Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Desain Bahan Ajar Matematika Ekonomi Berbasis Strategi Heuristic
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangakan bahan ajar Matematika Ekonomi berbasis Strategi Heuristic pada materi fungsi dan penerapannya dalam bidang bidang ekonomi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan 4D, namun pada penelitian ini hanya sampai 3 tahap yakni pendefinisian (Define), perancangan (Design), dan pengembangan (Develop). Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Ekonomi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA). Instrumen yang digunakan untuk mengukur kualitas bahan ajar meliputi lembar validasi oleh dosen mata kuliah ekonomi dan dosen ahli media pembelajaran serta angket respon mahasiswa. Hasil uji kevalidan dari ahli media pembelajaran dan ahli materi menunjukkan bahwa bahan ajar ini valid dengan skor rata-rata 4,00 dan masuk ke dalam kriteria “baik”. Bahan ajar juga mendapat respon positif dari mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis angket respon dan wawancara langsung, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tersebut membantu mahasiswa dalam mempelajari materi karena dinilai mudah dipahami dan menuntun mahasiswa untuk menemukan penyelesaian soal dengan strategi heuristic
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Pembelajaran Missouri Mathematic Project dengan Think Talk Write Ditinjau dari Adversity Quotient
Kemampuan pemecahan masalah rendah karena tidak terlebih dahulu menulis apa yang ditanya, diketahui, dan penjabaran dari jawabannya. Kemudian pendidik masih menggunakan model pembelajaran yang monoton. Adversity Quotient memiliki pengaruh baik dalam memperbaiki kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Hal ini dikarenakan AQ peserta didik digunakan sebagai acuan seberapa tangguh peserta didik dalam menghadapi kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Missouri Mathematisc Project dengan strategi Think Talk Write pada kemampuan pemecahan masalah matematis, (2) Untuk mengetahui pengaruh Adversity quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik, (3) Untuk mengetahui interaksi dari model pembelajaran dan AQ terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Populasi dalam penulisan ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Kotabumi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik acak kelas dengan kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis menggunakan uji ANAVA dua jalan sel tak sama. Hasil penulisan menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh model pembelajaran Missouri Mathematisc Project dengan Think Talk Write terhadap kemampuan pemecahan masalah. (2) terdapat pengaruh antara Adversity Quotient Climbers, Campers dan Quitters terhadap kemampuan pemecahan masalah. (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan Adversity Quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah
Meta Analisis: Model Pembelajaran PBL Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa
Banyak penelitian model pembelajaran PBL terhadap kemampuan berfikir kritis siswa, tetapi belum ada yang menganalisis hasil penelitian yang sudah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berfikir kritis siswa terhadap model pembelajaran PBL. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis dengan jumlah sampel 10 artikel jurnal. Model pembelajaran pada penelitian ini peneliti mengambil Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian meta analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berfikir kritis siswa memiliki Effect Size dengan kriteria tinggi dan bila dicari rata – rata dari model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) maka nilai rata-rata Effect Size = 1.47 (efek tinggi)
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa: Studi Meta-Analisis
Salah satu kemampuan matematis yang perlu dikembangkan oleh siswa adalah kemampuan komunikasi matematis. Salah satu model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis adalah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write. Melalui Google Scholar, Portal Garuda, ERIC, SAGE Publishing dan Springer Publishing, penulis memperoleh 114 artikel jurnal maupun prosiding yang membahas pengaruh penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, sehingga perlu dilakukan analisis terhadap kumpulan studi tersebut untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menggunakan desain penelitian meta-analisis. Dari keseluruhan artikel yang penulis peroleh, terdapat 19 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis menggunakan aplikasi Comprehensive Meta-Analysis sehingga diperoleh besar ukuran efek gabungan. Berdasarkan interpretasi dari ukuran efek gabungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write memberikan pengaruh yang kuat terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Adapula karakteristik studi yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi tahun penelitian, jenjang pendidikan dan ukuran sampel. Secara statistik, diperoleh bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa hanya dipengaruhi oleh tahun penelitian
