IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Manado Open Journal Systems
Not a member yet
878 research outputs found
Sort by
Kontribusi Komponen Proses Pendidikan dan Mutu Lulusan PTAI Terhadap Kepuasan Masyarakat
This study aims to measure the contribution of the education process and the quality of graduates of the PTAI community satisfaction. The method is a survey research, data processing with software SPSS 14 for windows. Results showed there were positive and significant contribution either individually or jointly educational process and quality of graduates of community satisfaction.Keywords: Community Satisfaction, Contribution Process and Quality Graduate
Pengembangan Strategi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Kreatifitas Peserta Didik Pada Pembelajaran Membaca
Penelitian ini berangkat dari sebuah asumsi penulis terhadap pembelajaran bahasa Arab yang masih menekankan proses pembelajaran berpusat pada materi ajar dan guru. Peserta didik yang menjadi subjek belajar tidak dimanfaatkan secara maksimal, hal ini tentu bertitik tolak terhadap apa yang telah dirancang dalam undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta prinsip pembelajaran yang ideal. Dari permasalahan inilah penulis mendesain strategi pembelajaran yang berpusat pada aktivitas peserta didik sehingga mereka mampu mengembangkan pola pikir mereka dalam menemukan informasi penting yang mereka butuhkan serta mampu memecahkan atau menjawab permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi melalui membaca dalam menemukan makna.Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Pembelajaran Membaca, Strategi Berbasis Kreatifitas Peserta Didi
PENGARUH SUFISME DI INDONESIA
Abstract.This paper discusses the influence of Sufism in the dynamics of Islamization in Indonesia (Nusantara), especially in the 17th and 18th centuries, which was the golden age of Sufism in the archipelago. This paper shows that Sufism has contributed in giving birth to the tradition of intellectualism in the archipelago. besides iu, Sufism also succeeded in fostering a strong sense of solidarity among Muslims, so as to be able to inject the birth of a spirit of resistance to colonialism.Keywords:Sufism, Nusantara, Islam, Colonialism AbstrakTulisan ini mendiskusikan tentang pengaruh sufisme dalam dinamika islamisasi di Indonesia (Nusantara), khususnya pada abad ke-17 dan 18, yang merupakan masa keemasan ajaran sufisme di Nusantara.Tulisan ini menunjukkan bahwa ajaran sufisme telah berkontribusi dalam melahirkantradisi intelektualismedi Nusantara.di samping iu, ajaran sufisme juga berhasil memupukrasasolidaritas yang kuat di kalangan umat Islam, sehinggamampumenginjeksi lahirnya semangat perlawanan terhadap penjajahan.Kata Kunci: Sufisme, Nusantara, Islam, Penjajaha
DAKWAH JAMAAH TABLIG DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH
Abstrak. Dakwah bi al-hal biasa dilakukan oleh jamaah tablig di dunia, mereka keluar dari rumah-rumah mereka dan kemudian mendakwahkan Islam dengan konsep al-khuruj. Konsep pencariaan jati diri melalui khuruj tersebut ternyata digunakan pula dalam membentuk keluarga sakinah. Khuruj mampu menempa mental dan spiritual bahkan jasmani dari setiap anggota jamaah tablig. Dengan khuruj, ketulusan suami-istri dalam membangun keluarga hanya semata-mata karena Allah Swt., sehingganya ketika terjadi masalah dalam rumah tangga, cukup dikembalikan kepada Allah semata, dengan jalan zikir dan dan doa. Tidak dapat dipungkiri kalau mereka masih sering menggunakan hadis-hadis yang berbau misoginis. Hal ini terjadi karena mereka berusaha untuk selalu konsisten menerapkan cara hidup yang hanya didasarkan dengan al-Quran dan al-hadis dan tidak begitu memperhitungkan kondisi sosial masyarakat yang ada sekarang ini.Kata Kunci: Dakwah, Jamaah Tablig, Keluarga Sakinah Abstrack: The bi al-hal da’wah is commonly conducted by the Tablig pilgrims. They leave