Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Pengaruh Penggunaan Aplikasi Cabri Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi Kubus dan Balok di SMP Negeri 1 Jorlang Hataran

    Get PDF
    Selama proses mempelajari informasi matematika, mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi membutuhkan pemahaman tentang konsep matematika yang dipelajari (HOTS). Proses mental memahami konsep dapat digunakan untuk tugas menemukan jawaban atas masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh program Cabri terhadap kemampuan siswa dalam memahami ide-ide matematika yang berkaitan dengan kubus dan balok. Penelitian ini merupakan quasi-experimental, dan jenis desain yang digunakan disebut nonequivalent control group design. Sebelum memberikan tes pada instrumen pembelajaran, dilakukan observasi terhadap penggunaan aplikasi Cabri dengan kelas tes yang terdiri dari individu-individu yang karakteristiknya bervariasi. instrumen penelitian yang digunakan berupa tes deskripsi, dan diberikan sebelum dan sesudah penelitian. Pre-test dan post-test keduanya diberikan dalam bentuk lima pertanyaan yang memiliki tujuan yang sama dan digunakan dua kali, yaitu pada awal pertemuan dan pada akhir pertemuan, untuk menentukan indikasi mana yang dipahami matematika. prinsip. Pengujian seperti uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t digunakan untuk melakukan analisis terhadap data penelitian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan memahami konsep matematika siswa yang belajar dengan aplikasi Cabri lebih baik daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran biasa (konvensional) dengan rata-rata pretest terhadap hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan rata-rata 75, sedangkan nilai rata-rata ujian akhir siswa kelas eksperimen adalah 79. Kelompok kontrol mendapat nilai 50 pada nilai rata-rata pretest mereka. Siswa di kelas eksperimen mendapat nilai rata-rata 80 pada posttest, sedangkan siswa di kelas kontrol memiliki nilai rata-rata 72,5

    Keterkaitan Filsafat Matematika dengan Model Pembelajaran Berbasis IT

    Get PDF
    Filsafat dan matematika mempunyai keterkaitan dalam pembelajaran matematika, keterkaitan dapat dilihat pada model pembelajaran matematika terutama yang berbasis konstruktivistik dan berbasis teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kajian secara mendalam terhadap filsafat matematika, model pembelajaran matematika di tinjau dari sudut pandang filsafat pendidikan, menelaah berbagai refrensi terkait filsafat, filsafat pendidikan, filsafat matematika, model pembelajaran matematika kaitannya dengan filsafat, dan filsafat matematika kaitannya dengan model pembelajaran berbasis teknologi informasi. Teknik pengumpulan data menggunakan data sekunder yang berasal dari buku, artikel atau jurnal terkakreditasi dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data studi literatur menekankan pada referensi atau pustaka dari berbagai kajian filsafat, filsafat pendidikan, filsafat matematika, model pembelajaran matematika terkait dengan filsafat, dan filsafat matematika kaitannya dengan model pembelajaran berbasis teknologi informasi. Hasil pembahasan tulisan ini menyimpulkan bahwa: 1) Filsafat matematika memberikan pengaruh yang besar dalam pembelajaran matematika; 2) Model pembelajaran matematika harusnya dikaitkan dengan filsafat pendidikan, yakni mengaitkan konsep kehidupan nyata; 3) Pengintegrasian IT dalam model pembelajaran sangat mendukung proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, menumbuhkan minat belajar siswa, meningkatkan kemampuan matematis, meningkatkan motivasi belajar peserta didik, membuat pembelajaran menjadi lebih praktis, efektif dan efesien. Kebermanfaatan penelitian ini bagi orang lain adalah memberikan informasi dan pengetahuan terkait filsafat matematika terhadap model pembelajaran matematika berbasis IT

    Pengaruh Media Video Animasi Powtoon terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas IV SDN Pejaten Timur 01

    Get PDF
    Banyak sekali siswa yang tidak meraih standar kelulusan minimum atau (KKM) karena dalam kegiatan pembelajaran terutama penggunaan media pembelajaran kurang efektif. Pada penelitian kali ini mempunyai tujuan guna mengetahui dampak dari media belajar-mengajar Powtoon pada hasil pembelajaran matematika pada kelas IV. Penggunaan metode kuantitatif dengan Quasi Experimental serta Nonequivalent Control Group. Metode mengambil sampel data yang dipakai yaitu Purposive Sampling. Jenis instrumen penelitian berbentuk tes essay. Metode analisis data yang digunakan memakai SPSS 25.0 for windows serta tes normalitas Shapiro Wilk, homogenitas, dan uji t. Hipotesis adalah peningkatan hasil pembelajaran siswa. Sebagaimana hasil akhir uji t, bisa dilihat t hitung > t table, yaitu 3,988 > 1,685. Maka ditarik kesimpulan kalau penerapan media belajar-mengajar Powtoon berpengaruh pada hasil belajar matematika

