OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
Not a member yet
    184 research outputs found

    PENGARUH EDUKASI MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL DALAM MEMILIH PENOLONG PERSALINAN DI DESA MADU SARI

    Full text link
    Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang krusial, dengan pemilihan penolong persalinan non-tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor risiko utama. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya persalinan yang aman oleh tenaga kesehatan terampil merupakan penghalang signifikan dalam upaya penurunan AKI. Intervensi edukasi yang efektif, terjangkau, dan mudah diakses sangat diperlukan, terutama di wilayah pedesaan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil di Desa Madu Sari mengenai pemilihan penolong persalinan yang aman. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan rancangan one-group pre-test-post-test. Sampel penelitian 30 ibu hamil di Desa Madu Sari dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data pengetahuan dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur sebelum (pre-test) dan dua minggu setelah (post-test) intervensi berupa pemberian leaflet edukatif. Analisis data untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon signed-rank test dengan tingkat signifikansi p value  < 0,05$. Terdapat peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah menerima intervensi. Rerata skor pengetahuan meningkat secara substansial dari 45,50 pada saat pre-test menjadi 82,75 pada saat post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media leaflet berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Lebih lanjut, proporsi responden dengan kategori pengetahuan "Baik" meningkat drastis dari 6,7% sebelum intervensi menjadi 66,7% setelah intervensi, sementara kategori "Kurang" menurun dari 22% menjadi 3%. Edukasi kesehatan melalui media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya memilih tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan. Media ini direkomendasikan sebagai alat intervensi yang praktis, efisien, dan berbiaya rendah bagi puskesmas, bidan desa, dan kader kesehatan dalam program promosi kesehatan ibu dan anak

    DETERMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS RASAU JAYA

    No full text
    Latar Belakaknng Inspeksi Visual Asam (IVA) merupakan tes visual menggunakan larutan asam asetat 3-5% untuk deteksi dini kanker serviks dengan melihat adanya sel yang mengalami dysplasia yaitu adanya perubahan warna setelah dilakukan usapan. Pemeriksaan IVA relatif mudah dilakukan dan hasil yang cepat terjangkau dan mudah. Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim disebabkan oleh human papillomavirus atau HPV umumnya ditularkan melalui hubungan seks. Prevalensi kanker serviks di Indonesia sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Keikutsertaan wanita usia subur dalam deteksi dini masih terbilang rendah sekitar 7,34%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan keikutsertaan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur di Puskesmas Rasau Jaya.Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Rasau Jaya, teknik sampling menggunakan probability sampling, besar sample dihitung dengan rumus cochran, didapatkan jumlah sampel 97 orang responden. Analisis data univariat dan bivariat mengunakan Chi square. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Rasau JayaHasil : penelitian ini didapatkan ada hubungan pengetahuan dengan keikutsertaan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur, yaitu p- value 0,000 < 0,05. Ada hubungan sikap dengan keikutsertaan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur, yaitu p-value 0,003 < 0,005. Ada hubungan akses informasi dengan keikutsertaan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat pada wanita usia subur, yaitu p value 0,000 < 0,05

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE DI DESA WAJOK HILIR TAHUN 2023

    Full text link
    Latar belakang: Menopause merupakan suatu gejala dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan berhentinya siklus menstruasi. Menopause tidak hanya ditandai dengan berhentinya menstruasi, namun juga adanya beberapa perubahan, mulai dari penampilan fisik, kondisi psikologis.Wanita dikatakan menopause jika sudah tidak menstruasi lagi selama 1 tahun. jumlah wanita premenopause di kabutaen mempawah sebanyak 68.406 jiwa, dan di desa wajok hilir berjumlah 344 jiwa. Dari hasil wawancara dengan responden, didapatkan,1 diantaranya tidak mengetahui apa itu menopause,3 orang lainnya tidak mengetahui tanda-tanda menopause, dan 4 orang lainnya tidak mengetahui perubahan-perubahan apa yang kemungkinan akan terjadi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang menopause dengan kesiapan menghadapi masa menopause di desa wajok hilir tahun 2023. MetodePenelitian: menggunakan deskritif kuantitatif,dengan pendekatan cross sectional,lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Wajok Hilir tahun 2023. Sampel berjumlah 33 orang,tehnik penggumpulan data menggunakan kuesioner dan tehnik analisa data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian: Sebagian dari responden berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (42,4%), sebagian dari responden siap menghadapi menopause sebanyak 17 responden (51,5%). uji Statistic menunjukan nilai pvalue sebesar 0,005<0,05 yang artinya , Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat perbedaan signifikan, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang menopause dengan kesiapan menghadapi menopause. Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang menopause dengan kesiapan menghadapi menopause pada ibu usia 40-49 tahun Di Desa Wajok hilir Tahun 2023. Saran: Agar pihak Desa Wajok Hilir dapat memberikan penyuluhan tentang menopause,supaya  ibu dapat menambah wawasan pengetahuan tentang menopause sebagai upaya dalam mempersiapkan diri menjelang masa menopause

    HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN MINAT IBU MENGGUNAKAN KB IUD DI PUSKESMAS 23 ILIR PALEMBANG TAHUN 2024

    Full text link
    Background: The World Health Organization (WHO) reports increased global contraceptive use, with a 54% rise in modern methods like pills, injections, and IUDs since 2018. In Indonesia, IUD usage has grown, yet only 8% of users opt for them, indicating low interest compared to other methods. Spousal support significantly influences contraceptive use. This study will examine the link between spousal support and maternal interest in IUDs at Puskesmas 23 Ilir Palembang in 2023. Research Method: The research used an analytical survey with a cross-sectional design, focusing on family planning acceptors at Puskesmas 23 Ilir Palembang. A purposive sample of 35 respondents was selected, and data was collected via a questionnaire. Univariate analysis was conducted using frequency distribution tables, and bivariate analysis was performed with Fisher's Exact Test to assess dependencies. Results: Frequency distribution: Most of them did not receive support from their husbands, 22 respondents (62.9%), most of them had little interest in using IUD contraceptives, 14 respondents (40%). The statistical test results showed p.value = 0.001. Conclusion: There is a significant association between husband's support and mother's interest in using IUD contraception in Puskesmas 23 Ilir Palembang in 202

    EFEKTIVITAS METODE LOTUS BIRTH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN BAYI BARU LAHIR: SCOPING REVIEW

    Full text link
    Latar belakang: Waktu pemotongan tali pusat merupakan prosedur penting yang berpengaruh terhadap status hematologi bayi baru lahir. Lotus Birth adalah metode kelahiran tanpa pemotongan tali pusat, yang diyakini dapat meningkatkan kadar hemoglobin bayi melalui transfer darah plasenta yang lebih lama. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas dan keamanannya masih terbatas. Tujuan: Mengkaji efektivitas metode Lotus Birth terhadap kadar hemoglobin bayi baru lahir berdasarkan hasil penelitian tahun 2022–2025 dan membandingkannya dengan Delayed Cord Clamping (DCC). Metode: Kajian literatur menggunakan basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, PLOS ONE, dan Garuda Kemdikbud. Kata kunci: “Lotus Birth”, “Delayed Cord Clamping”, “hemoglobin”, “newborn”, “anemia”. Kriteria inklusi adalah artikel terbit 2022–2025 dengan variabel kadar hemoglobin bayi cukup bulan. Hasil: Sebagian besar penelitian menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin 1,5–2,5 g/dL pada bayi yang mengalami penundaan pemotongan tali pusat dibanding pemotongan segera. Lotus Birth memberikan efek serupa namun memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi akibat perawatan plasenta yang lama. Kesimpulan: Lotus Birth dan DCC sama-sama meningkatkan kadar hemoglobin bayi baru lahir, namun DCC lebih direkomendasikan karena aman dan praktis

    Pengaruh imunisasi Japannese Enchepalitis (JE) Terhadap Respon Imun Memory dan Keamanan pada Anak usia 9 bulan sampai 15 tahun: Sistematik Review

