Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
1406 research outputs found
Sort by
Kajian Learning Obstacle pada Topik Bilangan Berpangkat Ditinjau dari Literasi PISA 2021
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis learning obstacle pada topik bilangan bulat yang ditinjau dari literasi matematis PISA 2021. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan kerangka penelitian desain didaktis (didactical design research), yang terfokus pada learning obstacle. Instrumen untuk mengkaji learning obstacle didesain berdasarkan literasi matematis PISA 2021. Partisipan penelitian ini adalah enam siswa kelas IX di salah satu SMP di kota Bandung. Data dikumpulkan melalui tes tulis dan wawancara. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis learning obstacle yaitu pemahaman konsep perkalian pada perpangkatan, pemahaman operasi penjumlahan bilangan berpangkat, pemahaman dalam menjabarkan , pemahaman dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perpangkatan, serta koneksi konsep bilangan berpangkat dan bentuk decimal
Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Budaya Mandailing (PMR-B2M) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk membangun model pembelajaran matematika realistik berbasis budaya Mandailing yang sah, praktis, dan efisien untuk meningkatkan kemampuan dan kemampuan komunikasi matematis siswa. (1) Membuat model pembelajaran matematika berbasis Mandailing yang valid, praktis, dan efisien untuk meningkatkan kemampuan siswa. Studi ini mengkaji perkembangan. ADDIE digunakan sebagai framework dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) model pembelajaran matematika realistik berbasis budaya Mandailing memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif; dan 2) model pembelajaran matematika realistik berhasil. 2) Meningkatkan komunikasi matematika melalui model pembelajaran realistik Indeks Berbasis Budaya Mandailing menunjukkan peningkatan normalisasi, dan diketahui pada uji coba I kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kriteria “rendah” dengan skor 0,24 (g 0,3) dan pada uji coba II dengan kriteria “sedang” dengan skor 0,34 (g 0,3) meningkat (0,3 N-Gain)
Profil Literasi Matematis Peserta Didik Berdasarkan Level Kemampuan Pemecahan Masalah Soal PISA
Pada saat ini, kemajuan dunia di bidang pendidikan sangat berkembang pesat, termasuk matematika. Hal tersebut menuntut seluruh peserta didik bukan hanya sekedar mahir berhitung, melainkan mampu mengaplikasikan segala konsep yang ada di matematika dalam kehidupan. Literasi matematika merupakan kemampun yang harus dimiliki peserta didik dalam menggunakan matematika untuk memecahkan masalah dalam berbagai konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika berdasarkan level kemampuan pemecahan masalah peserta didik kelas 7 SMP. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan bentuk penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan di SMP Putri Al Irsyad Al Islamiyyah Malang. Subjek penelitian yang digunakan yakni peserta didik kelas VII dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level tinggi dapat menuntaskan seluruh indikator kemampuan literasi matematika, peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level sedang belum menyelesaikan indikator kemampuan literasi matematika dengan sempurna, dan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah level rendah tidak dapat memenuhi indikator kemampuan literasi matematika. Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis, guru harus mampu merancang situasi pembelajaran yang efektif di dalam kelas sehingga dapat menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan literasi matematisnya, yakni dengan memberikan soal-soal latihan yang setingkat dengan soal PISA
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Matematika Berbantuan Aplikasi Canva pada Materi Grafik Fungsi Eksponen dan Logaritma
E-modul merupakan bahan ajar yang dirancang dengan langkah-langkah pembelajaran yang dibuat semenarik mungkin dan terhubung dengan internet yang mengarahkan siswa untuk mengkonstruk pengetahuannya sendiri sehingga mahasiswa dapat belajar secara mandiri sesuai dengan kecepatannya masing-masing. Kegiatan pengembangan dilakukan untuk menghasilkan e-modul pembelajaran pada materi grafik fungsi eksponen dan logaritma. Modul yang dikembangkan menggunakan tampilan yang disusun berbantuan aplikasi canva. Modul yang dikembangkan telah diuji coba sebagai pijakan untuk melakukan revisi modul. uji coba dilakukan dengan dua tahap. Uji coba tahap pertama melibatkan 2 validator yang berprofesi sebagai dosen. Uji coba tahap kedua melibatkan 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Model Pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implimentation, Evaluation. Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul layak digunakan sebagai salah satu bahan ajar untuk membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran. Kelebihan modul yang dikembangkan yaitu (1) Modul disusun untuk membantu mahasiswa menemukan sendiri materi grafik fungsi eksponen dan logaritma, (2) Modul menggunakan masalah yang sedang ramai dibicarakan dalam kehidupan mahasiswa sehingga menarik minat mahasiswa dalam mempelajari materi, (3) E-modul dilengkapi dengan link-link yang dapat memperdalam dan menegaskan kebenaran jawaban mahasiswa, (4) E-modul dilengkapi dengan gambar yang menarik dan tampilan yang menarik
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Geometri Bebasis Higher Order Skill (HOTS) Berdasarkan Teori Newman Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa
