Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
    1406 research outputs found

    Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Model Problem Based Learning dengan Asesmen Dinamis Berpendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Ditinjau dari Kemandirian Belajar

    Get PDF
    Berpikir kritis adalah salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting bagi siswa. Namun pada kenyataannya, tingkat berpikir kritis siswa kurang optimal dan memerlukan pembelajaran yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kualitas pembelajaran model pembelajaran berbasis masalah dengan penilaian dinamis menggunakan pendekatan pembelajaran diferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Menyelidiki dampak kemandirian belajar siswa terhadap keterampilan berpikir kritis. Mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis yang berkaitan dengan pembelajaran mandiri siswa. Penelitian ini mengadopsi metode campuran tipe sequential explanatory. Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada penelitian ini adalah aspek proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran model problem based learning dengan penilaian dinamis berpendekatan pembelajaran berdiferensiasi berkualitas terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kemandirian belajar kelompok eksperimen berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Deskripsi kemampuan berpikir kritis ditinjau dari kemandirian belajar tinggi memenuhi semua indikator berpikir kritis; siswa dengan kemandirian belajar sedang memenuhi tiga indikator berpikir kritis; dan siswa dengan kemandirian belajar rendah memenuhi dua indikator berpikir kritis

    Pengembangan Instrumen Tes

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pengembangan instrumen tes dan kualitas instrumen tes yang dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan mereview artikel yang berkaitan dengan pengembangan instrumen tes mulai dari tahun 2017-2023. Sebanyak 9 artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Harzing Publish or Perish dan Gooogle Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan instrumen tes menggunakan metode R&D dan model pengembangan seperti ADDIE, 4D, Design-based Research, Tessmer, Formatif Research, Borg and Gall, dan model Wilson serta model Oriondo & Antonio. Didapatkan kualitas instrumen yang dikembangkan sudah tergolong valid dengan kategori tinggi dan juga reliabilitas dengan derajat tinggi, sehingga instrumen tersebut layak digunakan sebagai alat pengumpulan data. &nbsp

    Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kakaskasen

    Get PDF
    Perkembangan pada teknologi pendidikan, terdapat program pendidikan partisipasi budaya di sekolah. Belajar matematika yang berbudaya banyak menggunakan materi matematika yang berkaitan dengan perhitungan. Bidang yang menjembatani matematika dan budaya adalah etnomatematika. Salah satu contoh konkret terdapat unsur matematika dalam suatu bangunan yaitu bangunan Gereja seperti pada Gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kakaskasen dari bangunannya membentuk suatu budaya dalam hal ini budaya agama yang memiliki nilai seni dari gaya arsitekur. Mengeksplor unsur matematika, aktivitas matematika dan filosofih pada bangunan gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kakaskasen menjadi tujuan penelitian ini juga dengan menggunakan jenis penelitian pendekatan etnografi. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri dan untuk teknik analisis data dari Miles dan Hubermann. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi yang dilakukan pada Gereja Katolik Fransiskus Xaverius Kakaskasen,wawancara dengan tiga sumber informan yakni perancang bangunan gereja, salah satu panitia pembangunan gereja dan salah satu pekerja bangunan gereja dan dokumentasi yang berbentuk foto atau dokumen yang berkaitan. Hasil yang diperoleh yaitu adanya konsep-konsep geometri dalam bangunan Gereja Katolik Fransiskus Xacerius Kakaskasen seperti, bangun datar berupa persegi,persegi panjang, segitiga, trapesium, setengah lingkaran, adaa bangun ruang berupa kubus, balok, prisma, bola, ada poligon berupa segidelapan, serta transformasi geometri yakni refleksi dan translasi. Terdapat juga aktivitas matematika dalam proses pembangunan gereja seperti aktivitas mengukur, merancang bangunan, aktvitas menjelaskan dan aktivitas menentukan lokasi

    Analisis Kelayakan LKPD Berbasis HOTS untuk Memfasilitasi Peserta Didik pada Materi SPLDV

