Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Lesson Study for Learning Community Berdasarkan Gaya Belajar Kolb

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau berdasarkan gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan; 2) Untuk menganalisis kesalahan dan kesulitan yang dialami siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah 1 Medan yang diberi perlakuan pembelajaran Lesson Study for Learnig Community pada semester genap Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dari hasil klasifikasi gaya belajar, pada gaya belajar divergen lebih banyak dari pada gaya belajar yang lain. Namun gaya belajar divergen bukanlah gaya belajar yang mendapatkan nilai tertinggi dalam tes kemampuan pemecahan masalah, akan tetapi gaya belajar konvergen yang mendapatkan nilai tertinggi dalam hal tes kemampuan pemecahan masalah matematis.; 2) Siswa converger, diverger, accommodator, dan assimilator mampu memecahkan masalah dengan melalui tahap memahami masalah dengan mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan pada masalah serta mampu menjelaskan masalah dengan kalimat sendiri

    Proses Pemecahan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Tahapan Mason Ditinjau dari Tipe Adversity Quotient

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemecahan masalah matematika sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan tahapan Mason ditinjau dari tipe adversity quotient (AQ). Penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan data berdasarkan angket Adversity Response Profile (ARP) dilaksanakan di MTs Negeri 1 Kota Bima pada 119 siswa kelas IX. Penelitian yang dipilih dalam penelitian ini mempertimbangkan siswa yang memiliki tingkat AQ tinggi (climber), AQ sedang (camper) dan AQ rendah (quitter) berdasarkan angket ARP. Instrument yang digunakan adalah angket, lembar tes dan wawancara. Untuk mendeskripsikan secara kualitatif maka diambil 6 siswa yang diambil masing-masing 2 siswa berdasarkan setiap kategori Adversity Quotient dengan rekomendasi guru dan kesediaan siswa menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pemecahan masalah siswa berdasarkan tahapan Mason, dimana siswa dapat memenuhi semua tahapan Mason: entry, attack, dan review. Untuk siswa camper hanya memenuhi tahapan entry dan attack saja. Sedangkan siswa quitter belum mampu memenuhi semua aspek entry, attack, dan review

    Pengembangan Multimedia Pembelajaran Matematika Model Tutorial Berbasis Problem Based Learning pada Materi Aritmatika Sosial untuk Siswa SMP/MTs

    Get PDF
    Aritmatika sosial adalah salah satu pokok bahasan yang dipelajari ditingkat SMP/MTS. Pokok bahasan aritmatika tersebut akan memberikan manfaat bagi siswa pada saat menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari pada masa yang akan datang. Walaupun pentingnya materi tersebut untuk dipelajari namun kebanyakan siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan materi aritmatika sosial, untuk itu diperlukan multimedia pembelajaran matematika model tutorial berbasis Problem Based Learning. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses dan hasil dari pengembangan multimedia pembelajaran matematika serta mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia pembelajaran matematika yang dihasilkan menggunakan model tutorial dan berbasis Problem Based Learning pada materi aritmatika Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan prosedur menurut Lee & Owens, yaitu assessment/Analysis, design, development, implementation dan evaluation. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu produk Multimedia Pembelajaran yang dikembangkan menurut Lee & Owens dinyatakan valid, praktis, dan efektif, hal ini berdasarkan hasil analisis data pretest dan posttest peserta didik dengan uji gain sebesar 0,536 dalam kriteria sedang. Dapat disimpulkan bahwa multimedia pembelajaran matematika yang dikembangkan sangat baik sehingga multimedia pembelajaran efektif untuk digunakan oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran pada materi aritmatika sosia

    Systematic Literature Review: Pengaruh Resiliensi Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Systematic Literature Review. Subjek penelitian pada kasus ini adalah siswa dan mahasiswa. Setelah melalui tahap inklusi dan uji kualitas, literatur yang dikaji sebanyak 25 artikel. Hasil dan temuan dalam artikel-artikel menunjukkan terdapat pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi. Kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi yang dimaksud merujuk pada level taksonomi bloom yaitu kemampuan penalaran, kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif. Namun 20% dari kajian literatur tersebut menunjukkan tidak adanya pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi, khususnya pada kemampuan berpikir kritis matematis dan kreatif matematis

