e-Journal IAIN Bukittinggi (Institut Agama Islam Negeri)
Not a member yet
784 research outputs found
Sort by
Penguatan Karakter Kinerja Kepemimpinan Siswa SMA Negeri I Pariangan Kabupaten Tanah Datar
This article was written as a reflection of the community service activities of Adzkia University lecturers. This service is carried out in the context of basic level leadership training activities for the OSIS team (Intra-School Student Organization) and class leaders at Senior High School Pariangan District, Tanah Datar Regency, West Sumatra Province, Indonesia. The topic presented was entitled "Development of Minangkabau Culture-Based Performance Character for Independence". After that, we distributed inventories to measure the quality of student leadership performance. The research method uses descriptive quantitative methods. Research inventories measure aspects of knowledge, attitudes and skills. The knowledge aspect measures the character of critical and creative performance. The attitude aspect measures of individual attitudes, social attitudes and spiritual attitudes. The skill aspect measures of communication skills, collaboration skills and digital skills. The results showed that the leadership performance of SMA Negeri 1 Pariangan students were in the "good quality" criteria. The performance character with the highest quality is found in the religious attitude performance character with the Respondent's Achievement Level of 95.66%. The critical performance character gets the lowest score but is still in the "good quality" category with the Respondent's Achievement Level of 78.19%. The measurement results explain that the leadership performance character student of Senior High School Pariangan District, Tanah Datar Regency, West Sumatra Province, Indonesia is "good quality"
Pelatihan Intensif Keagamaan dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Anak Binaan pada Panti Asuhan Anak Bina Remaja (PSAABR) Budi Utama
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan agama, pengamalan agama anak binaan, terutama dalam ibadah shalat dan membaca Al Quran, dan meningkatkan kesadaran beragama anak binaan PSAABR Budi Utama Lubuk Alung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan kepada 75 orang peserta PSAABR dengan mengajarkan anak yang masih belajar Iqra’ hingga mampu membaca Al Qur’an untuk anak tingkatan SMP dan SMA/SMK. Pendekatan kelompok dilakukan pada saat pemberian materi ajar tentang thaharah, whudu, shalat, doa, zikir, membaca Al Quran. Pendekatan individual dilakukan pada saat pengoreksian bacaan shalat dan membantu memecahkan masalah pribadi anak dengan pendekatan individu untuk mendisiplinkan anak dalam praktek ibadah, bimbingan praktek ibadah, metode demonstrasi, modelling, dan role playing, koreksi bacaan shalat, brainstorming masalah keagamaan dan pemberian motivasi. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pemahaman, pengetahuan, dan pengamalan agama anak binaan, dan terdapat kesadaran beragama bagi anak binaa
Pemanfaatan Limbah Stik Ice Cream untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Tranmigrasi Padang Mardani Jorong Manggopoh Utara
Masyarakat khususnya ibu-ibu daerah Transmigrasi Padang Mardani, Jorong Manggopoh Utara Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam memiliki banyak potensi atau bakat-bakat tersendiri yang sangat luar biasa jika mendapatkan bimbingan atau motivasi yang tepat. Kehidupan masyarakat umumnya dalam kategori rendah dengan bekerja sebagai buruh pabrik pengolahan sawit. Maka kegiatan pemberdayaan ekonomi berupa pelatihan pemanfaatan stik ice cream sebagai salah satu usaha untuk memberikan keterampilan bagi para ibu-ibu rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa metode Partisipasi (Partisipatory Action Research/PAR). Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat ini bahwa keterampilan yang diberikan dan penyadaran bagi para ibu-ibu rumah tangga untuk kreatif dalam memanfaatkan limbah seperti limbah stik ice cream menjadi barang atau kriya yang dapat dijual dan bernilai ekonomi. . Dari hasil pelaksanaan program Pembinaan Ekonomi masyarakat yang telah lakukan , ternyata secara umum hasilnya sangat mengejutkan dan membanggakan, karena dapat dibuktikan dengan adanya semangat dan antusias dari mereka para pemuda yang telah mengikuti bimbingan tersebut. Meskipun adanya beberapa kendala yang telah kita lewati bersama baik dari segi kekurangan alat. Biarpun demikian, para bimbingan kami tetap semangat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Untuk memacu semangat warga agar mereka dapat mengembangkan bakatdan potensi yang telah mereka miliki, dan juga diperlukan bantuan dari lembaga- lembaga yang menanggani khususnya pemberdayaan masyarakat agar masyarakat dapat mengoptimalkan bakat dan potensi yang telah mereka miliki
