Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Teorema Pythagoras

    Full text link
    Rendahnya hasil belajar matematika siswa menjadi indikator yang cukup jelas bahwa pembelajaran matematika masih belum efektif, di mana pembelajaran masi berpusat pada guru. Salah satu langkah yang bisa diambil untuk mengantisipasi permasalahan tersebut adalah dengan memilih model pembelajaran yang tepat, snowball throwing merupakan model pembelajaran yang dianggap efektif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar matematika materi Teorema Pythagoras antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih meningkat dari siswa yang diajarkan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan rancangan pretest-postest control group design. Subjek penelitian adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian sebanyak 5 soal. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik uji-t diperoleh nilai  >  berarti  diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar matematika siswa pada materi Teorema Pythagoras antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan siswa yang diajarkan dengan metode ceramah. Rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih dari rata-rata siswa yang diajarkan dengan metode ceramah

    Dampak Artificial Intelligence terhadap Belief Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika

    Full text link
    Perkembangan teknologi dapat dilihat dari bentuk perkembangan Artificial Inteligence (AI) yang semakin memudahkan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, seiring perkembangan teknologi, pembelajaran matematika tetap dianggap sulit oleh peserta didik. Penelitian ini memaparkan sejauh mana dampak AI terhadap belief peserta didik dalam pembelajaran matematika. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review (SLR) yaitu menganalisis AI dan keterkaitannya dengan belief pembelajaran matematika. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan meninjau artikel nasional dan internasional dalam kurun waktu 2013-2024 melalui data base Google Scholar, Education Resources Information Center (ERIC), Directory Open Access Journal (DOAJ), dan Elsevier. Pemanfaatan AI yang dipilih dalam artikel yang dijadikan referensi dari penelitian ini juga beragam yaitu Photomath, Desmos, Microsoft math solver, Symbolab, dan Geogebra. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam bentuk pemanfaatan platform-platform tersebut selama pembelajaran matematika memiliki dampak positif terhadap hasil belajar peserta didik. peningkatan hasil belajar tersebut menunjukkan adanya penigkatan terhadap kemampuan kognitif peserta didik selama proses pembeajaran. Dengan peningkatan hasil pembelajaran mengindikasikan pengaruh positif terhadap belief peserta didik dalam pembelajaran matematika

    Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli 3 Dimensi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan media monopoli 3 dimensi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan jenis Pre-Eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel yang digunakan penelitian adalah 8 siswa dari kelas V di Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia. Metode pengumpulan data meliputi pengamatan (observasi), tes dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan cara deskriptif serta uji hipotesis yakni paired sample t-test. Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai siswa 61.25 dan hasil posttest menunjukkan rata-rata nilai siswa 84.37. Hasil analisis uji hipotesis menghasilkan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05 (Two Tailed) menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Penggunaan media pembelajaran monopoli 3 dimensi memiliki pengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V Sanggar Bimbingan Kampung Baru Malaysia

    Kemampuan Pemecahan Masalah Kolaboratif Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Statistika Berbantuan Microsoft Excel

    Full text link
    Kemampuan pemecahan masalah kolaboratif merupakan kemampuan yang penting untuk dikuasai pada bidang pendidikan. Peran teknologi sangat penting dalam pembelajaran sehingga membuat pembelajaran matematika perlu dikaitkan dengan teknologi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah kolaboratif kelompok siswa berkemampuan matematika tinggi dan rendah dalam menyelesaikan masalah Statistika berbantuan Microsoft Excel. Subjek penelitian terdiri dari dua siswa SMP kelas VIII yang dipasangkan dalam satu kelompok. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan matematika, tes pemecahan masalah, serta pedoman wawancara. Analisis data terhadap hasil tes pemecahan masalah dilakukan berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah kolaboratif, sedangkan data hasil wawancara dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi dapat menentukan konsep yang akan digunakan, menjelaskan mengenai gambaran permasalahan, memberikan ide dalam merencanakan strategi dengan menentukan rumus untuk menemukan penyelesaian berbantuan Microsoft Excel sehingga mendominasi dalam proses penyelesaian masalah. Namun, siswa berkemampuan matematika rendah terdorong untuk terlibat aktif dalam berdiskusi. Terjadi aktivitas saling berkomunikasi dengan saling tanya jawab dalam proses penyelesaian masalah antar anggota kelompok

    Systematic Lyterature Review: Implementasi PjBL dengan Konteks Budaya Banten untuk Meningkatkan Numerasi Siswa

    Full text link
    Pendidikan numerasi siswa merupakan salah satu fokus utama dalam pendidikan saat ini, terutama dengan diberlakukannya kurikulum merdeka belajar di Indonesia. Peningkatan kemampuan numerasi siswa dapat diatasi dengan memilih model pembelajaran yang tepat dan menarik. Artikel ini bertujuan untuk meneliti dan mengkaji efektivitas dari penerapan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode Study Literature Review (SLR) dengan tiga tahapan yaitu planning, conducting, dan reporting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL dengan konteks budaya Banten sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa, serta memperkaya pengetahuan mereka tentang budaya di daerah tempat tinggal mereka. Dengan mengintegrasikan budaya Banten, PjBL dapat secara efektif meningkatkan kemampuan numerasi siswa dan mempertahankan tradisi budaya lokal. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk menerapkan model PjBL dengan konteks budaya Banten guna meningkatkan kemampuan siswa, terutama dalam numerasi, serta memperkenalkan budaya lokal Banten kepada siswa secara lebih luas

