Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
975 research outputs found
Sort by
PROSES BERPIKIR PADA SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPEN ENDED
Proses berpikir adalah tahap-tahap atau fase yang dilalui seseorang dalam melakukan aktivitas mental yang terjadi selama melakukan generelisasi hubungan fungsional. Dalam menyelesaikan soal atau masalah tertutup atau terbuka (open ended), siswa melakukan proses berpikir. Proses berpikir setiap siswa tentu berbeda-beda sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal open ended berdasarkan tahapan Moson kelas VIII pada materi sistem persamaan linier dua variabel. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah 2 siswa dari masing-masing siswa yang berkemampuan matematika tinggi dan rendah yang ditentukan berdasarkan nilai pada tes kemampuan matematika. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri, sedangkan instrumen pendukungnya adalah lembar tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap entry siswa berkemampuan matematika tinggi dan rendah memenuhi indikator yaitu dapat menentukan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal. Pada tahap attack, siswa dapat menentukan dan menerapkan strategi dengan meggunakan langkah-langkah penyelesaian dengan 2 cara penyelesaian serta dapat mengoperasikan langkah-langkah dengan tepat. Sedangkan siswa berkemampuan matematika rendah dapat menentukan langkah-langkah penyelesaian dengan 2 cara penyelesaian serta subjek dapat mengoperasikan langkah-langkah, namun kurang teliti dalam melaksanakan penyelesaian pada cara pertama sehingga terjadi kesalahan dalam pengoperasianya, akan tetapi pada cara kedua dapat menyelesaikan dengan tepat. Pada tahap review siswa berkemampuan matematika tinggi dan rendah memenuhi indikator yaitu dapat membuat kesimpulan yang hasilnya siswa berkemampuan matematika tinggi dapat menemukan 3 jawaban benar dan siswa berkemampuan matematika rendah menemukan 1 jawaban yang benar.
SOSIALISASI PROGRAM 3M DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI DUSUN NGORO LOR
Dalam rangka pencegahan penularan COVID-19 di Dusun Ngoro Lor karena kurangnya pemahaman masyarakat akan bahaya COVID-19 dan rendahnya kepedulian masyarakat dalam penggunaan protokol kesehatan. Dari permasalahan yang dihadapi masyarakat diatas, tim pengabdi mengambil topik yaitu melakukan sosialisasi program 3M. Dalam pelaksanaan sosialisasi program 3M dalam rangka pencegahan penularan COVID-19 ini, tim pengabdi menggunakan metode ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Jadi, tim pengabdi menjelaskan tentang bahaya virus COVID-19 dan cara pencegahannya yaitu melalui program 3M dan mendemostrasikan bagaimana menerapkan program 3M yaitu cara mencuci tangan dengan benar, cara memakai masker yang benar, dan menjaga jarak. Hasil pengabdian masyarakat di Desa Ngoro oleh tim pengabdi dapat memberikan perubahan pada masyarakat Dusun Ngoro Lor, Desa Ngoro, Kec. Ngoro dalam menghadapi permasalahan akibat Pandemi COVID-19
UPAYA MENINGKATKAN MOTORIK HALUS KETRAMPILAN MENGGUNTING MELALUI METODE DEMONSTRASI KELOMPOK A2 DI RA NURUL HUDA RANDUWATANG TAHUN AJARAN 2020/2021
Kemampuan motorik halus ketrampilan mengguntig siswa di RA Nurul Huda kelompok A2 masih rendah ,hal ini di latar belakangi karena pembelajaran lebih condong pada kemampuan kognitif dan membaca.sedangkan pengembangan fisik motorik masih kurang .motorik halus adalah gerakan yang melibatkan otot otot kecil.salah satunya kegiatan menggunting. Menngunting termasuk tehnik dasar untuk membuat aneka bentuk kerajinan tangan, bentuk hiasan dan gambar dengan memakai bantuan alat pemotong. koordinasi mata dan tangan dapat berkembang melalui kegiatan menggunting. Metode demonstrasi adalah suatu strategi pengembangan dengan cara memberikan pengalaman belajar melalui perbuatan melihat dan mendengarkan yang diikuti dengan pekerjaan yang di demonstrasikan. metode demonstrasi biasanya dipakai untuk membuktikan sesuatu atau gerakan untuk dicontoh. Dengan penerapan metode demonstrasi pada kegiatan menggunting di harapkan dapat meningkatkan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan ketrampilan menggunting pada siklus 1 sebesar 47% dan pada siklus 2 80%. Simpulan dari penelitian ini adalah penggunaan metode demonstrasi pada kegiatan menggunting kelompok A2 di RA Nurul Huda randuwatang dapat meningkatkan kemampuan anak dalam motorik halus
PENERAPAN SOFTWARE PEMBELAJARAN MATRIKS DI MAN 3 JOMBANG
