Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dalam Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Matlab
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam penerapan model Discovery Learning berbantuan Matlab, (2) kesulitan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam penerapan model Discovery Learning berbantuan Matlab. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam, sistematis, faktual dan akurat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam penerapan model Discovery Learning berbantuan Matlab serta kesulitan-kesulitan yang dialami siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Methodist 1 Kutalimbaru. Subjek dalam penelitian ini melibatkan kelas XI IPA-2. Materi pembelajaran yang diberikan adalah materi limit fungsi aljabar. Instrumen penelitian ini adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika dan akhirnya diambil subjek untuk dikenai wawancara. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh bahwa: (1) Tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam penerapan model Discovery Learning berbantuan Matlab yang berkemampuan baik memiliki persentasi tertinggi sebesar 57% lalu diikuti oleh siswa berkemampuan sangat baik dengan persentase 24%, siswa berkemampuan cukup dengan persentase 14% dan siswa berkemampuan kurang dengan persentase 5%; (2) Kesulitan kemampuan pemahaman konsep matematika dalam penerapan model Discovery Learning berbantuan matlab diantaranya kesulitan fakta karena tidak mampu menginterpretasikan hasil yang diperoleh, tidak mampu mengubah permasalahan dalam model yang lebih sederhana; kesulitan konsep karena tidak mampu menjelaskan melalui tulisan sebuah definisi dengan tepat; dan kesulitan prinsip karena tidak mampu mengaitkan antar konsep dalam pemecahan masalah
Pengembangan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengembangan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share pada materi bangun datar (persegi dan persegi panjang) yang valid, praktis, dan efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengembangan model pembelajaran interajktif berbasis think paur share yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan; dan 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share meningkat ditinjau dari Ngain uji coba I sebesar 0,30 dengan kritera rendah dan pada uji coba II dengan kriteria sedang
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Prosedur Newman dalam Menyelesaikan Soal Materi Himpunan Kelas VII MTs
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal himpunan menggunakan prosedur analisis kesalahan Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitataif. Subjek penelitian ini adalah siswa yang yang dipilih secara random dan diperoleh siswa sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan yang menunjukkan bahwa siswa melakukan kesalahan pada tahapan-tahapan Newman, yaitu: kesalahan membaca sebanyak 32,5%, kesalahan memahami sebanyak 32,5%, kesalahan transformasi sebanyak 22,5%, kesalahan keterampilan proses sebanyak 25%, dan kesalahan penulisan/notasi sebanyak 30 %. Hal ini menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh siswa beragan dan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan, yaitu: kurang teliti, tidak mampu membaca soal, tidak memahami masalah, dan tidak mampu melakukan prosedur atau langkah-langkah yang akan digunakan untuk menyelesaikan soal yang diberikan
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Kemandirian Belajar Siswa SMA Swasta Tunas Pelita Binjai
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui perangkat pembelajaran berkualitas yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistic valid, prakis, dan efektif; (2) Mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa melalui perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran pendekatan matematika realistic; (3) Mendeskripsikan kemandirian belajar siswa melalui perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistic; (4) Mengetahui respon siswa terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan 4-D. Instrument penelitian ini yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian terhadap perangkat pembelajaran, dan lembar observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, tes koneksi matematis, dan skala kemandirian belajar. Analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan masing-masing dilakukan dengan menkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif berupa nilai standar. Analisis data keefektifan tes koneksi matematis dilaksanakan dengan cara menentukan persentase ketuntasan minimal, sedangkan skala kemandirian belajar ditinjau dari peningkatan belajarnya. Rata-rata pencapaian kemampuan koneksi matematis siswa pada uji coba I sebesar 81,25% meningkat menjadi 90,63% pada uji coba II. Disamping itu, rata-rata setiap indikator kemampuan koneksi matematis meningkat dari uji coba I ke uji coba II
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembagian Desimal Melalui Media Sipintar Kelas IV SDN Burengan 2 Kota Kediri
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tuntasnya pemahaman siswa dalam mata pelajaran matematika pada materi pembagian desimal, sehingga membutuhkan perbaikan dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi pembagian desimal menggunakan media Sipintar. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pembelajaran 2 siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari penelitian ini telah menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar dari pra-siklus,siklus I ke siklus II. Pada pra-siklus, rata-rata hasil belajar siswa hanya mencapai 31,72 dengan presentase ketuntasan 17,24%. Setelah diberi tindakan pada pembelajaran siklus I melalui media Sipintar rata-rata hasil belajar siswa mencapai 62,75 dengan persentase ketuntasan 34,48%. Pada siklus II mengalami peningkatan hasil belajar siswa naik mencapai rata-rata 83,27 dengan persentase ketuntasan 82,75%. Dengan demikian, dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran pembagian desimal melalui media Sipintar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV A SDN Burengan 2 Kota Kediri