    Systematic Literature Review: Efektivitas Penerapan Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam mengembangkan kemampuan berpikir reflektif dalam matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang fokus pada pengumpulan dan analisis berbagai hasil studi terkait topik tersebut. Berdasarkan hasil telaah literatur yang terkumpul, ditemukan bahwa penggunaan PBL secara signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir reflektif matematis. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan adanya tren peningkatan yang konsisten dalam kemampuan berpikir reflektif matematis setelah implementasi PBL

    Implementasi Model Treffinger dengan Media Tangram Bagi Kemampuan Berpikir Kreatif dan Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD Gugus Oskar

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan berpikir kreatif dan motivasi belajar siswa kelas IV yang ditingkatkan dengan penerapan model treffinger dengan media tangram. Penelitian ini menggunakan prosedur kuantitatif dengan desain quasi eksperimental jenis non-equivalent control group. Kelas eksperimen SDN Bulu Lor dan kelas kontrol SDN Panggung Kidul, keduanya merupakan sekolah dasar kelas IV di Gugus Oskar yang menjadi sampel penelitian, dan dipilih dengan teknik random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, 23 siswa dari 26 di kelas eksperimen lulus KKM pada posttest kemampuan berpikir kreatif. Uji paired sample t-test dan uji independent t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000<0,05. Hasil uji N-gain memperkuat bahwa terjadi peningkatan pada kelas eksperimen dengan kategori sedang dibanding pada kelas kontrol. Sedangkan pada variabel motivasi belajar uji paired sample t-test dan uji independent t-test diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menyatakan adanya peningkatan dari kelas yang diberi perlakuan mampu meningkatkan motivasi belajar. Dari pertimbangan semua hal, penggunaan model treffinger dengan media tangram membantu siswa termotivasi untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android dengan Bantuan I-Spring pada Materi Matriks

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika yang cenderung membosankan karena metode pembelajaran yang masih monoton dan minim pemanfaatan media berbasis teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran berbasis android yang dikembangkan untuk siswa kelas XI pada materi matriks. Pada proses pengembangan media menggunakan metodologi Penelitian dan Pengembangan (R & D) menerapkan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implemetation, Evaluation) sebagai upaya memastikan produk yang dikembangkan sistematis dan proses penilaian yang komprehensif. Produk yang telah dirancang kemudian dinilai oleh dua guru matematika, divalidasi oleh dua dosen yang ahli dalam materi dan media, serta diuji coba pada lima puluh lima siswa dari kelas XI B dan XI E. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner dan protokol wawancara. Setelah itu, data yang dikumpulkan dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan mendapatkan skor rerata 3,6 berkriteria layak berdasarkan penilaian ahli materi, skor rerata 3,5 berkriteria layak berdasarkan penilaian ahli media, dan skor rerata 4,2 berkriteria sangat layak berdasarkan penilaian guru, serta skor rata-rata 3,4 berdasarkan tanggapan siswa, sehingga total skor keseluruhan adalah 3,7. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan media ajar berbasis Android berbantuan I-Spring dalam pengajaran matematika mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, dan memberikan hasil yang baik

    Pengaruh Problem Based Learning (PBL) Berbasis STEM dengan Bantuan Microsite S.id Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep

    Full text link
    Kemampuan pemahaman konsep matematika menjadi suatu kompetensi yang harus dimiliki siswa, namun kenyataannya banyak yang masih mengalami kesulitan dalam menguasai konsep, khususnya di tingkat SMP. Hasil observasi di SMP Negeri 2 Tuban menunjukkan bahwa siswa kelas VIII cenderung pasif dalam pembelajaran dan kurang termotivasi, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep matematika. Sehingga, dibutuhkan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual untuk membantu siswa lebih aktif dan memahami materi secara bermakna. Dengan maksud mengetahui pengaruh Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan STEM dan didukung oleh microsite s.id terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa SMP. Dalam penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yaitu pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan adalah siswa VIII A sebagai kelas eksperimen dan siswa VIII B sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney.  Hasil uji Mann-Whitney diperoleh  dengan . Karena nilai  maka keputusannya H0 ditolak. Ini menunjukkan terjadi perbedaan signifikan kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Perbedaan ini dikarenakan oleh penggunaan model PBL berbasis STEM dengan bantuan microsite s.id di kelas eksperimen, sementara variabel lain seperti guru, bahan ajar, dan instrumen tes relatif sama. Sehingga, dapat disimpulkan model tersebut berpengaruh positif pada kemampuan pemahaman konsep siswa SMP

    Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Budaya pada Masjid Kuno dan Bilik Padi Kerinci terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Materi Bangun Datar

    Full text link
    Banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, terutama pada topik bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berbasis pada kearifan lokal budaya Kerinci, yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa kelas VII pada topik tersebut. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri dari 18 siswa kelas VII di MTsS Modern Arafah, dengan 3 siswa terlibat dalam uji coba kelompok kecil dan 15 siswa dalam uji lapangan utama. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, kuesioner praktikalitas, dan tes pemahaman konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki validitas tinggi dengan skor rata-rata 3,65 (91,25%), praktikalitas tinggi dengan skor rata-rata 3,66 (91,5%), dan efektivitas sedang dengan skor N-Gain 0,40. Selain itu, 60% siswa menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual dalam kategori sedang hingga tinggi. Pengintegrasian unsur budaya lokal seperti Bilik Padi dan Masjid Kuno berhasil meningkatkan motivasi belajar, interaksi di kelas, dan membantu siswa memahami konsep matematika melalui konteks budaya yang familiar. Oleh karena itu, LKPD berbasis budaya Kerinci ini dianggap sesuai untuk digunakan sebagai bahan ajar kontekstual yang mendukung implementasi Kurikulu

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