OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
Not a member yet
    184 research outputs found

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN SIKAP DALAM PERSIAPAN PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RB MULIA TAHUN 2022

    Full text link
    Menurut World Health Organization lebih dari 65 negara terinfeksi virus Covid-19. Data tangal 2 Maret 2020 tercatat 90.308 orang terkena Covid-19 dengan angka kematian 3.087 orang atau 2,3%. Berdasarkan studi pendahuluan, dari 10 orang ibu hamil trimester III yang dilakukan wawancara, terdapat 6 ibu hamil trimester III (60%) tidak mengetahui pengertian Covid-19 dan 4 ibu hamil trimester III (40%) mengetahui pengertian Covid-19. Tujuan penelitian : untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan sikap dalam persiapan persalinan di masa pandemi Covid-19 di RB Mulia Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini  sebanyak 156 orang  ibu hamil trimester III RB Mulia Tahun 2022 bulan Agustus 2022. Sampel dalam sampel sebanyak 59 responden, dengan teknik pengambilan sampel i menggunakan  purposive sampling.   Hasil penelitian sebagian besar dari responden yaitu 59 responden (53%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan sikap ibu hamil trimester III diketahui bahwa sebagian dari responden yaitu 67 responden (60%) memiliki sikap mendukung. Maka hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan sikap dalam persiapan persalinan dimasa pandemi covid-19 dilihat dari p=0,000 < ?=0,05, maka hubungannya signifikan. Berdasarkan hasil  penelitian yaitu pengetahuan ibu sebagian besar baik yaitu sebanyak 59 responden (53%) dan memiliki sikap mendukung terhadap persiapan persalinan pada masa pandemi Covid-19 yaitu sebanyak 67 responden (60%). Saran : diharapkan tenaga kesehatan harus meningkatkan peran untuk memberi informasi mengenai pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan dimasa pandemi covid-19

    FAKTOR YANG HUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN IMUNISASI MR (MEASLES RUBELLA) DI DESA BACANG KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES

    Full text link
    Latar Belakang: Menurut WHO Penyakit Measles dan Rubella (MR) merupakan penyakit yang kembali muncul dan menjadi perhatian dunia, World Health Organization (WHO) pada tahun 2016 mencatat angka kejadian kasus campak 30.000 kasus pertahun yang dilaporkan. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, presepsi kehalalan berhubungan dengan pelaksanaan imunisasi MR. Metode: Desain penelitian adalah survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah  ibu yang mempunyai anak usia 9 bulan sampai 5 tahun. sampel penelitian yaitu sebanyak 40 orang ibu yang memiliki anak usia 9 bulan sampai 5 tahun. Penelitian ini dilakukan di Desa Bacang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Hasil: Penelitian yang dilakukan menggunakan uji chi-square di peroleh hasil p-value 0,002<0,05, yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan pelaksanaan imunisasi MR, p-value 0,006<0,05, yang artinya ada hubungan antara sikap ibu dengan pelaksanaan imunisasi MR. p-value 0,000<0,05, yang artinya ada hubungan antara dukungan keluarga dengan pelaksanaan imunisasi MR. p-value 0,009<0,05, yang artinya ada hubungan antara persepsi kehalalan dengan pelaksanaan imunisasi MR. Kesimpulan dan Saran: Penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan,sikap,dukungan keluarga dan persepsi kehalalan dengan pelaksanaan imunisasi MRdi Desa Bacang Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN IBU HAMIL DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KAMPUNG BALI TAHUN 2021

    Full text link
    Di Indonesia, pandemi covid 19 berpotensi menghambat akses ibu dan anak terhadap pelayanan kesehatan yang optimal. Berdasarkan data yang dikutip dari IBI (Ikatan Bidan Indonesia) pelayanan antenatal care di Indonesia menurun dari bulan Januari hingga April 2020 yakni: bulan Januari angka kunjungan antenatal K1 yaitu 76878 ibu hamil dan kunjungan K4 yaitu 57166 ibu hamil. Pada bulan Februari kunjungan K1 yaitu 65167 ibu hamil dan kunjungan K4 yaitu 54587 ibu hamil. Pada bulan Maret kunjungan K1 yaitu 61506 ibu hamil dan kunjungan K4 yaitu 52537 ibu hamil. Serta pada bulan April kunjungan K1 yaitu 59326 ibu hamil dan kunjungan K4 yaitu 50767 ibu hamil (IBI.2020). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ulang ibu hamil dimasa pandemi covid-19 di Puskesmas Kampung Bali Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 42 responden diuji menggunakan Chi Square. Besar populasi sebanyak 282, sedangkan sampel sebanyak 42 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan observasi, analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara Usia dengan Kunjungan ibu hamil masa Pandemi Covid-19 dengan P value=0.264. Ada hubungan antara Pekerjaan dengan Kunjungan Ibu Hamil Kunjungan ibu hamil masa Pandemi Covid-19 dengan P Value=0.038. Tidak ada hubungan hubungan antara Pendidikan dengan Kunjungan Ibu Hamil Kunjungan ibu hamil masa Pandemi Covid-19 dengan P Value=4.195. Ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dengan Kunjungan ibu hamil masa Pandemi Covid-19 dengan P value=0.049. Ada hubungan yang bermakna antara Dukungan Suami dengan Kunjungan ibu hamil masa Pandemi Covid-19 dengan P value=0,032. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan, Pengetahuan, dan dukungan suami dalam kunjungan ANC dimasa pandemi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali Tahun 2021.  Kata Kunci: Covid-19, Kunjungan ANC, Usia, Pekerjaan, Pendidikan, Pengetahuan &nbsp

    HUBUNGAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK PRASEKOLAH DI KECAMATAN GENTENG SURABAYA

    Full text link
    Pemenuhan nutrisi merupakan salah satu kebutuhan biologis manusia yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkambangan anak. Pemenuhan ASI eksklusif seringkali dikaitkan dengan perkembangan kognitif dan peningkatan daya tahan tubuh bayi namun jarang sekali dikaitkan dengan perkembangan sosial emosional anak. Padahal manfaat lain menyusui ASI secara eksklusif atau durasi yang lebih lama dapat membentuk ikatan antara ibu dan bayi. Ikatan yang terbentuk melalui praktik menyusui ini dapat membangun situasi emosional dilingkungan sosial bayi. Interaksi skin-to-skin akan membentuk rasa cinta, kasih sayang, nyaman, aman, dan damai karena bayi dapat mendengar detak jantung ibu yang telah dikenalnya sejak didalam kandungan. Hal ini sebagai dasar pembentukan kemampuan sosial dan emosionalnya yang terbentuk sejak bayi dan akan berpengaruh ketika mereka dewasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara ASI eksklusif dan perkembangan sosial emosional anak prasekolah di Kecamatan Genteng Surabaya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional kepada 84 responden dengan teknik random sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dengan alat ukur kuesioner. Analisis penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis ditemukan nilai p = 0,047 yang artinya p < 0,05 pada hubungan ASI eksklusif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara ASI eksklusif terhadap perkembangan sosial emosional pada anak prasekolah di Kecamatan Genteng Surabaya.  Kata Kunci: ASI Eksklusif, Perkembangan Sosial Emosional, Prasekola

    PERANAN DAN EDUKASI KADER DALAM PELAYANAN DI POSYANDU BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 : LITERATUR REVIEW

    Full text link
    Posyandu merupakan sesuatu wujud usaha kesehatan berbasis warga yang diatur serta diselenggarakan dari, oleh, buat, serta bersama warga dalam penerapan pembangunan kesehatan, memberdayakan warga serta membagikan keringanan pada warga dalam mendapatkan jasa kesehatan dasar guna mempercepat penurunan angka kesakitan, kematian ibu serta anak. Kader memiliki andil yang amat berarti di Posyandu antara lain kontrol gizi serta kesehatan anak, tetapi semenjak pandemi COVID- 19 kedudukan posyandu tersendat. Tujuan dari literatur review ini guna mengenali kedudukan kader dalam aktivitas posyandu bayi sepanjang pandemi Covid- 19. Tata cara riset ini merupakan literature review dengan 3 jurnal yang cocok dengan patokan inklusi. Hasil riset kajian pustaka dari 3 jurnal membuktikan kalau kader berperan penting dalam aktivitas posyandu serta sudah dilakukan dengan mencermati aturan kesehatan dengan sarana semacam sarana mencuci tangan atau penyediaan hand sanitizer, perlengkapan juru ukur temperatur badan, Face Shield serta APD. pengelolaan posyandu sudah cocok dengan aturan kesehatan sesuai petunjuk teknis yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diharapkan bidan, kader, serta warga dalam penerapan Posyandu era pandemi COVID- 19 senantiasa mencermati aturan kesehatan. Kesimpulan penerapan posyandu sudah sesuai dengan aturan kesehatan, aturan yang dipakai mengikuti petunjuk teknis yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kata Kunci: Kader, Posyandu Balita, Covid 1

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET Fe di PUSKESMAS KAMPUNG BALI TAHUN 2021

