Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Profil Berpikir Komputasi Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Ditinjau dari Gaya Belajar di SMA N 1 Langsa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). (2) Profil berpikir komputasi siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas XI MIA 4 SMAN 1 Langsa, dengan instrumen angket gaya belajar tipe Kolb, tes kemampuan berpikir komputasi siswa, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil tes tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), siswa kategori rendah berjumlah 9 orang (25%), siswa kategori sedang berjumlah 15 orang (41,44%), sedangkan siswa kategori tinggi berjumlah 12 orang (33,33%). Untuk tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa yang paling dominan berada di kategori sedang. (2) Profil subjek MS yang memiliki gaya belajar converger dengan indikator dekomposisi (4 dan 90.33%); pengenalan pola (3 dan 88.35%); berpikir algoritma (3 dan 72.85%); Abstraksi dan Generalisasi Pola (3 dan 69.71%). Profil subjek DYZ yang memiliki gaya belajar Diverger dengan indikator dekomposisi (4 dan 90.33%); pengenalan pola (3 dan 80.15%); berpikir algoritma (3 dan 71.85%); Abstraksi dan Generalisasi Pola (3 dan 69.40%)

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Melalui Pendekatan Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika di SMP

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengkaji bagaimana guru matematika kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoharjo menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis; dan (2) meneliti bagaimana mereka menerapkan pembelajaran berbasis masalah untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis mereka. Dengan jumlah siswa kelas VIII-D sebanyak 30 orang, metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional kualitatif. Tiga subjek penelitian sampel, atau mereka yang mencerminkan semua data penelitian, diberikan dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes soal terkait pola bilangan yang diberikan guru, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data kajian meliputi strategi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar siswa belum menyelesaikan tugasnya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, terutama ketika analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah terkait dengan indikator berpikir kritis, seperti mengevaluasi fakta dan menarik kesimpulan.  Selain itu, ditemukan bahwa siswa kurang memperhatikan ketika mereka mengajukan pertanyaan. Hambatan lain untuk belajar adalah siswa takut untuk menyampaikan argumen kepada teman-teman dan guru

    Etnomatematika pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika Menggunakan Anyaman Tikar untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui keefektivan etnomatematika pada materi barisan dan deret aritmetika menggunakan anyaman tikar dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sebelum mengadakan tes, peneliti mengadakan uji coba instrumen di kelas XI SMA Muhammadiyah Pagar Alam yang berjumlah 38 orang. Pengumpulan data diambil secara tes tertulis dalam bentuk essay. Rata-rata tes tertulis siswa kelas kontrol yaitu dan kelas eksperimen yaitu . Sedangkan hasil analisis data menggunakan statistik tˈ uji dua pihak dengan taraf signifikan 5% diperoleh thitung = 4,920 > ttabel = 1,701. Sehingga terbukti bahwa anyaman tikar dapat memaksimalkan kemampuan pemahaman konsep

    Pengembangan Modul Berbasis Pesantren pada Materi Himpunan di MA Raudlatul Mutaqin

    Get PDF
    Sumber belajar merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran matematika. Modul merupakan salah satu sumber belajar yang mampu menunjukkan realitas-realitas sosial kemasyarakatan yang berhubungan langsung dengan isi materi dari sebuah mata pelajaran matematika. Pondok pesantren adalah salah satu realitas sosial kemasyarakatan, tempat siswa menimba ilmu. Dalam mengajarkan matematika yang bersifat abstrak, perlu adanya modul yang berbasis pondok pesantren agar siswa mdah memahami materi matematika. Hal ini dikarenakan berhubungan dengan konteks siswa sebagai santri. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan mengahasilkan modul matematika berbasis pesantren pada materi himpunan untuk kelas X MA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan metode ADDIE dengan tahapan Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek ujicoba pada penelitian ini adalah kelas X MA Raudlatul Muttaqin, Modung, Bangkalan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu validasi, angket respon, dan tes. Penelitian ini menggunakan uji kevalidan, uji kepraktisan dan uji keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul ini dikatakan valid karena berdasarkan hasil penilaian dua validator yaitu dosen dan guru matematika diperoleh rata-rata nilai sebesar 3,835  yang berarti bisa digunakan tanpa revisi, (2) modul ini dikatakan praktis karena berdasarkan hasil angket respon siswa diperoleh rata-rata nilai 80,09% yang berarti siswa memeberikan respon positif terhadap modul, serta (3) modul ini dikatakan efektif karena berdasarkan hasil tes hasil belajar siswa diperoleh rata-rata nilai 90,91% yang berarti ketuntasan belajar siswa secara klasikal tercapai

