Portal Jurnal Politeknik Negeri Kupang (PNK)
Not a member yet
576 research outputs found
Sort by
PENGARUH PELEPASAN ELEKTRON ELEKTODA JARUM BERJARAK TERHADAP PERILAKU PLASMA PADA REAKTOR BERTEKANAN RENDAH
Plasma merupakan gas yang terionisasi, yaitu substansi yang elektron-elektronnya keluar dari orbit tiap atom dan dapat dibuat dengan cara memanaskan gas atau dengan cara memaparkan medan elektromagnetik yang cukup kuat menggunakan laser atau pembangkit gelombang mikro. Dalam penelitian ini diulas bagaimana merancang generator plasma tegangan tinggi, sehingga dapat memasok tegangan arus searah (DC) untuk membangkitkan plasma di dalam ruangan reaktor yang berisi gas argon tekanan rendah.penelitian ini juga dilakukan analisa tegangan breakdown sampai ditemukan plotting hubungan antara tegangan breakdown dengan tekanan gas dan jarak antar elektroda. Diharapkan plotting tersebut bisa disesuaikan dengan kurva sesuai dengan Hukum Paschen dan mendapatkan hasil yang mendekati kurva ideal.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bentuk dan perilaku plasma serta debet plasma yang di hasilkan dari pelepasan elektron elektroda berbentuk jarum yang di tempatkan dalam reaktor bertekakan rendah dengan jarak tertentu untuk dapat menghasilkan debet plasma yang signifikan,sehingga nantinya hasil dari penelitian ini bisa dilakukan penelitian lanjutan yakni penerapan plasma dalam bidang industri, pertanian dan elektro medik. 
Perbandingan Spektra Desain Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam SNI 1726:2019 Dan SNI 1726:2012
SNI 1726:2012 mengacu pada perkembangan regulasi Gempa modern (khususnya regulasi di Amerika Serikat) seperti FEMA P-750 (Building Seismic Safety Council, 2009), ASCE/SEI 7-10 (2010) dan memperhatikan Gempa bumi sampai dengan tahun 2010 yang dituangkan dalam Peta Gempa Indonesia tahun 2010. Sedangkan, SNI 1726:2019 disusun berdasarkan Peta Gempa Indonesia 2017 dan ketentuan ASCE 7-16 yang diadopsi dengan beberapa modifikasi yang telah disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Dalam tulisan ini, parameter yang diukur dan diamati adalah perbandingan parameter spektra respons desain dan percepatan spektral desain (S1, Ss, Fa, Fv, SDs, dan SD1) antara SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019. Dengan menggunakan parameter tersebut, dibuat grafik spektrum respon untuk desain kota/Kabupaten yang ditinjau untuk 3 kelas situs (tanah lunak, tanah sedang, dan tanah keras). Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan parameter percepatan respon spektra desain SNI 1726:2012 dengan SNI 1726:2019 pada Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang selanjutnya dapat digunakan sebagai data evaluasi keamanan bangunan dalam upaya mitigasi bencana Gempa bumi. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai-nilai perbandingan percepatan desain berdasarkan SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019 telah disajikan pada seluruh Kabupaten yang ada di Provinsi NTT. Dari hasil perbandingan, dapat dilihat bahwa ada Kabupaten yang mengalami kenaikan nilai spektral percepatan desain pada perioda pendek (SDs) dan spektral percepatan desain pada perioda 1 detik (SD1), ada juga yang mengalami penurunan. Kabupaten yang mengalami kenaikan nilai yang signifikan akan mempengaruhi Gedung antara 2 hingga 8 lantai. Sementara itu, spektral percepatan desain dalam periode 1 detik (SD1) akan mempengaruhi Gedung kira -kira di atas 10 lantai, Gedung yang dibangun di Kabupaten yang mengalami kenaikan secara signifikan perlu dievaluasi ketahanannya terhadap Gempa Bumi
Analisa Repetisi Ijin Pada Perkerasan Lentur Dengan Metode Mekanistik-Empiris (Studi Kasus : Ruas Jalan Cikkee-Lempongbangke Kabupaten Soppeng)
Abstrak
Metode mekanistik empiris pada perencanaan perkerasan. mendasarkan desain pada sifat-sifat mekanis material yang berhubungan dengan input beban dan responnya terhadap pembebanan.. Nilai respon perkerasan pada metode mekanis empiris adalah nilai tegangan dan regangan yang terjadi pada tiap lapisan yang dikontrol melalui parameter kegagalan guna menentukan nilai repetisi ijin berdasarkan tingkat kerusakan deformasi. kerusakan retak alur dan retak lelah pada lapisan Perkerasan. Mendasarkan pada hal itu maka dapat dilakukan evaluasi repetisi ijin perkerasan eksisting berdasarkan nilai kekuatan mekanis material perkerasan terbangun dan beban lalu-lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai repetisi ijin lapisan perkerasan dan membandingkannya dengan nilai repetisi desain. berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai repetisi ijin pada ruas Ruas Jalan Cikkee-Lempongbangke untuk kerusakan retak lelah sebesar 20.273.645 ESAL. Kerusakan retak alur permukaan Sebesar 839.423 ESAL dan kerusakan deformasi permanen sebesar 2.443.336 ESAL. Nilai repetisi ijin ini masih cukup untuk mengakomodasi nilai repetisi desain sebesar 800,000 ESAL
