Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Desain Pembelajaran Materi Program Linear Menggunakan Pendekatan PMRI Dengan Konteks Platform on Demand untuk Siswa Kelas XI

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan desain pembelajaran materi program linear menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan konteks platform on demand untuk siswa kelas XI dan teori pembelajaran Local Instruction Theory (LIT) pada materi program linear. Subjek penelitian adalah siswa kelas X1 SMA N 15 Palembang yang berjumlah 35 siswa. Metode yang digunakan adalah design research terdiri dari tiga tahap, yaitu: preliminary design, design experiment (pilot experiment dan teaching experiment), serta retrospective analysis. Penelitian ini mengembangkan hasil pembelajaran tentang program linear dengan menunjukkan aktivitas dan prosedur serta strategi siswa dalam menemukan ide dan strategi saat menyusun pertidaksamaan linear dua variabel dan memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan nilai optimum. Selain itu perubahan dari Hypothetical Learning Trajectory (HLT) ke Learning Trajectory (LT) melalui aktivitas, dilakukan dengan pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan secara kualitatif

    Lesson Study Menggunakan Model PBL untuk Meningkatkan Pembelajaran Matematika Siswa Kelas 2 SD Supriyadi Semarang

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di kelas 2 SD dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media konkret. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan (Action Research). Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa yang diukur pada tiga tahap pembelajaran dengan menggunakan Lesson Study, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Pada siklus I, sebanyak 58% siswa mencapai hasil yang cukup baik. Pada siklus II, terjadi peningkatan menjadi 79% dengan hasil yang baik, dan pada siklus III, terjadi peningkatan yang signifikan dengan 92% siswa mencapai hasil yang sangat baik. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam muatan Matematika kelas 2 SD Supriyadi Semarang dengan menerapkan Lesson Study

    Analisis Kemampuan Literasi Matematika Berbasis Soal HOTS Ditinjau dari Kemampuan Numerasi

    Get PDF
    Literasi matematika merupakan sesuatu hal yang penting bagi siswa dalam memanfaatkan pengetahuannya secara optimal dan lebih kritis dalam menerima dan mengolah informasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa SMP kelas VIII yang memiliki kemampuan numerasi dalam menyelesaikan soal HOTS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Tahapan dari penelitian ini adalah mengambil data dengan tes kemampuan numerasi, tes literasi matematika berbasis HOTS, dan wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan numerasi tinggi dapat mencapai semua indikator literasi matematika, siswa dengan kemampuan numerasi sedang belum memenuhi indikator penalaran dan pemberian alasan, sedangkan untuk siswa dengan kemampuan numerasi rendah belum memenuhi indikator memecahkan masalah, menggunakan simbol dan operasi hitung, serta penalaran dan pemberian alasan

    Perbedaan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Penalaran Matematis Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Discovery Learning

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan: Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang diberi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang diberi model pembelajaran Discovery Learning; Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diberi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan siswa yang diberi model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment)). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 9 Medan pada pada semester ganjil Tahun Ajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara siswa yang diberi model pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning, dimana penerapan model Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe Discovery Learning untuk kemampuan pemecahan masalah matematis siswa; Terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa anata siswa yang diberi model pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning, dimana penerapan model Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe Discovery Learning untuk kemampuan penalaran matematis siswa

    Pengembangan E-Modul Berbasis Multimedia Interaktif Dengan Pendekatan Contekstual Teaching and Learning Untuk Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Bangun Ruang

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and development /R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan dan mendiskripsikan e-modul pembelajaran matematika berbasis CTL yang valid dan praktis. Model pengembangan pada penelitian ini adalah model pengembangan 4–D (four D), yang yang dibatasi pada 3-D yaitu define, design, dan develop. Instrumen penelitian meliputi lembar validitas dan lembar praktikalitas (angket respon guru dan siswa). Validator terdiri dari 2 orang dosen ahli yaitu validator materi dan desain. Berdasarkan modul yang telah dikembangkan, validasi modul yang dilakukan dari aspek materi diperoleh presentase kevalidan 84,44% dengan kriteria valid dan dari aspek desain diperoleh presentase kevalidan 94,58% dengan kriteria sangat valid, sehingga diperoleh rata-rata validitas E-Modul Pembelajaran Matematika berbasis multimedia interaktif dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi bangun ruang memenuhi kriteria sangat valid dengan presentase kevalidan 89,51%. Uji praktikalitas terdiri dari 1 orang guru kelas dan 25 orang siswa, dari hasil praktikalitas oleh guru diperoleh presentase kepraktisan 91,3% dengan kriteria sangat praktis dan hasil praktikalitas oleh siswa diperoleh dengan presentase kepraktisan 89,8% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-modul pembelajaran Matematika berbasis Multimedia Interaktif dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) memenuhi kriteria valid dan praktis yang dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas V Sekolah Dasar (SD) secara mandiri

    Systematics Literature Review: Pengembangan Mathematical Proficiency dalam Pembelajaran Matematika

