Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Pengembangan MARION 4.0 pada Materi Bangun Ruang untuk Pembelajaran Inovasi di Era New Normal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia tutorial interaktif sebagai upaya menyongsong pendidikan 4.0 yang akan menjadi new normal di era digital pasca COVID-19 nantinya. Implementasi dilakukan dalam pembelajaran materi bangun ruang, karena materi tersebut memiliki kompleksitas relatif tinggi. Pembelajarannya menjadi sulit ketika umumnya pemaparan konsep divisualisasikan melalui gambar-gambar statis. Peserta didik membutuhkan penalaran yang cermat mengenai konsep-konsep materi dengan melakukan banyak percobaan. Akibatnya alokasi waktu pembelajaran masih belum mencukupi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research) dan mengacu pada model Instructional Development Institute (IDI) yang terdiri atas tiga tahap, yaitu penentuan (define) atau analisis kebutuhan, pengembangan (develop) dan evaluasi (evaluate). Subjek penelitian pada kelas terbatas berjumlah 30 orang peserta didik SMPN 1 Padang Panjang pada kelas VIII.C. Hasil pengembangan berupa MARION 4.0 memperoleh kevalidan dari segi isi dan konstruk, sedangkan dari uji praktikalitas menunjukkan kemudahan penggunaan yang tinggi, minat belajar meningkat, dan peserta didik lebih aktif dalam belajar. Peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik mencapai hingga 76,67%. Berdasarkan kondisi tersebut disimpulkan bahwa MARION 4.0 yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovasi untuk peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama

    Pengaruh Penggunaan Model Reciprocal Teaching Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika siswa pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel dengan menggunakan model Reciprocal Teaching. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model Reciprocal Teaching lebih tinggi dari pada siswa yang diajar dengan menggunakan model konvensional. Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model Reciprocal Teaching, diantaranya memberikan rata-rata nilai 83,2. Sedangkan dengan metode konvensional hanya mendapat nilai rata-rata 77,2. Dengan demikian pembelajaran matematika pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel dengan menggunakan model Reciprocal Teaching berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan merumuskan pernyataan kedalam model matematika, memberikan alasan dengan memilih strategi yang tepat. Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah model Reciprocal Teaching mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa

    Systematic Literature Review: Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif pada Pembelajaran Matematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review. Systematic literature review terdiri dari tiga tahap yaitu planning, conducting, dan reporting. Tahap planning yaitu penetapan protokol systematic literature review. Tahap ini meliputi penentuan topik dan penetapan kriteria pencarian artikel. Tahap conducting yaitu pelaksanaan systematic literature review. Tahap ini meliputi pencarian artikel, pemilihan artikel, dan sintesis data. Tahap reporting yaitu tahapan akhir dalam systematic literature review. Tahap ini meliputi penulisan hasil systematic literature review sesuai dengan format yang telah ditentukan. Berdasarkan kajian 15 artikel internasional dan 5 artikel nasional, penerapan model pembelajaran Problem Based Solving merupakan upaya yang paling banyak dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Selain Problem Based Learning, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, antara lain yaitu dengan menerapkan Open Ended, Open Inquiry, Project Based Learning, Resource Based Learning, Creative Problem Solving, Realistic Mathematics, atau Guided Inquiry dalam pembelajaran matematika

    Kajian Learning Obstacle pada Keliling Segiempat Ditinjau dari Literasi Matematis oleh PISA 2021

    Get PDF
    Hambatan belajar (learning obstacle) menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh siswa khususnya pada topik keliling segiempat. Oleh karena itu diperlukan literasi matematis yang baik untuk bisa mengatasi learning obstacle yang dialami oleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami oleh siswa pada topik keliling segiempat ditinjau dari literasi matematis PISA 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian desain didaktis atau Didactional Design Research pada tahap mengkaji learning obstacle. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini didesain berdasarkan literasi matematis PISA 2021. Partisipan penelitian ini adalah enam siswa SMP kelas 9 yang terdiri dari tiga siswa dari Kota Cirebon dan tiga siswa dari Kota Bandung. Data dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah terdapat tiga hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami oleh siswa, yaitu LO1. Hambatan pemahaman soal literasi matematis topik keliling segiempat, LO2. Hambatan pemahaman tujuan soal, LO3. Hambatan penguasaan konsep ukuran panjang dan lebar segiempat, dan LO4. Hambatan penguasaan konsep keliling segiempat

    Kedisiplinan dalam Pembelajaran Matematika Daring pada Siswa SMA Negeri 8 Surakarta

