eJournals System Universitas Mulawarman
Not a member yet
4795 research outputs found
Sort by
Gambaran Tingkat Pengetahuan Pelajar Terhadap Penggunaan Alat Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb
Pendahuluan : Pengetahuan tentang kesehatan gigi dinilai dari pengetahuan tentang gigi sehat, dan cara melakukan perawatan gigi yang benar. Anak remaja sering mengalami masalah kebersihan gigi dan mulut. Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat dilihat dari proses pembentukan plak. Upaya mencegah timbulnya plak dengan melakukan kontrol plak. Kontrol plak dapat dilakukan secara mekanis dan kimiawi. Kontrol plak secara mekanis dengan menggunakan sikat gigi. Banyak macam produk yang dirancang untuk membersihkan bagian interproksimal gigi salah satunya yaitu dental floss dan alat bantu lainnya tongue scraper untuk menjaga kebersihan lidah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pelajar terhadap alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb. Metode : Penelitian deskriptif observasional. Populasi penelitian adalah siswa SMP Negeri 1 Tanjung Redeb sebanyak 232 responden (stratified random sampling). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil : Karakteristik responden terbanyak adalah jenis kelamin perempuan (52,6%), usia 13 tahun (37,9%), dan sumber informasi dari dokter gigi (21,5%). Pengetahuan pelajar berdasarkan jenis kelamin terbanyak dengan kategori rendah yaitu laki-laki 57 responden (24,6%), usia terbanyak dengan kategori rendah usia 13 tahun sebanyak 42 responden (18,1%), sumber informasi terbanyak didapat dari dokter gigi sebanyak 125 responden (21,5%). Kesimpulan : Pelajar di SMP Negeri 1 Tanjung Redeb rata-rata memiliki pengetahuan tentang alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut kategori rendah.Kata kunci: Pelajar, pengetahuan, alat pemeliharaan kesehatan gigi dan mulu
Black and White Women’s Struggle during the Victorian Era Portrayed in The Various Flavors of Coffee Novel by Anthony Capella
This research is expected to give readers the knowledge of understanding and appreciating literary works, especially those written about women. The methodology of this research is a descriptive qualitative method with a novel entitled The Various Flavors of Coffee (2008) written by Anthony Capella as the object. It analyzes the paragraphs, narrations, quotations and sentences from the novel that shows the theory of women struggle from the main female characters in order to be able to answer the research question. The results of this research shows how women struggled in five sectors in life, those are the working field, financial dependence, political rights, education, sexual exploitation and marriage
Aplikasi Proses Pembelajaran Mahasiswa Keperawatan Berbasis Android
Perawat adalah tenaga profesional yang dalam memberikan pelayanan medis menggunakan proses ilmiah yang disebut keperawatan. Dalam keperawatan, pemecahan masalah menggunakan proses keperawatan yang merupakan metode berfikir kritis, selama ini perawat harus menganalisis data-data yang ditemukan pada pasien untuk mendiagnosis, menentukan rencana luaran dan intervensi dengan tepat. Mahasiswa yang merupakan calon perawat dengan keahliannya harus mampu menerapkan proses keperawatan dalam kinerja asuhan keperawatan sesuai dengan standar keperawatan yang ada, tentunya dengan adanya pengawasan oleh ahli pengajar keperawatan untuk menghasilkan tenaga perawat yang lebih baik dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi android dengan bantuan expert system sebagai alat bantu diagnosa keperawatan, yang membantu mahasiswa keperawatan dalam mempelajari proses keperawatan dan membantu dosen dalam pemantauan proses keperawatan yang dilakukan oleh mahasiswa calon perawat. Sistem pakar menggunakan metode forward chaining, dan pembangunan aplikasi menerapkan metode waterfall. Hasil dari penelitian merupakan aplikasi berbasis android yang diuji menggunakan metode blackbox testing
Analisis kebutuhan lokal (Need Assessment) KPHP Bungo II dalam pengelolaan hutan di tingkat tapak