    No full text
    Latar Belakang: Dalam pencapain target SDGs 2030 pemerintah imunisasi JE (Japanese Encephalitis) ke dalam program imunisasi rutin di wilayah endemis. Sebagaimana yang diamanatkan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa setiap anak berhak memperoleh imunisasi sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi, Menteri Kesehatan juga telah menetapkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 1462 tahun 2023 tentang Pemberian Imunisasi di Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi D.I Yogyakarta tahun 2023 – 2024. Sejumlah penelitian menunjukan bahwa penggunaan vaskin JE secara rutin berdampak pada penurunan kasus dan angka kejadian secara dratis. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh imunisasi Japannese Enchepalitis (JE) terhadap respon imun memory dan keamanan pada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian literature review. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder pada database PubMed, Science Direct, Osford Academi dan Academi edu.Hasil: setelah dilakukan analisis didapatkan hasil : anak yang diberikan vaksinasi JE dapat terlidungi dari infeksi JE. Virus hidup yang dilemahkan mirip dengan virus ensefalitis memberikan perlindungan dan menunjukkan bahwa vaksin flavivirus chimeric, seperti Imojev, dapat memberikan perlindungan terhadap dua flavivirus. Efek KIPI vaksin JE yaitu berupa nyeri, merah dan bengkak ringan di bekas tempat suntikan, namun ada beberapa kasus bisa menyebabkan demam dan muntah sehingga bayi menjadi rewel dan berkurang nafsu makannya. Kesimpulan: JE adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan tidak ada strategi pengendalian atau pengobatan yang efektif.  Meningkatkan cakupan vaksinasi JE dua dosis dapat mengendalikan atau menghilangkan penyakit JE di banyak daerah. Oleh karena itu pengetahuan dan keterlibatan masyarakat untuk melakukan imunisasi JE secara rutin pada anak-anak pada tingkat dasar adalah hal yang paling penting untuk mencegah wabah tersebut

    PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DENGAN PEMBERIAN NUTRISI PUTIH TELUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RASAU JAYA TAHUN 2024

    Full text link
    Kejadian luka perineum di Dunia saat persalinan akibat tindakan episiotomy ataupun spontan pada tahun 2020 sebanyak 2,7 juta kasus dan 75% di Indonesia. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Rasau Jaya dari 31 persalinan, 16 luka perineum dan masih banyak ibu nifas yang belum mengkonsumsi nutrisi putih telur sebagai alternatif penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penyembuhan luka perineum pada ibu nifas dengan pemberian nutrisi putih telur di Puskesmas Rasau Jaya tahun 2024. Metode penelitian yaitu kualitatif untuk meneliti kondisi luka perineum derajat II pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Rasau Jaya sebanyak 12 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan karakteristik seluruh responden dalam usia reproduksi, 6 orang pendidikan menengah (SMP), multipara sebanyak 6 responden dan 6 primipara, seluruh responden (12 ibu) sebagai ibu rumah tangga dan tidak mengalami KEK. Konsumsi nutrisi putih telur dilakukan oleh seluruh responden sebanyak 4 butir telur putih perhari selama 7 hari terbagi dalam 2 putih telur dipagi dan 2 di malam atau sore hari dengan cara pengolahan direbus selama 9-10 menit. Seluruh responden mengalami penyembuhan luka perineum berlangsung pada hari ke 4- 6. Disarankan untuk bidan melakukan edukasi manfaat putih telur sebagai sumber protein alami yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka perineum

    EFEKTIFITAS EKSTRAK PUNICA GRANATUM TERHADAP KADAR NITRICT OXYDE PADA KULTUR HUVECS YANG DIPAPAR PLASMA PREEKLAMPSI

    Full text link
    Preeclampsia is one of the leading causes of maternal morbidity and mortality, with pathogenesis involving oxidative stress due to increased free radicals and decreased antioxidant activity. Red pomegranate (Punica granatum) contains polyphenols, anthocyanins, and tannins, which act as natural antioxidants. This study aimed to investigate the effect of Punica granatum extract on Nitric Oxide (NO) levels in Human Umbilical Vein Endothelial Cells (HUVECs) exposed to preeclampsia plasma. An experimental study with a post-test only control group design was conducted with five groups: negative control (HUVECs + normal plasma), positive control (HUVECs + preeclampsia plasma), and three treatment groups with Punica granatum extract at 14 ppm, 28 ppm, and 56 ppm. NO levels were measured using the ELISA method after 24 hours of incubation. The results showed significant differences among groups (p < 0.05). The 56 ppm extract dose resulted in the most significant decrease in NO levels (20.3 µM), comparable to the normal control group (18.4 µM). This study is at TRL 3–4, representing a proof-of-concept based on in vitro testing. In conclusion, Punica granatum extract has potential as a natural antioxidant and a complementary therapy candidate for preeclampsia, although further studies in animal models and clinical trials are required