An Analysis on Material Design of The Module Entitled “Bahasa Inggris Kelas 2"
The background of the research was the problems that existed of the module entitled “Bahasa Inggris Kelas 2 SDIT Syahiral 'Ilmi”. The English teacher who used the module said that the instructions in the module only use English while students are still in the second grade. Thus, the students find it difficult to understand what to do and there are a lot of subject materials in the module. The purpose of this research is mainly intended to find out whether the module is appropriate or not with the criteria of good material design suggested by Sundara Rajan. The descriptive quantitative research was used in this research. In collecting data, the researcher used rubric and documentation as the instrument. The researcher analyzed the module by taking data with the following steps: Finding out the material, after that identifying the material, classifying the material, coding the data, comparing the material in the module with the criteria of good material design suggested by Rajan, and the last giving a percentage to rate the module. The results showed that the percentage of appropriate on material design for each material in the module includes: Numbers 11-20 is 82% or good, Part of Body is 82% or good, Simple Instructions 1&2 is 91% or good , Thanks and Sorry is 82% or good, Things in The Class is 55% or deficient, Part of School is 64% or fair, Food is 82% or good, Drinks is 82% or good, Part of House is 82% or good, Things in The Diningroom is 82% or good, Things in The Kitchen is 82% or good. The final result shows that the percentage of appropriate on the material design developed in the module is 79%. It means that the module has good criteria on material design as suggested by Rajan.Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan yang ada pada modul yang berjudul “Bahasa Inggris Kelas 2 SDIT Syahiral 'Ilmi” yaitu guru bahasa Inggris yang menggunakan modul mengatakan bahwa petunjuk dalam modul hanya menggunakan bahasa Inggris sementara siswa masih kelas dua sehingga siswa sulit memahami apa yang harus dilakukan dan terdapat banyak materi pelajaran dalam modul. Tujuan dari penelitian ini terutama untuk mengetahui apakah modul tersebut sesuai atau tidak dengan kriteria desain material yang baik yang dikemukakan oleh Sundara Rajan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan rubrik dan dokumentasi sebagai instrumennya. Peneliti menganalisis modul dengan mengambil data dengan langkah-langkah sebagai berikut: Menemukan materi, setelah itu mengidentifikasi materi, mengklasifikasikan materi, coding data, membandingkan materi dalam modul dengan kriteria desain materi yang baik yang disarankan oleh Rajan , dan memberikan persentase untuk menilai modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesesuaian desain materi untuk setiap materi dalam modul meliputi: Angka 11-20 sebesar 82% atau baik, Bagian Badan sebesar 82% atau baik, Petunjuk Sederhana 1&2 sebesar 91% atau baik , Terima kasih dan Maaf adalah 82% atau baik, Hal-hal di Kelas adalah 55% atau kurang, Bagian dari Sekolah adalah 64% atau sedang, Makanan adalah 82% atau baik, Minuman adalah 82 % atau baik, Bagian Rumah 82% atau baik, Barang di Ruang Makan 82% atau baik, Barang di Dapur 82% atau baik. Hasil akhir menunjukkan bahwa persentase kesesuaian desain materi yang dikembangkan dalam modul adalah 79%. Artinya modul tersebut memiliki kriteria desain material yang baik seperti yang disarankan oleh Rajan
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa di Era New Normal