Pembangunan hutan berbasis Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)merupakan upaya menghadirkan negara di tingkat tapak dalampengelolaan kehutanan sebagai upaya mewujudkan optimalisasipengelolaan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Penelitian dilakukan dengan berdasarkan fakta-fakta historis yang merupakan usaha pemerintah dalam hal ini KLHK yang berniatmelakukan pengelolaan sampai pada tingkat tapak. Pengelolaanhutan berbasis KPH mengedepankan sinergitas antarapeningkatan nafkah keluarga dan kemantapan hutan. Pendekatanpenelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed method) yaitu metode penelitian untuk mengeksplorasi dan memahami makna dari masalah-masalah yang dijadikan obyekpenelitian yang akan dikuantifikasi dengan menggunakan skalalikert. Konsep yang diterapkan dalam pelaksanaan need assessment lokal ini adalah perpaduan konsep kelembagaandengan konsep pengelolaan sumber daya alam berbasismasyarakat. Analisis data dalam penelitian ini berdasarkan hasilscoring menggunakan konsep skala likert dengan mengubahparameter kualitatif menjadi kuantitatif. Penilaian dilakukan oleh peneliti dengan informan yang relevan dengang topik penelitian, mengingat rumus yang digunakan adalah rumus interval yang didasarkan pada 5 (lima) interval. Fungsi kegiatan pemantauanterhadap KPH pada prinsipnya difokuskan pada kegiatan yang sedang dilaksanakan dengan cara menggali informasi secararegular berdasarkan indikator-indikator yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja KPHP Bungo II yang belum optimal disebabkan oleh beberapa faktor yaitu hambatanregulasi, kapasitas kelembagaan, kapasitas SDM dan kapasitasmasyarakat. Apabila kegiatan pemanfaatan hutan masih berjalan maka kemandirian pengelolaan sesuai dengan visi KPHP Bungo II tidak dapat tercapai
ANALISIS KINERJA PETANI JAHE MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Analysis Of Ginger Farmers' Performance Using Structural Equation Modeling - Partial Least Squares In West Manggarai)
This research aims to analyze the factors influencing the performance of red ginger farmers in Wae Bangka and Wae Mowol Villages, Lembor District, West Manggarai Regency. Specifically, this study investigates the impact of internal and external factors on farmer performance, as well as the role of entrepreneurial orientation as a mediating variable. The results show that internal and external factors have a positive but insignificant effect on the performance of red ginger farmers. Analysis of the relationships between variables reveals that entrepreneurial orientation as a moderating variable has an influence on farmer performance. Furthermore, it was found that internal factors do not moderate the influence of external factors on farmer performance. This study also reveals the important role of entrepreneurial orientation as a mediator. Entrepreneurial orientation is proven to mediate the influence of internal factors on farmer performance. However, entrepreneurial orientation does not mediate the influence of external factors on the performance of red ginger farmers in the region. This research provides valuable insights into the dynamics affecting the performance of red ginger farmers in Wae Bangka and Wae Mowol Villages, and highlights the importance of developing entrepreneurial orientation in improving farmer performance
DIMENSI KUALITAS PELAYANAN PUBLIK KANTOR KECAMATAN LOA JANAN
This article aims to describe and analyze the quality of public services at the Loa Janan District Office, particularly in licensing services, as well as to identify the supporting and inhibiting factors. Utilizing a qualitative approach, this study collected data through interviews, observations, and documentation, which were subsequently analyzed using an interactive data analysis model. The findings indicate that the overall quality of licensing services at the Loa Janan District Office is generally good, supported by five main dimensions. In the dimension of physical evidence, facilities and staff appearance are adequate; however, friendliness and communication completeness require improvement. In the reliability dimension, services are generally accurate and timely, although there are occasional delays and a need for more comprehensive information. In the responsiveness dimension, staff are highly responsive and communicative, with smooth processes. In the assurance dimension, services at the Loa Janan District Office demonstrate high levels of security, staff competence, and public trust. In the empathy dimension, staff exhibit significant empathy, enhancing resident satisfaction and trust in the district government
Exploration of The Social Context of The Pandemic in The Andromeda Strain by Michael Crichton: A Recent Review