Tujuan Pengabdian ini untuk membantu siswa yang belum dapat memahami prosedur perkalian matriks dan meminimalisir kesalahan menghitung perkalian matriks sehingga peneliti mendesain software berupa aplikasi MS excel. Adapun Ms Excel merupakan program aplikasi spreadsheet yang memerlukan kapasitas RAM maksimum 2 gigabyte (2 GB) sangat mudah di acses melalui laptop atau HP secara gratis. Software pembelajaran berupa aplikasi MS excel ini menjadi sangat penting didalam strategi pembelajaran sebagai alat bantu mengajar yang direncanakan, dipersiapkan dan diciptakan oleh guru. Penggunaan media dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan minat dan semangat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar. Sasaran pengabdian adalah siswa kelas XI IPS 7 dari MA Negeri 3 Jombang yang mempunyai permasalahan pada metode pembelajaran secara daring sehingga siswa belum memahami konsep perkalian matriks yang diterima dan tidak tertanam lama dalam ingatan siswa. Adapun pelaksanaan pengabdian dilaksanakan dengan memberikan pretest, memberikan materi perkalian Matriks, pembimbingan penggunaan software berupa aplikasi ms excel dan postest. Adapun hasil pretest yang diperoleh siswa rata rata 57,8 sedangkan hasil posttest rata rata 83,4 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan software berupa aplikasi MS Excel dapat membantu siswa untuk memahami proses perkalian matriks dalam memecahkan permasalahan dan dapat meningkatkan kemampuan serta hasil belajar sisw
ANALISIS PROSES ASIMILASI DAN AKOMODASI SISWA DALAM PENYELESAIAN SOAL MATEMATIKA
Pembelajaran matematika masih dianggap penting diajarkan di sekolah, namun di lapangan masih menghadapi beberapa kendala. Matematika masih menjadi masalah di semua jenjang sekolah. Anggapan matematika sulit seakan melekat sepanjang masa. Sebaliknya, ketika ada siswa yang mahir dalam bidang matematika, akan dianggap sebagai siswa pandai. Termasuk yang terjadi di SMK Negeri Wonosalam. Penelitian ini ingin melihat lebih jauh kesulitan yang dihadapi siswa, khususnya proses akomodasi dan asimilasi, dengan menggunakan teori kognisi Peaget. Soal-soal yang digunakan dalam penelitian ini tentang Permutasi. Subyek penelitian diambilkan dari siswa kelas XII yang telah mendapatkan materi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Karena penelitian dilakukan pada masa pandemi Covid 19, maka pengumpulan data dilakukan secara Daring. Data berasal dari tes tulis, serta wawancara dengan siswa. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu soal pertama yang disertai wawancara pertama. Lalu, soal kedua dan wawancara kedua. Setelah dilakukan uji kredibilitas, didapati kedua hasil tersebut belum konsisten, sehingga dilakukan tahap ketiga. Dari tiga kali pemberian soal tersebut, didapatkan hasil pengerjaan soal kedua dan ketiga sudah konsisten. Hasil penelitian ini memberi kesimpulan bahwa Subyek pada soal pertama mengalami proses akomodasi, karena tidak mampu mengaitkan dengan materi yang pernah didapatkan sebelumnya. Setelah mendapatkan pengalaman mengerjakan soal partama, Subyek baru bisa mengaitkan dengan materi yang pernah didapatkan. Dengan demikian Subyek mengalami proses asimilasi
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS SEBELUM DAN DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA PERUSAHAAN FARMASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak ada perbedaan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas sebelum dan di masa pandemi covid 19 pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya secara tepat waktu. Rasio solvabilitas merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi dan menjaga kemampuannya dalam membayar utang secara tepat waktu.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sumber data menggunakan data skunder berupa laporan keuangan tahun 2019 dan tahun 2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu perusahaan farmasi yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia. Teknik analisa data dengan menggunakan paired sample test dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rasio likuiditas dan rasio solvabilitas sebelum dan di masa pandemi covid 19 pada perusahaan farmasi yang terdaftar pada bursa efek Indonesia. Sehingga bisa disimpulkan bahwa obyek penelitian dalam keadaan likuid dan solvabel
ANALISIS KESALAHAN SISWA FIELD DEPENDENT DALAM MEMECAHKAN MASALAH PROGRAM LINIER
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa yang bergaya kognitif Field Dependent(FD) pada saat memecahkan masalah program linier. Teori pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pemecahan Polya. Terdapat empat tahapan berdasarkan teori Polya yang digunkan untuk memecahkan masalah yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan perencanaan, dan memeriksa kembali. Sedangkan jenis-jenis kesalahan yang digunakan berdasarkan Newmen. Newmen mengklasifikasi 5 jenis kesalahan yaitu kesalahan membaca, kesalahan pemahaman, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses , dan kesalahan jawaban akhir. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan wawancara. Proses analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent saat memecahkan masalah diantaranya pada langkah memahami masalah siswa melakukan kesalahan membaca dan kesalahan pemahaman, langkah merecanakan penyelesaian siswa mengalami kesalahan pehaman, langkah melaksanakan perencanaan siswa mengalami kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan jawaban akhir, dan pada langkah terakhir yaitu memeriksa kembali kesalahan siswa mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya. Hal itu terjadi karena siswa tidak menyadari bahwa hasil pemecahan yang diperoleh sala
