Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    TEORI ENCEPHALON (OTAK) DAN KONSTRUKTIVISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN

    Full text link
    Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang terhebat dialam semesta ini. Sebagaimana disampaikan kedahsyatan dari otak manusia dalam Al-Qur’an. Dengan otak, manusia berpikir yang akhirnya mampu mengubah dunia. Pendidikan merupakan kebutuhan yang sangat urgen bagi manusia. Sebab, pendidikanlah yang dapat membuat manusia mampu menciptakan berbagai kemajuan dan mewarnai peradaban dalam kehidupannya. Manusia yang terdidik cenderung memiliki kemampuan dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dengan rasional, terukur, dan sistematis. Otak adalah pintu depan diri untuk melakukan perubahan. Otak menentukan bagaimana berpikir, merasakan, dan bertingkah laku. Otak mempengaruhi dalam menyikapi yang telah lewat, menyikapi yang akan dijalani, dan membentuk masa depan. Mendidik anak adalah sebuah seni. Membantu murid mampu mendialogkan otaknya dengan patut (otak kiri dan otak kanan), membutuhkan cara yang kreatif agar dapat mempertemukan berbagai koneksi pengalaman dan keyakinan di masa lalu. Seni mendidik hendaknya bekerja sebagaimana halnya neuron otak melakukan koneksi. Meningkat atau melemahnya koneksi tergantung kekuatan otak dalam melakukan jejaring. Guru yang menggunakan konstruktivisme dalam proses pembelajaran mampu meletakkan pengetahuan sekarang  dengan sangat konkrit untuk terkoneksi dengan pengetahuan yang ada di masa lalu. Mencelupkan anak pada “emotional cemicals”, memicu kimiawi energy untuk senantiasa mengejar keingintahuannya, menemukan jaringan-jaringan kegiatan dapat saling terkait sebagaimana neuron di otak senantiasa melakukan koneksi-koneksiny

    PROFIL KARAKTER SISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan karakter siswa berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah  dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi bilangan bulat. Subyek dalam penelitian ini adalah  siswa MTs kelas VII sebanyak 3 orang dengan kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dari hasil nilai PAT (Penilaian Akhir Tahun). intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi. Data diperoleh dari tes kemampuan matematika dan wawancara. Tes ini terdiri dari lima kategori berfikir kreatif: keaslian, kelancaran, keluwesan, penguraian dan perumusan kembali dengan langkah pemecahan masalah Membaca dan berfikir, Ekplorasi dan merencanakan,memilih stategi, mencari jawaban dan Refleksi dan pengembangan.  Penelitian dilakukan di MTsN 4 Mojokerto, kelas VII-D tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  siswa  dengan kemampuan berbeda maka hasil yang diperoleh beda pula yaitu :  kemampuan matematika tinggi memiliki kemampuan berfikir kreatif pada keaslian, kelancaran, keluwesan, penguraian dan perumusan kembali. Siswa  dengan kemampuan matematika sedang memiliki kemampuan berfikir kreatif pada keaslian, keluwesan dan penguraian. Siswa  dengan kemampuan matematika rendah memiliki kemampuan berfikir kreatif pada keluwesan saja