This research is motivated by the low ability of students to understand mathematical concepts when learning has been done online for almost a year at home, which is now back again face to face at school with less study time than usual. The purpose of this study was to find out how the students' mathematical concept understanding ability in the new normal era of class X science at Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Lubuk Malako, South Solok Regency. The research method used is descriptive method using a quantitative approach. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 18 students. The instrument used to collect data was in the form of a student's mathematical concept understanding ability test and interviews. The test results were analyzed based on the assessment criteria of high, medium, low, and very low. The results showed that the ability to understand mathematical concepts of students in the new normal era of class X science was still relatively low with a percentage of 39%, namely indicators of restating concepts, presenting concepts in various representations, and relating various mathematical concepts internally or externally. While the criteria are high with a percentage of 17%, moderate with a percentage of 33%, and very low with a percentage of 11%. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa disaat belajar yang pernah dilakukan secara online hampir satu tahun di rumah yang sekarang kembali lagi tatap muka di sekolah dengan waktu belajar yag lebih sedikit dari biasanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di era new normal kelas X IPA di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Lubuk Malako Kabupaten Solok Selatan. Metode peelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan banyak sampel 18 siswa. Instrumen yang digunakan untuk megumpulkan data berupa tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dan wawancara. Hasil tes dianalisis berdasarkan kriteria penilaian yang tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di era new normal kelas X IPA masih tergolong rendah dengan persentase 39% yaitu indikator menyatakan ulang konsep, menyajikan konsep dalam berbagai representasi, dan mengaitkan berbagai konsep matematika secara internal atau eksternal. Sedangkan kriteria tinggi dengan presentase 17%, sedang dengan presentase 33%, dan sangat rendah dengan presentase 11%
Ta’tsir At-Thariqah Al-Intiqaiyyah fi Maharah Al-Kalam li Ash-Shaf As-Sabi’ bi Ma’had Al-Anshar Batang Polo
The purpose of this research is to find out the effect of the selective method on the seventh grade speaking skill. The type of research is quantitative research using the experimental method. Quantitative research methods can be defined as methods in which research based on the philosophy of positivism is used to search for a specific population or sample. While the experimental method is an experimental design that has a control group, it is not fully functional to control variables beyond the variables affecting the experiment. As for the results of the research, the effect of the selective method on the seventh grade speaking skill is an overview of the data obtained by the researcher. The data generated from this study are the pre- and post-test values. Before being used as pre- and post-exam questions, the 30 multiple-choice questions were tested in Chapter 7. As for its results, I mean, there is an effect of the selective method on speaking skill at the “Al-Ansar” Institute, Batang Polo. The dimensional result is 49.55 and the dimensional result means 73.88 with a gain 0, 48 غرض هذا البحث لمعرفة تأثير طريقة الانتقائية في مهارة الكلام الصف السابع. أما نوع البحث فهو البحث الكمي باستخدام طريقة التجربة. يمكن تعريف طرق البحث الكمي على أنها طرق يتم استخدام البحث القائم على فلسفة الوضعية للبحث عن مجتمع أو عينة معينة يتم أخذ العينات بشكل مجموع العينات، جمع البيانات باستخدام أدوات البحث والتحليل بيانات كمية/إحصائية بهدف الاختبار الفرضيات التي تم وضعها. بينما طريقة التجربة هي تصميم تجريبي التي لديها مجموعة تحكم، لكنها لا تعمل بشكل كامل للتحكم في المتغيرات التي تتجاوز المتغيرات تؤثر على التجربة.وأما نتائج البحث تأثير طريقة الانتقائية في مهارة الكلام الصف السابع لمحة عامة عن البيانات التي حصل عليها الباحثة. البيانات الناتجة عن هذه الدراسة هي قيم الاختبار القبلي والبعدي. قبل استخدامها مثل أسئلة ما قبل الاختبار وبعدها، تم اختبار 30 سؤال اختيار من متعدد في الفصل السابع. وأما نتائجها يعني يوجد تأثير طريقة الانتقائية في مهارة الكلام بمعهد “الأنصار” باتأنغ بولو. بنتيجة البعدي 49،55 ونتيجة البعدي يعني 73،88 ب gain 0،48
Endocentric Phrases in Mesut Kurtis' album Tabassam (2004): Tagmemeik Kenneth Lee Pike