Analisis Kesulitan Siswa dalam Pembelajaran Matematika Materi Teorema Pythagoras Ditinjau dari Minat Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Rantau Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam pembelajaran teorema phytagoras ditinjau dari minat belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan deskriftip kualitatif dengan subjek penelitian adalah 3 orang siswa dari 34 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Rantau Utara setiap siswa mewakili dari masing-masing kategori minat belajar yakni rendah, sedang tinggi. Hasil penelitian adalah siswa dengan kategori minat belajar rendah mengalami kesulitan dalam memahami konsep, terlihat dalam jawaban siswa hanya menjumlahkan mengurangkan yang diketahui dalam soal nomor 1 dan 2 kategori minat rendah juga mengalami kesulitan melakukan operasi bilangan, menyelesaikan soal verbal, membedakan simbol. Siswa kategori sedang mengalami kesulitan dalam melakukan operasi bilangan di mana hasil akhir yang diberikan siswa tidak sesuai dengan informasi pada soal nomor 1, 2. Adapun siswa dengan minat belajar tinggi mengalami kesulitan memberikan simbol nama satuan pada saol nomor 1, 2
Pengembangan Media Permainan Teka Teki Silang (TTS) Matematika Pada Materi Operasi Bilangan Bulat
Penggunaan media pembelajaran merupakan salah satu cara yang digunakan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu media yang digunakan untuk pemantapan materi peserta didik pada materi operasi bilangan bulat adalah teka teki silang matematika. Mengembangkan media permainan teka teki silang matematika yang valid dan praktis merupakan tujuan dari penelitian ini. Subjek dalam uji coba penelitian yaitu peserta didik di TPA Nurul Yaqin kelas I sampai kelas VII disesuaikan dengan tingkatan pembagian materi operasi bilangan bulat. Penelitian pengembangan ini menggunakan prosedur Borg & Gall. Penelitian ini menghasilkan media Teka Teki Silang matematika dengan rata-rata tingkat validitas dari ahli materi dan ahli desain sebesar 97% yang dinyatakan sangat valid. Sedangkan tingkat praktikalitas media permainan teka teki silang Matematika dinyatakan kategori sangat praktis pada uji coba kelompok kecil dengan persentase 94,3%. Berdasarkan perolehan persentasi menunjukkan bahwa media permainan teka teki silang matematika yang dikembangkan sangat layak digunakan dan memudahkan peserta didik dalam belajar matematika khususnya pada operasi bilangan bulat
Analisis Pemahaman Konsep Geometri Transformasi dalam Penerapan Etnomatematika Budaya Batik Tulis Tanjung Bumi
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang memiliki peran dalan kehidpuan. Pada pembelajaran matematika saat ini tetap berpusat pada guru, sehingga siswa cenderung pasif dalam berinteraksi, dan hanya menunggu sajian materi dari guru, tanpa mencari pengetahuan secara mandiri. Berdasarkan observasi dilapangan, siswa kelas XII IPA 4 di SMA Negeri 1 Ketapang menunjukkan bahwa hampir 85% siswa mengalami kesulitan pelajaran matematika materi geometri transformasi. Kesulitan yang dihadapi oleh siswa adalah mengaplikasikan konsep geometri transformasi pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganisis pemahaman konsep geometri transformasi dalam penerapan etnomatematika budaya batik tulis tanjung bumi. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan teknik tes dan wawancara. Hasil pada penelitian ini adalah hasil tes pemahaman konsep geometri transformasi. Sampel yang memiliki pemahaman konsep tinggi banyak menguasai indikator pemahaman konsep, untuk sampel yang memiliki pemahaman konsep sedang dan rendah lebih sedikit menguasai indikator pemahaman konsep. Semua sampel mengalami kesulitan pada 3 indikator pemahaman konsep yaitu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah
Model Drill and Pratice Berbasis Media Audio-Visual Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Sekolah Dasar
Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah penerapan Model Drill and Pratice Berbasis Media Audio-Visual terhadap hasil belajar matematika siswa. Adapun metode yang digunakan adalah kuantitatif bentuk one grup pretest-posttest design. subjek yang dilibatkan berjumlah 15 orang siswa di kelas Vd SD Negeri 23 Palembang. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes berbentuk pilihan ganda multi tungkai yang terdiri dari 20 soal. Tes dilakukan sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Dari hasil uji t nilai signifikansi (2-tailed) dari pretest dan posttest adalah 0.000 < 0.05 maka Ha diterima artinya terdapat perbedaan signifikan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model. Sehingga dapat disimpulkan Model Drill and practice berbasis audio visual terdapat perbedaan yang signifikan tehadap hasil belajar matematika pada maateri FPB dan KPK siswa di kelas Vd
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Google Slide dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Materi Luas Bangun Datar Kelas IV Sekolah Dasar
Perkembangan teknologi memberikan dampak sangat besar dalam dunia pendidikan. Salah satu bentuk dari kemajuan teknologi tersebut yaitu dengan hadirnya berbagai aplikasi yang mendukung proses pembelajaran daring maupun luring. Penelitian ini memiliki tujuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis Google Slide dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Pentingnya multimedia interaktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis berdasarkan aspek interpretasi, analisis, inferensi, penjelasan, dan regulasi diri dapat menjadikan siswa lebih aktif ketika pembelajaran berlangsung dikelas maupun jarak jauh. Pada penelitian ini menggunakan metode ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan dan evaluasi. Penelitian ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar media dapat dikembangkan melalui validasi ahli media dan materi. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi dan kuesioner dengan instrumen penelitian uji validasi ahli media dan materi berupa angket skala likert 1 sampai 5 yang memuat analisis deskriptif kuantitatif dan persentase. Target yang ditujukan kepada siswa kelas IV SDN Kebayoran Lama Selatan 03. Penelitian pengembangan ini menghasilkan multimedia interaktif berbasis Google Slide untuk pelajaran Matematika dan dikembangkan dengan 2 tahap yaitu, menyiapkan proses berbentuk materi atau bahan pembelajaran dan membuat rancangan Google Slide dengan menggunakan template paling menarik. Hasil uji validasi ahli materi menghasilkan persentase sebesar 92% dengan kategori sangat baik serta hasil validasi dosen ahli media menerangkan sangat baik dengan persentase sebesar 95%. Respon peserta didik menerangkan bahwa kevalidan rata-rata 4,5 dengan persentase 91%. Kesimpulan dari penelitian ini menjelaskan multimedia interaktif berbasis Google Slide dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa materi luas bangun datar kelas IV Sekolah Dasar