    Presuposisi dalam Film Kapal Goyang Kapten

    Full text link
    AbstractThis study describes and analyzes the presupposition in the film "Kapal Goyang Kapten". This research is a qualitative research using descriptive analytical method, namely analyzing and describing the data found in the form of words descriptively. The data analysis technique in this study begins with identifying and classifying dialogue within the object of research and analyzing and presenting the results of the research on the object under study. The data collection techniques used were documentation techniques, observation techniques, and note-taking techniques. The data source of this research is a film downloaded on Youtube via the URL https://www.youtube.com/watch?v=Ui9G6xFbucM. Based on the results of data analysis, it was found 119 data consisting of 40 data classified as existential presuppositions, 30 data presuppositions. factive, 7 counterfactual presupposition data, 4 lexical presupposition data, 9 inactive presupposition data, and 29 structural presupposition data. The data is obtained from the narrative of the characters in the captain's rocking ship film. Of the 119 data found, there are different meanings of context and text in each speech, this is due to several factors, including the opponent's speech and speech situations in communication events.Keywords: presupposition, film, Kapal Goyang Kapten.    AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis presuposisi dalam film “Kapal Goyang Kapten”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitis yaitu menganalisis dan memaparkan secara deskriptif data yang ditemukan dalam bentuk kata-kata. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan dialog dalam objek penelitian serta menganalisis dan memaparkan hasil penelitian terhadap objek yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Sumber data penelitian ini adalah film yang diunduh di Youtube melalui URL https://www.youtube.com/watch?v=Ui9G6xFbucM.. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 119 data yang terdiri dari 40 data yang tergolong presuposisi eksistensial, 30 data presuposisi faktif, 7 data presuposisi konterfaktual, 4 data presuposisi leksikal, 9 data presuposisi nonfaktif, dan 29 data presuposisi struktural. Data tersebut diperoleh dari tuturan tokoh dalam film kapal goyang kapten.Dari 119 data yang ditemukan terdapat makna konteks dan teks yang berbeda dalam tiap tuturan, hal ini disebabkan oleh beberapa factor diantaranya adalah lawan tutur dan situasi tutur dalam peristiwa komunikasi.Kata kunci : presuposisi, film, Kapal Goyang Kapten

    Negasi dalam Tuturan Peserta Diskusi Indonesia Lawyers Club

    Full text link
    AbstractThis study aims to describe the form of negation and the purpose of using negation in the speeches of the participants in the discussion of the Indonesia Lawyers Club with the theme of the Controversy over the Draft Criminal Code (RKUHP). The method used is descriptive analytical method. In this study, two forms of negation are explained, namely formal and informal negation and the purpose of using negation. Every form of negation has a marker. The markers in the form of formal negation are: words not, no, and without. Meanwhile, markers in the form of non-formal negation are: no, no, no. The purpose of using negation in the RKUHP Controversy Indonesia Lawyers Club event is to refute and negate the statement of the interlocutor. Data collection techniques used documentation techniques, observation techniques, and note-taking techniques. Data analysis techniques by classifying and analyzing the data found.  Keyword: Negation form, purpose of using negation, Indonesia Lawyers Club    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk negasi dan tujuan penggunaan negasi dalam tuturan peserta diskusi Indonesia Lawyers Club yang bertemakan Kontroversi Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Pada penelitian ini menjelaskan dua bentuk negasi yaitu negasi formal dan nonformal dan tujuan penggunaan negasi. Setiap bentuk negasi mempunyai pemarkah. Pemarkah pada bentuk negasi formal yaitu: kata tidak, tak, bukan, dan tanpa. Sedangkan pemarkah pada bentuk negasi nonformal yaitu: enggak, nggak, gak. Tujuan dari penggunaan negasi dalam acara Indonesia Lawyers Club Kontroversi RKUHP yaitu untuk membantah dan menegasi pernyataan lawan tutur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data dengan mengklasifikasi dan menganalisis data yang ditemukan. Kata kunci: Bentuk negasi, tujuan penggunaan negasi, Indonesia Lawyers Clu

