Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Eksplorasi Etnomatematika pada Batik Incoang Kerinci Sebagai Sumber Belajar pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Menengah Pertama

    Get PDF
    Batik Incoang Kerinci merupakan warisan budaya lokal yang kaya akan pola dan bentuk geometris, namun potensi matematisnya belum banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi unsur-unsur etnomatematika pada motif Batik Incoang sebagai sumber pembelajaran geometri di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan peneliti sebagai instrumen utama yang didukung pedoman wawancara serta lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Gunung Kerinci, Nasi Ajeang, Bilik Padi, Kantong Semar, dan Lapeak memuat konsep geometri dan transformasi seperti segitiga, lingkaran, belah ketupat, garis sejajar, translasi, rotasi, refleksi, dan kekongruenan. Penelitian menunjukkan bahwa Batik Incoang memiliki potensi besar sebagai sumber pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan budaya lokal. Ini akan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep geometri dan meningkatkan rasa terima kasih mereka terhadap warisan budaya Kerinci

    Profile of Mathematical Creative Thinking Ability of High School Students Reviewed from Cognitive Style

    Get PDF
    Vocational school students have distinctive characteristics that are influenced by a variety of factors, including their social, cultural, and cognitive backgrounds. In the world of education, the development of creative thinking skills is an important aspect for vocational school students. However, each student's level of creativity varies, and one factor that contributes to this difference is cognitive style. This study aims to examine the influence of cognitive style on the mathematical creative thinking ability of high school students in Sumedang Regency. The method used is a qualitative approach with a descriptive design, where data is collected through mathematical creative thinking tests as well as semi-structured interviews. The study participants totaled 28 students, who were categorized based on their cognitive styles into Field-Independent (FI) and Field-Dependent (FD) groups. Data analysis was conducted through the process of reduction, presentation, and concluding, which revealed that students' cognitive style influenced their understanding and response to mathematical information. The results of the study revealed that students with FI's cognitive style tended to have higher creative thinking skills, able to solve problems with a more flexible and complex approach. In contrast, students with FD cognitive style have difficulty thinking flexibly and adapting to various methods, so their level of creativity in solving math problems is lower. This finding is expected to provide insight for educators in designing more effective learning strategies to encourage the development of student creativity in mathematics. &nbsp

    Pengaruh Penggunaan Alat Peraga PADI Pada Materi Penyajian Data Di Kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena

    Get PDF
    Penelitian ini memaparkan tentang penggunaan alat peraga untuk mengatasi kebosanan siswa, membuat pembelajaran interaktif dan tidak monoton, serta menumbuhkan minat siswa pada pelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga PADI pada materi penyajian data di kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian one group pretest and posttest design yaitu penelitian yang bertujuan menguji hubungan sebab akibat antara variabel bebas terhadap variabel terikat dengan menggunakan satu kelompok namun terdapat pre-test dan post-test. Sebelum menggunakan alat peraga, peneliti memberikan pre-test ke siswa kemudian setelah proses pembelajaran menggunakan alat peraga PADI (Papan Diagram) selama 4 kali pertemuan, peneliti kembali memberikan soal post-test kepada siswa, dimana pre-test dan post-test memiliki soal yang sama. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 4 Wamena, setelah data dikumpulkan dan dianalisis, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan uji normalitas dengan cara Shapiro Wilk-Test (karena sampel kurang dari 50) yang menunjukkan bahwa nilai (sig) untuk pre-test adalah 0,202 > α (0,05) dan nilai (sig) untuk post-test adalah 0,423 > α (0,05) artinya data penelitian berdistribusi normal yang kemudian bisa dilanjutkan dengan pengujian hipotesis uji Paired Sample T-Test. Output hasil uji Paired Simple T Test menggunakan SPSS menunjukkan nilai signifikan 0,000 yang berarti lebih kecil dari α 0,05. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan alat peraga padi pada materi penyajian data di kelas VIII SMP Negeri 4 Wamena dengan peningkatan nilai rata-rata sebesar 34,29%

    Efektivitas Pembelajaran Think Pair Share dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 3 Jember