their homes to teach Islam using the concept of al khuruj. The concept of personal identity search through khuruj is in fact, also applied in establishing a sakinah family. Khuruj can forge every member’s mentality, spirituality and phisical. Through khuruj, husband-wife sincerity in their family is solely for Allah Swt. Thus, whenever a problem occur in their household, they will simply turn it to Allah through dzikir and du’a. It cannot be ignore the fact that they often used misogynous hadis. This is due to their persistence to adopt a way of life which is strictly based on a Qur’an and al hadis while at the same time, neglecting the current society social conditions. Key Words: Da’wah, Tablig pilgrims, Sakinah famil
HADITS PEREMPUAN MELAKUKAN PERJALANAN TANPA MAH̱RAM PERSPEKTIF HERMENEUTIKA PAUL RICOEUR
Abstract: Hadits about Mahram which related to women traveling is one of argueable social phenomenon in Islam. There are those who do textual approach and contextual approach in seeing this. Therefore, a new alternate of seeing this as responsive as in the contextual concept in discussing the hadits is required with the outline topic; how Paul Ricoeur hermeunetics sees the hadits about women traveling without mahram? The result is that the mahram role in the hadits is a concrete form of prevention to women in order to protect them from any kind of violences and harassments. The practice of prevention is done by the instruments provided by the country out of the women family member called mahram, this approach result is summarized the contextual meaning without neglecting the textual meaning of mahram. Keywords: Hadits, Mahram, Hermeunetics Paul Ricoeur Abstrak. Hadits tentang maẖram bagi perjalanan seorang perempuan merupakan salah satu fenomena sosial yang diperdebatkan di dalam Islam. Ada yang membacanya melalui pendekatan tekstual dan ada pula yang membacanya dalam kerangka kontekstual. Untuk itu, dibutuhkan alternatif bacaan baru yang dirasa responsif dalam ranah kontekstual ketika membahas hadits tersebut, dengan inti pembahasan yakni; bagaimana hermeneutika Paul Ricoeur membaca tentang hadits perempuan melakukan perjalanan tanpa maẖram? Hasilnya adalah, bahwa peran maẖram dalam hadits tesebut merupakan bentuk pencegahan secara konkrit bagi perempuan atas segala kekerasan yang akan menimpanya. Pencegahan tesebut tidak hanya dilakukan oleh keluarga dekat perempuan tapi juga oleh instrumen-instrumen yang diciptakan oleh negara dan dapat disebut pula sebagai maẖram, sehingga pendekatan ini merangkum pemaknaannya secara kontekstual namun tidak melepaskan ati maẖram secara tekstual. Kata Kunci: Hadits, Maẖram, Hermeneutika Paul Ricoeu
Tantangan Pendidikan Islam
Masa depan pendidikan Islam di Indonesia ditentukan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Secara internet dunia pendidikan Islam pada dasarnya masih menghadapi problem pokok berupa rendahnya sumber daya manusia pengelola pendidikan. Namun demikian kecenderungan dari waktu ke waktu menunjukkan bahwa penyelesaian atas masalah sumber daya manusia itu mengalami penanganan yang semakin baik. Secara eksternal, masa depan pendidikan Islam dipengaruhi oleh tiga isu besar: globalisasi, demokratisasi, dan liberalisasi Islam. Dalam era global seperti ini tantangan dan perkembangan sains dan teknologi semakin massif eskalasi pasar bebas antar Negara dan bangsa yang semakin meningkat, iklim kompetisi dalam berbagai aspek semakin ketat, dan tuntutan demokrasi serta modernisasi merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh pendidikan Islam. Ketika kita mencermati gerak dinamika modernisasi dan globalisasi yang melanda masyarakat, tampak jelas betapa banyak perubahan yang terjadi tanpa kompromi. Terpaannya melanda manusia, lembaga-lembaga sistem sosial politik dan ekonomi maupun nilai budayanya. Oleh karena itu, dibutuhkan keseriusan untuk membangunan pendidikan di Indonesia. Banyak kendala yang dihadapi, tidak hanya aspek internal, melainkan benturan kebudayaan memaksa pemerhati, pakar, dan pelaku pendidikan untuk mengkaji ulang orientasi sistem pendidikan bangsa. Analisis professional dan kontekstual kea rah berbagai kendala dan pencarian solusi yang baik, niscaya dibutuhkan. Profesionalisme dan kontekstualisme pendidikan merupakan prasyarat utama bagi pembangunan pendidikan di masa depan.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Tantangan, globalisasi, dan modernisas