    Presuposisi dalam Novel Catatan Juang Karya Fiersa Besari

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mengidentifikasi jenis-jenis presuposisi yang terdapat dalam novel Catatan Juang karya Fiersa Besari. 2) Menganalisis makna pada presuposisi yang terdapat dalam novel Catatan Juang karya Fiersa Besari. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dengan analisis deskriptif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah dokumentasi melalui teknik baca dan teknik catat. Sumber data pada penelitian ini adalah adalah novel Catatan Juang karya Fiersa Besari. Berdasarkan analisis data penelitian yang dilakukan peneliti, dapat disimpulkan bahwa terdapat enam jenis presupposisi dengan jumlah data sebanyak 263 tuturan yang termasuk dalam presuposisi di dalam novel Catatan Juang karya Fiersa Besari. Jenis presuposisi yang ditemukan yaitu presuposisi eksistensial, presuposisi leksikal, presuposisi faktual, presuposisi, presuposisi non-faktual, dan presuposisi konter-faktual. Terdapat 73 tuturan presuposisi eksistensial, 42 tuturan presuposisi faktual, 97 tuturan presuposisi leksikal, 1o tuturan presuposisi non-faktual, 23 tuturan presuposisi struktura, dan 18 tuturan presuposisi konter-faktual dalam novel Catatan Juang karya Fiersa Besari

    THE USE OF DIGITAL FEEDBACK ON ELSA SPEAK IN LEARNING PRONUNCITAION FOR SEVENTH GRADE OF JUNIOR HIGH SCHOOL

    Full text link
    In learning English, students must be equipped with knowledge of good and correct pronunciation so that they can be a support for students in English pronunciation. One application that can be used to practice pronunciation by Artificial Intelligence is ELSA Speak. In ELSA Speak, students can learn the correct pronunciation generated from native speakers, and can practice their pronunciation and get digital feedback from ELSA Speak, and correct their pronunciation. Two main discussions were the implementation of digital feedback on Elsa Speak for students and the benefits of digital feedback on ELSA Speak in learning English. This research uses qualitative case studies, in which observation and semi-structured interviews were used as instruments in collecting the data. The result of the research shown that ELSA Speak can help students to learn how to pronounce some words, and this application can make the students be more confident when want to talk with English language

    IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE THE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS IN CLASS VII.5 SMP NEGERI 4 PEKANBARU

    No full text
    Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelasVII.5 SMP Negeri 4 Pekanbaru tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 39 orang dengan tingkat kemampuan akademik heterogen. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setiap akhir siklus dilaksanakan ulangan harian (UH). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar pengamatan dan tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif naratif untuk data kualitatif dan teknik analisis statistik deskriptif naratif untuk data kuantitatif. Data yang diperoleh dari tes hasil belajar matematika peserta didik menunjukkan bahwa pada kompetensi pengetahuan dan keterampilan terjadi peningkatan jumlah peserta didik yang berada pada interval skor tinggi dan tinggi sekali meningkat, sedangkan jumlah peserta didik yang berada pada interval skor rendah sekali, rendah dan cukup menurun. Berdasarkan uraian di atas maka dapat dikatakan bahwa penerapan model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII.5 SMP Negeri 4 Pekanbaru pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020.iKata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Problem Based Learning, Hasil Belajar                    Matematik

    PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI BENTUK ALJABAR UNTUK SISWA KELAS VII SMP/MTs

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya perangkat pembelajaran matematika yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Aktifitas Siswa (LAS) dengan menggunakan model Problem Based Learning pada materi bentuk aljabar untuk siswa kelas VII SMP/MTs yang valid dan praktis. Model pengembangan penelitian ini adalah model 4-D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Perangkat  pembelajaran  yang telah dikembangkan  divalidasi  oleh  tiga  orang  validator  dan  direvisi  sesuai  saran  dari validator. Rata-rata skor hasil validasi untuk silabus, RPP, dan LAS adalah 100%, 96.66%, dan 93.58% dengan kategori sangat valid. Hasil validasi ini menunjukkan bahwa silabus, RPP, dan LAS sudah layak untuk diujicobakan. LAS yang telah valid kemudian diujicobakan pada kelompok kecil. Rata-rata skor hasil  uji coba kelompok kecil untuk LAS adalah 89.58% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil analisis data dan   pembahasan   dapat   disimpulkan   bahwa   Silabus,   RPP   dan   LAS   yang dikembangkan dengan menggunakan model Problem Based Learning pada materi Bentuk Aljabar untuk kelas VII SMP/MTs telah memenuhi kriteria valid.Kata kunci: Perangkat Pembelajaran Matematika, Model Problem Based Learning, Kurikulum 2013, Bentuk Aljabar, Model Pengembangan 4-

