OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
Not a member yet
    184 research outputs found

    FAKTOR PERILAKU IBU DAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI BPM FAUZUL MUFLIHAH, SST

    Full text link
    Angka kesakitan diare pada anak usia di bawah 5 tahun yang dijumpai di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Fauzul Muflihah SST yang berada di Kp. Cilubang RT 01/02, Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada periode Februari 2020 - Februari 2021 masih sangat tinggi, yaitu usia 3- 12 bulan mencapai 48 kasus atau 8,51%, dan usia 1-5 tahun sejumlah 516 kasus atau setara dengan 91,49%. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dalam Riwayat pemberian ASI eksklusif, perilaku ibu dalam mencuci tangan, dan perilaku ibu dalam sterilisasi botol susu dengan kejadian diare balita di BPM. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu dari anak balita yang datang ke BPM. Sample penelitian adalah semua ibu balita yang datang ke BPM dalam periode Juni - Juli 2023. Sample di ambil dengan menggunakan tehnik non probability sampling yaitu kuota sampling, di mana setelah mendapatkan 100 balita pengumpulan data di hentikan. Penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan perilaku ibu dalam Riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare balita hasil (p-value = 0,811). Dari hasil penelitian menggunakan (p-value =< ,001) ini menunjukan adanya hubungan antara kebersihan mencuci tangan dengan kejadian diare. Selain itu juga terdapat hubungan antara perilaku ibu dalam membersihkan botol susu (p-value =< ,001) dengan kejadian diare balita di BPM pada Tahun 2023. Oleh karena itu, untuk mengurangi kemungkinan diare, disarankan bagi para ibu untuk selalu mencuci tangan dengan air mengalir, mencuci botol susu dengan bersih menggunakan sabun kemudian merendamnya dengan air mendidih. Sedangkan bagi BPM agar dapat meningkatkan layanan konseling atau penyuluhan untuk mengurangi diare pada balita

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT GASTRITIS PADA MAHASISWA TINGKAT III AKPER BETHESDA SERUKAM TAHUN 2023

    Full text link
    Latar belakang: Gastritis atau lebih lazim kita menyebutnya sebagai penyakit maag, merupakan penyakit yang sangat menggangu aktivitas dan bila tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal. Tujuan Penelitian: Mengetahui Hubungan Perilaku Dengan Pengetahuan Pencegahan Penyakit Gastritis Pada Mahasiswa Tingkat III Akper Bethesda Serukam Tahun 2023. Metode Penelitian: jenis penelitian yang digunakan: penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional atau potong lintang, teknik pengambilan data total sampling 54 orang responden. Analisis yang digunakan Univariate Bivariate, menggunakan uji statistic Chi Square. Apabila p value ≤ (0.05), artinya ada hubungan yang bermakna. Hasil Penelitian. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value =0,061 artinya p > 0.05, sehingga dengan alpha 5% dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara perilaku dengan pengetahuan Pencegahan Penyakit Gastritis Pada Mahasiswa Tingkat III Akper Bethesda Serukam Tahun 2023. Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang bermakna antara perilaku dengan pengetahuan Pencegahan Penyakit Gastritis Pada Mahasiswa Tingkat III Akper Bethesda Serukam Tahun 2023. Mahasiswa yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 40 orang (74.1%) dan 14 orang (25.9%) yang memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan penyakit gastritis. Dan ada 33 orang yang memiliki perilaku tidak mendukung pencegahan gastritis, hal ini dapat terjadi mahasiswa mengetahui cara pencegahan gastritis namun tidak menghindari makanan pemicu meningkatnya asam lambung

    HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN KEJADIAN DISMENOREA : SCOPING REVIEW

    No full text
    Dismenorea merupakan keluhan umum pada wanita usia reproduktif yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup dan produktivitas. Aktivitas fisik dianggap sebagai intervensi non-farmakologis potensial yang dapat mengurangi intensitas nyeri dismenorea melalui mekanisme fisiologis dan hormonal. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk mengkaji hubungan antara aktivitas fisik dan kejadian dismenorea pada perempuan selama lima tahun terakhir (2021-2025). Pengumpulan data dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kriteria inklusi penelitian kuantitatif orisinal berbahasa Inggris. Dari 969 artikel yang diperoleh, 10 artikel relevan dianalisis secara mendalam. Hasil review menunjukkan bahwa sebagian besar studi menemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan penurunan tingkat keparahan dismenorea. Aktivitas fisik yang teratur berkontribusi menurunkan nyeri menstruasi melalui mekanisme biologis kompleks, sehingga menjadi strategi efektif dan aman dalam pengelolaan dismenorea pada perempuan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji secara lebih dalam dengan lingkup sampel yg lebih besar mengenai hubungan aktivitas fisik dengan dismenorea. Kata kunci: Aktivitas fisik, Dismenore