    Full text link
    Anemia defisiensi besi pada ibu hamil (62,3 %) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. Penanganan masalah ini dilakukan dengan pemberian Tablet Fe sebanyak 90 tablet selama hamil melalui program pemeriksaan ANC. Hasil studi pendahuluan peneliti menemukan 6 dari 10 ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tablet Fe di Puskesmas Kampung Bali Tahun 2021.  Metode penelitian adalah Analitik Korelasi dengan pendekatan cross sectional, populasi sebanyak 124 ibu hamil Trimester III yang mendapatkan 90 tablet Fe dan jumlah sampel 95 orang dengan teknik purposive sampling dan dianalisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 62 orang (65.3%) ibu hamil patuh dalam mengkonsumsi Tablet Fe.  sebanyak 46 orang (68,7%) ibu hamil tamat SLTA-PT, 51 orang (91,1%) berpengetahuan baik, 36 orang (69,2%) yang didukung oleh suami, 37 orang (59,7%) memeriksakan kehamilan secara teratur , 36 orang (73,5%) yang tidak mengalami efek samping patuh mengkonsumsi tablet Fe. Hasil Uji Statistik mendapatkan variabel pengetahuan berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam konsumsi tabet Fe dengan nilai p value 0,000 dan tidak ditemukan hubungan antara variabel pendidikan (p value 0,402), kunjungan ANC (p value 0,095), dukungan suami (p value 0,499) dan efek samping (p value 0,083). Faktor paling dominan berhubungan dengan kepatuhan ibu adalah pengetahuan dengan p value 0,000 dan OR 23 dimana ibu yang berpengetahuan baik berpeluang 23 kali patuh mengkonsumsi tablet Fe dibandingkan ibu dengan pengetahuan rendah/ kurang. Saran melakukan evaluasi konsumsi tablet Fe pada ibu hamil setiap kali pemeriksaan ANC dan memberikan media informasi lain tablet Fe yang bisa dibaca ibu seperti brosur.  Kata Kunci: Faktor, Konsumsi, Tablet Fe, Ibu hamil &nbsp

    HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL PADA KUNJUNGAN ANTENTAL CARE DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS PARIT TIMUR TAHUN 2022

    Full text link
    Pandemi covid-19 merupakan ancaman luar biasa yang terjadi secara global. Selama pandemi virus corona seperti saat ini banyak ibu yang khawatir jika dirinya hamil. Berdasarkan study pendahuluan dilakukan wawancara pada 10 ibu hamil, 10 ibu hamil mengatakan bahwa suaminya mendukung dan 8 ibu hamil mengatakan tidak cemas dan 2 ibu hamil mengatakan cemas saat melakukan kunjungan antenatal care pada masa pandemic covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil pada kunjungan antenatal care di masa pandemic covid-19 di puskesmas parit timur tahun 2022. Metode penelitian ini mengunakan dekskritif korelari dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang aktif mengunjungi Puskesmas Parit Timur bulan Agustus 2022. Sampel dalam populasi ini adalah Accidental sampling mengunakan kuisoner. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden yaitu 26 (87%) responden sesuai standar dalam kunjungan ANC dan sangat sedikit responden yaitu 4 (13%)  responden tidak sesuai standar dalam kunjungan ANC. Ada hubungan antara dukungan suami dengan kunjugan ANC  (p=0,000), ada hubungan antara kecemasan dengan kunjungan ANC (P= 0,004). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil dalam kunjungan antenatal care di masa pandemic covid-19. Saran untuk puskesmas parit timur di harapkan bagi pihak puskesmas tetap mempertahankan semua fasilitas kesehatan agar asuhan yang diberikan kepada ibu hamil dapat tercapai secara menyeluruh dan terus memerikan informasi tentang covid-19 yang lengakap dan jelas

