IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Manado Open Journal Systems
Not a member yet
    878 research outputs found

    Politik Islam Dalam Al-Qur’an (Tafsir Siyasah Surat Ali Imran Ayat 159)

    Get PDF
    Islamic politics or political Islam is often defined ranging from Muslim politics through Islamic political parties, institutionalization of Islamic regulations, to politicized Islam for personal and parties’ interests. This paper examines Islamic politics from Al-Qur’an sura Al Imran verse number 159 on consensus (musyawarah). By examining exegesis sura Ali Imran verse number 159 from tafsir al-Maraghi, tafsir al-Misbah and tafsir al-Azhar, this paper argues that musyawarah, having consensus, is one of the value and principles of Islamic politics in the Qur’an. These exegeses even suggest that the Prophet Muhammad as the leader of Islamic community at that time often took a decision promoted by his Companions, rather than based on his own opinion. Therefore, this paper shows that one of principles of Islamic politics from Al-Qur’an is obtaining consensus in taking a decision involving many parties and by involving them in taking the decision. This paper also shows that decision taken based on majority votes, not elites’ ones, is a decision suits principles of Islamic politics from Al-Quran.Keyword: Politics Islam, Tafsir Al Maraghi, Tafsir Al Misbah, Tafsir Al Azhar. Politik Islam dipahami mulai sebagai politik yang dilakukan oleh umat Islam dalam bentuk partai politik, mengagendakan Islam dalam peraturan kenegaraan sampai kepada penggunaan Islam untuk kepentingan pribadi, politik partai dan kelompok. Tulisan ini menggambarkan bahwa politik Islam dalam Al-Qur’an banyak berbicara tentang nilai dan prinsip politik Islam, yang pada kajian ini membahas surat Ali Imran ayat 159 yang berkenaan dengan musyawarah.Dengan menganalisa ayat ini dari tafsir al-Maraghi, tafsir al-Misbah dan tafsir al-Azhar, tulisan ini berargumen bahwa musyawarah merupakan salah satu nilai dan prinsip politik Islam yang dipentingkan dalam Al-Quran. Tafsir-tafsir ini malah menyebutkan bahwa Nabi Muhammad sebagai pemimpin umat Islam pada waktu itu sering mengambil keputusan yang berasal dari para sahabat sebagai keputusan bersama, bukan keputusan yang bersumber dari dirinya sendiri.Dengan demikian, tulisan ini menunjukkan bahwa salah satu nilai dan prinsip politik Islam dalam Al-Qur’an adalah anjuran untuk melakukan musyawarah dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan banyak orang dan dengan melibatkan banyak orang. Tulisan ini juga menunjukkan bahwa keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak, bukan suara pemimpin politik saja, adalah keputusan yang sesuai dengan nilai dan prinsip politik Islam dalam Al-Qur’an.Kata Kunci: Politik Islam, Al-Quran, Tafsir Al Maraghi, Tafsir Al Misbah, Tafsir Al Azhar.

    PERAN GURU DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN

    No full text
    AbstrakDalam pengelolaan pembelajaran, guru memegang peran yang sangat penting. Guru merupakan pelaksana proses belajar-mengajar sehingga keberhasilan pengajarannya sangat menentukan keberhasilan pendidikan pada umumnya. Hasil kajian teoretik menunjukkan bahwa pengelolaan pembelajaran (learning management) dalam tugas-tugas fungsional guru akan terlaksana secara efektif dan efisien apabila guru mampu melakukan perannya sebagai manajer of instruction dalam menciptakan situasi belajar melalui pemanfaatan fasilitas belajar-mengajar.Kata kunci:  Peran guru, pengelolaan, pembelajaran AbstractIn learning management, teachers play a very important role. The teacher plays an important role as an agent Gin learning process, so that then the successful in teaching was greatly determine the successful of education in general. The results of theoretical research indicated that learning management in teachers’ functional tasks would be very effective and efficient if the teachers are able to perform their role as managers of instruction in creating learning situations through the use of teaching and learning facilities.Keywords:  Teacher's role, management, learnin