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini ada dua: 1) Menguraikan kedisplinan aspek taat aturan dalam pembelajaran daring matematika pada siswa SMA, 2) Menguraikan kedisiplinan aspek tepat waktu dalam pembelajaran daring matematika pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini berfokus pada kedisiplinan siswa dalam pembelajaran daring matematika. Subjek pada penelitian ini adalah guru dan siswa SMA Negeri 8 Surakarta yang sedang menerapkan pembelajaran daring. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dengan induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kedisiplinan dari aspek taat aturan a) Siswa sudah mentaati aturan selama pembelajaran, b) Siswa sudah mentaati aturan berpakaian dengan memakai seragam atau berpakaian bebas selama pembelajaran, c) Siswa dalam aturan perilaku memiliki keaktifan yang kurang dalam memberi respon dan bertanya, dan d) Siswa yang melanggar aturan mendapat teguran dan nasihat. 2) Kedisiplinan dari aspek tepat waktu a) Siswa sudah masuk pembelajaran daring matematika tepat waktu, b) Siswa sudah mengikuti pembelajaran daring matematika,  c) Siswa  sudah mengerjakan tugas, d) Siswa sudah mengumpulkan tugas tepat waktu, dan e) Siswa sudah mengikuti pembelajaran matematika selama daring sampai selesai.&nbsp

    Analisis Kemampuan Reversible Thinking Matematis Siswa SMA Pada Konsep Kalkulus

    Get PDF
    Kemampuan reversible thinking matematis ada dalam salah satu indikator kemampuan pemecahan masalah, yaitu pada tahap looking back (memeriksa kembali). Tahapan pada kemampuan reversible thinking matematis itu sendiri ada dua yaitu maju dan terbalik. Kemampuan reversible thinking matematis dipakai sebagai alternatif lain dari suatu metode penyelesaian masalah. Permasalahan matematis yang beragam terkadang tidak hanya memberikan satu jalur penyelesaian, kita dapat memecahkan permasalahan pada jalur yang berkebalikan. Pola pikir seperti ini menarik untuk diteliti lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan reversible thinking matematis siswa SMA pada konsep Kalkulus. Subyek penelitian adalah siswa SMA kelas 12 SMAN 2 Bandar Lampung yang dipilih secara acak. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kuantitatif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian siswa pada konsep Kalkulus materi Turunan-Integral terkategori baik, karena terdapat 55% dari jumlah siswa yang memperoleh nilai lebih dari sama dengan 80. Sebanyak 25% siswa diantaranya sudah memiliki kemampuan reversible thinking. Sehingga disarankan kepada guru dan peneliti untuk mengembangkan berbagai pendekatan, metode, model serta bahan ajar interaktif yang dapat meningkatkan kemampuan reversible thinking matematis siswa. Peningkatan kemampuan reversible thinking diperlukan agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan matematis secara luwes, sehingga tidak berpaku pada satu jalur penyelesaian. &nbsp

    Pengaruh Kemampuan Awal Matematis dan Model Pembelajaran (PjBL dan PBL) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis dan Disposisi Matematis Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan pengaruh kemampuan awal matematis terhadap kemampuan penalaran matematis siswa, untuk mendeskripsikan pengaruh kemampuan awal matematis terhadap disposisi matematis siswa, untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran  Project Based Learning dan Problem Based Learning terhadap kemampuan penalaran matematis siswa, dan untuk mendeskripsikan pengaruh pengaruh model pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning terhadap disposisi matematis siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini akan dilakukan di MTs Swasta PAB 1 Helvetia kelas VIII Jl. Veteran Psr. IV Helvetia Kecamatan Labuhan Deli pada semester genap Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan awal matematis terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai sig KAM sebesar 0,000, hal ini berarti  ditolak dan  diterima dan besar pengaruhnya sebesar 0,603 (60,3%), kemudian terdapat pengaruh kemampuan awal matematis terhadap disposisi matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai sig KAM sebesar 0,000, hal ini berarti  ditolak dan  diterima dan besar pengaruhnya sebesar 0,758 (75,8%), selanjutnya terdapat pengaruh model pembelajaran (Project Based Learning dan Problem Based Learning) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai sig model sebesar 0,002, hal ini berarti  ditolak dan  diterima dan besar pengaruhnya sebesar 0,603 (60,3%) dan terdapat pengaruh model pembelajaran (Project Based Learning dan Problem Based Learning) terhadap disposisi matematis siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai sig model sebesar 0,007, hal ini berarti  ditolak dan  diterima dan besar pengaruhnya sebesar 0,120 (12%)

    Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Teorema Pythagoras Menggunakan Aplikasi Geogebra di Kelas VIII SMP Negeri 15 Gorontalo