    Pengembangan LKPD Berbasis PBL Bernuansa Etnomatematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP

    Get PDF
    Riset ini dikarenakan oleh belum adanya LKPD berbasis PBL bernuansa etnomatematika yang dikembangkan di SMP Swasta Islam Setia Nurul Azmi Medan. Tujuan riset ini berguna mengetahui kualitas LKPD berbasis PBL bernuansa etnomatematika dari sisi kevalidan, kepraktisan dan keefektifan, serta memperoleh peningkatan keahlian penyelesaian hambatan siswa sesudah direalisasikan pembelajaran dengan memakai benda yang dikembangkan. Metode yang dipakai dalam riset ini ialah model pengembangan ADDIE. Murid kelas VII-E SMP Swasta Islam Setia Nurul Azmi Medan sebagai subjek riset dan LKPD berbasis PBL bernuansa etnomatematika guna menaikkan keahlian penyelesaian hambatan matematis murid sebagai objek penelitian. Angket dan tes digunakan sebagai intrumen penelitian. Perolehan riset menggambarkan benda yang dikembangkan telah valid pada pakar materi senilai 4,46 serta pakar media senilai 4,21 dengan kategori sangat layak (SL), telah praktis pada kategori rentang 76%-100%, dan efektif sesuai dengan perolehan belajar murid yang mencukupi ketuntasan belajar secara klasikal senilai 94,11%,  rata-rata ketuntasan belajar individual senilai 88,91, tanggapan murid positif, dan peningkatan kemampuan penyelesaian hambatan murid sesudah menggunakan produk yang dikembangkan dari rata-rata pretest senilai 52,44 menjadi 88,91 pada rataan pasca tes dan perolehan N-Gain diperoleh bahwa terdapat peningkatan kemampuan penyelesaian hambatan matematis murid senilai 0,78 dengan kelompok tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan sudah valid, praktis, efektif dan bisa menaikkan kemampuan pemecahan masalah. &nbsp

    Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Dimensi Tiga Menggunakan Kriteria Watson Ditinjau dari Gaya Belajar dan Perbedaan Gender

    Get PDF
    Kesalahan siswa dalam menjawab atau menyelesaikan soal perlu ditindak lanjuti (di analisis) oleh guru. Harapannya guru dapat memberikan bantuan sesuai kesalahan siswa sehingga tidak terulang kembali. Faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam melakukan kesalahan ketika menyelesaikan soal yaitu gaya belajar dan perbedaan gender. Oleh karenanya, tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa MA Almaarif Singosari khususnya kelas XII MIPA 3 dalam menyelesaikan soal dimensi tiga berdasarkan kriteria Watson ditinjau dari tipe gaya belajar dan perbedaan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun teknik pemilihan subjek yang dilakukan menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kesalahan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial bergender laki-laki lebih banyak dari jumlah kesalahan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial bergender perempuan. Siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki jumlah kesalahan lebih sedikit jika dibandingkan dengan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial. Saran untuk meminimalisir kesalahan yaitu pemahaman konsep secara mendalam, secara berkala memberi tugas, remedial pada materi yang belum dikuasai, atau pemilihan dan penggunaan strategi dan media pembelajaran tepat

    Interferensi Berpikir Siswa dalam Memecahkan Masalah Deret Aritmetika dan Geometri

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan interferensi berpikir siswa yang mengalami interferensi proaktif dan retroaktif dalam memecahkan masalah deret aritmetika dan geometri. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII MIPA-5 SMA Negeri 1 Kutorejo. Siswa menyelesaikan tes yang terdiri dari satu masalah deret aritmetika dan satu masalah deret geometri. Siswa yang terpilih menjadi subjek penelitian adalah siswa yang mengalami dua kategori interferensi yaitu interferensi proaktif dan interferensi retroaktif sekaligus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk memperoleh hasil yang dideskripsikan berdasarkan teori pemrosesan informasi dan struktur berpikir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya interferensi dikarenakan terdapat kemiripan antara masalah deret aritmetika dan geometri yaitu ketika siswa menentukan nilai beda ( ) dan rasio ( ). Interferensi proaktif terjadi ketika siswa memecahkan masalah deret geometri menggunakan konsep deret aritmetika. Dan sebaliknya, interferensi retroaktif terjadi ketika siswa memecahkan masalah aritmetika menggunakan konsep deret geometri. Interferensi proaktif dan retroaktif terjadi secara bersamaan dikarenakan konstruksi konsep deret aritmetika dan geometri yang masih samar-samar