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK TIGA BULAN DI POSKESDES KELOMPU

    No full text
    Latar Belakang : Kontrasepsi hormonal jenis KB suntik di Indonesia semakin banyak dipakai karena kerjanya yang efektif, dan hampir 63% akseptor KB menggunakan kontrasepsi hormonal karena pemakaiannya yang praktis, harganya relatif murah dan aman. KB suntik memiliki risiko efek samping yang sering dialami seperti gangguan haid, perubahan berat badan. Peningkatan berat badan adalah hal yang paling sering dikeluhkan oleh aseptor kontrasepsi suntik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa mempengaruhi kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik tiga bulan di Poskesdes Kelompu.Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Besar sampel yaitu sebanyak 75 responden. Analisis data univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan chi square.Hasil : Ada pengaruh yang signifikan antara umur dengan kenaikan berat pada pada akseptor KB. Hasil keeratan menujukkan nilai OR = 4,136 (95% CI : (1,418 - 12,063) artinya pada responden yang berusia 20-35 tahun memiliki resiko lebih besar 4,136 kali mengalami kenaikan berat badan di bandingkan pada responden yang berusia <20 tahun dan > 35 tahun. Ada pengaruh yang signifikan antara lama pemakaian alat kontrasepsi dengan kenaikan berat badan pada akseptor KB. Hasil keeratan menujukkan nilai OR = 4,364 (95% CI : (1,592 -11,957), artinya pada responden yang lama pemakaian kontrasepsi > 12 bulan memiliki resiko lebih besar 4,364 kali mengalami kenaikan berat badan di bandingkan pada responden yang lama pemakaian kontrasepsi < 12 bulanSimpulan : Faktor yang paling mempengaruhi kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan di Poskesdes Kelompu yaitu faktor lama pemakaian dengan nilai OR = 4,36

    PERAWATAN TALI PUSAT SECARA TRADISIONAL PADA BAYI BARU LAHIR OLEH SUKU MADURA DI DESA MADU SARI TAHUN 2023

    No full text
    Perawatan tali pusat yang tidak benar pada bayi baru lahir meningkatkan resiko masuknya spora kuman tetanus ke dalam tubuh melalui tali pusat sehingga berdampak menimbulkan tetanus neonatorum. Studi pendahuluan pada suku madura di RT/ RW 002/001 Wilayah Kerja Poskesdes Desa Madu Sari dimana perawatan tali pusat menggunakan bahan tradisional seperti abu dari bakaran kain Madura, daun nangka atau kunyit dan ramuan dari daun sirih yang ditumbuk dengan garam dan dioleskan ke puntung tali pusat baik secara tertutup atau terbuka. Tujuan penelitian : mengetahui bahan tradisional yang digunakan dalam perawatan tali pusat bayi baru lahir oleh suku Madura di Desa Madu Sari Tahun 2023. Metode penelitian : kualitatif dengan sampel dalam penelitian ini adalah bayi baru lahir usia 0-10 hari sebanyak 9 orang. Analisa dengan model interaktif Miles dan Hubberman. Hasil penelitian didapatkan : pelaksana paling banyak nenek bayi (5 orang) dan 4 ibu bayi dengan karakteristik usia tertua 66 tahun, termuda 28 tahun, Pendidikan tertinggi SMP, terendah tidak tamat SD. Bahan yang digunakan yaitu ramuan daun sirih dan garam 3 responden, kunyit dan garam 3 responden, abu daun nangka kering 1 responden dan abu kain Madura 2 responden dengan cara mengoleskan rempah dan abu di puntung tali pusat. Cara perawatan tali pusat yaitu 2 responden melakukannya secara tertutup dan 7 responden secara terbuka. Lama pelepasan tali pusat responden I dan VII (4 hari) responden II dan IV (7 hari), responden III , V , VIII dan IX (3 hari), responden VI (5 hari). Kesimpulan : Lama lepasnya tali pusat paling cepat 3 hari paling lama 7 hari dan tergolong normal/ cepat. Diharapkan Bidan melakukan pendekatan pada tokoh masyarakat setempat untuk sosialisasi perawatan tali pusat yang bersih, kering dan tertutup seperti anjuran pemerintah dan dilakukan oleh bidan atau nakes

    163

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