Al-Jami'ah - Journal of Islamic Studies (Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta)
Not a member yet
    878 research outputs found

    Pewaris-Pewaris Tradisi Idealis Masa kini Di Itali

    No full text
    Sebenarnya tidaklah mudah untuk membicarakan tradisi kefilsafatan yang ada dalam abad keduapuluh ini. Karena sebetulnya didunia Barat sekarang ini tiada satupun system kefilsafatan yang menonjol. Jadi memang sangat berbeda bila dibandingkan dengan abad-abad sebelumnya - terutama abad delapan belas dan se3mbilan belas- dimana banyak kita jumpai adanya system kefilsafatan yang memang betul-betul menonjol. Untuk sekedar menyebut contohnya kita dapat mengutarakannya seperti Kant dan Hegel. Sebagai kita tahu kedudukan Kant dan Hegel dalam dunia filasat adalah bentuk-bentuk dominan. Terutama dalam abad-abad kedelapan belas dan kesembilan belas posisinya betul-betul meyakinkan. Kita katakana demikian sebab untuk masa itu kecemerlangan system kefilsafatan kedua filosof tadi sungguh mempersonakan. Kebesaran dan keanggunannya taka da yang dapat menandinginya. Karenanya system-saistem lainnya kelihat kurang berarti. Selanjutnya perlu pula diketahui bahwa sebenarnya sistim kefilsafatan yang ada sekarang ini tidak lain hanyalah sekedar merupakan pengulangan dari sistim yang ada diabad delapan belas dan Sembilan belas tadi. Hal ini terutama berlaku bagi faham idealism

    Kata Pengantar

    Get PDF
    TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack/

    Perkembangan pembaharuaan pemikiran Islam di India Abad XIX

    No full text
    Semenjak awal abad XVIII kekuasaan kesultanan Islam mongol yang berpusat di Delhi semakin merosot. Lemahnya kemampuan serta kewibawaan sultan tidak dapat menghalangi kehendak para amir akan melepaskan diri dan berkuasa penuh di wilayah mereka. Selain itu kaum brahmana mulai bergerak ingin membangun Kembali kerjaan hindu. Rakyat Maratha yang sebelumnya telah berulangkali memberontak dan bergerilya, akhirnya berhasil membesarkan diri dan mendirikan kerajaan Hindu yang mereka di  India Barat. Demikian pula golongan Sikh memenangkan pembrontakaannya

    Joachim Wach Tentang Agama

    No full text
    Setidak-tidaknya ada dua alas an utama mengapa topik “ Joachim Wach tentang Agama” dirasa perlu disampaikan pada saat ini. Pertama, pada jurusanperbandingan Agama Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Wach dengan karya utamanya “The Comparative Study of Religions” memperoleh posisi yang cukup baik. Satu orang guru besar Ilmu perbandingan Agama dibantu oleh lima orang asisten, membawa para mahasiswa Doktoral I dan II jurusan tersebut untuk memahami pemikiran-pemikiran Wach tentang agama melalui buku aslinya. Sudah barang tentu, cukup alas an apa sebab Joachim Wach dan bukunya dipilih dalam usaha memberikan perbekalan elementer kepada para calon sarjanaIlmu Perbandingan Agama, khususnya dalam bidang yang oleh Wach sendiri disebut religionswissnschaft (“ thr science of religion”). Sebenarnya disamping tujuaan ibarat pribahasa “Berikan Kail dan jangan berikan Ikan”keada para mahasiswa, melalui buku yang berbahasa inggris tersebut, diharapkan setelah dua tahun membaca, menterjemah, dan memahami isinya, para mahasiswa juga memiiki kemampuan pasip dalam Bahasa inggris.Kabarnya, buku tersebut telah diterjemahkan oleh sebuah team pada Departemen Agama. Kedua, berdasarkan alas an diatas, layak pulalah kiranya jika pendapat-pendapat Wach tentang Agama dikemukakan disini, dengan harapan sekurang-kurangnya diketahui Bersama, hubaya-hubaya dapat dijadikan kerangka teori dalam mempelajari Agama. Tentu saja, cara Joachim Wach mendekati agama bukanlah satu-satunya pendekatan dalam studi agama, dan tidak ada keharusan bagi peneliti agama untuk memegangi pendapat-pendapatnya. Tetapi Wach, sarjana barat yang telah mengabdikan dirinya untuk menciptakan sebuah kerangka teori tentang agama yang dapat dijadikan cara yang adil dan tepat dalam memahami segi-segi agama secara umum, telah memberikan pedoman-pedoman yang cukup berarti bagi peneliti agama

    Leadership dan Peranannya dalam Pendidikan Islam

    No full text
    Ada beberapa pengertian dasar tentang Leadership yang perlu diketahui sebelum pembahasan lebih lanjut.  Hubert Bonner mendefinisikan tentang Leadership atau kepemimpinan sebagai “ the product of the interaction between the total personality of the leader and the dynamic social situation in which he has his being”. Artinya: Kepemimpinan itu itu dipandang sebagai hasil dari interaksi antara kepribadiaan yang total (keseluruhan) dari pemimpin dengan situasi sosial yang dinamis dimana ia hidup. Howard W Hoyt dalam karya ilmiahnya yang berjudul “ the art of influencing human behavior, the ability to handle people” yang artinya bahwa Kepemimpinan itu adalah seni untuk mempengaruhi tingkah laku manusia yang merupakan keahliaan untuk mengatur orang lain.