    Pengembangan Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Teori Krulik dan Rudnick: Analisis Validitas Konten

    Get PDF
    Biasanya instrument asesmen yang dirancang guru lebih berfokus pada ranah kognitif, khususnya pada aspek pengetahuan dan pemahaman, sehingga kurang menggali kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis dengan indikator heuristic Krulik dan Rudnick sebagai alah satu alternatif solusi untuk membantu guru mewujudkan pembelajaran yang mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Namun pada artikel ini tahapan penelitian yang dilakukan terbatas hanya sampai tahap ADD (Analysis, Design, dan Development). Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi instrumen yang terdiri dari tiga aspek penilaian yaitu penilaian kelayakan isi, penilaian aspek bahasa, dan penilaian kesesuaian butir soal dengan indikator Krulik dan Rudnick yang disajikan dalam 38 pertanyaan. Proses validasi dilakukan oleh lima orang Ahli Pendidikan Matematika menggunakan Teknik delphi. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data, produk instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis denagn indikator Krulik dan Rudnick, 92% telah memenuhi kriteria penilaian kelayakan isi dan tergolong kategori sangat valid. Pada aspek kelayakan bahasa, 88% kriteria penilaian sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat valid. Pada aspek kesesuaian butir soal dengan indikator Krulik dan Rudnick, 90,20% kriteria penilaian sudah terpenuhi dan tergolong kategori sangat valid. Dengan demikian, secara keseluruhan 90% kriteria penilaian kelayakan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis Krulik dan Rudnick sudah terpenuhi, tergolong kategori sangat valid, serta layak digunakan dalam pembelajaran

    Komunikasi Matematis Tulis Siswa SMP pada Materi Aljabar Ditinjau dari Kemampuan Matematika

    Get PDF
    This study aims to describe the written mathematical communication of class IX-F students of SMPN 2 Sumberpucung in solving algebraic problems in terms of mathematical ability. This study uses a qualitative method with a descriptive research type. There were 6 subjects in this study who were selected based on the test scores at the end of the odd semester in mathematics and taking into account the teacher's suggestions representing each category of high, medium, and low mathematical ability. Based on the research, it was found that the students with high mathematical abilities could understand the problems given, could state the information provided and the questions asked, could make a settlement plan, could solve the problems given according to the completion steps used with the correct results, could write conclusions of the solutions obtained. Students with mathematical abilities currently know the information contained in the problem but are unable to understand the given problem, can mention the information provided and the questions asked, can make a settlement plan, can solve the problem according to the completion steps used with poor results correctly, can write conclusions from the solutions obtained. Students with low mathematical abilities cannot understand the problem given, can mention the information provided and the questions asked, cannot make a settlement plan, cannot solve the problem given according to the completion steps used with incorrect results, and cannot write down conclusions from the solutions obtained

    Desain Media Geometri Bangun Ruang Berbasis Android untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran matematika berbasis android yang layak digunakan sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan kemandirian dan hasil belajar matematika siswa kelas VI pada konsep geometri bangun ruang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian R & D dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yakni Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Media yang dikembangkan diujicobakan kepada 31 siswa kelas VI SDN Kedaleman IV Kota Cilegon. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian lembar validasi kepada ahli media, ahli materi, dan guru. untuk memberikan penilaian terhadap kelayakan produk serta penyebaran angket respon siswa untuk memberi masukan produk yang telah dikembangkan. Pretest dan posttest diadakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dan pengisian angket oleh siswa dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan produk media pembelajaran hasil pengembangan dinyatakan layak berdasarkan penilaian: (1) Ahli media nilai presentase 88,40 % dengan kriteria β€œSangat Baik” (2) Ahli materi prsentase 85,00% dengan kriteria β€œSangat Baik” (3) Teman sejawat (Guru) presentase 92,00% dengan kriteria β€œSangat Baik” (4) Hasil respon nilai presentase 86,60% dengan kriteria β€œSangat Baik” (5) Hasil kemandirian siswa rata-rata 41,32, nilai prosentase 86,09% dengan kriteria β€œSangat Baik” (6) Hasil belajar siswa nilai presentase 84,19% dengan kriteria β€œSangat Baik”. Hasil penilaian membuktikan bahwa pengembangan media pembelajaran matematika berbasis android dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII SMP Melalui Pendekatan Open- Ended pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