HAKIKAT, NILAI-NILAI DAN STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER (AKHLAK) DALAM ISLAM
AbstrakTulisan ini akan membahas tentang hakikat, nilai-nilai dan strategi pembentukan karakter dalam Islam. Melihat lingkungan disekitar kita, terutama daerah perkotaan banyak anak yang berusia pelajar tidak mempunyai karakter yang baik dalam kesehariannya, bahkan setiap perilakunya tidak terdapat nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam. Seperti membolos sekolah, tawuran dan lain-lain, bahkan orang berpendidikan pun kerap mempunyai karakter buruk seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Setiap orang mempunyai hakikat karakter yang berbeda-beda, untuk itu perlu adanya strategi tertentu agar setiap orang mempunyai karakter yang sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma masyarakat dan tentunya sesuai dengan ajaran Islam.Kata kunci: Hakikat, Nilai, Strategi, karakter, IslamAbstractThis paper will discuss the nature, values and strategy formation of character in Islam. See the environment around us, especially urban areas many children aged students do not have good character in their daily life, even every behavior there are no values in accordance with the teachings of Islam. Like ditching school, fights and others, even educated people also often has a bad character, such as corruption, collusion and nepotism (KKN). Everyone has the nature of the different characters, to the need for specific strategies so that everyone has the character that corresponds to the values and norms of society and of course in accordance with the teachings of Islam.Keywords: Nature, values, strategy, character, Isla
Vocabulary and Lexicogrammatical as Reading Main Problem at Tarbiyah’s Class in STAIN Manado
Tulisan ini menelusuri masalah sejumlah mahasiswa Tarbiyah STAIN Manado dalam membaca buku teks, terutama pada tataran kalimat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa masalah utama mahasiswa Tarbiyah adalah keterbatasan penguasaan kosa kata. Kendala ini mengakibatkan membaca menjadi sangat sulit dan hasilnya pun tidak tepat. Mereka tampak belum terampil dan jarang memakai kamus. Masalah utama kedua adalah bahwa mereka hanya memiliki pengetahuan tentang unit-unit leksikogramatikal yang terbatas. Peranti penting yakni kata-kata gramatikal sering diabaikan sehingga sulit untuk memahami pola-pola urutan kata dalam suatu rangkaian kalimat.Kata Kunci: kata-kata gramatikal, leksikogramatikal, pola urutan kata
Konsep Link and Macth pada Lembaga Pendidikan Islam menuju Masyarakat Industri Modern
Pendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja.Kata Kunci: link and match, lembaga pendidikan, masyarakat modernpendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja
Implementasi Model dan Metode Mengajar dalam Pendidikan Islam
Model dan metode pengajaran memilki arti penting, karena dengannya menjadi wahana keberhasilan tujuan pendidikan. Penerapan model dan metode mengajar yang tidak tepat, berakibat pada kegagalan pendidikan. Model dan metode pengajaran initelah lama dipraktekkan Rasulullah SAW, ketika beliau berda di Makkah dan Madinah, model dan metode pengajaran inilah yang kemudian menjadi cikal bakal munculnya model dan metode pengajaran masa kini. Karena itulah, uraian tentang model dan metode mengajar sangat menarik untuk dikaji secara cermat dan mendalam.Kata kunci: model, metode, pendidikan Isla