    REAKTUALISASI DAKWAH WALI SONGO: GERAK DAKWAH KH SAID AQIL SIROJ DALAM MENEBAR ISLAM RAḤMATAL LIL ĀLAMIN

    Get PDF
    Abstract. Dakwah in the modern era, not a bit actualized by the ways of force, even up to spread hatred and rudeness. The hoax issues were made into a spear to 'legalize' the da'wah which he regarded as a very noble teaching. Because the meaning of such da'wah, as a result Islam is often blamed as a religion of terrorism. In the other, there is also a group of people who are afraid of Islam (Islamophobia). This is where the need to reconstruct da'wah models that seem radical. KH. Said Aqil Siroj, a national religious figure who now occupies the chair position of the Chairman of PBNU, has a distinctive model and movement of da'wah as actualized by Wali Songo when spreading Islam. The re-actualization of Wali Songo's teachings is echoed by KH. Said Aqil Siroj through persuasive approach, not force, keep the traditions, persistence of da'wah and reconstruct the meaning of Ahlussunah Wal Jama'ah as social values. Such a form of dakwah proved to have a devastating effect on the growth of Islamic values rahmatal lil 'alamin.Keywords: Wali Songo, KH. Said Aqil Siroj, Peace Da'wah, Islam Rahmatal Lil 'AlaminAbstrak. Dakwah di era modern sekarang, tidak sedikit diaktualisasikan dengan cara-cara memaksa, bahkan sampai dengan menebar kebencian dan kekasaran. Isu-isu hoax dijadikan tombak untuk ‘melegalkan’ dakwah yang dianggapnya sebagai ajaran yang sangat mulia. Karena pemaknaan dakwah yang demikian, akibatnya Islam sering dituding sebagai agama terorisme. Selain itu, muncul juga sekelompok orang yang takut akan Islam (Islamophobia). Di sinilah perlunya merekontruksi model-model dakwah yang terkesan radikal. KH. Said Aqil Siroj, tokoh agama Nasional yang kini menduduki kursi jabatan Ketua Umum PBNU, memiliki model dan gerak dakwah yang khas sebagaimana diaktualisasikan oleh Wali Songo ketika menyebarkan agama Islam. Reaktualisasi ajaran Wali Songo digemakan kembali oleh KH. Said Aqil Siroj melalui pendekatan persuasif, tidak memaksa, menjaga tradisi-budaya, kegigihan berdakwah dan merekonstruksi pemaknaan Ahlussunah Wal Jama’ah sebagai nilai-nilai sosial. Wujud dakwah demikian terbukti memberi efek dahsyat terhadap tumbuhnya nilai-nilai Islam rahmatal lil ‘alamin.Kata Kunci: Wali Songo, KH. Said Aqil Siroj, Dakwah Perdamaian, Islam Rahmatal Lil ‘Alamin

    Hubungan antara Kemampuan Awal Matematika dan Motivasi Kuliah Mahasiswa dengan Hasil Belajar Statistika Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara kemampuan awal Matematika dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado, (2) hubugan antara motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado, dan (3) hubungan secara bersama-sama antara kemampuan awal matematika dan  motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar mahasiswa STAIN Manado.Metode penelitian yang digunakan adalah survey yang dilakukan pada 50 mahasiswa melalui teknik pengambilan sampel proporsional dan acak (proportional random sampling) pada 73 mahasiswa. Pengumpulan data penelitian hasil belajar statistika dasar dan kemampuan awal matematika di lakukan dengan  menggunakan instrumen tes hasil belajar berbentuk essay, dan data motivasi kuliah di kumpulkan dengan menggunakan angket skala lima.Analisis data menggunakan analisis regresi dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan positif, kuat dan berarti antara kemampuan awal matematika dengan hasil belajar statistika dasar, dengan kontribusi sebesar 82,81%; (2) terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar dengan kontribusi sebesar 49,84%; dan dan (3) terdapat hubunga positif, kuat, dan berarti secara bersama-sama antara kemampuan awal matematika dan motivasi kuliah dengan hasil belajar statistika dasar dengan kontribusi sebesar 72,2%. Untuk itu disarankan pada dosen dalam menyajikan konsep materi statistika dasar agar: (1) meningkatkan kemampuan awal matematika mahasiswa dengan cara menjelaskan ulang konsep matematika disela-sela perkuliahan atau memberikan pembekalan diluar jam perkuliahan baik secara individu maupun kelompok tergantung dari banyaknya mahasiswa yang memiliki kemampuan rendah, dengan terlebih dahulu mendeteksi kemampuan awal matematika mahasiswa sebelum proses perkuliahan di laksanakan misalnya melalui pemberian tes awal, (2) meningkatkan motivasi kuliah mahasiswa melalui pengelolaan perkuliahan berbasis mahasiswa, misalkan melalui penerapan model-model pembelajaran.Kata kunci : kemampuan awal matematika, motivasi kuliah dan hasil belajar 