The purpose of this research is to describe the form of endocentric phrases in Mesut Kurtis' Tabassam album and to describe its construction based on Kenneth Lee Pike's tagmemic units. This research is qualitative descriptive research, with the data source of the song lyrics in Mesut Kurtis' Tabassam album. The data collection technique uses the reading-note technique. Data validation techniques by increasing persistence, triangulation, and discussion. Data analysis techniques by collecting data, processing data, reading the entire data, grouping data, and describing the data. The results of this study reveal that the song lyrics on the Tabassam Album by Mesut Kurtis, which consists of 13 songs, contain endocentric phrases with three types, namely: (1) attributive endocentric phrases with a total of three phrases; (2) a three-phase coordinative endocentric phrase; and (3) a positive endocentric phrase with a single phrase. The three types of phrases have various structures.الغرض من هذا البحث هو وصف شكل العبارات المركزية في ألبوم مسعود كورتيس تباسم ووصف بنائه بناءً على وحدات تغميميك لكينيث لي بايك. هذا البحث هو بحث وصفي نوعي ، بمصدر بيانات كلمات الأغنية في ألبوم مسعود كرتيس تبسم. تستخدم تقنية جمع البيانات أسلوب قراءة الملاحظات. تقنيات التحقق من صحة البيانات عن طريق زيادة المثابرة والتثليث والمناقشة. تقنيات تحليل البيانات من خلال جمع البيانات ومعالجة البيانات وقراءة البيانات بالكامل وتجميع البيانات ووصف البيانات. وتكشف نتائج هذه الدراسة أن كلمات الأغنية في ألبوم تباسم لمسعود كيرتس ، والمكونة من 13 أغنية ، تحتوي على جمل مركزية ذات ثلاثة أنواع ، وهي: (1) جمل منسوبة داخلية بمجموع ثلاث جمل. (2) عبارة مركزية داخلية تنسيقية ثلاثية المراحل ؛ و (3) عبارة إيجابية متمحورة حول الذات مع عبارة واحدة. الأنواع الثلاثة من العبارات لها هياكل مختلفة
Religious Moderation in the Perspective of Muslim Philosopher: Theory and Practice
One of the teachings and the difference between philosophy and other sciences is the importance of rational and objective thinking. The implication of this teaching is the birth of an open-minded, inclusive view and acceptance o the truth from wherever it comes, including from different religions and cultures. Openness and acceptance of differences are the indicators of religious moderation. Therefore, there is an inherent relationship between openness and religious moderation. Without an inclusive view, there is no religious moderation. Likewise, a person's inclusive and moderate view will be present only if he thinks rationally and objectively. This article aims to analyze the meaning of religious moderation from the perspective of Muslim philosophers and its implementation in history, either in the global or Indonesian context. This research answers and seeks an alternate solution to the problem of extremism and radicalism in the name of religion. The method used is philosophical and historical-hermeneutic. In addition to library data, the research sources also use field data obtained through observation and interviews with students, alumni, and lecturers of Aqidah and Islamic Philosophy (AFI) in Indonesia
Cultural in Translation and Interpreting
This paper is aimed at explaining the concept of translating and interpreting a text or speech while paying attention to the target language's culture. There are several errors that often occur in translating and interpreting a text; the first is that there are still many translators who make mistakes that they consider normal, but have a big impact on the results of the translation which are not in accordance with the intent of the source language, namely forgetting that there is a culture that develops in writing, the second translator is still translating a text word by word, the three translators forgot the communication norms that developed in the target language. The data were collected through finding relevant reference Materials for a literature review include electronic books, journals, articles, and other sources of information. The literature review, as a tool for data collection, entails activities such as identifying, documenting, comprehension, implying, and transmitting data. Data collection is, throughout fact, how the literature review process is carried out, This paper used a literature review approach. To define the study of the notion of translation and interpretation that takes into account the target language's cultural features while keeping communicative norms in mind and produces meaning-based translation. The result of this study was applying meaning base translation and the cultural aspects in translation and interpretation by considering the communicative norms in the target language.Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana konsep menerjemahkan dan menafsirkan sebuah teks dalam bentuk tulisan atau pidato dalam bentuk lisan dengan memperhatikan unsure budaya yang berkembang dalam bahasa target. Ada beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam menerjemahkan dan menafsirkan sebuah teks; yang pertama masih banyak penerjemah yang melakukan kesalahan yang mereka anggap biasa, namun hal tersebut berdampak besar terhadap hasil terjemahan yang tidak sesuai dengan maksud bahasa sumber yakninya melupakan satu hal yang sangat penting yaitu berbabsiskan budaya yang berkembang secara tertulis, kedua penerjemah masih menerjemahkan teks dengan menggunakan metode mengartikan kata per kata, ketiga penerjemah melupakan bahwa dalam menerjemah harus ada communicative norms (norma-norma yang berlaku) dalam bahasa target. Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti dengan megumpulkan beberapa e-book, jurnal, artikel, dan sumber lain yang terkait sebagi sumber data pada penelitian ini. Tinjauan pustaka, sebagai alat untuk pengumpulan data, dengan cara mengidentifikasi, mendokumentasikan, memahami, menyiratkan, dan mentransmisikan data. Artikel ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka. Menjelaskan konsep mengenai Transaltion dan interpretation yang mempertimbangkan ciri-ciri budaya bahasa target serta tetap memperhatikan norma-norma komunikatif yang berkembang, kemudian menghasilkan terjemahan yang berlandaskan makna. Hasil dari penelitian ini adalah penerapan pendekatan budaya dalam penerjemahan dan interpretasi dengan memperhatikan norma-norma komunikatif yang berlaku dan berkembang dalam bahasa target
Abdurrauf al-Singkili’s Concept of Insan Kamil in Facing The Crisis of Modern Human Morality
This paper explores Abdurrauf al-Sinkili's (1615-1693) concept of Insan Kamil in light of contemporary moral problems. The study of Insan Kamil raises human awareness about the essence of his identity as a servant of God, is crucial. It is even more so at a time when secular values and worldviews eliminate religion and God by making utilitarianism, pragmatism, materialism, and hedonism the moral foundation of humanity. Therefore, serious efforts are needed to resolve this moral quandary. The concept of Insan Kamil of Abdurrauf al-Sinkili, a vibrant Indonesian intellectual well-known in several scholarly fields, discusses the meaning, purpose, and nature of human life and can be employed as an antidote to the present crisis. This library research drew on a wide range of authoritative sources utilizing documentary techniques to collect the data and employing content analysis methods to address the issues. This paper concludes that the concept of al-Sinkili's Insan Kamil can be an antidote to today's moral dilemma, particularly regarding human attitudes that adhere to utilitarianism, materialism, pragmatism, and hedonism way of life. This finding demonstrates that the Insan Kamil concept is a viable answer to the current moral predicament.Peneleitian ini bertujuan memaparkan konsep Insan Kamil Abdurrauf al-Sinkili dalam kaitannya dengan problematika moral kontemporer. Kajian tentang Insan Kamil yang membangun kesadaran manusia tentang hakikat jati dirinya sebagai hamba Tuhan menjadi sangat penting. Terlebih lagi jika hal ini dikaitkan dengan hegemoni nilai-nilai dan worldview sekular yang mengeliminasi agama dan Tuhan karena utilitarianisme, pragmatisme, materialisme, dan hedonisme dijadikan sebagai landasan moral kemanusiaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang serius untuk mengatasi dilema ini. Konsep Insan Kamil Abdurraurf al-Sinkili, seorang intelektual Indonesia yang dinamis dan kenamaan di beberapa bidang keilmuan, yang membahas tentang makna, tujuan, dan hakikat hidup manusia dapat digunakan sebagai penangkal krisis ini. Artikel ini adalah riset kepustakaan yang menggunakan teknik dokumenter untuk menghimpun data dari berbagai sumber otoritatif berupa buku, artikel, dan berbagai bahan penerbitan lainnya. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep Insan Kamil al-Sinkili dapat dijadikan sebagai jawaban untuk mengatasi krisis moral manusia modern dewasa ini, khususnya dalam menangani sikap manusia yang menjadikan utilitarianisme, materialisme, pragmatisme, dan hedonisme sebagai pandangan hidup. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep Insan Kamil adalah penawar unggul bagi krisis moral manusia modern saat ini.