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU PERSONAL HYGNE PADA REMAJA PUTRI DI MADRASAH ALIYAH DARUSSALAM MESUJI MAKMUR

    No full text
    Latar Belakang : Data World Health Organization (WHO), menyebutkan hampir setiap wanita memiliki keluhan keputihan abnormal. Banyak studi yang melaporkan bahwa prevalensi keputihan abnormal sebanyak 12,1 sampai 30%. Pengetahuan remaja sangat mempengaruhi perilaku personal hygiene saat menstruasi. Responden yang memiliki pengetahuan rendah berarti ia tidak mampu mengetahui, mengerti dan memahami arti, manfaat, dan tujuan terkait perilaku personal hygiene saat menstruasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap perilaku personal hygiene pada remaja putri di Madrasah Aliyah Darussalam Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024.Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri kelas X dan XI di Madrasah Aliyah Darussalam Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan Dependen menggunakan uji chi square.Hasil: Distribusi frekuensi dari 70 responden sebagian besar memiliki perilaku personal hygiene yang baik sebanyak 42 responden (60%), sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 27 responden (38,6%). Uji chi-square menunjukan nilai P Value = 0,029Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku personal hygiene remaja putri di Madrasah Aliyah Darussalam Mesuji Makmur Tahun 202

    HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI SECARA DINI DENGAN KEJADIAN OBSTIPASI PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA MADU SARI TAHUN 2023

    No full text
    Latar belakang: Obstipasi merupakan keadaan tertimbunnya feses yang keras akibat adanyaobsturuksi pada saluran cerna dalam waktu lama. Obstipasi berpotensi menyebabkan kanker usus bagibayi. Salah satu penyebabnya ialah pemberian MP-ASI sejak dini, akibat ketidakmampuan sistempencernaan untuk mencerna pada bayi umur bawah 6 bulan. Tujuan Penelitian: untuk mengetahuihubungan pemberian makanan pendamping ASI secara dini dengan kejadian obstipasi pada bayi 0-6bulan di Desa Madu Sari Tahun 2023. Metode Penelitian: Menggunakan Jenis penelitian metodekuantitatif dengan desain analisis korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi 30 orang,dengan sampel 30 responden yaitu ibu yang memilki bayi 0-6 bulan di Desa Madu Sari analisa datamenggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: responden yang diberi MP ASI dini, hampir seluruhnyamengalami obstipasi yaitu 13 orang (81,3%). Dan responden yang tidak diberi MP ASI dini sebagianbesar tidak megalami obstipasi yaitu 10 orang (71,4%). P value 0,004 < 0,05 sehingga menyatakanbahwa ada hubungan antara pemberian makanan pendamping ASI secara dini dengan kejadianobstipasi di Desa Madu Sari Tahun 2023. Kesimpulan: berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai Pvalue 0,004 < 0,05 sehingga menyatakan bahwa ada hubungan antara pemberian makananpendamping ASI secara dini dengan kejadian obstipasi di Desa Madu Sari Tahun 2023.Saran: Kepadabidan desa serta kader posyandu untuk dapat meningkatkan KIE kepada ibu post partum denganmemberikan bayinya ASI Eksklusif selama 6 bulan karena dapat mengurangi resiko obstipasi

    PENGARUH KOMPRES HANGAT AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI POSYANDU CEMPAKA PUTIH DESA PARIT BARU TAHUN 2025