    Pemikiran Ketuhanan Al-Kindi

    No full text
    Al-Kindi, nama lengkapnya adalah Abu Yusuf Ya’cub bin Ishaq Ashabbah bin Imran bin Ismail bin Al Asy'ats bin Qoya Al-Kindi. Dilahirkan di kufah pada tahun 185 H (801 M).  Ayahnya bernama Ishaq Ashshabah, Gubernur Kufah pada masa pemerintahan Al-Mahdi dan Harun Ar-Rasyid dari Bani Abbas. Al-Kindi hidup pada zaman kejayaan khalifah Harun Ar-Rasyid wafat 252 H (861 M). Nama Al-Kindi dikenal di kemudian hari melalui kitab-kitabnya yang berjudul tidak kurang dari 241 buah dalam bidang filsafat, logica, arithmatika, kedokteran, ilmu jiwa, politik, music, matematika dan lain-lain. Pada masa hidup Al-Kindi penterjemahan buku-buku Yunani sangat pesat dan ia turut aktif dalam kegiatan itu. Ia mencoba mempertemukan atau memadukan agama dan filsafat. Menurut Al-Kindi filsafat adalah pengetahuan yang benar. Sedang agama menerangkan tentang apa yang benar. Jelas ada perbedaan antara filsafat dan agama keduanya bertujuan untuk menerangkan apa yang benar dan yang baik. Agama di samping mempergunakan Wahyu juga mempergunakan akal dan filsafat mempergunakan akal. Wahyu tidak bertentangan dengan filsafat. Hanya argumentasi yang dikemukakan Wahyu lebih meyakinkan daripada argumentasi filsafat

    Masih Lagi: Bagaimana Mendekati Agama

    No full text
    Biasanya agama di studi oleh pemeluknya sendiri. Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya agama juga di studi oleh pemeluk agama lain (bukan pemeluknya). Agama distudi oleh pemeluknya dengan tujuan untuk mengetahui ajaran-ajarannya dan kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan agama distudi oleh bukan pemeluknya untuk tujuan memperkuat keyakinan sendiri, memantapkan kebenaran ajaran agamanya untuk tujuan dakwah; dan tidak jarang agama di studi oleh bukan-pemeluk-nya untuk menguasai suatu bangsa baik secara politik, budaya, maupun ekonomi; seringkali juga agama distudi oleh bukan -pemeluknya dengan tujuan ilmu pengetahuan semata. Issue mutakhir adalah studi agama dilakukan dengan tujuan untuk perdamaian dunia, kerjasama antar bangsa untuk menciptakan harmoni antarbangsa

    Kata pengantar

    Get PDF

    Pembahasan Karya Nizar Ahmad Fauzi Early Muslim Historiografi

    No full text
    Literatur historiografi Islam Di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta masih langka, sehingga tadi ilmu ini terbatas dengan beberapa buah buku, yang tentu saja apa yang diperoleh dengan keterbatasannya ini belum memuaskan. Walaupun demikian bagi para peminat dapat melanjutkan studinya dengan penelitian sendiri

    William Brede Khristensen Sebagai Sejarawan Agama dan Fenomenalog Agama.

    No full text
    Sebagai pengantar, pada bagian ini akan dipaparkan secara singkat biografi atau riwayat hidupnya tokoh yang akan dibahas. William Brede Khristensen lahir tahun 1867 di kota kristiansand, Norwegia. Ia mendapatkan pendidikan dasar di kota kelahirannya Kristiansand dan pendidikan menengah di kota Oslo. Setelah taman sekolah menengah ia mendaftarkan diri pada Fakultas Theologia University khristiania di Oslo pada tahun 1884. Ia memasuki Fakultas Theologia satu tahun, kemudian pada tahun 1890 pindah ke  untuk mengikuti kuliah bahasa-bahasa klasik seperti bahasa Ibrani, Sansekerta, Avesta, Akkadia serta bahasa Mesir kuno. Tetapi yang terutama sekali ia mengikuti kuliah alam bidang studi Sejarah Agama

    581

    full texts

    878

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Al-Jami'ah - Journal of Islamic Studies (Islamic University Sunan Kalijaga Yogyakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