    Get PDF
    Dalam pembelajaran, minat adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami pelajaran. Namun, berdasarkan hasil observasi pada kelas XB SMA Muhammadiyah 3 Jember, siswa cenderung memiliki minat yang rendah terhadap pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika pada siswa dengan mengaplikasikan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi angket, lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa antara siklus I dan siklus II. Rata-rata skor angket minat belajar siswa meningkat dari 73% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II. Selain itu, hasil observasi terhadap aktivitas guru selama pembelajaran juga menunjukkan peningkatan, dari 88% menjadi 94%, dan keduanya masuk dalam kategori sangat baik. Penerapan model TPS dengan pengelompokan berdasarkan kemampuan siswa serta pemberian LKPD yang sesuai, mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, mendorong partisipasi aktif, dan meningkatkan minat belajar siswa. Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share efektif dalam meningkatkan minat belajar matematika siswa

    Pengaruh Pembelajaran dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Berintegrasi Teknologi terhadap Pemahaman Konsep Matematika pada Siswa Kelas VII SMP

    Get PDF
    Matematika secara luas dianggap sebagai mata pelajaran yang sangat memberatkan bagi siswa karena sifatnya yang abstrak dan kurangnya keterkaitan dengan konteks nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk menjawab tantangan ini, penelitian ini menganalisis pengaruh penerapan Realistic Mathematics Education (RME) yang dipadukan dengan teknologi, khususnya video animasi berbasis Powtoon dan Lembar Kerja Siswa Elektronik (E-LKPD) melalui Liveworksheet, terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Desain penelitian menggunakan metode quasi-eksperimen dengan model Nonequivalent Control Group. Partisipan terdiri atas 350 siswa kelas VII SMP Negeri 13 Pontianak yang dipilih melalui purposive sampling, dengan kriteria kelas berprestasi akademik lebih rendah. Kelas VII K ditetapkan sebagai kelompok eksperimen (menggunakan RME dan teknologi), sedangkan Kelas VII B sebagai kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian berupa tes sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil pengujian statistik dengan independent samples t-test memperlihatkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,04; p < 0,05), dengan keunggulan pemahaman pada kelompok eksperimen. Analisis effect size memperoleh nilai 0,69 (kategori sedang), membuktikan bahwa integrasi RME dan teknologi secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa. Temuan ini menegaskan urgensi inovasi pedagogis berbasis teknologi untuk mengatasi kesenjangan pembelajaran, khususnya dalam pendidikan matematika

    E-Book Berbasis Etnomatematika Geometri pada Ulos Abit Godang Tapanuli Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa e-book berbasis etnomatematika geometri yang terinspirasi dari motif Ulos Abit Godang  Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek uji coba terbatas terdiri dari 25 orang  siswa kelas IX SMP Negeri 1 Sipirok. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book yang dikembangkan memperoleh penilaian valid dari ahli materi (88%), ahli media (85%). Uji coba terbatas menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari nilai rata-rata 65,3 (pre-test) menjadi 82,7 (post-test) yang memenuhi batas KKM 75 serta e-book ini sangat mudah dipahami oleh siswa yang dapat ditunjukkan dengan respon siswa sangat positif terhadap penggunaan e-book yang mengaitkan matematika dengan budaya lokal.E-Book ini dikata Dengan demikian, e-book berbasis etnomatematika ini layak digunakan sebagai media pembelajaran geometri yang bermuatan budaya lokal

    Analisis Kemampuan Berhitung Penjumlahan Menggunakan Media Sempoa Siswa Kelas 2 SDN 3 Pelemsengir