    Pemikiran dan Peranan Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri terhadap Perkembangan Pendidikan Islam di Manado

    No full text
    Abstrack. As one of the scholars of the hadramain who played an important role in the development of islamic education in the eastern region of Indonesia, It is important to understand how the thinking and role of sayyid, the iraniacal bin salim aljufri, especially in the tower of the thousand churches, the city of manado. When Indonesia is beset by two themes of political persecution, fierce debate over islamic relations and countries between "secular" and religious nationalists, and the struggle between the hadrami of loyalty and integrity against the land between Indonesia or hadramaut. As one of the scholars of hadrami in the eastern region of Indonesia (kti), the old teacher did not get caught up in the political ideology of the political ideology, focusing on the movement: education, the preaching work, and the social empowerment, to the establishing of an alkhairaat islamic college in 1930. In 1934, the old master sent one of his disciples, muhammad qasim maragau for the preaching of the manado. In 1947 the official alkhairaat opened a branch in the town of manado, north sulawesi, to the rest of the istiqlal (Arab village), the following year in 1960 became a boarding school. From 1960 to 1996 the number of islamic islamic educational institutions of alkhairaate in sulut including manado steadily rises up to 167 branches, 2 of which is a boarding school located in the city of manado.Keywords:Guru Tua, Alkhairaat,Thought, role, Manado Abstrak. Sebagai salah satu ulama hadramain yang berperan penting terhadap perkembangan pendidikan Islam di Kawasan Timur Indonesia, penting kiranya untuk memahami bagaimana pemikiran dan peran Sayyid Idrus bin Salim Aljufri khususnya di wilayah Menara Seribu Gereja, Kota Manado. Ketika Indonesia dilanda oleh dua tema diskursus politik yang terjadi, yaitu perdebatan sengit tentang hubungan Islam dan negara antara kaum nasionalis “sekuler” dan nasionalis religious, dan pergumulan di kalangan Hadrami tentang loyalitas dan integritas terhadap tanah air antara Indonesia atau Hadramaut. Sebagai salah ulama Hadrami di wilayah Kawasan Timur Indonesia (KTI), Guru Tua tidak terjebak pada perdebatan ideologi politik tersebut, justru memfokuskan diri pada gerakan: pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan sosial, hingga mendirikan sebuah perguruan Islam Alkhairaat pada tahun 1930. Pada tahun 1934, Guru Tua kemudian mengutus salah seorang muridnya, Muhammad Qasim Maragau untuk berdakwah ke Manado.Pada tahun 1947, Alkhairaat resmi membuka cabang di Kota Manado, Sulawesi Utara, tepatnya di Kelurahan Istiqlal (kampung Arab), yang selanjutnya pada tahun 1960 berkembang menjadi sebuah pondok pesantren. Sejak tahun 1960 hingga 1996 jumlah lembaga pendidikan Islam Alkhairaat di Sulut termasuk Manado terus meningkat hingga menjadi 167 cabang, 2 diantaranya adalah pondok pesantren yang berlokasi di kota Manado.Kata kunci: Guru Tua, Alkhairaat, Pemikiran, Peran, Manado

    PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARA.N BERBANTUAN KOMPU'TER MATA KULIAH TEKNOLOGI PENDIDIKAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tahapan-tahapan dalam mengemhangkan multimedia pembelajaran yang eféktif untuk pembelajaran mata kuliah Teknologi Pendidikan. Multimedià yang dikembangkan memiliki karakferistik sebagai berikut: bersifat interakif, dan mencakup herbagai komponen media yaitu teks, gambar, animasi, suara, dan video, ditinjau dari aspek pembelajaran, materi, dan media, dan jumlah persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar setelah menggunakan multimedia pembelajaran ini.Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Pengembangan multimedia ini dilakukan melalui lima tahapan, yaitu analisis, desain, produksi, uji coba, dan distrihusi. Tahap analisis nleliputi analisis tujuan pembuatan dan bentuk pemhllatan produk. Tahap desain meliputi pembuatan prototipe. sloryhoard, dan bahan-hahan yang diperlukan. Tahap produksi meliputi pemasukan semua bahan-hahan yang ada, sinkronisasi dan menguji coba jalannya progranl. Tahap uji coba terdiri atas uji kelayakan terbatas oleh ahli materi dan ahli media, dan uji lapangan yang meliputi: preliminary field testing, main field testing, dan operational field testing. Tahap distribusi yaitu menyebarluaskan produk yang sudah direvisi ke pengguna. Data dikumplllkan menggunakan lembar observasi, kuesioner dan tes, dan dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil uji coba digttnakan untuk memperbaiki multimedia berbasis komputer hasil pengembangan.Kata kunci: Multimedia, pembelajaran berbantuan komputer, teknologi pendidika