    Pengembangan EDUGSIA (E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar) Berbasis Android Sebagai Suplemen Belajar Peserta Didik SMP Kelas VIII

    Get PDF
    Pembelajaran dimasa pandemi diperlukan inovasi karena pembelajaran dilaksanakan secara daring sehingga menuntut guru menciptakan ide serta inovasi baru agar pembelajaran tetap berjalan dan dapat diakses secara mudah oleh peserta didik. Salah satu solusi yang untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat media pembelajaran berbasis android. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan EDUGSIA (E-modul Bangun Ruang Sisi Datar) berbasis android sebagai suplemen belajar peserta didik kelas VIII SMPN 3 Suruh. Media ini dibuat untuk menarik peserta didik kelas VIII A dalam belajar mandiri dimana saja dan kapan saja. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan atau Research and development (RnD). Teknik dalam mengumpulkan data dari penelitian pengembangan ini adalah observasi, tes, dan angket untuk penilaian validasi, kepraktisan, serta keefektifan media aplikasi “EDUGSIA”. Hasil akhir analisis yang telah dilakukan diperoleh prosentase kevalidan media sebesar 92,16% dan keefektifan media sebesar 93%, artinya kevalidan dan keefektifan media menempati kategori sangat baik. Hasil signifikasi uji paired t-test adalah 0,000 atau kurang dari 0,05. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa “media pembelajaran EDUGSIA (E-Modul Bangun Ruang Sisi Datar) berbasis android sebagai seuplemen belajar peserta didik” adalah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran peserta didik

    Analisis Literasi Matematika Pada Pembelajaran Matriks Menggunakan Mind Mapping

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika menggunakan mind mapping dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, dua dari 34 siswa kelas XI IPS 2 di SMAI Almaarif Singosari Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022 dipilih sebagai subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tugas mind mapping siswa, dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan diambil dari 7 komponen literasi matematika, yaitu 1) komunikasi; 2) matematisasi; 3) representasi; 4) penalaran; 5) merencanakan strategi; 6) menggunakan bahasa simbol; dan 7) menggunakan alat matematika. Hasil penelitian didapatkan bahwa subjek S1 memenuhi komponen literasi matematika pada komunikasi, penalaran, merencanakan strategi, menggunakan bahasa simbol, formal, teknis dan operasi hitung akan tetapi tidak memenuhi indikator komponen matematisasi, representasi, dan menggunakan alat matematika. Sedangkan Subjek S2 memenuhi komponen merencanakan strategi, akan tetapi tidak memenuhi indikator komponen komunikasi, matematisasi, representasi, penalaran, menggunakan bahasa simbol, formal, teknis dan operasi hitung, dan menggunakan alat matematika. Dari penelitian ini bisa disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematika masih tergolong rendah terutama pada komponen matematisasi, representasi, dan menggunakan alat matematika

    Penjumlahan dan Pengurangan Penanaman Konsep Bilangan Bulat dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik

    Get PDF
    Matematika merupakan sebjek pelajaran yang penting, namun masih banyak siswa yang merasa kesulitan dalam mempelajarinya, mudah lupa dengan materi dan juga sulit memahami konsep. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini menekankan pemanfaatan Pendekatan Matematika Realistik yang menyajikan materi dengan contoh kehidupan nyata untuk materi penjumlahan dan pengurangan pada siswa kelas VII MTs Al-Ittihadiyah Bandar Pamah. Memberikan penanaman konsep mengenai penjumlahan dan pengurangan adalah tujuan dari penelitian ini. Metode deskriptif kualitatif digunakan pada penelitian ini dengan subjek 16 siswa MTs Al-ittihidayah Bandar Pamah yang dipilih dengan teknik sampling purposive. Data yang dikumpulkan meliputi data kuantitatif yang diambil dari hasil LKS siswa, dan data kualitatif yang diambil dari angket siswa.. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan Matematika Realistik memberikan dampak yang positif. Ketuntasan belajar siswa mencapai angka 75% dengan nilai rata-rata nilai ketuntasan 6.7