PENGENALAN POLA CITRA DIGITAL MOTIF KAIN TENUNAN MOLLO MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN EUCLIDEAN DISTANCE
Penelitian ini dilakukan dengan merancang dan membuat suatu sistem pengenalan pola citra digital motif kain tenunan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA) dan Metode Euclidean Distance dalam rangka melakukan identifikasi dan inventarisir motif kain tenunan, khususnya Tenunan Mollo di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sistem pengenalan pola motif tenunan ini akan dibuat menggunakan aplikasi Matlab berbasis Graphycal User Inteface (GUI).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pengenalan pola motif citra digital kain tenun Mollo, dapat dibuat dengan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA), dan Metode Minimum Euclidean Distance. Citra motif kain tenun yang digunakan pada pelatihan (Training) sistem adalah sebanyak 22 motif, dengan 5 citra sampel tiap motif sehingga terdapat sebanyak 110 data latih dan 110 data uji. Pengujian dilakukan dengan variasi jumlah data latih sebanyak 2, 3, 4, dan 5 data latih. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin banyak data latih, ketelitian sistem semakin baik yakni mencapai 100% pada 5 data latih. 
KONTRIBUSI DAN STRATEGI SEKTOR PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
This research aims to determine how much the contribution of the fisheries sector to local own-source revenue and also to find out how to increase local revenue from the fisheries sector. The data collection techniques used in this study were interviews and documentation. The data analysis technique used is the contribution analysis and SWOT analysis. Contribution analysis used to find out how much the fisheries sector's contribution to Regional Original Income, SWOT analysis is used to find out how to increase local own-source revenue from the fisheries sector. Based on the data analysis conducted, it is concluded that: The contribution of the fisheries sector to local own-source revenue in 2015 was 0.0011%; in 2016 it increased to 0.0029% than in 2017 increased to 0.0032%. However, in 2018 it decreased to 0.0027%, but in 2019 it increased again to 0.0040%. Then from the SWOT analysis, the Regional Government of South Central Timor Regency can increase local own-source revenue from the fisheries sector by optimizing the available funds to cultivate a supportive geographic and training Human Resources to take advantage of market availability
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, KUALITAS PELATIHAN, DAN PENGALAMAN KERJA APARATUR DESA TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DESA (STUDI KASUS PADA KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG)
The purpose of this study was to determine the effect of education level, training quality, and workexperience of village officials on the quality of village financial report. The research method used isquantitative research methods. This research is a census research, where the population is all villageofficials who work in the village office in the District of Amarasi, Kupang Regency, and the sample usedis 40 respondents. The data used are primary data and data collection is done through a questionnaire.For the data analysis method using multiple linear regression. From the results of this study it can beconcluded that the level of education has no effect on the quality of village financial reports. Meanwhile,the quality of training and work experience have an effect on the quality of village financial reports. Thevariable that has the highest t-count value is the work experience variable. This means that the qualityof village financial reports is more driven by the work experience of each village apparatus. Thesuggestion that can be given from this research is that it is hoped that the Village Heads in AmarasiSubdistrict, Kupang Regency should pay more attention to the level of education, quality of training,and work experience because this will affect the quality of village financial reports
DESIGN OF HEAT EXCHANGER FOR THE PRODUCTION OF SYNTHESIS PbO PARTICLES
This study aims to develop and analyze the design of heat exchangers (HE) in the synthesis of PbO particles using a single precursor method. This type of HE shell and tube one-pass is designed to be simple. The specifications of HE equipment are shell length 1.5200 m, shell diameter 0.1361 m, outer tube diameter 0.0334 m, and thickness 0.0243 m. Then the calculation is done manually using the Microsoft Excel application. The results showed that the HE shell and tube design with the one pass type has a laminar flow, with an effective value of 84.66%. Therefore, this heat exchanger with shell and tube one meets the requirements and standards based on effectiveness, but without considering the fouling factor. The results of this analysis can be used as a learning medium in the design process, analysis of heat exchanger performance, and operating mechanisms. 
