Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
OTAGO HOME EXERCISE PROGRAMME DAPAT MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANSIA
Latar belakang: Keseimbangan merupakan kemampuan tubuh untuk tetap berada dalam keadaan stimbang dan menyesuaikan diri terhadap gravitasi, permukaan tanah dan objek dalam lingkungannya ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Gangguan keseimbangan pada lansia tersebut dapat berdampak pada meningkatnya resiko jatuh pada lansia yang dapat menyebabkan berbagai macam cidera pada lansia seperti patah tulang maupun luka berat bahkan kematian. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui otago home exercise programme dapat meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan one group pre dan post test design. Sampel penelitian berjumlah 14 orang yang diberikan intervensi otago home exercise programme. Pengukuran keseimbangan dinamis dilakukan dengan menggunakan timed up and go test (TUGT) yang diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil: Hasil pengujian hipotesis menggunakan wilcoxon match pair test diperoleh rerata sebelum perlakuan sebesar 16,68 dan setelah perlakuan sebesar 12,09 dengan nilai p=0,001. Kesimpulan: Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan otago home exercise programme dapat meningkatkan keseimbangan pada lansia.Kata Kunci: Otago Home Exercise Programme, Keseimbangan Dinamis, Timed Up and Go Test, Lansi
AN ANALYSIS OF FIRST LANGUAGE ACQUISITION OF A THREE YEARS OLD CHILD: A CASE STUDY
The process of acquiring language in a child occurs when the child is learning a mother tongue (native language). Language acquisition is the process of children getting the ability to capture, produce, and use words for understanding and communication. In this case, the researcher presents how the child acquires the language. This research discusses the first language acquisition on a three-years child based on phonological, semantic and syntax aspects. This research will conduct with descriptive qualitative research. The objectives of descriptive qualitative study are obtained from the utterances of her boy named is Mu’ammar Syauqi Idris. The researcher also took the data by observation and video recording. Based on the research, the researcher concluded that Mu’ammar able to communicate appropriately
Survei minat belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran online
Minat belajar ialah faktor penting dalam keberhasilan belajar. Pada masa pandemi virus COVID 19 ini , minat belajar siswa mengalami suatu penurunan dikarenakan pembelajaran yang dilakukan secara daring atau yang biasa disebut pembelajaran dalam jaringan, siswa melakukan suatu pembelajaran dalam jaringan dan berinteraksi dengan para guru dengan menggunakan beberapa aplikasi yang dapat di pakai seperti Google Classroom, Zoom, Google Meet dan Whatsapp Group. Penelitian ini tujuannya Mengetahui minat belajar siswa-siswi kelas X SMKN Wonosalam dalam mengikuti suatu kegiatan pembelajaran online mata pelajaran PJOK tahun ajaran 2020-2021. minat belajar itu meliputi rasa suka, perhatian, kesukaan, keterlibatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey, Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sample menggunakan observasi, wawancara dan angket sebagai data yang pendukung. Subjek yang ada dalam penelitian ini ialah menggunakan 89 siswa. Berdasarkan hasil survey dari penelitian minat belajar siswa dapat di peroleh bahwa minat Siswa SMKN Wonosalam sebanyak 89 responden yang telah dilakukan oleh peneliti, Rasa suka dengan rata-rata 48,95 didapatkan hasil perolehan sebanyak (65,5%) dengan klasifikasi prosentase tinggi , Perhatian dengan rata-rata 50,00 diperoleh dengan hasil (69,0%) dengan klasifikasi prosentase tinggi , Kesukaan dengan rata-rata 50,00 didapatkan hasil perolehan (89,6% ) dengan klasifikasi prosentase tinggi, Keterlibatan dengan rata-rata 40,07 didapatkah hasil perolehan (68,4%) dengan klasifikasi prosentase tinggi, Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi COVID-19 ini sangat berpengaruh terhadap minat belajar siswa,biasanya siswa merasa bosan karena tidak bertemu dengan teman dan gurunya secara langsun