    Full text link
    PENGARUH KOMPRES HANGAT AIR REBUSAN JAHE PUTIH TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PUNGGUNG PADA  IBU HAMIL TRIMESTER III DI POSYANDU CEMPAKA PUTIH DESA PARIT BARU TAHUN 2025     Liza Erviana[1], Gloria Bunga F E[2] dan Annisa Putri3   Stikes Panca Bhakti Pontianak Email : [email protected]   Abstrak              Selama masa kehamilan, ibu mengalami ketidaknyamanan terutama pada trimester III seperti nyeri punggung. Untuk mengurangi penggunaan pengobatan farmakologis bisa digunakan tanaman herbal untuk pengobatan non farmakologis salah satunya kompres air hangat rebusan jahe yang dapat membantu mengurangi keluhan nyeri punggung. Kompres air hangat rebusan jahe terbukti dapat membantu mengurangi nyeri punggung ibu hamil trimester III. Jahe merupakan tanaman herbal yang terdapat kandungan minyak atsiri yang dapat mengurangi nyeri punggung. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Apakah Ada Pengaruh Kompres Air Rebusan Jahe Terhadap Penurunan nyeri punggung ibu  hamil trimester III di Posyandu Cempaka Putih Desa Parit Baru Tahun 2025. Desain penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design, Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel sebanyak 30 ibu hamil yang mengalami nyeri punggung pada trimester III.          Hasil yang diperoleh sebelum diberikan kompres hangat air hangat rebusan jahe putih,sebagian responden besar dari responden yang mengalami nyeri sedang 20 responden (66,7%). Setelah pemberian kompres hangat air rebusan jahe putih sebagian besar dari responden yang mengalami nyeri ringan 23 responden (76,6%). Uji Paired T Test didapatkan hasil P value=0,000 (? 0,05). Kesimpulan terdapat adanya pengaruh kompres hangat air rebusan jahe putih terhadap penurunan skala nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Posyandu Cempaka Putih Desa Parit Baru

    HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET Fe TERHADAP KADAR Hb PADA IBU HAMIL DI POSYANDU NIRWANA DESA SUNGAI KAKAP

    No full text
    Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang berdampak langsung pada kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah pemberian tablet Fe, namun tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya masih rendah. Pengetahuan ibu hamil diduga berhubungan erat dengan tingkat kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil di Desa Sungai Kakap, Dusun Merak, wilayah kerja Puskesmas Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi di Posyandu Nirwana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe, kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan kurang (68%) dan tidak patuh mengonsumsi tablet Fe (58%). Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe (p=0,000<0,05), namun tidak terdapat hubungan antara kepatuhan mengonsumsi tablet Fe dengan kadar Hb (p=0,549). Diperlukan edukasi dan konseling gizi bagi ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan serta kepatuhan konsumsi tablet Fe secara teratur

    PERBEDAAN PENGGUNAAN KB HORMONAL DAN NON HORMONAL DENGAN KENAIKAN TEKANAN DARAH DAN BERAT BADAN WANITA USIA SUBUR PADA KELOMPOK IBU PKK DI DESA TELUK KAPUAS TAHUN 2025

    No full text
    Penggunaan kontrasepsi merupakan upaya yang efektif dalam mengendalikan angka kehamilan, namun memiliki efek samping tertentu, khususnya terhadap tekanan darah dan berat badan. Kontrasepsi terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu hormonal dan non hormonal, yang masing-masing memiliki mekanisme kerja serta dampak fisiologis yang berbeda terhadap tubuh wanita. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan penggunaan kontrasepsi KB hormonal dan non hormonal terhadap kenaikan tekanan darah dan berat badan wanita usia subur pada kelompok Ibu PKK di Desa Teluk Kapuas tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan desain korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 37 responden yang dipilih dengan Teknik total sampling. Pengumpulan data secara observasi dengan analisis univariat dan bivariat (Analysis Of Variance). Hasil penelitian berdasarkan tekanan darah sistol pada pengguna KB hormonal, sebagian dari responden mengalami peningkatan yaitu 11 orang (55%) dan sangat sedikit dari responden yang tetap yaitu 3 orang (15%), non hormonal sebagian kecil dari responden mengalami penurunan dan tetap masing-masing 6 orang (35%) dan sebagian kecil juga mengalami peningkatan yaitu 5 orang (30%). Tekanan darah diastol pengguna KB hormonal sebagian besar responden mengalami peningkatan yaitu 14 orang (70%), non hormonal sebagian dari responden mengalami peningkatan yaitu 10 orang (59%). Berat badan pengguna KB hormonal hampir seluruh responden mengalami peningkatan yaitu 14 orang (70%), non hormonal sebagian dari responden mengalami peningkatan dan tetap masing masing yaitu 7 orang (41%). Kesimpulan terdapat perbedaan peningkatan antara pengguna KB hormonal dengan kenaikan tekanan darah sistol dan berat badan. Tidak terdapat peningkatan antara pengguna KB hormonal dan non hormonal dengan tekanan darah diastol

    Efektifitas Vaksinasi Rotavirus Pentavalent Dan ASI Eksklusif Terhadap Pencegahan Diare pada Bayi Usia 6-24 Bulan di Rumah Sakit Kota Makassar