PENERAPAN PRINSIP COMMUNITY BASED TOURISM DALAM PENGEMBANGAN WISATA DAN HOMESTAY DI DESA WISATA HIJAU SESAOT-LOMBOK BARAT
The green tourist village area is a tourist destination which is currently becoming a trend. Green tourist villages offer psychological healing for tourists with natural charm that is natural and free of pollution. In NTB itself there are several green tourism villages that have developed homestays within CBT, one of which is Sesaot Village, Narmada District, West Lombok district, NTB. The research method used is this research uses qualitative research methods. Researchers try to describe the actual conditions or circumstances by collecting data and information in the field and explaining in the form of descriptions without testing hypotheses or making previous predictions. Based on the research conducted, in fact seen from several aspects, communication related to business development planning based on CBT principles is considered not to have been carried out properly, both village- owned enterprises and local community do not understand each other's duties so that every decision in the development effort is taken unilaterally
KOMPARASI ALGORITMA KLASIFIKASI UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER JARINGAN
Tingkat kelulusan mahasiswa dalam suatu institusi pendidikan sangatlah penting karena selain untuk tetap menjaga kredibilitas institusi tersebut, tingkat kelulusan juga berperan dalam menjaga rasio antara mahasiwa dengan dosen agar tetap dalam takaran yang tepat. Untuk itu, informasi yang cepat, tepat, dan akurat tentang klasifikasi tingkat kelulusan mahasiswa akan sangat dibutuhkan pihak institusi sehingga dapat dijadikan strategi ataupun solusi yang tepat dalam upaya meningkatkan trend positif terkait tingkat kelulusan mahasiswa. Jumlah kelulusan mahasiswa Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan pada Politeknik Negeri Kupang cenderung mengalami penurunan jumlah wisudawan setiap tahun sehingga menjadi polemik internal. Sedangkan saat ini sebuah Perguruan Tinggi atau Universitas dituntut untuk selalu memiliki keunggulan bersaing dengan memanfaatkan semua sumber daya yang dimilikinya. Selain sumber daya sarana, prasarana, dan manusia, sistem informasi adalah salah satu sumber daya yang dapat digunakan untuk meningkatkan keunggulan bersaing. Salah satu disiplin ilmu yang mempelajari metode untuk mengekstrak pengetahuan atau menemukan pola dari suatu data yang besar adalah Data Mining. Data mining adalah proses melakukan ekstraksi untuk mendapatkan informasi penting yang sifatnya implisit dan sebelumnya tidak diketahui, dari suatu data. Ada 5 peranan utama data mining, yaitu: Estimasi, Prediksi, Klasifikasi, Klastering, dan Asosiasi. Algoritma yang di gunakan pada penelitian ini lebih dari satu model sehingga penulis Mengkomparasi Algoritma Klasifikasi Untuk Memprediksi Kelulusan Mahasiswa, serta memining knowledge dari dataset kelulusan mahasiswa untuk : membandingkan algoritma yang paling akurat dalam penentuan klasifikasi kelulusan mahasiswa. Algoritma- algoritma yang digunakan adalah Logistic Regression, Decision Tree Classifier, KNeighbors Classifier, SVC, Random Forest Classifier, Gradient Boosting Classifier dan GaussianNB. 
Analisis Kinerja Ruas Jalan Timor Raya Akibat Aktivitas Pasar Oesao Kabupaten Kupang (Di Masa Pandemi)
Abstrak
Kapasitas dan kinerja jalan akan berkurang karena adanya aktivitas pasar pada samping jalan. Saat masa Pandemi Covid-19 jumlah volume kendaraan yang melintas mengalami penurunan sementara yang disebabkan oleh adanya peraturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Namun berdasarkan pengamatan dilapangan, peneliti mengemukakan bahwa kondisi ruas jalan Timor Raya sudah kembali ramai karena pemerintah sudah berlakukan era new normal, dan aktivitas lain seperti pertokoan dan kantor pada area pasar sudah kembali beroperasi sehingga lebar jalan yang tersita oleh aktivitas pasar tentu mengurangi kemampuan jalan tersebut atau terjadi penurunan kapasitas ruas jalan. Penelitian ini menggunakan Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil Penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Pengaruh aktivitas pasar pada ruas jalan Timor raya Oesao Pada masa Pandemi Covid 19 menimbulkan adanya hambatan samping sehingga kapasitas ruas jalan menjadi berkurang yaitu kapasitas jalan mempunyai nilai sebesar 2090,02 smp/jam dan Setelah melakukan analisa data akhir dimana diasumsikan penghilangan hambatan samping terbesar berupa kendaraan parkir diperoleh nilai kapasitas sebesar 2859,0288 smp/jam.
Kata kunci: Jalan Timor Raya, Kinerja Jalan, Covid 19, MKJI 1997