    Get PDF
    National Research Council mengembangkan konsep Mathematical Proficiency dalam lima strands yaitu: Conceptual Understanding, Procedural Fluency, Strategics competence, Adaptive Reasoning, and Productive Disposition. Tujuan dari studi ini untuk menganalis pengembangan mathematics proficiency dalam pembelajaran matematika. Metode dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Adapun tahapan SLR dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mengembangkan pertanyaan penelitian; 2) Mendesain kerangka konseptual; 3) Membuat kriteria seleksi; 4) Mengembangkan strategi sencarian; 5) Menseleksi kajian berdasarkan kriteria seleksi; 6) Mengkode kajian; 7) Menentukan kualitas kajian; 8) Mensintensis hasil kajian; 9) Melaporkaan temuan. Dalam penelitian ini menggunakan 10 artikel yang paling relevan dari 102 artikel yang ditemukan menggunakan aplikasi publish and perish. Artikel-artikel yang dikaji merupakan artikel-artikel dari jurnal internasional yang terindeks scopus. Artikel diambil dari tahun 2010 sampai 2022. Kemampuan mathematical proficiency dapat dikembangkan dengan bantuan guru/pendidik melalui beberapa cara, antara  lain: 1) memilih strategi pembelajaran yang tepat sesuai karakteristik peserta didik; 2) mempersiapkan perangkat pembelajaran; 3) menyiapkan soal-soal yang dapat mengembangkan proses berpikir matematis sehingga mengembangkan kecakapan matematis siswa ; 4) meningkatkan kompetensi seorang guru melalui seminar, pelatihan dan lainnya; 5) memberikan tantangan bagi siswa dalam belajar matematika

    Pengembangan Modul Statistika Deskriptif Berbasis Penalaran Statistik

    Get PDF
    Penelitian bertujuan mengembangkan modul statistika deskriptif berbasis penalaran statistik yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian pengembangan menggunakan tahapan ASSURE yang telah dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi untuk mengukur kevalidan modul, angket respon mahasiswa calon guru untuk mengukur kepraktisan, dan tes untuk mengukur keefektifan. Uji kevalidan dan kepraktisan menggunakan rata-rata skor, dan uji keefektifan menggunakan uji binomial tes. Hasil pengembangan modul menunjukkan bahwa: modul yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan dengan skor rata-rata 4,60, modul telah memenuhi kriteria kepraktisan dengan skor rata-rata angket respon sebesar 4,32, dan modul telah memenuhi kriteria keefektifan yang ditunjukan dengan 74% mahasiswa calon guru telah melampaui nilai 60. Dengan demikian ketiga kriteria (valid, praktis, dan efektif) dalam pengembangan modul telah tercapai. Namun demikian perlu optimalisasi penggunaan modul dalam pembelajaran dan pembiasaan pemberian permasalahan statistika penelitian maupun permasalahan kehidupan sehari-hari.&nbsp

    Pengaruh Penggunaan Aplikasi DESMOS Terhadap Kecerdasan Visual Spasial dan Resiliensi Matematis Siswa Kelas 8

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi DESMOS terhadap kecerdasan visual spasial dan resiliensi matematis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 8 yang berjumlah 73 siswa yang diambil dari populasi seluruh siswa kelas menengah pertama di salah satu sekolah swasta di Bekasi. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan media DESMOS, sedangkan kelas kontrol dengan media konvensional. Uji statistik yang digunakan adalah uji-t sampel independen untuk melihat perbedaan rata-rata di antara dua kelas. Dari analisis uji hipotesis dengan menggunakan uji-t, didapatkan nilai t hitung sebesar 0,371 untuk visual spasial yang lebih kecil daripada t tabel = 2,03224 dan -0,177 untuk resiliensi matematis siswa yang lebih kecil daripada t tabel = 2,02809. Dengan demikian, hasil penelitian yang didapatkan adalah: (1) peningkatan kecerdasan visual spasial antara siswa yang menggunakan media DESMOS tidak lebih besar daripada siswa yang menggunakan media pembelajaran konvensional, dan (2) peningkatan resiliensi matematis antara siswa yang menggunakan media DESMOS tidak lebih besar daripada siswa yang menggunakan media pembelajaran konvensiona

    Pengembangan Lembar Kerja Siswa Model Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Lesson Study

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa matematika di kelas VII SMP dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yang valid, praktis melalui lesson study. Lembar kerja siswa yang dihasilkan dapat digunakan sebagai fasilitas siswa dalam belajar. Pengembangan lembar kerja siswa dilakukan melalui lesson studi yang terdiri dari plan, do dan see. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar validasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif terhadap validitas Hasil pengembangan lembar kerja siswa termasuk kategori valid dengan persentase nilai sebesar 95%. Angket respon siswa termasuk kategori praktis dengan sebesar 81.7%. Angket respon guru termasuk kriteria praktis dengan persentase 68.75%. Hasil observasi pembelajaran untuk pertemuan pertama didapat skor persentase memenuhi kriteria prakti

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas X Jurusan Otomotif SMK pada Materi Matriks.

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan acuan kurikulum 2013 seperti penyesuaian tahapan model pembelajaran yang digunakan dengan kegiatan belajar. LKPD yang masih jarang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan permasalahan kontekstual seperti masalah otomotif pada peserta didik SMK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran (silabus, RPP dan LKPD) pada materi matriks SMK kelas X dengan menggunakan model PBL untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah kriteria valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (define, design, develop, desseminate) yang dirancang oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Penelitian ini menggunakan instrumen yaitu lembar validasi perangkat pembelajaran (silabus, RPP, dan LKPD). Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika dengan model PBL sudah valid. Hasil validasi silabus 98%, RPP 97%, LKPD 94% dengan kategori sangat valid. Artinya perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat diujicobakan. Perangkat pembelajaran praktis dalam uji coba kelompok kecil dengan rata-rata respon siswa 80% dalam kategori praktis

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