Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Eksplorasi Etnomatematika pada Makam Papan Tinggi

    Get PDF
    Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang dapat mengangkat kemajuan pendidikan di sekolah, pengembangan pendidikan dalam ilmu Matematika berbasis etnomatematika bisa dimulai dengan mengidentifikasi objek-objek etnomatematika. Dalam Penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi pada penyelesaiannya. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan diperoleh hasil bahwa makam ini ditemukan pada abad ke-7 Masehi yang mana sebagai bukti penyebaran agama islam pertama kali ke Indonesia. Keberadaan Makam Papan Tinggi ini sudah lama ada, sejak 1990 sebelum masyarakat Desa Pananggahan menjadikan Makam Papan Tinggi sebagai tempat wisata dengan tujuan berziarah, di lingkungan makam ini terdapat unsur etnomatematika di dalamnya seperti anak tangga yang berbentuk balok dengan jumlah kurang dari 1000 anak tangga, makam yang berbentuk persegi panjang dengan panjang lebih dari 7 m, lokasi makam yang berada di bukit sejauh lebih kurang 3000 m dari permukaan air laut dan batu nisan yang memiliki bentuk seperti bangun datar dengan tinggi lebih dari 2 m. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh mengenai hubungan matematika dengan peninggalan sejarah (etnomatematika) pada Makam Papan Tinggi yang terletak di Barus, Tapanuli Tengah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa melalui etnomatematika pada Makam Papan Tinggi ini dapat ditemukan konsep matematika khususnya konsep bangun datar dan bangun ruang.&nbsp

    Analisis Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis HOTS Ditinjau dari Gaya Kognitif

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian yaitu menganalisis kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS ditinjau dari gaya kognitif Field Independent serta Field Dependent. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data dengan mereduksi data, penyajikan data, dan pengambilan kesimpulan. Instrumen yang dipergunakan uji GEFT dan soal uji pemahaman ketrampilan representasi matematis berbasis HOTS. Siswa kelas VIII C dan D SMP sebagai subjek penelitian ini yang berjumlah 55 siswa. Hasil penelitian yang didapat yaitu: 1) Siswa yang termasuk dalam gaya kognitif field independent sudah bisa menyelesaikan soal dengan baik. Sehingga siswa mempunyai pemahaman konsep serta dapat merepresentasikan penyelesaian permasalahan secara benar. Sehingga siswa sudah bisa membentuk model matematis atau persamaan dari permasalah yang ada atau bisa didapatkan kesimpulan yaitu siswa yang termasuk kedalam gaya kognitif field independent mampu melibatkan representasi verbal, representasi simbolik serta representasi gambar dalam menyelesaikan permasalahan, 2) Siswa yang termasuk dalam gaya kognitif field dependent belum bisa dalam menyelesaikan soal yang sudah disajikan. Dalam merepresentasikan gambar, siswa belum mampu menyelesaikan masalah dengan melibatkan representasi gambar, hal tersebut bisa diamati dari hasil pengerjaan siswa. Materi SPLDV belum dikuasai dan dipahami siswa, dimana ini bisa ditunjukkan dengan kurangnya kemampuan siswa membuat persamaan atau model matematis, belum bisa menjawab pertanyaan dengan memakai teks tertulis atau kata-kata pada permasalahan. Maka dari hal tersebut, bisa didapatkan kesimpulan bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent belum bisa melibatkan representasi verbal, representasi simbolik serta representasi gambar dalam menyelesaikan permasalahan

    Pembelajaran Matematika: Potret Kompetensi Pemodelan Matematika Siswa Kelas IX pada Materi Luas Permukaan dan Volume Tabung

    Get PDF
    Kompetensi pemodelan matematika membantu siswa dalam menghadapi tantangan di kehidupan sehari-hari dan mempelajari konsep matematika. Namun, rata-rata persepsi siswa mengenai matematika sangat dangkal. Siswa beranggapan bahwa matematika hanyalah sekumpulan rumus yang tidak memiliki hubungan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi pemodelan matematika siswa kelas IX menggunakan LKS praktikum berbasis pemodelan matematika pada materi luas permukaan dan volume tabung. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yang terdiri dari 19 siswa kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan diantaranya soal tes kompetensi pemodelan matematika dalam bentuk uraian dan wawancara semi-struktur. Berdasarkan temuan penelitian diperoleh potret kompetensi pemodelan matematika siswa kelas IX menggunakan LKS praktikum berbasis pemodelan matematika pada pada materi luas permukaan dan volume tabung terkategori baik dengan rata-rata 65,48. Proses pembelajaran menggunakan LKS praktikum berbasis pemodelan matematika membantu siswa untuk melakukan tahapan pemodelan matematika secara tepat serta melakukan pengaplikasiannya ke dalam situasi dunia nyata