    Get PDF
    Rendahnya keterampilan numerasi dasar yang masih ditemukan di tingkat sekolah dasar menunjukkan bahwa kemampuan berhitung perlu mendapat perhatian lebih. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 2 SDN 3 Pelemsengir menggunakan media sempoa. Metode yang digunakan yaitu kualitatif jenis studi kasus dengan seluruh kelas 2 berjumlah 8 siswa dan 1 guru kelas. Data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta diuji validitasnya melalui triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan berhitung penjumlahan siswa kelas 2 SDN 3 Pelemsengir secara umum tergolong baik, meskipun terdapat variasi antar individu, sebagian besar siswa mampu menyelesaikan soal penjumlahan dengan baik menggunakan media sempoa, meskipun terdapat variasi dalam kemampuan menjelaskan langkah-langkah penyelesaiannya. Media sempoa terbukti membantu siswa memahami konsep penjumlahan secara konkret dan sistematis

    Strategi dalam Berpikir Kreatif Matematis pada Masalah Bangun Datar

    Get PDF
    Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang meliputi aspek kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas dalam menyelesaikan masalah. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa siswa masih mengalami hambatan dalam mengembangkan ketiga aspek tersebut. Mengkaji strategi yang digunakan siswa dalam berpikir kreatif pada konteks bangun datar penting dilakukan agar dapat teridentifikasi bagaimana siswa mengembangkan ide, berpindah antar strategi, dan menghasilkan solusi baru, sehingga dapat dirancang intervensi pembelajaran yang lebih efektif untuk mendukung kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi berpikir kreatif matematis siswa dalam menyelesaikan masalah bangun datar. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami proses berpikir siswa secara kontekstual dan mendalam. Partisipan terdiri dari 27 siswa kelas VIII SMP di Pekanbaru yang telah menerima pembelajaran tentang luas bangun datar. Data dikumpulkan melalui tes berpikir kreatif matematis dan wawancara berbasis tugas, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi siswa pada aspek kelancaran mencakup penggunaan representasi beragam, eksplorasi pendekatan, dan identifikasi pola. Strategi siswa pada aspek fleksibilitas ditunjukkan melalui perubahan pendekatan konseptual dan penggabungan metode. Strategi siswa pada aspek orisinalitas tampak dalam penggunaan pendekatan tak biasa, modifikasi masalah, serta representasi visual yang unik

    Analysis of Students' Mathematical Problem-Solving Abilities

    Get PDF
    This study aims to analyze the mathematical problem-solving ability of grade VII students on ratio materials using Polya problem-solving steps. This study uses a qualitative descriptive approach involving 28 grade VII students of one of the State Junior High Schools in Sumedang Regency as participants. The instrument employed consisists of three descriptive test questions designed to assess students’ abilities in understanding problems, planning solutions, executing those plans, and evaluating the outcomes of their problem-solving processes. The results of the study show that students with high abilities are able to solve each problem well, while students with agile skills experience difficulties at almost all stages, especially in understanding problems and developing solution plans. Mistakes that are often found in students with low ability include a lack of understanding of the concept of ratios and an inability to organize relevant information

    Kaitan Antara Gaya Kognitif, Habits of Mind dan Kemampuan Memecahkan Masalah

    Get PDF
    Kemampuan memecahkan masalah, gaya kognitif dan Habbits of Mind/HoM merupakan unsur penting dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui empat hal yaitu apakah terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kognitif dengan kemampuan memecahkan masalah, untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara HoM dan kemampuan memecahkan masalah, untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kognitif dan HoM serta untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kognitif, HoM dan kemampuan memecahkan masalah. Penelitian dilakukan di Provinsi Riau dengan melibatkan 585 sampel yang berasal dari 11 sekolah yang ada di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes (terkait gaya kognitif menggunakan soal GEFT dan soal Kemampuan Memecahkan Masalah/KMM) dan non tes (terkait HoM menggunakan angket). Analisis data menggunakan uji korelasi linier berganda yang dilanjutkan dengan uji regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kognitif dan KMM, kontribusi sebesar 0,7 dan persamaan regresi . Terdapat hubungan yang signifikan antara HoM dan KMM, kontribusi sebesar 5%, dan persamaan regresi . Terdapat hubungan yang signifikan aantara gaya kognitif dan HoM, kontribusi sebesar 0,7%, dan persamaan regresi . Terdapat hubungan yang signifikan antara gaya kognitif, HoM, dan KMM, kontribusi 5,7%, dengan persamaan regresi

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