Jurnal STKIP PGRI Jombang
Not a member yet
    975 research outputs found

    PENGARUH PEMBELAJARAN DARING DENGAN VIDEO PEMBELAJARAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN GRUP WA DAN ZOOM MEETING (STUDI PADA MATA KULIAH AKUNTANSI KEUANGAN ANGKATAN 2019 TAHUN AKADEMIK 2020/2021

    Full text link
    Adanya wabah covid-19 mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring. Aplikasi dengan bantuan internet yang paling sering digunakan adalah wa grup dan zoom meeting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang menggunakan grup wa dan zoom meeting. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dimana peneliti menggambarkan efektivitas pembelajaran menggunakan grup wa dan zoom meeting. Populasi penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan ekonomi angkatan 2019 berjumlah 46 mahasiswa. Sampel penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan ekonomi angkatan 2019 yang mengikuti mata kuliah akuntansi keuangan untuk tahun akademik 2020/2021 berjumlah 43 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara yang dilakukan secara daring. Jumlah kuesioner yang mendapatkan respon berjumlah 33. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan grup wa dan zoom meeting efektif dilakukan pada mata kuliah akuntansi keuangan. Aplikasi wa grup dirasakan mahasiswa lebih efektif digunakan dengan alasan lebih mudah mendapatkan sinyal internet dan bisa membaca ulang materi dan penjelasan yang telah disampaikan

    PENGEMBANGAN KARAKTER RELIGIUS REMAJA

    Full text link
    Sekarang banyak dijumpai remaja yang melakukan perilaku menyimpang seperti suka berkelahi, membolos sekolah, dan mencuri. Remaja yang berperilaku menyimpang diindikasikan memiliki tingkat religiusitas yang rendah dan kontrol diri yang rendah. Salah satu usaha untuk mengurangi jumlah kasus kenakalan remaja adalah membangun lingkungan tempat tinggal yang religius dan kepedulian terhadap pendidikan non formal yang mendukung pengembangan karakter religius. Pendidikan non formal yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan karakter religius remaja adalah pendidikan yang diperoleh dengan aktif mengikuti organisasi kemasyarakatan IPNU-IPPNU yang ada di daerah tempat tinggal. Organisasi IPNU-IPPNU mempunyai berbagai kegiatan positif berbasis keagamaan yang dapat membantu remaja mengembangkan karakter religius yang berguna untuk menahan diri dari tindakan menyimpang. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui peran organisasi IPNU-IPPNU dalam mengembangkan karakter religius pada remaja; (2) untuk mengetahui nilai-nilai karakter religius yang dikembangkan oleh IPNU-IPPNU pada remaja; dan (3) untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat IPNU-IPPNU dalam mengembangkan karakter religius pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang cara pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran IPNU-IPPNU dalam mengembangkan karakter religius pada remaja yaitu memprogramkan kegiatan rutin keagamaan, mengadakan acara ziarah makam, dan memperingati hari besar agama Islam (2) nilai-nilai karakter religius yang dikembangkan oleh  IPNU-IPPNU pada remaja yaitu a) nilai ilahiyah, meliputi : taqwa, bersyukur, dan ikhlas; dan b) nilai insaniyah,  meliputi : amanah dan ukhuwah islamiyah (3) faktor pendorong dalam mengembangkan karakter religius pada remaja yaitu dukungan dari orang tua dan masyarakat, rasa solidaritas antar anggota, serta memiliki motivasi untuk mengembangkan karakter religius, sedangkan faktor penghambat yaitu sulit mendapat izin dari orang tua apabila tempat acara jauh bahkan selesai mendekati tengah malam dan kesibukan masing-masing anggota karena perbedaan latar belakang