    Kemampuan Disposisi Matematis Siswa Menggunakan Model Problem Based Learning Berbantuan GeoGebra

    Get PDF
    Kemampuan disposisi matematis perlu dimiliki oleh siswa karena melalui kemampuan ini sikap siswa dalam mengatasi tugas yang terdapat pada matematika dapat terwujud. Penelitian ini memanfaatkan sotware geogebra untuk mengetahui kemampuan disposisi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan disposisi matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan sotware geogebra lebih baik daripada model pembelajaran langsung berbantuan sotware geogebra. Quasi eksperimen dipergunakan pada penelitian ini sebagai metode penelitainnya. Populasi penelitian ini ialah siswa kelas VII Bungan Bangsa 6 Medan. Sampel yang digunakan masing-masing sejumlah 32 siswa kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan VII-2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan uji t yang digunakan dalam penelitian memperoleh nilai tHitung dengan nilai 6,49. kemudian nilai tTabel untuk nilai 1,70 pada taraf signifikansi 5% Selanjutnya, terlihat bahwa nilai tHitung > tTabel atau Ho ditolak. Berlandaskan analisis uji hipotesis dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan disposisi matematis siswa akan matematika menyertakan pembelajaran berbasis masalah lebih kompeten dibandingkan dengan disposisi matematis siswa menyertakan pembelajaran langsung berbantuan sotware geogebra. Diharapkan pada penelitian berikutnya dapat dikembangkan aplikasi komputasi lain yang mendukung pembelajaran matematika untuk mengoptimalkan kemampuan disposisi matematis siswa

    Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Discovery Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Matematis Pada Materi Segi Empat dan Segitiga

    Get PDF
    Perkembangan kehidupan yang terus terjadi mengakibatkan bertambahnya tuntutan dalam bidang pendidikan, sehingga diperlukan penguasaan dan pemahaman matematika yang kuat sejak dini. Salah satu tuntutan yang harus dipenuhi adalah pendidik mampu menciptakan sarana belajar yang mampu memunculkan potensi dan kemampuan yang dimiliki peserta didik, serta meningkatkan kemampuan yang telah dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri atas silabus, RPP dan LKPD dengan penerapan model discovery learning untuk memfasilitasi kemampuan pemahaman matematis pada materi segi empat dan segitiga kelas VII SMP/Mts untuk lima pertemuan yang memenuhi kriteria valid dan praktis. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pengembangan yang menggunakan model 4D yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Kegiatan pada pada tahap define yaitu: (1) analisis masalah awal; (2) analisis peserta didik; (3) perumusan konsep; (4) analisis tugas; (5) perumusan tujuan capaian. Tahap design menghasilkan rancangan awal perangkat pembelajaran yang akan dikembangkan. Tahap develop menghasilkan perangkat pembelajaran berdasarkan rancangan yang telah dibuat. Perangkat pembelajaran yang telah disusun kemudian divalidasi oleh tiga orang validator ahli, pada tahap validasi menunjukkan bahwa silabus. Persentase rata-rata hasil validasi 94.6%, RPP yaitu 94%, LKPD yaitu 94,7%. Dapat ditarik kesimpulan bahwa RPP dan LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid. Hasil analisis terhadap angket respon peserta didik menunjukkan LKPD memenuhi kriteria praktis dengan masing-masing presentase LKPD-1 yaitu 80,8%, LKPD-2 yaitu 80,4%, LKPD-3 yaitu 79%, LKPD-4 yaitu 80%, dan LKPD 5 yaitu 80,6%, yang menunjukkan secara keseluruhan LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria praktis.&nbsp

    Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA Berdasarkan Kemampuan Akademik

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMAN 1 Enok pada materi barisan & deret aritmatika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes tertulis berupa soal tentang materi barisan & deret aritmatika, dokumentasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data secara deskriptif kualitataif, yaitu: (1) Redukasi data; (2) Penyajian data; (3) Penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini indikator yang ditelitia terdiri atas 4 yaitu: (1) fluency; (2) flexibility; (3) elaboration; dan (4) originality. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif untuk masing-masing indikator, menunjukkan bahwa rata-rata terendah pada indikator elaboration sebesar 13%, dan rata-rata tertinggi yaitu pada indikator flexibility sebesar 44%. Kemudian untuk indokator indikator kelancaran fluency dan keaslian originality diperoleh rata-rata yang kurang lebih sama, yaitu secara berurutan sebesar 30% dan 29%. Persentase rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Enok secara keseluruhan yaitu sebesar 29%, yang menunjukan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah

    Systematic Literature Review: Model Pembelajaran (Search, Solve, Create, and Share) SSCS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis

    Get PDF
    Abstrak Pembelajaran abad ke-21 saat ini, mendorong siswa untuk mengembangkan kompetensi 4C meliputi: kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, komunikasi, serta kolaborasi. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi yang perlu ditekankan pada siswa. Faktanya, hasil TIMSS pada jenjang SMP tahun 2011 membuktikan bahwa hasil kemampuan berpikir kritis siswa belum optimal. Oleh sebab itu, diperlukan peran pendidik agar dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) digunakan sebagai alternatif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa literature terkait model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) dalam mengembangan kemampuan berpikir kritis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SLR (Systematic Literature Review). Pencarian jurnal dilakukan dengan menggunakan kata kunci berpikir kritis dan model SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) yang terbit pada tahun 2018-2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa; 2) indikator kemampuan berpikir kritis menurut Perkins dan Murphy direkomendasikan penulis pada model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share); dan 3) penelitian terkait model pembelajaran SSCS (Search, Solve, Create, dan Share) terhadap kemampuan berpikir kritis didominasi dilaksanakan dengan metode penelitian kuantitatif dan cenderung dilakukan pada jenjang SMP

    Pengembangan Video Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika

    Get PDF
    Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan produk berupa video pembelajaran dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemahaman matematis pada materi barisan dan deret aritmatika kelas XI yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) yakni pengembangan yang menggunakan model pengembangan borg dan gall yang meliputi tujuh langkah yaitu: (1) pengumpulan informasi awal; (2) perencanaan; (3) pengembangan produk awal; (4) uji coba awal; (5) revisi produk; (6) uji coba lapangan; (7) revisi produk. Kevalidan yang diperoleh dari dari penilaian para ahli, yaitu ahli materi dan media yang terdiri dari dua orang dosen IKIP PGRI Pontianak dan satu orang guru matematika SMAN 11 Pontianak. Hasil persentase rata-rata penelitian ini yaitu 92,27% sehingga video pembelajaran ini dikatakan sangat valid. Untuk kepraktisan dapat dilihat dari nilai angket yang diisi oleh guru dan siswa yang di akumulasikan sehingga diperoleh persentase sebesar 91,33% dengan kategori sangat praktis. Terakhir yaitu keefektifan yang dilihat dari nilai pengerjaan posttest sebesar 80%, sehingga dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran dengan model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemahaman matematis pada materi barisan dan deret aritmatika valid, praktis, dan efektif

    The Effect of Problem-Based Learning (PBL) Using Video-Based Learning (VBL) on Mathematics Students’ Problem-Solving Ability in SMK Negeri 14 Medan

    Get PDF
    The low mathematical problem-solvingability of class X students of SMK Negeri 14 Medan and the lack of application of learning models according to the latest trends are the background of this research. This study aims to determine the effect and effect size of Problem-Based Learning (PBL) using Video-Based Learning (VBL) on the mathematical problem-solvingability of students at SMK Negeri 14 Medan in a two-variable linear equation system. This research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design, where class X TEI is the experimental class, and class X TITL 1 as the control class. Data collection techniques in the form of pretest and posttest results were given to the two research classes. Furthermore, the t-test was carried out to test the hypothesis after first passing the prerequisite tests, namely the normality test and homogeneity test. The results obtained indicate that learning with the PBL model using VBL has an effect on students' mathematical problem-solvingability. Students who are taught with the PBL model using VBL have higher problem-solvingability than those taught with the direct learning model. The effect size of the treatment indicate that there is a high and consistent influence of the application of the PBL model using VBL on the mathematical problem-solvingability of students at SMK Negeri 14 Meda

    Development of Mathematical Literacy Problems using East Kalimantan Context

    Get PDF
    A deep understanding of advanced mathematics is essential. This is without doubt. However, mathematics that is applicable on daily life is deemed more important. At least for the ones that does not belong to pure mathemacs field. One des not need to be a mathematics professor to be able to predict commute time to their work or to decide which clothes to buy with given amount of discount. This is also known as mathematical literacy. One of the key features of mathematical literacy is the integration of context. Developing or designing mathematical literacy task with local context is one of efforts to promote students’ mathematical literacy. This is because students are already familiar with the context hence they cam understand the problem statement better. The current study is design research aiming to develop mathematical literacy problems with East Kalimantan context. There are two phases in this research. The first phase is the preliminary phase. Here, PISA 2012 mathematics problems are reviewed and then researchers developed prototype problems with equal level but based on East Kalimantan context. There were nine mathematical literacy problems were developed in this phase. The second phase is the formative evaluation which consists of self evaluation, expert review and field test. From the process, nine valid items of problems with local context for measuring students’ mathematical literacy are obtained

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