    Get PDF
    Secara umum pembelajaran matematika bersifat monoton, akibatnya proses mengajar berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif belajar matematika. Maka, diperlukan pendekatan matematika yaitu pendekatan Open-Ended. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Labura melalui Pendekatan Open-Ended. Penelitan ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adakah siswa kelas VIII –A SMP Negeri 2 Labura berjumlah 30 orang. Hasil penelitian ini yaitu melalui hasil tes soal Open-ended dan hasil wawancara dengan sintak open-ended yang dilakukan terhadap masing-masing kelompok TBK materi SPLDV bahwa siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Labura hanya mampu untuk berpikir kritis pada tingkat dua (TBK 2). Sehingga siswa kelas VIII-A dapat menguasai dua atau tiga indikator saja yaitu 1) mampu menguraikan pokok-pokok permasalahan dan menjelaskan fakta yang ada, 2) mampu memilih formula atau metode dan 3) mampu menyelesaikan soal sesuai ide yang direncanakan. Ini menunjukkan siswa belum seutuhnya untuk mengembangkan kemampuan bepikir kritis dalam menyelesaikan soal open-ended materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

    Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 10 SMK dalam Menyelesaikan Soal HOTS Materi Barisan dan Deret Aritmetika Ditinjau dari Self Regulated Learning

    Get PDF
    Salah satu tuntutan belajar abad ke-21 di bidang komunikasi, kolaborasi, dan berpikir kritis adalah HOTS. Terdapat banyak siswa yang belum memahami langkah-langkah penyelesaian masalah, terutama dalam menjawab soal-soal HOTS yang menuntut siswa untuk menggunakan kemampuan berpikir kritis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik SMK kelas 10 dalam menyelesaikan soal HOTS materi barisan dan deret aritmetika ditinjau dari Self Regulated Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMK Negeri 4 jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Pengambilan data dimulai dengan pengisian instrument angket Self Regulated Learning dan soal tes berpikir kritis kemudian wawancara. Hasil penelitian ini adalah semakin tinggi tingkat kriteria Self Regulated Learning suatu subjek, maka semakin banyak indikator berpikir kritis yang dapat subjek penuhi, yang berarti semakin tinggi tingkat pemahaman dan kemampuan menemukan soalusi matematis sebuah permasalahan. Akibat langsung dari hasil penelitian ini adalah memberikan sebuah gambaran mengenai tingkat berpikir kritis ditinjau dari Self Regulated Learning sebagai evaluasi dalam mengimplementasikan soal HOTS dalam pembelajaran

    Development of Android-based Learning to Improve Computational Thinking Skills in Junior High School

    Get PDF
    In this modern era, it is important for teachers to use Android as a learning medium. This aims to facilitate the learning process. The purpose of this study was to test the validity, practicality, and effectiveness of Android-assisted learning media to improve junior high school students' thinking skills. This study used the ADDIE model with 30 students of Rengat 1 Public Middle School as research subjects. The instruments used are non-test instruments in the form of validation sheets and practicality sheets. For data collection techniques, namely by taking validation data, practicality data and effectiveness to students. The data analysis technique used is to conduct product validation tests on experts, practicality and effectiveness tests on students. From the research results, it was found that the media was already in very valid results with a percentage of 88.25%, and for practical results a percentage of 80.26% was obtained with a very practical category. The effectiveness results showed that the pretest results of students who achieved KKM were only 20%, and the posttest of students who achieved KKM increased by 80%. This makes the learning media ready to be used by the teacher to students in the classroom

    Pembelajaran Segitiga dan Segiempat Berbasis Pendidikan Matematika Ralistik Indonesia (PMRI) dengan Konteks Kertas Origami

    Get PDF
    Rendahnya pemahaman peserta didik pada konsep matematika terutama materi segitiga dan segiempat mengakibatkan peserta didik menghadapi kesulitan untuk menyelesaikan soal-soal yang berhubungan pada meteri tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh pembelajaran materi segitiga dan segiempat berbasis PMRI dengan menggunakan konteks kertas origami. Penelitian ini memakai metode penelitian ekperimen melalui rancangan One Shot Case Study. Sampel selama penelitian ini sebanyak 20 peserta didik kelas VII pada salah satu MTs Banyuasin. Data hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji t sehingga ( = 1.755 dan =1.729) sehingga H0 ditolak. Berdasarkan analisis uji hipotesis dapat dinyatakan bahwa rata-rata nilai posttest peserta didik melampaui nilai KKM yang telah ditentukan. Dengan demikian peneliti dapat menarik kesimpulan melalui penggunaan pembelajaran PMRI dengan konteks kertas origami dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep matematika serta dapat mempermudah peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan yang ada pada materi segitiga dan segiempat yang disajikan dalam bentuk konkret. Dari penelitian ini juga dapat diketahui bahwa dengan mengaplikasikan pendekatan PMRI bisa membantu peserta didik dalam upaya mengatasi masalah yang dialami peserta didik pada pembelajaran matematika. Selain itu juga, penggunaan konteks origami dapat dijadikan salah satu pilihan sebagai konteks yang dapat membuat peserta didik lebih berperan aktif dalam proses pembelajaran. Pada penelitian selanjunya juga dapat mengembangkan materi pembelajaran pada matematika dengan menggunakan pendekatan PMRI berbatuan kertas origami

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in lastΒ 30Β days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! πŸ‘‡