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis ICT Memanfaatkan Power Point, Filmora, Whtasapp Grup, Google Classroom, dan Google Formulir Untuk Meningkatkan Keefektifan Pembelajaran
Peneltian ini dilatarbelakangi dampak COVID-19 pada proses pembelajaran yang menyebabkan pembelajaran jarak jauh atau daring. Sehingga dibutuhkan alternatif atau solusi dalam mendesain pembelajaran matematika untuk meningkatkan keefektifan pembelajaran. Media-media yang digunakan dalam pembelajaran ialah Power Point, Filmora, Whatsapp Grup, Google Classroom, dan Google Formulir. Penelitian ini merupkan penelitian pengembangan yang mengacu pada model 4-D. Model 4-D dikembangkan oleh Thiagarajan yang meliputi kegiatan define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh perangkat desain pembelajaran berbasis ICT memanfaatkan power point, filmora, whatsapp grup, google classroom, dan googel formulir untuk meningkatkan keefektifan hasil belajar siswa yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kevalidan dengan rata-rata validitas RPP sebesar 4,26, rata-rata validitas lembar kerja peserta didik sebesar 4,21, rata-rata validitas video pembelajaran sebesar 4,17, rata-rata validitas tes hasil belajar sebesar 4,28, dengan kategori valid. Kepraktisan ditinjau dari Keterlaksanaan perangkat pembelajaran pada kriteria IO = 4,5 tinggi. Keefektifan ditinjau dari peningkatan hasil belajar siswa menggunakan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan dilihat dari nilai N-gain pada uji coba I sebesar 0,4 meningkat menjadi 0,6 pada uji coba II, artinya berada dalam kategori “sedang”
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self-Regulated Learning dengan Model Pembelajaran Learning Cycle 7E
Peserta didik kelas VIII MTsN 3 Solok Selatan memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis dan self-regulated learning (kemandirian belajar) yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk:1)mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa pada kelas VIII MTsN 3 Solok Selatan.2)mengetahui self-regulated learning (kemandirian belajar) matematika peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Learning Cycle 7E.Penelitian eksperimen semu dengan rancanganRandomized Control Group Only Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dengan α=0,05 pada selang kepercayaan 95% diperoleh t_hitung (2,26)> t-tabel (1,66), maka keputusannya adalah H0ditolak dan H1 diterima artinya kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan Model Learning Cycle 7E lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang belajar dengan pembelajaran biasa. 2) self-regulated Learning (kemandirian belajar) peserta didik yang belajar dengan model Learning Cycle 7E dikategorikan baik dengan derajat pencapaian sebesar 80,76%
Probing-Prompting Pengaruh Model Probing-Promting Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa pada Materi Statistika
Sebagai upaya mempersiapkan generasi bangsa, Pendidikan merupakan komponen utama dalam proses menuju pencapaian, dimana kontribusi pendidik dan peran serta orang tua sangat menentukan pada arah tercapainya tujuan tersebut. Hal ini sejalan dengan (Hidayati, 2019) yang menyatakan bahwa tujuan Pendidikan adalah membentuk generasi muda yang berkualitas untuk bertahan pada keadaan yang dinamis. Pendidikan yang dapat membentuk generasi yang berkualitas perlu adanya pembelajaran yang efektif, kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa, kompetensi pendidik dalam mengelola pembelajaran, dan fasilitas pembelajaran yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model probing-prompting terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada materi statistika di kelas VIII MTs Nurul Huda Larangan Glintong Klampis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian posttest only control design. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes, menggunakan instrumen berpikir kreatif dan kritis yang terdiri dari soal-soal berbentuk uraian sebanyak 5 butir soal tentang materi statistika. Data penelitian dianalisis menggunakan SPSS. Dari hasil uji-t pada taraf signifikan 0,05 diperoleh t-hitung sebesar 8.836. Angka tersebut lebih besar dari t-tabel, yaitu 8,611. Hasil uji-t tersebut menunjukkan bahwa t-hitung > t-tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menyatakan ada pengaruh model pembelajaran probing-prompting terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada materi statistika di MTs Nurul Huda Larangan Glintong Klampi