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KUNJUNGAN ULANG ANC DENGAN KEPATUHAN PENERAPAN 5M DI PMB HJ.NURIPAH

    Full text link
    Indonesia masih berjuang melawan virus Corona hingga saat ini, sama dengan negara lain di dunia. tanggal 12 Maret 2021 di dapatkan negara dan wilayah yang terjangkit COVID-19 ada 223 wilayah dengan kasus terkonfirmasi virus COVID-19 ada 118.268.575 kasus, dan penelitian lain juga menegaskan bahwa kelompok ibu hamil juga termasuk ke resiko tinggi terpapar virus COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang kunjungan ulang anc dengan kepatuhan penerapan 5 M di PMB HJ.Nuripah S.ST tahun 2021. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan jenis analisis korelasi. Penelitian ini dilakukan dengan cara cross sectional. Populasi 135, sampel 101 responden yang di uji Chi Square. Sebagian kecil dari responden yaitu 40 responden (39,6%) berpengetahuan kurang  dan sebagian kecil dari responden yaitu 25 responden (24,8%) berpengetahuan baik dan hampir seluruh responden yaitu 87 responden (86,1%) tidak patuh dan sangat sedikit dari responden yaitu 14 responden (13,9%) patuh. Didapatkan hasil penelitian terhadap 101 responden adalah sebagai berikut responden yang berpengetahuan baik dengan patuh menerapan 5M yaitu 8 responden (32,0%)  dan tidak patuh menerapkan 5M yaitu 17 responden (68,0), responden yang berpengetahuan cukup dengan patuh menerapkan 5 M yaitu 3 responden (8,3%), dan tidak patuh yaitu 33 responden (91,7%), responden yang berpengetahuan kurang dengan patuh menerapkan 5M yaitu 3 responden (7,5%) dan tidak patuh menerapkan 5M yaitu 37 responden (92,5%).  Berdasarkan analisis Chi Square X2=0,010<0,05 maka Sehingga ha di terima yang menyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang kunjungan ulang ANC dengan kepatuhan penerapan 5M. Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan tentang kunjungan ulang ANC dengan kepatuhan penerapan 5M di PMB HJ.Nuripah S.ST tahun 2021. Saran diharapkan kepada petugas kesehatan atau bidan agar dapat memberikan informasi yang lebih mengarah mengenai pengetahuan tentang ANC dan lebih menekan kan ibu hamil untuk patuh akan protokol kesehatan. Kata Kunci: Pengetahuan, Kunjungan Ulang, ANC, Kepatuhan, Penerapan 5M&nbsp

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU HAMIL DALAM UPAYA PENANGGULANGAN COVID-19 DI PUSKESMAS SUNGAI DURIAN TAHUN 2021

    Full text link
    Corona adalah penyakit menular. Situasi pandemi Covid-19 ini meningkatkan kecemasan ibu hamil, bukan saja mencemaskan keadaan janinnya tetapi juga mencemaskan apakah ibu dan janin akan sehat bebas infeksi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Hamil Dalam Upaya Penanggulangan Covid-19 di Puskesmas Sungai Durian tahun 2021. Metode Penelitian ini bersifat deskriftif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kunjungan ibu hamil tahun 2021 bulan April-Juni yang berjumlah 300 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 orang. Hasil penelitian data terhadap 39 responden didapatkan sebagian dari responden 56,4% yaitu 22 orang ibu hamil memiliki pengetahuan dengan kategori baik, dan hampir seluruh responden 92,3% yaitu 36 orang ibu hamil memiliki sikap mendukung. Berdasarkan hasil analisis uji chi square dengan menggunakan program komputer SPSS, diperoleh hasil ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan nilai p-value 0,003 dan nilai alpha sebesar 0,05 hal ini dapat disimpulkan bahwa p-value < nilai alpha, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil dalam upaya penanggulangan covid-19 di Puskesmas Sungai Durian Tahun 2021. Saran untuk institusi semoga penelitian dosen ini dapat digunakan sebagai referensi dalam menunjang proses belajar mengajar di Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Ibu Hamil, Covid-19 &nbsp

    DETERMINAN AKSEPTOR KB TIDAK MEMILIH ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PERUMNAS II KOTA PONTIANAK

    Full text link
    Implant atau alat kontrasepsi bawah kulit (AKBK) adalah kontrasepsi yang diinsersikan tepat di bawah kulit, dilakukan pada bagian dalam lengan atas atau dibawah siku melalui insisi tunggal dalam bentuk kipas. Di Puskesmas Perumnas II Kota Pontianak akseptor KB implant lebih sedikit dibandingkan dengan yang lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan KB tidak memilih alat kontrasepsi implant di wilayah kerja puskesmas Perumnas II Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan akseptor kb tidak memilih alat kontrasepsi implan di wilayah kerja Puskesmas Perumnas ii Kota Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan secara case control. Metode penelitian ini menggunakan Analitik Korelasi dengan pendekatan Case Control, dengan jumlah sampel sebanyak 32 akseptor.  Analisis  bivariat dengan menggunakan chi-square dan analisis multivariat yaitu menggunakan analisis regresi logistic ganda. Hasil penelitian yaitu variabel umur, paritas, penghasilan tidak terbukti berhubungan dengan akseptor KB tidak memilih kontrasepsi implant. Variabel pengetahuan pendidikan, pekerjaan, dukungan bidan dan dukungan suami  berhubungan dengan akseptor KB tidak memilih kontrasepsi implant. Variabel pekerjaan merupakan variabel dominan dengan akseptor KB tidak memilih kontrasepsi implant., dengan Odds Ratio yaitu 26,501, setelah dikontrol oleh variabel pengetahuan, pendidikan, dukungan bidan dan dukungan suami. Kata kunci: Determinan, Kontrasepsi, Implan

    163

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