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS XI MIPA 2 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISKURSUS MULTY REPRECENTACY DI SMAN 11 SIDRAP
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (clasroom action research) yang meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksaan, tahap observasi, dan tahap refleksi yang dilaksanakan di SMAN 11 Sidrap bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran diskursus multy reprecentacy. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 11 Sidrap tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 20 orang peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing berlangsung 4 kali pertemuan dan setiap siklus dilaksanakan tes akhir siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa hasil belajar lingkaran peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 11 Sidrap mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II melalui penerapan model pembelajaran diskursus multy reprecentacy. Ini dapat dilihat dari (a) hasil belajar pada siklus I jumlah peserta didik yang tuntas hanya 9 orang dengan skor rata-rata 74,50 dan pada siklus II meningkat jumlah peserta didik yang tuntas belajar yaitu 17 orang dengan skor rata-rata 82,00 (b) meningkatnya presentase ketuntaan belajar operasi aljabar peserta didik yaitu 45,0% pada siklus I meningkat menjadi 85,0% pada siklus II. (c) meningkatnya rata-rata aktivitas belajar peserta didik dari siklus I sampai siklus II. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar lingkaran peserta didik kelas XI MIPA 2 SMAN 11 Sidrap dengan penerapan model pembelajaran diskursus multy reprecentacy.Kata kunci: Hasil Belajar Lingkaran, Model Pembelajaran Diskursus Multy Reprecentac
PENERAPAN METODE PEMODELAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 UKUI
Penerapan metode pemodelan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperaktekkan keterampilan spesifik yang dipelajari di kelas melalui pemodelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori kemampuan menulis teks eksposisi hasil pretes dan hasil postes siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ukui, mengetahui samakah kategori kemampuan menulis teks eksposisi hasil pretes dan hasil postes siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ukui menurut jenis kelamin, mengetahui penerapan metode pemodelan dalam pembelajaran menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ukui, mengetahui samakah samakah kategori kemampuan menulis teks eksposisi hasil pretes dan hasil postes siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Ukui. Metode penelitian yaitu eksperimen one group pretest-postest. Teknik pengumpulan data yaitu tes essai. .Data dianalisis menggunakan statistik inferesial parametrik. Hasil penelitian didapat yaitu hasil postes lebih tinggi dibandingkan hasil prates, tidak terdapat perbedaan signifikan kemampuan menulis teks eksposisi berdasarkan jenis kelamin. Hal ini dilihat dari hasil pretes dan postes yang mengalami peningkatan secara signifikan dari sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan
SURVEI PELAKSANAAN PROGRAM TRIAS UKS DI SMA, SMK SE-KEC. KUDU KAB. JOMBANG
