely, Kolmogorov-smirnov normality test, linearity test and heteroscedasticity test and hypothesis testing, namely mediation regression analysis technique. The results of the direct effects test of the safety climate variable on safety behavior show a significant effect with a significance level of 0.006 which indicates a significant influence between safety climate and safety behavior, besides that the indirect effects between safety climate and safety behavior through mediation of safety knowledge have a significance level of 0.004, meaning that there is a mediating role between safety climate and safety behavior through safety knowledge. PT X is expected to maintain and improve safety behavior with a safety climate that supports the work safety program and can also design a more effective safety training program that suits the needs of workers.Perusahaan harus memprioritaskan keselamatan kerja sebagai hal utama untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran safety climate sebagai prediktor safety behavior melalui safety knowledge sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan yaitu teknik convenient sampling. Jumlah responden sebanyak 154 pekerja. Instrumen penelitian menggunakan safety behavior scale yang dibuat oleh Neal dan Griffin, safety climate diukur dengan menggunakan (LSCAT) yang disusun oleh Cox dan Cheyne, skala safety knowledge yang disusun oleh Vinodkumar dan Bhasi. Untuk menganalisis data menggunakan asumsi klasik yaitu, uji normalitas Kolmogorov-smirnov, uji linearlitas dan uji heteroskedastisitas serta uji hipotesis yaitu teknik mediation regression analysis. Hasil uji direct effects variabel safety climate terhadap safety behavior menunjukan pengaruh yang signifikan dengan taraf siginifikansi 0,006 yang menunjukan adanya pengaruh signifikan antara safety climate dengan safety behavior, selain itu pengaruh indirect effects antara safety climate dan safety behavior melalui mediasi safety knowledge memiliki taraf signifikansi sebesar 0.004 artinya ada peran mediasi antara safety climate dengan safety behavior melalui safety knowledge. PT X diharapkan dapat mempertahankan serta meningkatkan perilaku keselamatan (safety behavior) dengan iklim keselamatan (safety climate) yang mendukung program keselamatan kerja, selain itu juga dapat merancang proram pelatihan keselamatan kerja yang lebih efektif yang sesuai dengan kebutuhan pekerja

    Strategies to Increase Parents' Awareness of Stunting Prevention: Community Service Initiatives in Riau Province in Supporting the Sustainable Development Goals (SDGs)

    Get PDF
    The community service activity aims to enhance the understanding of parents and young couples regarding stunting and the importance of ensuring that children are free from this issue to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs) in Riau Province. The primary challenge faced is the low level of knowledge about stunting and its impacts, which can lead to nutritional deficiencies that potentially affect children's health and intellectual development. The method employed in this initiative is an interactive workshop involving 50 participants, including parents, prospective parents, and healthcare professionals. This activity is conducted in collaboration with the local Health Department, which serves as a partner to provide materials and facilitators. Evaluation is carried out through pre-tests and post-tests to assess participants' knowledge improvement, as well as surveys regarding changes in attitudes and behaviors related to child nutrition. Data collection methods include questionnaires and interviews as primary data, along with literature reviews as secondary data. The results achieved from this activity indicate an 80% improvement in participants' understanding of stunting prevention, as well as positive changes in parenting practices and children's nutritional intake. Through this initiative, it is hoped that the community will become more cognizant of the importance of nutrition during the first 1,000 days of life, which can lead to a healthier and more qualified generation.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua dan pasangan muda mengenai stunting serta pentingnya memastikan anak-anak bebas dari masalah ini guna mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Provinsi Riau. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya pengetahuan tentang stunting dan dampaknya, yang dapat mengakibatkan anak-anak mengalami defisiensi gizi yang berpotensi mempengaruhi kesehatan dan perkembangan intelektual mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah workshop interaktif dengan melibatkan 50 peserta, termasuk orang tua, calon orang tua, dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat sebagai mitra untuk memberikan materi dan fasilitator. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta, serta survei mengenai perubahan sikap dan perilaku terkait gizi anak. Metode pengumpulan data dilakukan dengan mengisi angket dan  wawancara sebagai data primer, serta studi pustaka sebagai data sekunder. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pencegahan stunting sebesar 80%, serta perubahan positif dalam pola asuh dan asupan gizi anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya gizi dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang dapat berdampak pada generasi yang lebih sehat dan berkualitas

    4,239

    full texts

    4,795

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournals System Universitas Mulawarman
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