Setiap siswa memiliki perbedaan cara belajarnya, siswa dengan gaya belajar sesuai akan dapat menunjang proses belajar serta prestasi siswa yang lebih baik. Penelitian ini dilakukan karena sebagian besar siswa kurang memahami soal tipe High Order Thinking Skills (HOTS) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta analisis data kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan berdasarkan teori Newman dan faktor yang menyebabkan kesalahan pada saat siswa dalam menyelesaikan soal tipe High Order Thinking Skills (HOTS) sesuai dengan gaya belajar subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII-A SMPN 2 Gemuh, Kendal. Penelitian ini menggunakan 3 instrumen yaitu angket gaya belajar, soal tes, dan wawancara. Berdasarkan penelitian, didapatkan hasil bahwa terdapat kesalahan pada tahap transformasi (transformation), kesalahan memahami soal (comprehension), kesalahan penulisan jawaban (encoding) dan kesalahan proses (process skill). Bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dengan gaya belajar visual yaitu kesalahan transformasi (transformation) dan penulisan jawaban (encoding). Siswa yang memiliki gaya belajar auditorial memiliki kecenderungan melakukan kesalahan memahami soal (comprehension), transformasi (transformation) dan keterampilan proses (process skill). Sedangkan siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik memiliki kecenderungan melakukan kesalahan memahami soal (comprehension), transformasi (transformation) dan penulisan jawaban (encoding). Faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan yaitu siswa tergesa-gesa dalam mengerjakan soal, tidak teliti, kurang memahami soal, tidak menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban, serta siswa tidak terbiasa menuliskan rumus dan menjabarkan soal
Analisis Buku Teks Matematika SMP Berdasarkan Tingkat Kognitif pada Taksonomi Bloom Revisi dan Numerasi pada AKM
Kemampuan kognitif merupakan salah satu hal yang substansial dalam pembelajaran matematika sehingga buku teks yang berperan sebagai sumber utama pembelajaran sudah selayaknya mendorong pengembangan kemampuan kognitif siswa serta tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis tingkat kognitif buku teks pelajaran matematika SMP kelas VII semester I berdasarkan Taksonomi Bloom revisi serta numerasi. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan pencatatan dan pengkodean pada isi buku yang berfokus pada contoh soal, soal Ayo Kita Berlatih dan soal Uji Kompetensi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat total 537 butir soal yang dianalisis. Soal tersebut terdiri dari 88 butir contoh soal dan 447 butir soal Ayo Kita Berlatih dan Uji Kompetensi. Hasil analisis menunjukkan persentase antar level kognitif yaitu C1 (0%), C2 (75,2%), C3 (20,3%), C4 (3,9%), C5 (0,2%), dan C6 (0,4%). Soal-soal yang terdapat dalam buku teks belum memuat proporsi yang baik antar masing-masing level kognitif, serta masih sedikit dalam melibatkan soal numerasi baik yang melibatkan konteks personal, social maupun sain
Etnomatematika dalam Proses Pembuatan Tahu Sebagai Sumber Pembelajaran Matematika
Penelitian ini mengkaji konsep matematika yang terlibat dalam pembuatan tahu. Tahu adalah kelezatan representatif yang menggabungkan cerita rakyat Indonesia ke dalam proses pembuatannya. Etnomatematika yang dipelajari adalah konsep-konsep matematika yang berhubungan dengan matematika yang dipelajari di sekolah. Oleh karena itu, matematika yang ditemukan dalam proses pembuatan tahu dapat dijadikan sebagai pendekatan dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengemukakan konsep-konsep matematika sebagai suatu kegiatan dalam proses pembuatan tahu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Kemudian data dipeoleh melalui proses wawancara, observasi dan dokumentasi. Triangulasi teknik digunakan untuk menguji keabsahan data. Teknik analisis data mengacu pada model Milles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya konsep matematika yang ditemukan dalam proses pembuatan tahu yang terdiri dari tujuh tahapan dalam proses pembuatannya, diantaranya konsep aritmatika, konsep bentuk geometris (persegi dan persegi panjang), konsep bentuk geometris tanpa penutup (tabung, setengah lingkaran, balok, balok tanpa penutup), konsep perbandingan waktu, konsep harga dan kuantitas air, konsep bilangan, konsep jual beli, konsep pola bilangan. Konsep matematika yang ditemukan dalam penelitian ini adalah konsep matematika yang dipelajari di sekolah dan sekolah diharapkan dapat melakukan kunjungan ke salah satu pabrik tahu untuk menambah wawasan dan pengetahuan peserta didik bahwa dalam membuat tahu juga diperlukan konsep matematika yang dipelajari di sekolah. Konsep matematika yang ditemukan juga merupakan suatu bentuk pengaplikasian matematika di sekolah kedalam aktivitas kehidupan sehari-hari
Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Resiliensi Matematis
Kemampuan koneksi matematis adalah salah satu kemampuan yang perlu dimiliki dan dikembangkan pada jenjang sekolah menengah karena bisa membuat siswa menghubungkan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa SMP ditinjau dari resiliensi matematis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Dari 10 kelas akan diambil 1 kelas dan akan diambil lagi 6 siswa untuk memperoleh informasi lebih mendalam Tahapan penelitian adalah (1) memberikan angket untuk pengkategorian resiliensi matematis (2) memberikan soal tes matematika bangun ruang sisi datar (3) menggambarkan kemampuan koneksi siswa berdasarkan hasil lembar jawaban dan wawancara subjek, (4) Triangulasi dengan wawancara mendalam (Indept Interviews) dalam format terstruktur dan terbuka, dan (5) menyimpulkan kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar berdasarkan mata pelajaran dan lembar jawaban wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan Kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki resiliensi matematis tinggi jauh lebih baik dengan kemampuan koneksi matematis siswa yang memiliki resiliensi sedang dan rendah.