    Pengaruh Pendapatan Pembiayaan Mudharabah terhadap Profitabilitas (ROA) pada PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. Periode 2011-2015

    Get PDF
    This research is about the influence of financing mudharabahincome of the result of profitability (return on assets) at PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. for period 2011 until 2015. The main problem in this research is how much financing mudharabahincome that calculated by ratio of mudharabahwhich is ratio of mudharabahincome and total revenue sharing income, influencing the profitability that calculated by return on assets (ROA) which is ratio of net income and total assets.             This research has a purpose to describe and explain the influence between financing mudharabahincome with profitability (return on assets) at PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. for period 2011 until 2015.            Research methods used in this research is quantitative descriptive analysis. The data used in this research is secondary data, in the form of financial statement of PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. as the population and the samples consist of quarter financial statement of PT. Bank Muamalat Indonesia that published from 2011 until 2015. The statistic method used to test the research hypothesis is simple regression.             After following the quantitative procedural, the result of this research show that financial mudharabahincome has influence the profitability, which is proved with the significant value is 0,009 that smaller than 0.05. It means that financial musharabahincome has influence the profitability. Keyword        : Mudharabah, Profitability, Return on Assets (ROA

    DIMENSI SAINS DALAM KISAH AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN KEAKURATAN PEMILIHAN KATA

    No full text
    Abstract. Although Al-Qur'an constitutes the book of guidance, it contains many verses related to modern sciences. Advanced scientific development in this modern century makes efforts to connect Al-Qur'an with sciences a must. The relationship between Al-Qur'an and sciences can be seen from some verses related to stories. This is examplified by, for example, the use of the word al-Malik not Fir`awn for the Egypt ruler in the reign of Prophet Josep. Al-Qur'an also uses the word female ant for the leader of ant group that encountered Solomon and its troop. Finally, Al-Qur'an also uses term “three darknesses” in the womb to refer to three stages an infant passed through before its born.Keywords: Al-Qur'an, Story, SciencesAbstrak. Al-Qur'an walaupun diturunkan sebagai kitab suci pemberi petunjuk, akan tetapi termuat dalam kandungannya banyak pembahasan seputar sains. Perkembangan sains di abad modern ini yang sangat pesat, dan keberadaan ayat Al-Qur'an yang sangat banyak yang dapat dikaitkan dengan sains, menjadikan upaya untuk mengaitkan Al-Qur'an dengan sains sebuah keniscayaan. Keterkaitan antara Al-Qur'an dengan sains pun terlihat pada pembahasan ayat-ayat kisah. Bahkan keberadaan sejumlah kata kunci dalam redaksi ayat kisah menguatkan keterkaitan antara Al-Qur'an dan sains, seperti: penyebutan kata “al-Malik” bukan “Fir`aun” untuk menunjukkan penguasa negeri Mesir di era nabi Yusuf as, penyebutan “Semut Betina” bagi pemimpin gerombolan semut yang berpapasan dengan nabi Sulaiman as dan bala tentaranya, dan bahwasannya ada “tiga kegelapan” yang dilalui dan yang meliputi janin prakelahirannya.Kata Kunci: Al-Qur'an, Kisah, Sain

    AHMADIYAH DALAM LINGKAR TEOLOGI ISLAM (Analisis Sosial atas Sejarah Munculnya Ahmadiyah)