    ANALISIS BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI BERDASARKAN TINGKAT BERFIKIR VAN HIELE

    Full text link
    Pembelajaran geometri sangat membutuhkan penalaran dasar, seperti halnya kemampuan berpikir kritis  serta kemampuan abstraksi yang logis. Pada dasarnya, materi geometri  akan efektif dirasakan oleh siswa dibandingkan dengan bagian-bagian lain dari matematika. Hal ini dikarenakan ide-ide esensial matematika telah diketahui oleh siswa sejak sebelum mereka memasuki jenjang sekolah, misalnya titik, garis, dan lain-lain. Bagaimanapun, kemampuan siswa untuk memahami materi geometri sangat rendah sehingga siswa kurang siap untuk menangani masalah geometri. Berpikir kreatif  adalah tindakan psikologis yang menciptakan pemikiran dan pemahaman baru yang tidak pernah dikenal dan dan melihat berbagai macam jawaban terhadap satu soal. Teori  Van Hiele adalah teori  tentang tingkat berpikir siswa dalam mempelajari geometri  di mana siswa tidak dapat naik ke tingkat yang lebih tinggi tanpa melewati tingkat di bawahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis berpikir kreatif siswa salam menyelesaikan soal geometri berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele. Subjek Penelitian adalah 3 siswa kelas VIII SMP Unggulan NU Mojoagung tahun Pelajaran 2020/2021 yaitu masing-masing 1 siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah,  selain itu peneliti  mengambil masing-masing subjek berdasarkan  pada kemampuan berkomunikasi secara  verbal dan kemampuan menulis . Data yang digunakan adalah hasil PAS murni, wawancara  dan tes. Metode  yang digunakan dalam ujian ini adalah wawancara  dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan berkemampuan  tinggi, sedang dan rendah rendah mampu berada  pada level deduksi  informal , namun pada tahap perpikir kreatif  dapat disimpulkan tidak semua siswa berkemampuan matematika rendah tidak mampu melampaui tahap berpikir deduksi informal dan fleksibilitas, , ini bisa jadi karena berbagai pengalaman siswa yang  beragam dalam menyelesaikan soal  dan tingkat konsentrasi siswa saat menjawab pertanyaan

    Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika)

    Full text link
    AbstractThis research is entitled Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Semiotics Study). This research is based on the background of the Domo Village Community, which is part of the Kampar Malay speech community, which until now still uses the Sasombaugh oral tradition or culture, especially in traditional wedding ceremonies. Sasombaugh was created spontaneously from the party who came, while the recipient answered with a sentence that was made immediately. The purpose of this study was to determine the icon conveyed in Sasombaugh Antau Tando, then to describe the index conveyed in Sasombaugh Antau Tando and to describe the symbols conveyed in Sasombaugh Antau Tando in Domo Village, Kampar Kiri District, Kampar Regency. The research method is descriptive qualitative. Data collection techniques using documentation and library techniques. The documentation technique is in the form of Sasombaugh Antau Tando text data and data from informants and library techniques which include theories related to the object of research. Data analysis techniques are in the form of identifying data, classifying data, describing data, and concluding data. The results of the study are the icons contained in the Sasombaugh Antau Tando text include; (i) Tando ,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) Sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; and (vii) Upi Ghak. The index contained in the Sasombaugh Antau Tando text is Baati Suko. The symbols contained in the text Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan and Datuk; (ii) Bano / Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; and (v) Ninik mamak. Keyword:semiotics, sasombaugh, antau tando, icons, indexes, symbolsAbstrakPenelitian ini berjudul Sasombaugh Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar (Kajian Semiotika). Penelitian ini dilatar belakangi oleh Masyarakat Desa Domo yang merupakan bagian dari masyarakat tutur Melayu Kampar, yang sampai saat ini masih menggunakan tradisi atau budaya lisan Sasombaugh terutama dalam upacara adat perkawinan. Sasombaugh tercipta secara spontan dari pihak yang datang, sementara pihak penerima menjawab dengan kalimat yang dibuat seketika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ikon yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando, kemudian untuk mendeskripsikan indeks yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando dan untuk mendeskripsikan simbol yang disampaikan dalam Sasombaugh Antau Tando di Desa Domo Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Metode  penelitian adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan perpustakaan. Teknik dokumentasi berupa data teks Sasombaugh Antau Tando serta data dari informan dan teknik perpustakaan yang mencakup teori-teori yang berhubungan dengan objek penelitian.Teknik analisis data berupa mengidentifikasi data, mengklasifikasi data, mendeskripsi data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian adalahAdapun Ikon yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tandodiataranya; (i) Tando,; (ii) Tando kocik; (iii) Tando Godang; (iv) Kombuik; (v) sirih jo Pinang; (vi) Kain Nan Saolai Bonang; dan (vii) Upi Ghak. Adapun Indeks yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando adalah Baati suko. Adapun simbol yang terdapat pada teks Sasombaugh Antau Tando (i) Kamanakan dan Datuk; (ii) Bano/Gubano; (iii) Baaghak; (iv) Cano; dan (v) Ninik mamak. Kata kunci: semiotika, sasombaugh, antau tando, ikon, indeks, simbo

    AN ANALYSIS OF ENGLISH FOR PROFESSIONAL NURSES TEXTBOOK IN STIKES PEMKAB JOMBANG

    Full text link
    An English textbook has an important role in teaching and learning process, to support the learning process in the classroom. The purpose of this study is to identify and analyze the English for Specific Purposes of Nursing bachelor program and diploma program. This study was conducted by using qualitative approach and analyses in descriptive method. The samples were 92 respondents and was divided from 62 students of 3rd grade of nursing bachelor program and 30 students of 3rd from diploma of nursing of STIKES Pemkab Jombang who are getting the English subject in this semester and the sampling technique used total sampling. The instrument of this study used questionnaire and the interview guideline in form of closed – ended question. The data analysis was descriptive analysis in the form of number. The result of this study revealed that the English for Nursing Textbook was well designed and encouraged the students’ ability to improve the skills in Nursing English language. English subject help the students to communicate in English to support their career in field of nursing Education. Although this english textbook is good enough, there are some evaluations, such as provided the listening comprehension for listening activity, so the lecturers have to open a youtube to improve the students’ ability in listening and speaking

