Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Pengajuan Masalah Comprehending dengan Model Christou

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses berpikir kreatif siswa dalam pengajukan masalah comprehending dengan model Christou. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian yaitu siswa kelas V A SDN Sidokepung II sebanyak 25 siswa. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data meliputi tes pengajuan masalah comprehending model Christou dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator proses berpikir kreatif dalam pengajuan masalah terdiri dari tahapan persiapan, iluminasi, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses berpikir kreatif siswa bervariasi pada setiap tahapannya bergantung pada comprehending siswa dalam mengajukan masalah. Penelitian ini menyarankan bagi guru sekolah dasar untuk menstimulasi kemampuan pengajuan masalah comprehending agar dapat membangun berpikir kreatif siswa

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Peserta Didik

    Get PDF
    Implementasi pendekatan saintifik belum optimal sehingga kemampuan penalaran matematis siswa belum berkembang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya bahan ajar yang mendukung implementasi pendekatan ilmiah, seperti lembar kerja siswa dan rencana pelajaran. Oleh karena itu diperlukan pengembangan lembar kerja siswa yang menarik untuk mendukung implementasi pendekatan kontekstual, dan mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat lembar kerja siswa berdasarkan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kemampuan penalaran yang valid, praktis dan efektif. Pengembangan lembar kerja siswa menggunakan model yang terdiri dari tahap penyisihan, tahap prototyping, dan tahap penilaian. Lembar kerja mahasiswa yang dirancang dievaluasi menggunakan desain evaluasi formatif yang terdiri dari self evaluation, expert review, one to one evaluation, small group dan field test. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa lembar kerja dan rencana pelajaran siswa valid, praktis dan efektif

    Gesture Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kubus Secara Berkelompok

    Get PDF
    Gesture adalah gerak anggota badan seperti kepala dan 5 jari yang menyertai tutur. Gesture merupakan salah satu unsur dari komunikasi non-verbal. Gesture yang dimunculkan siswa dapat membantu representasi siswa dalam kemampuan kreativitasnya untuk memecahkan masalah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan fakta-fakta yang ada di lapangan dan dikumpulkan menggunakan sarana pengamatan, wawancara, dokumen buku dan video. Penelitian ini menekankan pada gesture siswa dalam memecahkan masalah matematika khususnya bangun ruang kubus. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif-eksploratif. Berdasarkan rekomendasi guru pengajar dan video pengamatan, diambil 4 orang siswa untuk diamati dan diperoleh hasil 144 gesture yang dilakukan selama proses diskusi dari 2 kelompok. Gesture yang muncul terdiri dari pointing gesture, representasional gesture, writing gesture dan gesture kepala. Kesimpulannya adalah gesture yang muncul selama proses diskusi dilakukan dengan 3 cara yaitu pada kertas, di atas meja maupun di udara. Fungsi gesture yang muncul berguna sebagai alat komunikasi yang meliputi: mengarahkan perhatian, menunjuk suatu obyek, memusatkan dan mempertahankan perhatian pada suatu obyek yang sedang dibicarakan, dll

    Analisis Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Teori Bilangan Ditinjau dari Gaya Belajar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar mahasiswa berdasarkan gaya belajar pada mata kuliah teori bilangan. Sampel penelitian adalah mahasiswa mahasiswa program studi pendidikan matematika, FKIP, Universitas Nias semester II tahun akademik 2022/2023. Jenis teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari pemberian tes hasil belajar mahasiswa berbentuk pertanyaan multiple choice berjumlah 20 pertanyaan. Anget yang dipakai adalah angket tertutup yang disusun berdasarkan O’Brien. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai mahasiswa dipengaruhi oleh gaya belajar dengan hasil analisis regresi diperoleh sebesar 46,1%. Sedangkan berdasarkan analisis korelasinya maka diperoleh bahwa hubungan antara hasil belajar dengan gaya belajar sangat kuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gaya belajar mempengaruhi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah teori bilangan

    Proses Pemodelan Matematis Siswa dalam Memecahkan Masalah Program Linear

    Get PDF
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah menengah di berbagai negara termasuk Indonesia, menghadapi kesulitan utama dalam memecahkan masalah soal cerita, terutama dalam topik aljabar ketika proses matematisasi. Proses ini salah satunya melibatkan pemodelan matematis. Berdasarkan permasalahan pemodelan matematis tersebut, perlu dikaji untuk mengetahui bagaimana proses membangun model matematika dengan langkah-langkah yang tepat agar dapat mencapai hasil yang optimal saat memecahkan masalah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana proses siswa memodelkan matematika dalam memecahkan masalah program linear. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah 3 siswa SMA dengan hasil jawaban berbeda ketika melakukan pemodelan matematis dalam memecahkan masalah program linear. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar tes masalah program linear dan pedoman wawancara. Langkah pemodelan memecahkan masalah program linear pada penelitian ini yaitu mengidentifikasi variabel keputusan, mengonstruksi fungsi kendala dan fungsi tujuan, memverifikasi fungsi kendala dan fungsi tujuan yang telah dibuat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan melakukan seluruhnya atau belum seluruhnya langkah yang digunakan. Langkah mengidentifikasi variabel keputusan dilakukan oleh ketiga subjek, langkah mengonstruksi fungsi kendala dan fungsi tujuan dilakukan oleh dua subjek sedangkan langkah memverifikasi fungsi kendala dan fungsi tujuan hanya dilakukan oleh satu subjek