    No full text
    Abstrac. This paper specifically discusses the Islamic sects from the social aspect, given the birth of the religious school can not be separated from the social environment. Social behavior has shaped the character in understanding the teachings of religion, thus giving birth to religious streams adapted to the local social context. Therefore, the growth of Islam is part of social interaction and religious teachings that become the repertoire of Islamic theological thought, such as Ahmadiyah. As a religious organization, the birth of Ahmadiyah is not much different from the birth of Shia, Sunni and Khawarij. Given that each sect has a different social character at the beginning of its birth, so does the Ahmadiyya. the sociologically Ahmadiyya is a portrait of the Islamic struggle in India with the surrounding theological character. This study is a research library that aims to analyze the history of Islamic theological thought by using social approach. Hopefully, it can open Islamic discourse related to the birth of sect in Islam, especially Ahmadiyah. Given the birth of a sect is not a religious teaching that comes from God, but part of one's ijtihad in answering social problems in a time. Keywords: Ahmadiyah, Islamic theologi, social Abstrak. Tulisan ini secara khusus mendiskusikan sekte-sekte Islam dari aspek sosial, mengingat lahirnya aliran keagamaan tidak bisa lepas dari lingkungan sosial. Perilaku sosial  telah membentuk karakter dalam memahami ajaran agama, sehingga melahirkan aliran-aliran keagamaan yang disesuaikan dengan konteks sosial setempat. Oleh sebab itu, tumbuhnya aliran Islam adalah bagian dari interaksi sosial dan ajaran agama yang menjadi khazanah pemikiran teologi Islam, seperti Ahmadiyah. Sebagai sebuah organisasi keagamaan, lahirnya Ahmadiyah tidak jauh berbeda dengan lahirnya Syiah, Sunni dan Khawarij. Mengingat masing-masing sekte memiliki karakter sosial berbeda pada awal kelahirannya, begitu juga Ahmadiyah. secara sosiologis Ahmadiyah adalah potret dari pergulatan Islam di India dengan karakter teologis yang melingkupi. Kajian ini merupakan library research yang bertujuan untuk menganalisa sejarah pemikiran teologi Islam dengan menggunakan pendekatan sosial. Diharapkan, dapat membuka wacana keislaman terkait dengan lahirnya sekte dalam Islam, terutama Ahmadiyah. Mengingat lahirnya sekte bukan ajaran agama yang datang dari Tuhan, tetapi bagian dari ijtihad seseorang dalam menjawab problem sosial dalam suatu masa. Kata Kunci: Ahmadiyah, teologi Islam, sosia

    KESULTANAN TERNATE DAN TIDORE

    Get PDF
    Abstract. The history of Islam in Maluku including the history of the entry and development of Islam among various other countries up to now is still very interesting to be studied, given the history or history agreed by researchers and observers of Islamic history. This paper describes Islam in Maluku in the framework of two major sultanates of its time namely the Sultanate of Ternate and Tidore Sultanate. Based on the search on the limited this paper shows: First, the Sultanate of Ternate and Tidore is a great Islamic kesulturasi in Maluku which intersect with a major sultanate in the archipelago that has a major role in the process of Islamization in Maluku. Second, the success of Islamization in Maluku mostly uses the term through Islamization culture in Java. Third, the Islamization Process begun from the elite accounts of the kingdom/sultanate, followed by the people. Keywords: Maluku, the Sultanate of Ternate, Tidore, dan Islamization Abstrak. Sejarah Islam di Maluku sebagaimana sejarah masuk dan berkembangnya Islam di belahan wilayah Nusantara lain hingga kini masih menarik untuk diteliti, mengingat belum adanya titik terang atau rumusan sejarah yang disepakati oleh peneliti dan pemerhati sejarah Islam. Paper ini memaparkan tentang Islam di Maluku dalam bingkai dua kesultanan besar pada masanya yaitu Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore. Berdasarkan penelusuran pada sumber yang terbatas tulisan ini menunjukkan bhwa: Pertama, Kesultanan Ternate dan Tedore merupakan kesultan besar Islam di Maluku yang setara dengan kesultanan besar lain di Nusantara yang memiliki peran besar dalam proses islamisasi di Maluku. Kedua, Keberhasilan Islamisasi di Maluku banyak dipengaruhi karena ditempuh melalui pendekatan budaya sebagaimana Islamisasi di Jawa. Ketiga, Proses Islamisasi itu dimulai dari kalangan elit kerajaan/kesultanan yang selanjutnya diikuti oleh rakyat. Kata Kunci: Maluku, Kesultanan Ternate, Tidore, dan Islamisas

    549

    full texts

    878

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Manado Open Journal Systems
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