Kata kunci: Kemampuan Koneksi Matematis, Resiliensi Matemati
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Permainan Tradisional pada Siswa Kelas II SD
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis permainan tradisional pada siswa kelas II SD. LKPD yang dihasilkan bertujuan untuk mengetahui kelayakannya melalui uji validasi, keefektifan dan kepraktisan serta sebagai bahan ajar untuk membantu memahami materi bangun datar dan mengenalkan permainan tradisional engklek pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD). Model penelitian yang digunakan yaitu 4-D yang telah dimodifikasi menjadi 3-D, yang terdiri dari 3 tahapan yaitu: Define (pendefinisian), design (perancangan), dan development (pengembangan). Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas II SD Negeri 106154 Desa Kota Rantang Kec. Hamparan Perak. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi oleh 2 validator yang terdiri ahli materi dan ahli media, wawancara dengan guru mata pelajaran, angket respon guru dan siswa serta tes. Berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh skor 3,9. Hasil validasi ahli media memperoleh skor 3,7. Kesimpulan hasil analisis penilaian oleh kedua ahli menunjukkan bahwa media LKPD berbasis permainan tradisional memenuhi kriteria sangat valid dengan memperoleh skor 3,8. Sedangkan pada ujicoba tes siswa diperoleh skor rata-rata pretest 48,1 dan posttest 85, sehingga didapat hasil N-Gain (g) sebesar 0,71 dan jika dalam N-Gain (g) persen memperolah persentase sebesar 71% dengan klasifikasi tinggi dan hasil respon guru dan siswa sebesar 91,25% dengan kategori sangat praktis, artinya bahwa LKPD berbasis permainan tradisional engklek memiliki tingkat keefektifan cukup efektif, valid dan praktis digunakan pada pembelajaran materi bangun datar
Kontribusi Kemampuan Berpikir Kritis, Komunikasi Matematika, Narasi Matematika dan Spasial Terhadap Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kontribusi kemampuan berpikir kritis, komunikasi matematika, narasi matematika, dan kemampuan spasial terhadap IP Kumulatif; dan (2) Besarnya kontribusi variabel bebas tersebut terhadap IP Kumulatif. Penelitian ini termasuk penelitian ex-post facto dengan menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa dikmat UNIMED tahun ajaran 2022/2023. Adapun jumlah sampel penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu sebanyak 34 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berbentuk tes uraian dan tes objektif. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kontribusi kemampuan berpikir kritis terhadap IP Kumulatif secara parsial (2) terdapat kontribusi kemampuan komunikasi matematika terhadap IP Kumulatif secara parsial; (3) terdapat kontribusi kemampuan narasi matematika terhadap IP Kumulatif secara parsial ditunjukkan oleh nilai thitung 2,507 > ttabel 2,03 dan nilai signifikansi 0,04 < 0,05; (4) terdapat kontribusi kemampuan spasial terhadap IP Kumulatif secara parsial; dan (5) secara simultan, seluruh variabel bebas berkontribusi terhadap IP Kumulatif. Besaran kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian ini adalah 40,8%. Besaran kontribusi kemampuan berpikir tingkat tinggi, kemampuan komunikasi matematika, kemampuan narasi matematika dan kemampuan spasial terhadap Indeks Prestasi Kumulatif berada pada kategori sedang. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan untuk membekali diri dengan kemampuan-kemampuan lain yang dapat memberikan sumbangsih terhadap pencapaian prestasi akademik di perkuliahan