    JENIS DAN POLA CAMPUR KODE DALAM PERCAKAPAN GURU DAN SISWA PADA WHATSAPP GRUP

    Full text link
    This research was conducted to determine the code mixing patterns contained in the conversation between teachers and students on WhatsApp group class XII SMK Muhammadiyah 2 Andong. This research belongs to a qualitative descriptive study. The data used in the management of this research is in the form of writing, which is in the form of digital communication between teachers and students on the Whatsapp group media. The data sources of this research came from teachers and students of class XII SMK Muhammadiyah 2 Andong. The data were collected using listening techniques, tapping techniques, listening techniques without proficient involvement, and note taking techniques. The data analysis technique used is the BUL technique as the basic technique and the non-parafrasal form changing technique as a follow-up technique. The results of the analysis show that there are 3 type of code mixing with 9 patterns of mixing code in the speech. The code mix is divided into 2 patterns, namely Java-Indonesia-Java and Java-Indonesia-Java-Indonesia-Java-Indonesia. Mix code out is divided into 4 patterns, including: 1) Indonesian-English-Indonesian; 2) Javanese-English-Javanese; 3) English-Indonesian-English-Indonesian-English-Indonesian; 4) English-Javanese-English-Javanese. Meanwhile, mixed code mix was found in 3 patterns, including: 1) Indonesian-Javanese-English; 2) Indonesian-English-Javanese; and 3) Indonesian-English-Indonesian-Javanese

    FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK ADAPTABILITAS PARA PEKERJA DALAM ERA DISRUPSI DAN PANDEMI

    Full text link
    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yangsangat pesat, yang ditandai dengan hadirnya berbagai perangkat digital, kecerdasan buatan, dan robotika telah menyebabkan terjadinya disrupsi di berbagai bidang kehidupan. Saat ini, Aktifitas ekonomi dan bisnis juga sedang mengalami anomali sebagai dampak dari adanya pandemi global yang dipicu oleh Covid-19. Hal ini berdampak langsung pada perubahan tatanan kehidupan di berbagai bidang, dan mengubah cara kerja dan berbagai aktifitas usaha bisnis. Disrupsi di berbagai bidang dan pandemi menyebabkan hilangnya berbagai aktifitas pekerjaan lama digantikan dengan pekerjaan baru yang sebelumnya tidak ada.  Para pekerja dituntut untuk memperbaharui pengetahuan dan kecakapan kerja agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan beradaptasi para pekerja dalam lingkungan kerja yang sedang dalam kondisi anomali. Analisis variance digunakan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, lama kerja, dan usia para pekerja terhadap kemampuan beradaptasi. Untuk mengungkapkan berbagai variabel pembentuk kemampuan beradaptasi, penelitian inimenggunakan teknik analisis faktor konfirmatori. Kajian ini mengungkapkan bahwa tingkat pendidikan, lama kerja, dan usia pekerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan beradaptasi para pekerja. Kajian ini juga berhasil mengungkapkan 12 variabel manifes yang membentuk kemampuan beradaptasi para pekerja, yaitu: literasi digital, percaya diri, motivasi, otonomi, kreatifitas, kemampuan menghadapi situasi darurat, kemampuan menghadapi tekanan kerja, kesiapan berubah, kemampuan dan kemauan belajar,proaktif, resiliensi, dan kepemilikan skill spesifik. Dalam situasi anomali, kemampuan beradaptasi menjadi keunggulan kompetitif yang harus dikuasai oleh siapa pun agar mampu bersaing dalam bursa kerja. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan dapat memperkuat kemampuan beradaptasi para siswa. Kepada peneliti lain diharapkan mengkaji lebih lanjut terkait dengan isu adaptabilitas dan berbagai faktor yang mempengaruhinya

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