DERIVATIONAL AFFIXATION ON THE STUDENT’S RECOUNT TEXT
Bahasa penting dalam kehidupan, terutama untuk brkomunikasi. Berbicara tentang bahas maka kita akan terarah pada pembahasan linguistic, seperti morphology. Dalam morphology terdapat afiks derivasi dan afiks infleksi. Penelitian ini berfokus pada analisa afiks derivasi yang tertuang pada tugas menulis siswa untuk menemukan tipe-tipe afiks derivasi yang digunakan siswa dan bagaimanakan proses afiks derivasi yang terjadi didalamnya. Derivasi adalah kemampuan untuk menciptakan kata baru, hal ini penting untuk menjadi pengguna Bahasa Inggris yang kompeten. Peneliti tertarik untuk menganalisa deriasi pada kemampuan menulis yang didalamnya seharusnya menguasai kemampuan Bahasa inggris lainnya, seperti kosakata. Peneliti tertarik pada hasil tulisan siswa apakah didalamnya terdapat derivasi meskipun mereka belum mempelajari materi tersebut secara formal. Jadi, objek penelitian ini yaitu tugas menulis siswa kelas XII-Bahasa di MAN 2 Jombang yang dikumpulkan melalui instruksi pembuatan teks recount melalui google formulir. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dalam kualitatif design. Hasil dari penelitian ini dianalisa menggunakan theory dari Katamba (2006) dan Booij (2007) yang kemudian menunjukkan bahwa peneliti menemukan dua tipe afiks derivasi yang tertuang, yaitu prefiks dan suffiks. Penelitian ini mendukung teori Katamba (2006) mengatakan bahwa infiks jarang digunakan dalam Bahasa Inggris. Kemudian tipe-tipe derivasi tersebut dikatergorikan kedalam proses pembuatan kata baru. Prefiks yang ditemukan terdiri dari dua jenis proses afiks derivasi yaitu derivasi kata benda dan derivasi kata sifat. Kemudian, semua jenis proses derivasi ditemukan dalam sufiks derivasi kata benda, derivasi kata kerja, derivasi kata sifat, dan derivasi kata keterangan. Dapat disimpulkan bahwa banyak tipe derivasi yang ada didalam tulisan siswa
ANALISIS KEMAMPUAN MENGENAL OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN BERDASARKAN GENDER PADAPESERTA DIDIK TUNAGRAHITA RINGAN DI SLB TUNAS HARAPAN III
Kemampuan adalah kesanggupan dari seseorang atau potensi yang dimiliki seorang individu dalam menguasai suatu keahlian dan digunakan untuk mengerjakan beragam tugas dalam suatu pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan mengenal operasi hitung penjumlahan yang dilakukan oleh peserta didik tunagrahita ringan berdasarkan gender. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 peserta didik dari tunagrahita ringan di SLB Tunas Harapan III. Pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Instrument utama adalah peneliti sedangkan instrument pendukung adalah lembar tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data penelitian yang digunakan adalah triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan pada subjek laki-laki dan subjek perempuan dalam menyelesaikan soal tes operasi hitung penjumlahan. Dimana subjek laki-laki mampu mengenal operasi hitung penjumlahan dalam menyelesaikan soal tes yang diberikan peneliti, sedangkan subjek perempuan kurang mampu mengenal operasi hitung penjumlahan karena dalam menyelesaikan soal tes terdapat kesalahan untuk mengoperasikan operasi hitung penjumlahan Kata kunci: : Kemampuan, Gender, Tunagrahita Ringan,Operasi Hitung Penjumlaha
PENINGKATAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA MATERI MATRIKS DALAM PEMBELAJARAN ONLINE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan minat belajar matematika khusu pada materi matriks dalam pembelajaran online selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif yang focus pada evaluasi pembelajaran menggunakan media online. Populasi penelitian yakni seluruh peserta didik SMAN 7 Wajo yang diajar pada mata pelajaran matematika menggunakan metode daring. Sampel penelitian ini yakni peserta didik kelas XI IPA 1 SMAN 7 Wajo yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dengan mempertimbangkan homogenitas populasi. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner pembelajaran daring. Analisis data menggunakan statistic deskriptifKata kunci: : Minat belajar Matematika, dalam Pembelajaran Onlin