    No full text
    Latar belakang: Diare adalah penyakit gastroenteristis serta menjadi sebab kematian kedua tertinggi secara globalpada anak yang berumur < 5 tahun. Gastroenteritis pada balita salah satunya disebabkan oleh infeksi rotavirus berupadiare yang berpotensi dehidrasi parah. Prevalensi diare pada balita di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya. KotaMakassar dengan kasus diare tertinggi kedua di Selawesi Selatan. WHO memiliki tujuh poin pedoman yang palingefektif untuk mencegah diare pada anak, diantaranya pemberian vaksin rotavirus dan asi eksklusif. Tujuan : Untukmengetahui pengaruh vaksinasi rotavirus pentavalent dan ASI eksklusif terhadap pencegahan diare pada bayi 6-24bulan di Kota Makassar. Metode : Menggunakan jenis penelitian observasional analitik desain penelitian casecontrol. Teknik sampling consecutive sampling dengan jumlah 92 balita berusia 6-24 bulan yang datang ke RumahSakit Kota Makassar. Instrumen berupa kuesioner dianalisis menggunakan aplikasi SPSS memakai uji chi-squaredan regresi logistik. Hasil : Perilaku cuci tangan tidak ada hubungan signifikan terhadap kejadian diare (0,655).Ketersediaan air minum tidak ada hubungan signifikan terhadap kejadian diare (0,802). Berdasarkan variabelvaksinasi rotavirus pentavalent dan asi eklusif terdapat pengaruh yang signifikan dalam mencegah kejadian diare(0,002 dan 0,004). Hasil analisa multivariat variabel vaksin rotavirus pentavalent dan asi eksklusif dalam uji regresilogistik (p=0,012 dan 0,023) dan odds ratio sebesar 0,292 dan 0,444. Kesimpulan: Pemberian vaksin rotaviruspentavalent mempunyai pengaruh terbesar terhadap kejadian diare dibandingkan asi eksklusif

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI (PUBERTAS) DENGAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI SISWA KELAS VII (A-F) DI SMP NEGERI 1 SUNGAI RAYA TAHUN 2024

    Full text link
    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI (PUBERTAS) DENGANPERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI SISWA KELAS VII (A-F) DI SMP NEGERI1 SUNGAI RAYA TAHUN 2024Elise Putri1, Ivan Harwin UtamaNama Asal Institusi : STIKES Panca Bhakti PontianakEmail Korespondensi: [email protected] belakang :Pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi sangat pentingapabila seorang remaja tidak memiliki pengetahuan yang baik dan cukup tentang kesehatanreproduksi, remaja akan cenderung bersikap mengabaikan sehingga dapat membahayakan dirinyasendiri. Dari wawancara yang dilakukan didapatkan masih banyak remaja yang mengaku sudahberpacaran, berpegang tangan dengan lawan jenis dan mengatakan bahwa menstruasi sebagaitanda awal terjadinya pubertas.Tujuan:untuk mencari hubungan pengetahuan remaja putri (pubertas) dengan perilakukesehatan reproduksi siswa kelas VII (A-F) di SMP Negeri 1 Sungai Raya.Metode: Desain penelitian ini adalah desain deskriptif korelasi dengan pendekatanpendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 90 orang, sampel yangdigunakan total sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi, pengumpulan data menggunakankuesioner dengan analisis univariat dan bivariat (chi square).Hasil: Dari 90 orang responden, diperoleh sebagian besar responden yaitu 66 (72,2,%)memiliki pengetahuan cukup tentang kesehatan resproduksi dan sangat sedikit dari respondenyaitu 4 (4,4%) responden memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi. Dan sebagiandari responden yaitu 48 (53,3%) responden memiliki perilaku yang mendukung terhadapkesehatan reproduksi. Kemudian dianalisis menggunakan chi square dengan taraf signifikan (a0,05) didapatkan p value 0,641> 0,05, sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan denganperilakuKesimpulan: tidak ada Hubungan Antara Pengetahuan Remaja Putri (Pubertas) DenganPerilaku Kesehatan Reproduksi Siswa Kelas VII (A-F) Di SMP Negeri 1 Sungai Raya Tahun2023. Diharapkan kepada pihak SMP Negeri 1 Sungai Raya, untuk dapat meningkatkanpengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi melalui penyuluhan dan pembelajarandisekolah, sehingga siswa mengetahui perilaku apa saja yang dapat mempengaruhi kesehatanreproduks

    163

    full texts

    184

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS STIKES Panca Bhakti Pontianak
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