SDM yang berkualitas, sehat dan produktif adalah modal mencapai kemajuan bangsa. Anak sekolah generasi penerus, pelu dijaga/ditingkatkan dan dilindungi, masa emas untuk menanamkan PHBS serta agen perubahan dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. UKS sebuah tempat pelayanan, wadah pendidikan, pembinaan kesehatan di sekolah bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi. Dengan meningkatkan derajat kesehatan anak agar tumbuh berkembang harmonis dan optimal. Dari pengamatan peneliti masih kurang perhatian, kesadaran pihak terkait dan komunikasi pendidikan, pelayanan serta kerjasama dinas dan wilayah penelitian pedesaan yang cukup jauh, bagaimanakah pelaksanaan program Trias UKS di Kec. Ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Trias UKS di SMA, SMK se-Kec,.Kudu Kab. Jombang. Metode penelitian survei, teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi penelitian seluruh SMA, SMK se-Kec. Kudu berjumlah 4 sekolah. Semua anggota populasi dijadikan sampel, total keseluruhan 92 responden. Variabel penelitian pelaksanaan program Trias UKS yang meliputi: 1) Kinerja Tim pelaksana, 2) Pendidikan kesehatan, 3) Pelayanan kesehatan, 4) Lingkungan sekolah sehat. Data yang diperoleh lalu di analisis menggunakan analisis deskriptif presentase. Hasilnya menunjukkan secara keseluruhan pelaksanaan program Trias UKS Kec. Kudu terdapat 1 sekolah kategori sangat tinggi SMKN Kudu hasil 85%, 3 sekolah kategori tinggi 75,8% SMA Darul Ulum, 72,7% SMA Kosgoro, 65,3% SMK Trisakti 0 sekolah kategori cukup, dan 0 kategori rendah
PENGARUH TEKNOLOGI DAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KAWASAN LABUHAN HAJI (LOMBOK TIMUR)
Tujuan utama dari pembangunan ekonomi adalah untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera, lahiriah maupun batinah, Untuk mewujudkan hal tersebut maka pembangunan yang dilaksanakan oleh bangsa Indonesia merupakan pembangunan yang berkesinambungan yang meliputi seluruh aspek kehidupan masyarakat, bangsa dan negara, namun realitanya pembangunan ekonomi di setiap daerah di Indonesia dapat dikatakan masih belum merata karena banyak daerah pelosok yang belum mendapat sentuhan dari pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Untuk membantu upaya pemerintah dalam mewujudkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera dapat dilakukan dengan pengenalan teknologi serta melatih SDM yang ada untuk menjadi insan yang berkualitas di setiap daerah pelosok yang tertinggal, salah satunya kawasan labuhan haji Lombok timur. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan research mengenai perkembangan pembangunan ekonomi di pulau Lombok, sehingga didapat bahwa Lombok timur menjadi Kawasan tertinggal dalam pembangunan ekonomi. Dari hasil perbandingan dengan daerah lain pemahaman mengenai penggunaan teknologi dan juga pelatihan terhadap SDM menjadikan salah satu alasan mengapa Lombok timur tercatat sebagai salah satu daerah dengan pembangunan ekonomi yang kurang
PERAN SOSIAL PETANI PEREMPUAN
Peran perempuan sangat penting dalam masyarakat . Perempuan saat ini memainkan peran ganda. Masuknya perempuan ke dunia publik memberikan peran tersendiri, perempuan dapat memaknai peran yang dimiliki di masyarakat, dan dapat diterapkan dalam keluarga. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan profil petani perempuan, (2) untuk mendeskripsikan peran ganda petani perempuan, (3) untuk mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi peran sosial petani perempuan, (4) untuk mendeskripsikan dampak dari peran sosial petani perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) profil pendidikan petani perempuan di dominasi lulusan SMP dan SMA. Adanya hal tersebut menjadi alasan perempuan hanya bekerja sebagai buruh tani dan jika membuka usaha tidak mempunyai modal yang cukup, (2) peran ganda petani perempuan ada dua yaitu peran publik dan peran domestik (3) faktor yang mempengaruhi peran sosial petani perempuan ada dua yaitu faktor ekonomi dan faktor lingkungan, dan (4) dampak dari peran sosial petani perempuan ada dua yaitu dampak fisik dan dampak ekonomi. Pentingnya pembahasan mengenai topik peran sosial petani perempuan bagi masyarakat dapat memberikan informasi untuk lebih mengenal peran sosial perempuan yang bekerja sebagai petani juga memiliki kedudukan sebagai makhluk individu dan sosial yang memiliki hak dan dapat memutuskan keinginannya sendiri sesuai dengan individu masing-masing