    Tingkat Kesalahan Siswa Menurut Kriteria Newman Ditinjau dari Jenjang Pendidikan dan Bidang Fokus Soal Matematika

    Get PDF
    Banyaknya siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika pada jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas menjadi perhatian khusus dalam proses pembelajran. Pentingnya menganalisis kembali hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan kesalahan siswa khususnya menurut kriteria Newman menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode meta-analisis dengan cara menganalisis data dari penelitian-penelitian sebelumnya yang bersumber database pengindek baik nasional maupun internasional. Hasil analisis data menggunakan software JASP berdasarkan dari 58 data yang sesuai kriteria kelayakan diperoleh informasi bahwa siswa paling banyak melakukan kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding errors) dengan persentase sebesar 46% (artinya: 54% sudah menjawab benar). Dari lima indikator tersebut terlihat bahwa menulis jawaban akhir (encoding errors) merupakan paling sering dilakukan seperti di jenjang SD sebesar 44%, SMP sebesar 56%, dan SMA sebesar 34%. Kemudian berdasarkan bidang fokus aljabar dan statistika, siswa paling banyak melakukan kesalahan menulis jawaban akhir (encoding errors) yakni sebesar 50% dan 35%, sedangkan pada bidang geometri siswa paling banyak melakukan kesalahan pada indikator transformasi (transformation) dan melakukan perhitungan (process skill error) dengan persentase sebesar 49%

    Open-Ended Problems Improve High-Level Thinking Skills of Vocational High School Students with CPS Learning

    Get PDF
    Higher Order Thinking Skills (HOTS) are abilities that consist of analyzing, discovering, and creating. HOTS is an ability that students must have to solve various problems. However, not all students have high HOTS, so efforts are needed to increase students' HOTS. The purpose of this article is to determine the effect of open problems on increasing students' HOTS in trigonometry material. The subjects of this research were 26 students of class X SMK. The research method used is a mixed method, which combines qualitative and quantitative methods. The research instrument used is the test results, the test used has been tested for validity. Quantitative data analysis used paired t-test, while qualitative data analysis used data reduction, data presentation, data interpretation, and drawing conclusions/leverages. after learning by applying the Creative Problem-Solving (CPS) model, students work on questions in the form of open problems. The results obtained are: (1) there is a significant increase in the value indicated by the value of Sig. 0.00 < 0.05 it also shows that the provision of open-ended problems during CPS learning able to increase students' HOTS. (2) students with high HOTS can apply the HOTS cognitive domain well, while students with moderate and low HOTS have difficulty applying the HOTS cognitive domain. the provision of open problems and appropriate learning models can increase students' HOTS. &nbsp

    Analisis Sikap Rasa Ingin Tahu Mahasiswa Selama COVID-19 Menggunakan Model Blended Learning

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap rasa ingin tahu belajar mahasiswa menggunakan model blended learning. Metode dalam penelitian ini adalah metode survei dan Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester IV sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan instrumen non-test, yaitu angket sikap rasa ingin tahu. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator bertanya tentang informasi atau masalah yang diberikan memperoleh presentase 60,28% dengan kategori tinggi, indikator berkeinginan mengetahui hal secara rinci   memperoleh   presentase   66,81%   dengan   kategori   tinggi, indikator antusias/ semangat dalam belajar memperoleh   presentase   61,25%   dengan   kategori   tinggi, indikator   mencari informasi dari berbagai sumber memperoleh presentase 61,04% dengan kategori  tinggi dan indikator mencoba alternatif dari pemecahan masalah memperoleh persentase 56,67% dengan kategori sedang.  Indikator berkeinginan mengetahui hal secara rinci   mendapatkan presentase yang paling unggul dari indikator lainnya sedangkan indikator mencoba alternatif dari pemecahan masalah berada dalam kategori sedang. Semua mahasiswa merasa bahwa interaksi antar mahasiswa dan antara dosen dengan mahasiswa meningkat karena pembelajaran dengan menggunakan model blended learning

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