Analisis Tingkat Stres Siswa pada Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Strategi Coping di SMK Swasta Mandiri Alwasliyah Silangkitang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress siswa kelas X TKJ SMK Swasta Mandiri Alwasliyah Silangkitang didalam Pembelajaran Matematika. Penelitian ini bermula dari respon peneliti terhadap siswa SMK Swasta Mandiri Alwasliyah Silangkitang karena kurang pemahamannya terhadap Pembelajaran Matematika sehingga timbulnya tingkat stres. Peneliti berupaya untuk memberikan solusi bagi siswa bagaimana mengatasi tingkat stres mereka terhadap Pembelajaran Matematika atas tuntutan Materi Pembelajaran Matematika yang diberikan Guru. Penelitian ini adalah penelitian metode deskriptif dengan melakukan pendekatan kualitatif yang menggunakan instrumen berupa kuesioner dan wawancara sebagai alat ukur untuk mengetahui tingkat stres pada siswa-siswi X TKJ SMK Swasta Mandiri Alwasliyah Silangkitang. Instrumen penelitian, disusun berdasarkan observasi dilapangan. Pada penelitian ini diperoleh hasil paling tinggi dialami siswa laki-laki dan perempuan adalah mengenai indikator ke 4 yaitu proses kinerja Yang Digunakan Oleh Guru pada pembelajaran matematika,dengan nilai 185%, peneliti menerapkan strategi coping untuk mengatasi tingkat stres mereka terhadap Pembelajaran Matematika. Straregi coping yang dipilih adalah Strategi Coping Planful problem solving
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Realistik
Penelitian ini bertujuan untuk bisa mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan motivasi siswa melalui pembelajaran matematika realistik dalam pembelajaran matematika Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan Metode yang digunakan didalam penelitian ini yaitu menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest dan posttest control grup design,Populasi dalam penelitian ini merupakan peserta didik diruang VII A Tahun Pembelajaran 2021/2022. Instrumen yang digunakan dalam pengambilan data adalah tes dan angket dengan teknik analisis data yang dilakukan adalah dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian . diketahui tingkat signifikan 0,05 di dapat kesimpulan bahwa data di atas distribusi normal.Dari data di atas dapat di ketahui tingkat signifikan 0,05 di dapat kesimpulan bahwa data di atas distribusi homogeny dan uji normality hasil data tersebut yaitu berdistribusi normal Didialam pelaksanan pembelajaran matematika dengan menggunalan realistik ini dapat memudahkanpeserta didik untuk dapat berpikir secara kreatif dan termotivasi peserta didik didalam mengerjakan dan mmahami soal pada materiyang dipelajarri. Dengan adanya pendekatan ini, permasalahan nyata dari aktifitas didalam sehari- hari dapat digunakan sebagai titik awal pembelajaran matematika serta bisa melihatkan bahwa matematika sebenarnya dekat dengan aktifitas keseharian pada peserta didik dalam penelitian ini peneliti yang akan menerapkan pembelajaran melalui pembelajaran matematika realistik dengan peningkatan kemampuan berpikir kreatif serta motivasi pada peserta didik, agar bisa digali lebih jauh setiap aspek kemampuan berpikir kreatif siswa yang baik,dan termotivasi terhadap setiap pembelajaran dan aktif, kreatif
Meta Analisis: Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Kemampuan Literasi Matematis Siswa
Salah satu kemampuan matematis yang perlu dikembangkan oleh siswa adalah kemampuan literasi matematis. Melalui sinta 1-5 penulis memperoleh 52 artikel jurnal yang membahas pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Penelitian ini menggunakan desain analisis meta untuk mengetahui pengaruh dari penerapan beberapa model pembelajaran terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Dari keseluruhan artikel yang penulis peroleh, terdapat 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis menggunakan website https://www.meta-mar.com/, sehingga diperoleh besar ukuran efek gabungan. Berdasarkan interpretasi dari ukuran efek gabungan tersebut, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan penerapan model pembelajaran dari masing-masing studi diantaranya, PBL, PJBL, Discovery Learning, Metacognitive Guidance, dan Blended Learning, memberikan pengaruh yang kuat terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Adapula karakteristik studi yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi tahun penelitian, jenjang pendidikan, model pembelajaran dan ukuran sampel. secara statistik, diperoleh bahwa penerapan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa dipengaruhi oleh jenjang pendidikan dan model pembelajaran yang digunakan