PENYULUHAN BERKONTRIBUSI TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID – 19 PADA REMAJA DI MA AL-BAIRUNY SAMBONG DUKUH JOMBANG
Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menimbulkan ancaman kesehatan yang sangat serius bagi Indonesia dan seluruh negara di dunia. Belum ditemukan obat yang bisa mengobati COVID-19. Pembatasan social dan perilaku pencegahan penularan merupakan salah satu upaya untuk menghambat penyebaran COVID-19. Kasus positif Covid-19 di di Indonesia pada tanggal 9 April 2021 mencapai 1,55 juta kasus dan 42.227 jiwa dinyatakan meninggal. COVID-19 menyerang seluruh usia temasuk remaja. Pemerintah menjamin keselamatan remaja dengan menerapkan kebijakan pembatasan social dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan remaja secara daring. Remaja yang tidak mematuhi upaya pencegahan terancam terpapar COVID-19. Pengetahuan yang baik tentang risiko dan upaya pencegahan merupakan alternative dalam meningkatkan kepatuhan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penyuluhan dalam meningkatkan perilaku pencegahan penularan COVID-19 pada remaja di MA Al Bairuny Sambong Dukuh Jombang. Desain yang digunakan adalah Pra-Eksperimen (one group pretest posttest design). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 29 April – 23 Mei 2021. Populasi adalah semua remaja kelas XI IPA MA Al-Bairuny berjumlah 41 orang dipilih dengan tehnik simple random sampling sejumlah 29 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji statistik Wilcoxon. Sebelum diberikan penyuluhan didapatkan hasil bahwa 14% responden memiliki perilaku kurang, 45% responden memiliki perilaku cukup dan 41% responden berperilaku baik. Setelah diberikan penyuluhan terbukti tidak satupun responden memiliki perilaku kurang, hanya 21% berperilaku cukup dan 79% berperilaku baik. Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai p (Asymp, Sig. (2-tailed) = 0.000 < α (0.05) yang berarti penyuluhan secara signifikan mampu merubah perilaku pencegahan penularan COVID-19 menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Metode ceramah, demonstrasi, praktikum serta pendampingan pelaksanaan upaya pencegahan penularan COVID-19 selama 2 minggu memungkinkan responden mendapatkan pemahaman, ketrampilan kesadaran serta motivasi untuk penerapan perilaku pencegahan penularan COVID-19 secara lebih optimal
PENDAMPINGAN BELAJAR UNTUK ANAK SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI DUSUN TEBUIRENG CUKIR JOMBANG
Pandemi Covid-19 yang menjangkit seluruh negara dunia telah merubah tatanan hidup masyarakat dunia, perubahan pola hidup ini mencangkup semua dimensi baik ekonomi, kesehatan, sosial, budaya, pendidikan, pertahanan, dan keamanan. begitu luasnya dimensi yang terdampak bahkan mengakibatkan beberapa negara memasuki fase krisis akibat ketidakmampuan negaranya beradaptasi dengan cara-cara baru dalam menyelenggarakan pemerintahannya. Dalam bidang pendidikan Dusun sudah termasuk maju, baik dari lembaga formal maupun lembaga non formal. Namun, keberadaan lembaga tersebut tidak dibarengi dengan tenaga pengajar yang cukup. Sehingga ada beberapa lembaga pendidikan non formal yang kekurangan jumlah tenaga kerja seperti guru mengaji. Selain itu, adanya keluhan dari orang tua akibat tugas anaknya yang semakin hari semakin bergam dan susah. Disisi lain perlu adanya pendampingan seorang guru untuk memahami materi dan membantu menunjang kegiatan belajar mengajar dalam proses pembelajaran yang bersifat daring dan dilakukan dirumah dan hal ini juga membantu orang tua karena tidak semua orang tua mampu mengikuti dan mendampingi anak anaknya. Berdasarkan permasalahan tersebut, solusi yang dapat dilakukan adalah perlu adanya Bimbingan belajar Fun Learning, melalui kegiatan ini anak- anak yang ada di sekitar rumah tetap dapat memahami materi yang telah diberikan oleh guru melalui metode yang menyenangkan. Disisi lain, bimbingan belajar ini juga dapat memberikan kemudahan bagi siswa serta tambahan materi dan kosakata bahasa Inggis