    LKPD Materi Garis Singgung Persekutuan Dua Lingkaran Berbantuan Geogebra Untuk Kelas VIII

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbantuan Geogebra materi garis singgung persekutuan dua lingkaran yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Patra Mandiri 2 Palembang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar validasi, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Persentase kevalidan yang dinilai oleh tiga validator yaitu dua dosen dan 1 pendidik mendapatkan skor sebesar 85,33% sehingga dikategorikan sangat valid. Persentase kepraktisan setelah dilakukan uji coba kepada peserta didik  memperoleh skor 90,4% dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan hasil tes belajar terdapat 13 dari 15 orang peserta didik yang mencapai ketuntasan ≥ 75 dengan persentase sebesar 86,66% sehingga dikategorikan sangat efektif. Kata Kunci : LKPD, Geogebra, Garis Singgung Persektuan Dua Lingkara

    Desain Kurikulum dan Konversi Hasil Kegiatan MBKM Program Studi Sarjana Matematika

    Get PDF
    Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah suatu program untuk meningkatkan kompetensi tambahan mahasiswa atau capaian pembelajaran lulusan di luar program studinya. Kegiatan MBKM yang dimaksud adalah delapan bentuk kegiatan pembelajaran yaitu magang, asistensi mengajar, pertukaran pelajar, studi independent, penelitian, kewirausahaan, proyek kemanusian, dan membangun desa atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif khususnya metode studi kasus phenomenological research. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain bagaimana cara mengonversi hasil kegiatan MBKM tersebut terkait kedudukannya, khususnya dalam kurikulum program studi sarjana matematika. Metode konversi yang diperoleh dapat dipergunakan tidak hanya di Program Studi Matematika tetapi untuk program studi-program studi lainnya yang menjalankan program MBKM bagi mahasiswanya. Tahapan pelaksanaan MBKM sendiri terdiri dari tiga tahapan yaitu pertama pendaftaran baik di tingkat program studi, mitra di laman kampus merdeka, ke dua monitoring dan evaluasi pelaksanaan MBKM seperti logbook laporan dan laporan kegiatan, dan yang ke tiga penilaian berupa presentasi dan laporan akhir. Setiap tahapan dibuat rubrik penilaian sebagai bahan untuk konversi hasil akhir kegiatan MBKM. Hasil utama yang diperoleh dari penelitian ini berupa teknik baku dalam cara menilai dan mengonversi hasil MBKM. &nbsp

    Pengembangan Buku Saku Digital Berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics pada Materi Perbandingan Siswa SMP

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang Pengembangan buku saku digital berbasis STEM pada materi Perbandingan Siswa/i SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prosedur pengembangan buku saku digital berbasis STEM pada materi perbandingan serta mengetahui hasil pengembangan buku saku digital berbasis STEM memenuhi kriteria valid. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D). Untuk menghasilkan produk buku saku digital berbasis STEM, peneliti menggunakan model ADDIE dengan singkatan lima tahap pengembangan yaitu: (1) Tahap analisis (analyze), (2) Tahap perencanaan (design), (3) Tahap pengembangan (development), (4) Tahap implementasi (implementation), (5) Tahap evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 5 Tanjungbalai dengan subjek penelitian siswa kelas VII. Untuk mengetahui kelayakan produk, peneliti menyebar angket kepada tiga validator yang terdiri dari Satu dosen matematika Politehnik Tanjungbalai dan satu Dosen Matematika UMSU dan satu guru mata pelajaran matematika di SMP Negeri 5 Tanjungbalai yang dimana inti dari angket validasi tersebut berisi tentang penilaian isi/materi, media dan desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital berbasis STEM pada materi perbandingan memenuhi kriteria valid untuk digunakan dalam pembelajaran matematika, dilihat dari hasil penilaian tiga validator ahli isi/ materi (90%) dengan kategori sangat valid dan ahli media dan design (91%) dengan kategori sangat valid

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