    PENGGUNAAN TAGAR #PAKAIMASKERMU DAN #LAWANCOVID19 DI JEJARING SOSIAL INSTAGRAM: KAJIAN SEMIOTIKA SOSIAL HALLIDAY

    Full text link
    Penelitian ini membahas mengenai kajian semiotika sosial Haliday pada penggunaan tagar #pakaimaskermu dan #lawancovid19 di jejaring sosial Instagram. Era disrupsi membuat aktivitas-aktivitas manusia yang biasa dilakukan secara manual kini beralih dengan memanfaatan media digital yang terkoneksi dengan jaringan internet. Penggunaan media sosial yang begitu masif juga berpengaruh terhadap pola berinteraksi dan berkomunikasi masyarakat. Salah satu wujud pengaruh media sosial terhadap pola berkomunikasi adalah penggunaan tagar #pakaimaskermu dan #lawancovid19 di jejaring sosial Instagram. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari jejaring sosial Instagram, berupa video, foto, dan infografis yang dilengkapi keterangan dan tagar. Data dalam penelitian ini berupa tagar #pakaimaskermu dan tagar #lawancovid19 kiriman pengguna Instagram. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) observasi, dengan memantau kiriman pengguna Instagram yang berupa video, foto, dan infografis yang dilengkapi dengan keterangan dan tagar, (2) Penentuan tagar yang sesuai dengan topik penelitian, (3) mencari kiriman pengguna Instagram berupa tagar #pakaimaskermu dan tagar #lawancovid19, (4) kiriman pengguna Instagram yang berupa tagar #pakaimaskermu dan tagar #lawancovid19 kemudian difoto menggunakan tangkap layar atau screenshot, (5) penulis mencatat dan mengkodifikasi data untuk mempermudah dalam menganalisis data. Analisis dilakukan dengan menerapkan teori semiotika sosial Halliday, yang terdiri dari medan wacana (field of discourse), pelibat wacana (tenor of discourse), dan modus wacana (mode of discourse) terhadap penggunaan tagar #pakaimaskermu dan tagar #lawancovid19 di jejaring sosial Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, medan wacana dalam penggunaan tagar #pakaimaskermu di Instagram merupakan sebuah wujud ekspresi dari masyarakat dalam menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama agar tidak tertular Covid-19. Tujuan jangka pendek dari penggunaan tagar #pakaimaskermu adalah agar masyarakat tertib dalam menggunakan masker untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19. Tujuan jangka panjang penggunaan tagar #pakaimaskermu, yaitu terwujudnya kesehatan masyarakat yang berpengaruh terhadap stabilitas bidang-bidang kehidupan yang lain. Kedua, pelibat wacana dalam penggunaan tagar #pakaimaskermu dan #lawancovid19 adalah tokoh publik, dan masyarakat umum.  Ketiga, modus wacana dalam penggunaan tagar #pakaimaskermu dan #lawancovid19 menunjukkan bahwa bahasa dalam tagar tersebut merupakan peran tambahan yang mendukung aktivitas lainnya, tipe interaksinya bersifat monologis, mediumnya berupa tulisan, salurannya berbentuk fonis, dan modus retorisnya bersifat persuasif.

    KESIAPAN KONDISI FISIK ATLET KOTA KEDIRI CABANG OLAHRAGA TERUKUR MENUJU PORPROV JATIM 2022

    Full text link
    Olahraga membutuhkan kesiapan fisik, penguasaan teknik, dan status gizi  yang baik di samping faktor mental dan emosional sebagai bagian dari faktor penentu keberhasilan pencapaian prestasi tinggi. Perkembangan kondisi fisik yang menyeluruh amat penting oleh karena tanpa kondisi fisik yang baik atlet tidak dapat mengikuti langkah-langkah latihan berikutnya. Bank data tentang kondisi fisik menjadi masalah krusial untuk melaksanakan program latihan yang sistematis. Maka dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui tentang keadaan kondisi fisik atlet yang dijadikan dasar untuk evaluasi pelatih dan atlet dalam menentukan program latihan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif yang mengunakan survey sebagai pendekatan penelitian. Instrumen yang digunaan adalah instrumen tes kondisi fisik yang disusun oleh Tim dari UN PGRI Kediri dengan sampel penelitian sebanyak 50 atlet dengan teknik random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa kesiapan kondisi fisik atlet puslatkot cabanng olahraga terukur tahun 2021 masuk dalam kategori kurang sekali dengan persentase sebesar 70% terbesar dari kategori yang lain. Maka dalam pengkajian kondisi fisik atlet Puslatkot Kota Kediri cabang olahraga terukur tahun 2021 memberikan sumbangan atau data awal sebagai landasan para pelatih untuk merancang program latihan dalam rangka menuju Porprov Jatim 2022