    Pengaruh Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematis Siswa SMA

    Get PDF
    Strategi pembelajaran Berdiferensiasi merupakan rancangan oleh guru berdasarkan minat dan bakat siswa, mencakup pembuatan materi, proses pembelajaran, dan memungkinkan siswa menghasilkan produk selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jenis penelitian yaitu True Experiment dengan Post-Test. Populasi penelitian terdiri dari 426 siswa di kelas X di SMA Negeri 21 Palembang, kelas X.H berfungsi sebagai kelas eksperimen dan kelas X.G berfungsi sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes. Hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji Manova dan uji korelasi dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pembelajaran memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis siswa SMA dan bahwa ada hubungan antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematis siswa

    Strategi Metakognitif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Sistem persamaan Linear Dua Variabel Ditinjau Berdasarkan Kecemasan Matematika

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi metakognitif siswa dalam menyelesaikan masalah ditinjau dari kecemasan matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan angket kecemasan matematika, tes dan wawancara. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX SMPN 3 Sampang. Data yang didapatkan kemudian direduksi dan dianalisis secara kualitatif dengan memperhatikan indikator-indikator strategi metakognitif siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan kecemasan matematika rendah mampu melakukan tahapn strategi metakognitif dengan sangat baik. Sedangkan untuk siswa dengan tingkat kecemasan tinggi, mereka tidak dapat melakukan strategi metakognitifnya dengan baik. Bagi peneliti selanjutnya, agar meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya strategi metakognitif siswa pada jenjang SMA/sederajat

    Pengembangan Bahan Ajar Digital untuk Pembelajaran Hybrid pada Mata Kuliah Teori Grup

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis digital pada mata kuliah Teori Grup. Hal ini dilakukan karena selama pandemic COVID-19 pembelajaran dilaksanakan secara tatap maya. Setelah pandemi berakhir, model pembelajaran yang memungkinkan dilaksanakan adalah secara Hybrid. Di samping itu saat ini sedang berjalan pertukaran mahasiswa antar program studi antar universitas (kegiatan MBKM) yang merupakan salah satu Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk memfasilitasi kegiatan tersebut diperlukan bahan ajar berbasis digital/Modul digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and development (R&D) di mana menciptakan bahan/materi ajar dan diuji keefektifan dari sebuah skema rancangan bahan ajar. Dari penelitian telah dihasilkan bahan ajar (modul) untuk 14 pertemuan, PPT untuk 14 pertemuan, 14 video pembelajaran untuk 14 pertemuan, infografis sebanyak tujuh buah, media audio sebanyak enam buah, contoh soal UTS, contoh soal UAS, dan hak cipta bahan ajar infografis

    Pengembangan Instrumen Soal Literasi Numerasi pada Materi Bilangan untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kelas VIII MTs

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecocokan instrumen soal tentang Bilangan untuk meningkatkan literasi numerasi, mengevaluasi hasil siswa terhadap instrumen soal tersebut, dan mengevaluasi hasil pengembangan instrumen soal tentang Bilangan untuk meningkatkan literasi numerasi siswa di SMP. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D), yang meliputi langkah-langkah seperti potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, perbaikan produk, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di MTsN 1 Pandeglang. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa pretes dan postes, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen soal tersebut layak untuk diujicobakan setelah dilakukan revisi berdasarkan saran ahli materi. Ahli materi memberikan tingkat kecocokan rata-rata sebesar 96% dengan kualifikasi "Sangat Layak" untuk pengujian pada siswa SMP. Respon siswa terhadap media yang digunakan juga menunjukkan hasil yang positif, dengan kelompok kecil memberikan tingkat kecocokan rata-rata sebesar 92% dengan kualifikasi "Sangat Baik", dan kelompok besar sebesar 95% dengan kualifikasi "Sangat Layak". Hasil uji coba pada kelompok besar menunjukkan peningkatan, dengan nilai rata-rata pretes sebesar 69 dan postest sebesar 89. Pada uji coba kelompok besar, persentase ketuntasan pada pretes adalah 50% dengan kualifikasi "Tidak Tuntas", sedangkan pada posttest mencapai 100% dengan kualifikasi "Tuntas", menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan ini, instrumen soal tersebut dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa kelas VII di SMP

    Story Board untuk Menampilkan Aplikasi GeoGebra dengan Menggunakan Metode Design Thinking

    Get PDF
    Pembelajaran yang berpusat pada siswa akan menjadikan mereka berkembang dan mempunyai kemampuan berkomunikasi lebih baik. Apalagi diserta bekerja secara kolaboratif. Hal ini akan menimbulkan kreatif dan inovatif dalam dirinya yang sesuai dengan tantangan Abad kedua puluh satu. Sebuah pola pikir yang dapat memunculkan potensi kreatif dalam diri setiap orang adalah Design Thinking.  Pada penelitian ini  menggunakan perspektif teoritis dari design thinking dengan lima tahapan aktivitas pemecahan masalah  yaitu emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Strategi extremes dan lences digunakan pada pengambilan sampel penelitian dengan berdasarkan pada kriteria sampel ekstrim kanan dan sampel ekstrim kiri. Sampel pada penelitian yang terdiri dari 4 orang siswa SMAN Model Terpadu Madani. Peneliti melakukan observasi dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi masalah-masalah SMAN Model Terpadu Madani.  Hasilnya peneliti membuat story board untuk menampilkan aplikasi GeoGebra pada pembelajaran matematika yang dapat mengubah paradigma pembelajaran tradisional menjadi lebih interaktif dan menarik bagi siswa, serta meningkatkan pemahaman konsep matematika mereka

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in lastΒ 30Β days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! πŸ‘‡