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis kelayakan lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis HOTS berdasarkan angket penilaian peserta didik terhadap media dan hasil tes kognitif. Subjek populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Depok. Subjek sampel penelitian ini meliputi 29 siswa kelas VIIIB dan 3 peserta didik kelas VIIIA dengan kemampuan matematis berbeda. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan evaluasi formatif. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan melalui observasi, angket, dan tes. Lembar validasi ahli, angket penilaian peserta didik, dan hasil tes kognitif menjadi instrumen dalam penelitian ini. Kerangka kerja penelitian di mulai dengan mencari LKPD yang akan di uji, mengembangkan instrumen validasi dan angket penilaian peserta didik, uji skala satu lawan satu, skala besar, dan analisis data. Analisis data hasil observasi, wawancara, dan instrumen penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan bahwa LKPD berbasis HOTS dengan materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) dalam kategori baik. Namun, hasil tes kognitif menunjukkan bahwa tidak ada dari separuh peserta didik yang lulus KKM. Peserta didik tidak terbiasa menggunakan LKPD dan peserta didik kesulitan memahami maksud dari setiap aktivitas yang ada. Klaim dari LKPD ini merupakan LKPD berbasis HOTS, tetapi permasalahan yang disajikan belum sampai pada taraf kategori soal HOTS

    Bernalar Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran Perbandingan Senilai dan Berbalik Nilai

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan bernalar kritis yang dilakukan oleh peserta didik SMP kelas VII pada pembelajaran perbandingan senilai dan berbalik nilai. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya ialah peserta didik kelas VII SMPIT Al-Fityan Kubu Raya dan objek penelitiannya adalah kemampuan bernalar kritis peserta didik dalam materi perbandingan senilai dan berbalik nilai. Pada penelitian ini pengumpulan data melalui lembar kerja peserta didik dan wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi melalui proses identifikasi dan pengkategorian informasi dari lembar kerja dan wawancara. Bernalar kritis peserta didik dikaji berlandaskan kemampuan merincikan informasi yang berkaitan dengan masalah yang sedang dianalisis, membuat kesimpulan tentang masalah yang sedang dianalisis, menghubungkan informasi dengan konsep yang sesuai, dan mengevaluasi penalaran yang digunakan dalam menemukan dan mencari solusi. Hasil pembahasan menunjukkan bernalar kritis yang dimiliki oleh peserta didik telah mencapai hasil yang memuaskan namun masih memiliki beberapa kekurangan

    Studi Literatur: Evaluasi Dampak Game Edukasi pada Prestasi Belajar Matematika

    Get PDF
    Penggunaan game edukasi dalam pengajaran matematika memberikan dampak positif yang signifikan terhadap prestasi siswa, termasuk peningkatan skor tes dan motivasi belajar, serta memberikan kontribusi yang menguntungkan bagi prestasi akademis mereka dalam pelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh dari kontribusi tersebut, dengan fokus pada efektivitas dan manfaat konkret dari pendekatan ini. Pendekatan/Metode yang diterapkan adalah Tinjauan Literatur Sistematis (SLR), dengan penelitian dilakukan melalui pencarian di SINTA - Science and Technology Index, serta Google Scholar yang terakreditasi pada SINTA 4 dan 5. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa penggunaan permainan edukatif memberikan dampak positif dan signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa., terlihat dari peningkatan skor tes dan motivasi belajar. Media game edukasi seperti Wordwall dan Quizizz terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi siswa serta memberikan dampak positif terhadap motivasi dan kinerja mereka dalam pembelajaran matematika. Hasil Studi ini menunjukkan bahwa permainan edukatif memberikan kontribusi positif terhadap pencapaian belajar matematika siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya penggunaan permainan edukatif untuk memperkuat penguasaan konsep matematik, kemampuan hitung-hitungan, dan semangat belajar murid-murid. Oleh karena itu, game-game edukatif dapat digunakan sebagai instrumen pembelajaran yang optimal dalam bidang pendidikan matematika

    Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa melalui Metode Pembelajaran Fishbowl di Kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek

    Get PDF
    Penelitian ini didorong oleh lemahnya kemampuan siswa dalam memecahan masalah matematika, disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan metode yang tidak beragam. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penerapan metode pembelajaran fishbowl. Tujuan dari penelitian ini ialah guna mengevaluasi apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memakai metode fishbowl lebih unggul dibandingkan dengan metode kovensional di kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian ini ialah pra-eksperimen dengan desain The Static Group Comparison. Populasi penelitian mencakup semua kelas X di SMK Negeri 1 Ampek Angkek, dimana kelas eksperimen ialah X AKL dan kelas kontrol ialah X Busana 1. Hasil uji hipotesis menunjukkan  dan , yang berarti  sehingga  ditolak. Kesimpulannya, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar memakai metode fishbowl lebih baik dibandingkan yang diajar memakai metode kovensional di kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek

    Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Berbantuan Geogebra

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa materi bangun ruang dengan model kooperatif tipe Talking-Stick berbantuan geogebra pada kelas VII E SMP Negeri 4 Salatiga. Penelitian ini merupakan PTKK yang memiliki tahapan yaitu merencanakan, melakukan, mengamati, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pengetahuan, lembar mengajar guru dan perilaku siswa. Hasil penelitian menunjukan yaitu pada prasiklus, siswa memperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 6% dengan persentase daya serap klasikal yaitu 46%. Setelah diberikan tindakan pada siklus 1, ketuntasan belajar klasikal yaitu 52% mengalami peningkatan sebesar 87% pada siklus 2. Daya serap klasikal pada siklus 1 yaitu 63% mengalami kenaikan menjadi 88% di siklus 2. Rata-rata pada siklus 1 yaitu 63 berubah pada siklus 2 menjadi 88. Skor mengajar guru pada siklus 1 sebesar 89% mengalami peningkatan sebesar 97% di siklus 2. Pada siklus 1 skor perilaku siswa sebesar 59% mengalami kenaikan sebesar 91% pada siklus 2

    Pengaruh Model PBL (Problem Based Learning) Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Peserta Didik SMP Melalui Soal Cerita

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi peserta didik, terutama pada soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh model PBL (Problem Based Learning) terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMP melalui soal cerita. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain post-test only control group design. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Peserta didik dari kelas VIII.2 dan VIII.4 termasuk dalam sampel yang dipilih. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Uji independent sampel t-test digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh model PBL (Problem Based Learning) terhadap kemampuan literasi numerasi peserta didik SMP melalui soal cerita

    Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Datar Menggunakan Metode Newman Ditinjau dari Perbedaan Gender

    Get PDF
    Ada perbedaan antara hakekat matematika dan hakekat siswa SD. Matematika adalah ilmu yang bersifat abstrak, sedangkan siswa SD merupakan siswa yang tahap berpikirnya berada pada tahap operasi konkret. Ini menyebabkan siswa SD mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, terutama konsep bangun datar. Lebih lanjut, siswa SD cenderung melakukan kesalahan dalam menyelesaikan masalah matematika, yang merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Oleh karena itu, menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika sangatlah penting sebagai pedoman bagi guru untuk membantu siswa SD dalam belajar matematika. Salah satu metode yang dapat membantu menganalisis kesalahan siswa adalah metode Newman. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar menggunakan metode Newman ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan yang memiliki kemampuan setara. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi waktu, Teknik analisis data dalam penelitian ini bertujuan untuk menarik kesimpulan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan masalah bangun datar menggunakan metode Newman ditinjau dari perbedaan gender. Kesalahan yang dilakukan oleh siswa laki-laki dan perempuan berbeda bergantung pada faktor penyebab munculnya kesalahan tersebut. Namun demikian, masih ada kekurangan dalam penelitian ini, diantaranya adalah pengambilan data dengan jangka waktu yang singkat, sehingga hasil penelitian kurang mendalam. Oleh karena itu, peneliti berharap agar peneliti selanjutnya bisa menyempurnakan hasil penelitian in

    1,364

    full texts

    1,406

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