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Teorema Pythagoras dengan menggunakan aplikasi GeoGebra. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 15 Gorontalo pada tahun ajaran 2021-2022 semester genap. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan 20 siswa dan seorang guru sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa lembar pengamatan guru, lembar pengamatan siswa dan tes hasil belajar. Penelitian ini berlangsung dengan 2 siklus. Hasil pengamatan kegiatan guru yang mencapai kategori baik dan sangat baik meningkat dari 61,25% menjadi 82,5%. Selanjutnya hasil pengamatan siswa yang mencapai kategori baik dan sangat baik juga maningkat dari 61,11% menjadi 80,56%. Untuk hasil belajar mengalami peningkatan yaitu 64,91% menjadi 81,83%. Semua aspek penilaian telah mencapai indikator keberhasilan belajar pada siklus II melalui penerapan aplikasi GeoGebra

    Critical-Mathematical dalam Perkuliahan Metodologi Penelitian Kuantitatif pada Mahasiswa Tadris Matematika IAIN Pontianak

    Get PDF
    Literasi dalam perkembangannya tidak hanya kemampuan membaca dan menulis, namun semakin diperluas jenisnya dengan pengukuran literasi statistis yang ditunjukkan dengan kemampuan critical-mathematical. Kemampuan ini perlu dibangun dalam proses perkuliahan khususnya Metodologi Penelitian Kuantitatif. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi, (1) kemampuan critical-mathematical mahasiswa Tadris Matematika FTIK IAIN Pontianak dalam perkuliahan metodologi penelitian kuantitatif, dan (2) upaya dalam membangun kemampuan critical-mathematical pada perkuliahan metodologi penelitian kuantitatif, Quantitative approach digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan critical-mathematical. Melalui teknik population sampling, maka seluruh mahasiswa Tadris Matematika FTIK IAIN Pontianak diambil menjadi sampel sejumlah 21 orang. Teknik observasi kuantitatif digunakan sebagai pengumpul data utama dengan instrumen berupa lembar check list yang telah melalui uji validasi oleh expert judgment. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik statistik deskriptif berbantuan microsoft excel. Adapun penelitian ini menghasilkan 2 hal. Pertama, nilai rerata kemampuan critical-mathematical mahasiswa Tadris Matematika FTIK IAIN Pontianak dalam perkuliahan metodologi penelitian kuantitatif pada aspek keterlibatan kritis (73,96), penalaran (72,17), dan mempertanyakan kebenaran konteks (71,05) dengan rata-rata keseluruhan sebesar 72,39. Kedua, upaya dalam membangun kemampuan critical-mathematical pada perkuliahan metodologi penelitian dapat dilakukan dengan strategi yang indikatornya disesuaikan dengan aspek critical-mathematical diantara yaitu, (1) telaah/ review skripsi kuantitatif secara individu untuk melatih keterlibatan kritis, (2) mengidentifikasi, menganalisis dan membuat cross check untuk melatih penalaran, dan (3) membuat kelompok diskusi kecil dan mempresentasikannya di depan kelas atau melakukan penilaian silang untuk mempertanyakan kebenaran konteks

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan CTL untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Resiliensi Matematis Siswa SMP Gajah Mada Medan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: validitas, kepraktisan dan efektifitas perangkat pembelajaran berbasis pendekatan Contextual Teaching and Learning, peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis dan resiliensi matematis siswa dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan proses jawaban siswa dalam menyelesaikan soal-soal kemampuan berpikir kritis matematis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4-D. Instrumen penelitian ini adalah lembar validasi dan observasi, RPP, Buku Siswa, Tes berpikir kritis matematis dan Angket Resiliensi Matematis. Uji coba I dilakukan pada siswa kelas VIII-A dan uji coba II di kelas VIII-B SMP Gajah Mada Medan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa: (1) Validitas Perangkat pembelajaran Contextual Teaching and Learning meliputi RPP, BS, LKPD, TKBKM, Angket Resiliensi Matematis yang dikembangkan termasuk dalam kategori valid; (2) Kepraktisan Perangkat pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikembangkan diperoleh bahwa: perangkat dapat dipergunakan dengan sedikit revisi dan hasil pengamatan keterlaksanaan perangkat pembelajaran di kelas diperoleh rata-rata nilai praktis, reliabilitas instrumen perangkat baik; (3) Keefektifan Perangkat pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikembangkan menunjukkan lebih dari 80% siswa memberikan respon positif terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan dan lebih dari 85% setiap komponen keterlibatan siswa menunjukkan siswa aktif dalam pembelajaran; (4) Kemampuan berpikir kritis matematis dan resiliensi matematis siswa menggunakan perangkat pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikembangkan meningkat dengan skor N-gain 0,58 untuk kemampuan berpikir kritis matematis dan 0,51 untuk resiliensi matematis

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