    MY CHALLENGING ON QUIZIZZ: EFL LEARNERS’ PERCEPTIONS ON QUIZIZZ IN LITERAL READING

    No full text
    Over the years, the teaching and learning of English have changed from conventional chalk and talk methods to modern methods that involve various platforms such as Quizizz, which is free and easy to use. This study attempts to explores on EFL learners’ perceptions on Quizizz in Literal Reading. Using the case study approach, a total of 30 EFL learners were identified in this research. The results show that EFL learners’ Perceptions look highly upon Quizizz and its implementation in the classroom because it brings many benefits to the learners, including improvement in language proficiency and learning abilities. As a final result, EFL learners’ Perceptions toward E-Learning Quizizz in Literal Reading it can be concluded that 60.8% of respondents agreed, 26.8% stated strongly agree and 12, 4% disagreed related to the using of Quizizz in Literal Reading

    PELATIHAN PENGOLAHAN DAUN KELOR MENJADI PRODUK KEMASAN BERNILAI EKONOMIS

    Full text link
    Masyarakat dusun Tingan, Desa. Ganggangtingan, Lamongan, memiliki mata pencaharian sebagai kuli bangunan, kuli angkut, petani musiman, dan pengangguran. Potensi alam yang dimiliki oleh desa Ganggantingan salah satunya adalah pohon kelor. Pohon kelor tumbuh hampir disetiap pekarangan rumah penduduk dan juga pinggiran persawahan sebagai tempat berteduh para petani dalam melepas lelah seharian bekerja. Selama ini pemanfaatan potensi alam berupa daun kelor hanya digunakan sebagai sayur mayur oleh warga sekitar, mereka belum pernah mengolah daun kelor menjadi produk yang bernilai ekonomis. Pengusul melalui program KKN DR-DT memberikan pelatihan tentang cara mengolah daun kelor menjadi produk kemasan yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan perekonomian warga desa Ganggantingan melalui olahan produk kemasan berbahan dasar daun kelor. Hasil dari kegiatan ini meliputi: 1) meningkatkan semangat kewirausahaan karang taruna remaja harapan dalam upaya mendukung kegiatan pengembangan masyarakat; 2) komunitas wirausaha memiliki kemampuan perencanaan bisnis; 3) meningkatkan kemampuan komunitas wirausaha dalam melakukan operasi bisnis: 4)Pemanfaatan potensi alam agar bernilai ekomonis. Metode yang digunakan adalah pelatihan. pendampingan dan evaluasi yang dilakukan selama program KKN DR-DT sampai mitra mampu mengembangkan bisnis dengan baik. Akhirnya disimpulkan bahwa sebagai mitra, mereka akan kreatif dan produktif untuk memperoleh pendapatan

    PERAN ORANG TUA DALAM PENANAMAN SIKAP DISIPLIN PADA REMAJA

    Full text link
    Peran orang tua sangat penting dalam hal mengasuh, membesarkan, dan mendidik anak sebagai tugas yang mulia yang tidak terlepas dari berbagai halangan dan tantangan, orang tua akan mengembangkan tugas dan tanggung jawabnya yaitu melakukan perubahan pada diri anak dengan cara mendidiknya, keterlibatan orang tua sangat berperan penting sebagai pembentuk karakter dari remaja dan karakter yang perlu ditanamkan pada diri remaja adalah sikap disiplin. Sikap disiplin merupakan suatu ketaatan dan kepatuhan terhadap sesuatu yang telah disepakati, adanya pendampingan dari orang tua dalam pembentukan karakter disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1.Peran orang tua daam menanamkan sikap kepatuhan terhadap peraturan pada remaja, 2. Peran orang tua dalam menanamkan kesadaran untuk melaksanakan tugas sesuai dengan pedoman pada remaja, 3. Peran orang tua dalam menanamkan kejujuran pada remaja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu : 1. memberikan sebuah arahan, mengajarkan dan memberi contoh dari manfaat patuh terhadap peraturan, serta pembatasan waktu dalam setiap kegiatan remaja dengan memberi sebuah jadwal kegiatan sehari-hari yang ditempel dikamar, 2. memberikan sebuah pengertian, pemahaman, arahan, serta contoh kepada remaja, 3. membiasakan melalui kehidupan sehari-hari, memberikan sebuah contoh dan manfaat dari kejujuran melalui sebuah perkataan maupun tindakan dalam kehidupan sehari-har

    659

    full texts

    975

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STKIP PGRI Jombang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