This study looks at how this novel depicts a society that is both fascinated by science and terrified. This study in the book "The Andromeda Strain" offers a perceptive viewpoint on pandemics and their social repercussions. This research analyzes the social conditions and circumstances during the pandemic in The Andromeda Strain. This research uses the descriptive qualitative method with the Mimetic and sociological approaches. Based on the research findings and analysis, the result shows the existence of social changes due to the pandemic in this novel. These changes are the actions all the characters involved in the book take. These actions include cases of mass death due to a bacterium called Andromeda and cases of suicide, but there are also prevention efforts such as lockdowns and quarantines or efforts tackling bacteria; research called the wildfire project was also held, and there was also cooperation in dealing with existing cases of andromeda bacteria.Keywords: Pandemic, Social Situation, The Andromeda Strain
Implementasi Metode User Experience Questionnaire Pada Website Kepegawaian Universitas Mulawarman
Website Kepegawaian Universitas Mulawarman (Unmul) merupakan salah satu sarana penting bagi para pegawai Unmul untuk mengakses informasi dan layanan kepegawaian. Untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi website dalam memenuhi kebutuhan penggunanya, dilakukan evaluasi website menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Penelitian ini melibatkan 50 pegawai Unmul yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner UEQ yang terdiri dari 6 dimensi, yaitu: Kegunaan untuk Mengukur kemudahan penggunaan website, Keefektifan untuk Mengukur kemampuan website dalam membantu pengguna mencapai tujuan. Kepuasan untuk Mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap website. Kemampuan belajar untuk Mengukur kemudahan pengguna dalam mempelajari cara menggunakan website. Memorability untuk Mengukur kemampuan pengguna dalam mengingat cara menggunakan website. Kesalahan untuk Mengukur tingkat kesalahan yang dilakukan pengguna saat menggunakan website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website Kepegawaian Unmul memiliki skor UEQ yang cukup baik secara keseluruhan, dengan nilai tertinggi pada dimensi kegunaan dan nilai terendah pada dimensi kemampuan belajar. Hal ini menunjukkan bahwa website tersebut mudah digunakan dan membantu pengguna dalam mencapai tujuan, namun masih perlu ditingkatkan dalam hal kemudahan mempelajari cara penggunaannya. Berdasarkan hasil evaluasi, beberapa rekomendasi untuk meningkatkan website Kepegawaian Unmul diajukan, antara lain: Menyediakan panduan pengguna yang lebih lengkap dan mudah dipahami, Meningkatkan desain website agar lebih intuitif dan menarik, Melakukan pengujian usability secara berkala untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang ada. Dengan menerapkan rekomendasi tersebut, diharapkan website Kepegawaian Unmul dapat menjadi lebih efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan para penggunanya
ANALISA PENGARUH PEMBENTUKAN BIOGAS TERHADAP PENCAMPURAN LIMBAH SEKAM PADI PADA KOTORAN SAPI
Biogas adalah salah satu jenis energi terbarukan yang diproduksi melalui proses anaerobic bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pencampuran limbah sekam padi pada kotoran sapi terhadap tekanan dan volume biogas yang terbentuk. Analisa ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pembentukan biogas antara biogas dengan 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi. Data yang dijadikan parameter pada penelitian ini adalah tekanan gas dan volume gas dengan interval waktu 1 hari yang dilakukan selama 7 hari. Tekanan biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan tekanan 1,25 atm sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan tekanan 1,18 atm. Sementara volume biogas tertinggi terjadi pada hari ke-5 yaitu pada 100% kotoran sapi didapatkan volume 0,501 m3 sementara pada 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi didapatkan volume 0,474 m3. Jadi dapat disimpulkan bahwa proses fermentasi maksimal pembentukan biogas antara 100% kotoran sapi dan biogas dengan 50% kotoran sapi + 50% limbah sekam padi terjadi pada hari kelima karena setelah beberapa hari proses anaerob berlangsung, bakteri metanogen berangsur-angsur semakin aktif sampai tercapai pH optimal untuk produksi biogas serta biogas yang terbentuk juga lebih tinggi pada 100% kotoran sapi hal ini dapat terjadi karena tekstur sekam padi yang kasar dan sulit untuk terurai selain itu kotoran sapi mengalami adaptasi dengan substrat baru yaitu sekam padi, sehingga kenaikan pH membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan substrat yang hanya mengandung kotoran sapi Kata kunci: biodigester, biogas, kotoran sapi, pengaruh sekam pad